Uncategorized
Respon Cepat, Satreskrim Polres Pasuruan Berhasil Menangkap Pelaku Begal
PASURUAN – Satreskrim Polres Pasuruan berhasil mengungkap kasus “Pencurian disertai dengan Kekerasan (Perampasan)” yang kerap kali meresahkan masyarakat.
Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K, mengatakan penangkapan begal bermula dari informasi dan laporan masyarakat yang pernah menjadi korban aksi begal.
“Ada laporan masyarakat dan segera kita tindaklanjuti,”kata AKBP Erick kepada awak media, Jumat (15/4/22)
Kapolres Pasuruan menjelaskan penangkapan dilakukan di pinggir jalan Dsn.Pohdoyong Desa Janjangwulung Kec.Puspo, Kab.Pasuruan.
Tersangka berjumlah 3 orang laki-laki berinisial yakni SF(30), SL(35), dan RS(35).
Mereka bertiga merupakan warga Ds.Sapulante, Kec.Pasrepan, Kab.Pasuruan.
“Pelaku berhasil dibekuk oleh Tim Resmob Timur yang dipimpin oleh Kanit Jatanras Ipda Bambang Sutejo, yang sebelumnya sudah melakukan penyelidikan,” tambah AKBP Erick.
Dalam melakukan aksinya, para begal ini terkenal sadis. Selain membawa sajam komplotan begal ini juga bersenjatakan bondet.
“Mereka ini tak segan melukai korban dengan sajam bahkan dengan bondet ( bom ikan…red), “jelas AKBP Erick.
Dari para pelaku inj, Polisi berhasil mengamankan barang bukti yakni 1 buah senjata tajam jenis clurit, 1 unit motor Satria warna hitam tanpa nopol, 1 buah jaket warna hitam, dan 1 buah lembar STNK Honda Beat warna Orange dengan nopol N 6263 XA.
Ketiga pelaku yang berhasil ditangkap dan diamankan oleh Sat Reskrim Polres Pasuruan tersebuat semuanya adalah Residivis kambuhan.
“Mereka semua ini pernah divonis dalam sidang pengadilan untuk menjalani hukuman rata rata dua sampai tiga kali hukuman penjara,”ungkap AKBP Erick.
Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (**19/hms)
Uncategorized
Kapolri Terima Adhi Bhakti Senapati, Jadi Motivasi Perkuat Sinergi Keamanan Siber
Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima tanda kehormatan Adhi Bhakti Senapati dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada Hari Rabu (06/05/2026). Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam bidang keamanan dan pertahanan, khususnya dalam penguatan kolaborasi lintas lembaga di ruang siber.
Kapolri mengungkapkan, penghargaan Adhi Bhakti Senapati menjadi momen penting yang semakin mendorong dirinya untuk meningkatkan kolaborasi antara Polri dengan berbagai pihak, termasuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Hal ini sejalan dengan arahan Presiden yang menekankan pentingnya persatuan dan sinergi dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap bangsa dan negara.
“Bagi saya ini adalah penghargaan yang sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kolaborasi dan sinergisitas. Apalagi Bapak Presiden telah menyampaikan bahwa kita harus bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan,” jelasnya.
Menurut Kapolri, ancaman di ruang siber menjadi salah satu tantangan terbesar ke depan. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis yang mencakup peningkatan literasi digital, penguatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan sistem keamanan yang andal, serta penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber.
“Kita harus bersama-sama menjaga ruang siber, mulai dari literasi, penguatan SDM, pembangunan sistem keamanan, hingga penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber,” tegasnya.
Selain itu, Kapolri juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, BSSN, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kedaulatan negara, baik dari sisi keamanan siber maupun pertahanan.
“Kolaborasi dan sinergisitas menjadi kunci sukses untuk menjaga kedaulatan di bidang keamanan,” pungkasnya.
Peristiwa
Informasi Tentang TK Kemala Bhayangkari Disebar hingga Tingkat RT dan RW
Kediriselaludihati.com — Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemasan, Kecamatan Kota, Kediri, menggelar sosialisasi penerimaan peserta didik baru TK Kemala Bhayangkari di Balai Kelurahan Kemasan, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemasan Aipda Agus Budiono dan diikuti Ketua RT, RW, Petugas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (PPA) kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh informasi terkait proses penerimaan siswa baru TK Kemala Bhayangkari, termasuk tahapan pendaftaran dan pengenalan program pendidikan anak usia dini.
Selain penyampaian langsung, Bhabinkamtibmas juga membagikan flayer informasi penerimaan melalui grup komunikasi Kelurahan Kemasan agar jangkauan sosialisasi lebih luas dan dapat diterima masyarakat secara cepat.
Aipda Agus Budiono mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penyebarluasan informasi pendidikan kepada masyarakat.
“Melalui sosialisasi ini kami berharap masyarakat, khususnya para orang tua, mendapatkan informasi yang jelas terkait penerimaan TK Kemala Bhayangkari sehingga dapat mempersiapkan pendidikan anak sejak dini,” ujar Agus.
Ia menambahkan, keterlibatan perangkat lingkungan dan tokoh masyarakat diharapkan dapat membantu menyebarkan informasi secara efektif hingga tingkat keluarga.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menyatakan dukungan kepolisian terhadap kegiatan pendidikan merupakan bagian dari penguatan hubungan sosial dengan masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga mendukung kegiatan sosial dan pendidikan yang bermanfaat bagi masyarakat. Pendidikan usia dini menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter anak,” kata Bowo.
Menurut dia, sinergi antara aparat, pemerintah kelurahan, dan masyarakat penting untuk memastikan informasi publik dapat tersampaikan secara optimal.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias hingga seluruh rangkaian selesai.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan akses informasi pendidikan anak usia dini di lingkungan Kelurahan Kemasan semakin luas dan mendorong meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pendidikan formal sejak usia dini. (Res/aro)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Mojoroto Kediri Dukung Penguatan Penggunaan Bahasa Indonesia Digelar di Lingkungan Kelurahan
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto, Polres Kediri Kota bersama perangkat kelurahan mengikuti kegiatan edukasi bertajuk peran Bahasa Indonesia dalam profesionalisme dan responsivitas pelayanan publik di Gedung Pertemuan Kantor Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Rabu (6/5/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 WIB tersebut dihadiri Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto Aiptu Andri Jatmiko, Kepala Kelurahan Mojoroto beserta staf, serta peserta dari lingkungan kelurahan.
Acara menghadirkan narasumber Ratna Isnawati, M.Pd., dosen Tadris Bahasa Indonesia Universitas Tribakti Lirboyo Kediri, yang memberikan materi mengenai pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia yang baik, profesional, dan responsif dalam pelayanan kepada masyarakat.
Dalam pemaparannya, Ratna menekankan bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga cerminan kualitas pelayanan publik dan profesionalisme aparatur pemerintahan.
“Bahasa yang baik, jelas, dan santun akan membangun kepercayaan masyarakat. Aparatur pelayanan publik perlu memahami bahwa komunikasi yang efektif menjadi bagian penting dari pelayanan yang responsif,” ujar Ratna.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto Aiptu Andri Jatmiko mengatakan kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan kemasyarakatan menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan lingkungan sosial.
“Kami hadir untuk mendukung kegiatan positif di lingkungan kelurahan sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung,” kata Andri.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus memperkuat koordinasi antara aparat, perangkat kelurahan, dan masyarakat dalam menjaga situasi lingkungan tetap aman dan kondusif.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., menyatakan kegiatan edukatif semacam ini penting dalam mendukung peningkatan kapasitas aparatur kelurahan sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
“Profesionalisme pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga kualitas komunikasi aparatur. Dengan penggunaan bahasa yang baik dan responsif, pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal,” ujar Rudi.
Menurut dia, kepolisian mendukung setiap agenda edukasi dan penguatan kapasitas masyarakat yang dapat berdampak positif terhadap tata kelola lingkungan sosial.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan terkendali. Peserta mengikuti kegiatan dengan tertib hingga acara selesai.
Melalui kegiatan tersebut, Kelurahan Mojoroto diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis komunikasi yang profesional, humanis, dan efektif kepada masyarakat. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
