Peristiwa
Patroli Pos PAM I, Sat Samapta Polres Kediri Kota Imbau Pengunjung Toko Patuh Prokes
Kediriselaludihati.com – Satuan Samapta Polres Kediri Kota melakukan Patroli di KRYD Pos PAM I di Jalan Doho, Kota Kediri. Patroli berlangsung pada Hari Rabu Tgl 27 April 2022 mulai pukul 10.38 wib s.d Selesai wib bertempat di Toko Madinah Fashion Jl. Doho.
Hadir dalam kegiatan ini adalah Padal IPTU AGUS B, Aiptu Santoso Pribadi, Aipda Yudha P, Bripka Hendrik, Bripka Yudi S, Bripka Daniel C, Bripka Dede S dan Bripka Harvendi R
Melakukan patroli jalan kaki dan pengaturan lalu lintas di seputaran area pertokoan Jl. Doho serta memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat yang sedang berbelanja.
“Dalam giat tersebut dapat berlangsung aman,tertib dan lancar,” kata Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang Setyawan.
Kemudian dilanjutkan dengan Patroli Proliman Bang Tosa. Kegiatan bertempat di pusat perbelanjaan Ketos.
Hadir dalam kegiatan itu. Aiptu Santoso P. Aipda Yudha P. Bripka Hendrik. Bripka Yudi Sby. Bripka Daniel C. Bripka Dede S dan Bripka Harvendi
Petugas melaksanakan giat PROLIMAN BANGTOSA antisipasi 3C maupun rawan lainnya situasi aman terkendali. Dalam kegiatan dapat berlangsung aman dan tertib dan lancar. (res/an).
Peristiwa
Toko Kelontong di Bandar Lor Kediri Terbakar, Warga Berjibaku Padamkan Api Sebelum Damkar Tiba
Kediriselaludihati – Kebakaran melanda sebuah toko kelontong di kawasan Gang II B, Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu (4/10/2026) siang.
Api diduga berawal dari tempat penampungan sampah karet di sebelah selatan toko sebelum menyambar botol berisi bahan bakar minyak (BBM) yang berada di depan bangunan dan kemudian merambat ke bagian dalam toko.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 14.30 WIB. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu. Kerugian material sementara ditaksir mencapai Rp5 juta.
Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H. mengatakan, Bhabinkamtibmas Bandar Lor bersama Babinsa mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari Ketua RT 12 mengenai kebakaran tersebut.
“Bhabinkamtibmas bersama Babinsa mendapat aduan dari Ketua RT 12 bahwa telah terjadi kebakaran dan kemudian mendatangi lokasi toko kelontong di Bandar Lor,” kata Rudi berdasarkan keterangan Polsek Mojoroto.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun kepolisian, kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang warga yang sedang mengendarai sepeda motor melintas di sekitar lokasi.
Warga tersebut melihat api di tempat penampungan sampah karet yang berada di sisi selatan toko.
Mengetahui adanya kebakaran, pengendara itu membunyikan klakson sepeda motornya berkali-kali untuk menarik perhatian warga di sekitar lokasi.
Api kemudian merambat dari tempat sampah dan menyambar botol BBM yang berada di depan toko kelontong.
Kondisi tersebut menyebabkan api membesar dan merambat hingga ke bagian dalam bangunan.
Warga yang mengetahui kejadian itu segera berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia.
Sejumlah warga bahu-membahu mengendalikan api agar tidak semakin meluas ke bagian lain toko maupun bangunan di sekitarnya.
Upaya tersebut akhirnya berhasil. Api dapat dipadamkan sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Warga kemudian menghubungi layanan kedaruratan Call Center 112. Dua unit mobil pemadam kebakaran selanjutnya diterjunkan menuju lokasi.
Namun, ketika petugas pemadam tiba, api telah berhasil dipadamkan oleh warga.
“Warga berusaha memadamkan kebakaran menggunakan peralatan seadanya hingga api berhasil dipadamkan. Setelah warga menghubungi Call Center 112, dua mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi dan saat itu api sudah padam,” ujar Rudi.
Polisi mencatat toko tersebut dikelola Lilik Choriati, 65 tahun, warga Bandar Lor.Akibat kebakaran tersebut, pemilik toko diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp5 juta.
Bhabinkamtibmas Bandar Lor Aipda Toni Setiawan P. bersama Babinsa kemudian melakukan pengecekan lokasi dan menghimpun informasi mengenai kronologi kejadian.
.
Berdasarkan laporan awal kepolisian, titik api diketahui berasal dari area tempat sampah karet sebelum merambat dan mengenai botol BBM. Namun, laporan tersebut belum menjelaskan penyebab awal munculnya api pada tempat sampah tersebut.
Karena itu, penyebab pasti kebakaran tidak dapat langsung disimpulkan hanya berdasarkan titik pertama api diketahui.
Rudi mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyimpanan bahan yang mudah terbakar, terutama jika berada dekat dengan sumber api atau lokasi pembakaran sampah.
“Bahan yang mudah terbakar perlu ditempatkan secara aman dan jauh dari sumber api untuk mengurangi risiko kebakaran merambat dengan cepat,” katanya.
Peristiwa tersebut juga menunjukkan pentingnya respons cepat warga ketika mengetahui munculnya api. Dalam kejadian di Bandar Lor, upaya awal masyarakat berhasil mencegah kebakaran berkembang lebih besar sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. (res/aro)
kriminal
Viral Aduan Dugaan Judi di Ngesong Kediri, Polsek Banyakan Turun ke Lokasi dan Pasang Larangan Perjudian
Kediriselaludihati – Polsek Banyakan Polres Kediri Kota menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas perjudian sabung ayam dan dadu di Dusun Ngesong, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Minggu (4/10/2026).
Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono, S.H. bersama sejumlah personel turun langsung melakukan pengecekan dan penyelidikan di lokasi.
Informasi tersebut sebelumnya muncul melalui pemberitaan media daring pada Minggu pagi. Pemberitaan memuat dugaan adanya arena perjudian dadu dan sabung ayam yang disebut beroperasi di wilayah Ngesong.
Setelah informasi tersebut beredar, Polsek Banyakan melakukan tindak lanjut sekitar pukul 11.30 WIB.
Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono bersama Wakapolsek Banyakan Iptu Heri Purnomo, S.H., Kanit Reskrim beserta anggota, Kanit Intelkam beserta anggota, personel Samapta serta Bhabinkamtibmas Desa Tiron mendatangi lokasi yang disebut dalam informasi tersebut.
Dari pengecekan di lapangan, polisi tidak menemukan bangunan permanen yang digunakan sebagai arena sabung ayam.
Lokasi yang diperiksa berupa areal lahan atau kebun jati milik seorang warga.
“Di lokasi tidak terdapat bangunan kalangan sabung ayam dan hanya berupa areal lahan atau kebun jati,” kata Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono berdasarkan hasil pengecekan yang dilaporkan Polsek Banyakan.
Polisi kemudian menggali informasi dari masyarakat di sekitar lokasi.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh petugas, lahan tersebut disebut terkadang digunakan sebagian warga untuk kegiatan yang secara lokal disebut breng-brengan ayam.
Kegiatan itu, menurut informasi warga yang diterima polisi, dilakukan untuk melatih ayam sekaligus meningkatkan harga jualnya.
Namun, polisi tetap memberikan perhatian karena aktivitas semacam itu dinilai berpotensi disalahgunakan atau berkembang menjadi perjudian sabung ayam.
Menurut Joko, tiga pilar Desa Tiron sebelumnya juga telah memberikan imbauan agar aktivitas tersebut tidak mengarah pada praktik perjudian.
“Sudah pernah diberikan imbauan oleh tiga pilar Desa Tiron agar tidak ada kegiatan breng-brengan sabung ayam yang berpotensi mengarah pada tindak pidana perjudian,” kata Joko.
Dari informasi yang dihimpun petugas, kegiatan breng-brengan tersebut disebut terkadang dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan berpindah tempat.
Meski demikian, saat petugas melakukan pengecekan Minggu siang, laporan kepolisian tidak menyebut adanya aktivitas perjudian yang sedang berlangsung maupun orang yang diamankan karena perjudian di lokasi.
Polisi juga tidak melaporkan adanya barang bukti perjudian yang ditemukan dalam pengecekan tersebut.
Temuan itu menjadi penting karena informasi awal yang beredar menyebut adanya dugaan perjudian dadu dan sabung ayam. Sementara hasil pengecekan kepolisian pada saat mendatangi lokasi belum menemukan aktivitas perjudian yang sedang berlangsung.
Sebagai langkah pencegahan, Polsek Banyakan kemudian berkoordinasi dengan tiga pilar Desa Tiron, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat serta Ketua RT.
Petugas memberikan imbauan kepada pemilik lahan dan warga sekitar agar lokasi tersebut tidak digunakan untuk aktivitas perjudian.
Polisi juga memasang banner larangan perjudian di sekitar lokasi. Larangan tersebut mencakup perjudian sabung ayam, dadu, togel dan bentuk perjudian lainnya.
Joko menegaskan, langkah tersebut dilakukan untuk mencegah lahan yang telah menjadi perhatian masyarakat itu disalahgunakan sebagai tempat perjudian.
“Untuk mengantisipasi penyalahgunaan lokasi tersebut sebagai tempat judi sabung ayam, kami bersama tiga pilar, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan Ketua RT memberikan imbauan kepada pemilik lahan serta warga sekitar,” ujarnya.
Bhabinkamtibmas Desa Tiron Aiptu A. Winarso juga melakukan pemantauan di Dusun Ngesong pada Minggu siang.
Polsek Banyakan meminta masyarakat ikut melakukan pengawasan dan tidak memberikan ruang terhadap segala bentuk perjudian di lingkungannya.
Warga juga diharapkan menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga mengarah pada perjudian agar dapat segera dilakukan pengecekan.
Sementara terkait informasi yang beredar di media daring, kepolisian masih menempatkannya sebagai informasi awal yang telah ditindaklanjuti melalui pengecekan lapangan.
Hasil pengecekan pada Minggu tersebut belum menemukan aktivitas perjudian yang sedang berlangsung. Namun, polisi tetap melakukan langkah pencegahan dengan memberikan peringatan kepada warga dan memasang banner larangan perjudian di lokasi. (res/aro)
Peristiwa
Polisi Sisir Jalan Jaksa Agung Suprapto dan Kawasan Lirboyo, Minimarket hingga SPBU Jadi Sasaran Patroli
Kediriselaludihati – Polsek Mojoroto meningkatkan patroli Harkamtibmas di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu (4/10/2026).
Patroli Backbone yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menyasar ruas jalan, kawasan Pondok Pesantren Lirboyo, minimarket hingga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Kegiatan dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor.
Tiga personel diterjunkan dalam patroli tersebut. Mereka adalah Aiptu Marghono, S.Sos. selaku perwira pengendali, Aiptu Murtaji dan Bripka Nino.
Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H. mengatakan, patroli diarahkan pada sejumlah lokasi yang menjadi tempat aktivitas masyarakat sekaligus jalur mobilitas warga.
“Patroli Harkamtibmas dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi 3C di wilayah hukum Polsek Mojoroto,” kata Rudi berdasarkan keterangan kegiatan Polsek Mojoroto.
Personel mengawali pemantauan dengan menyusuri Jalan Jaksa Agung Suprapto. Polisi mengawasi situasi jalan sekaligus aktivitas masyarakat yang berlangsung di sepanjang jalur tersebut.
Patroli kemudian menyasar kawasan Pondok Pesantren Lirboyo. Kehadiran personel di kawasan pesantren menjadi bagian dari pemantauan kamtibmas mengingat aktivitas masyarakat, santri maupun pengunjung berlangsung di kawasan tersebut.
Selain kawasan Lirboyo, petugas mendatangi minimarket Alfamart.
Lokasi perdagangan menjadi salah satu sasaran patroli untuk mengantisipasi tindak kriminal sekaligus meningkatkan kehadiran polisi di tempat yang menjadi tujuan aktivitas masyarakat.
Pemantauan juga dilakukan di SPBU. Personel mengawasi situasi di sekitar lokasi untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan.
Menurut Rudi, patroli Backbone tidak hanya dilakukan dengan bergerak dari satu lokasi ke lokasi lainnya, tetapi menjadi bagian dari langkah pencegahan dengan menghadirkan personel pada titik yang dinilai membutuhkan pemantauan.
“Kegiatan ini merupakan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, khususnya kejahatan 3C,” ujarnya.
Polsek Mojoroto menempatkan pencegahan sebagai salah satu fokus patroli. Kehadiran petugas di ruang publik diharapkan dapat mempersempit kesempatan terjadinya tindak kriminal sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kejahatan 3C menjadi salah satu perhatian karena dapat terjadi di berbagai lokasi, mulai kawasan permukiman, tempat usaha hingga lokasi parkir kendaraan.
Pencurian kendaraan bermotor juga menjadi perhatian menyusul masih adanya laporan kehilangan sepeda motor di wilayah Mojoroto. Karena itu, masyarakat diingatkan meningkatkan pengamanan kendaraan ketika diparkir, termasuk menggunakan pengaman tambahan dan memilih lokasi parkir yang mudah diawasi.
Patroli Minggu pagi tersebut dilakukan secara mobile dengan menyisir sejumlah titik yang telah ditentukan.
Polsek Mojoroto akan terus mengoptimalkan patroli sebagai langkah preventif untuk mencegah kejahatan serta menjaga aktivitas masyarakat di wilayah Kecamatan Mojoroto tetap terpantau. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
