Peristiwa
Polsek Semen Operasi Yustisi Tegur Lisan 4 Pelanggar Prokes
Kediriselaludihati.com – Polsek Semen Operasi Yustisi Penerapan Protokol Kesehatan dan Pamor Keris ( Patroli Bermotor Penegakan Protokol Kesehatan Masyarkat ). Kegiatan, pada Hari Selasa tanggal, 10 Mei 2022, pukul 08.30 Wib s/d selesai.
Kegiatan di Wilayah Hukum Polsek Semen telah dilaksanakan kegiatan Operasi Yustisi Patmor Keris dalam Penegakan Prokes. Inpres Nomor 6 Tahun 2020. Pergub Provinsi Jatim Nomor 53 Tahun 2020. Perbup Kabupaten Kediri Nomor 44 tahun 2020 Tentang Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Upaya Cegah Dan Tanggulangi Covid -19.
Kekutan Anggota. Ipda Eko Hartanto. ( Padal ).. Aiptu Basori. Aiptu Jupri. Bripka A Yusuf. Kegiatan Melaksanakan Operasi Yustisi Patmor Keris Lokasi. Pasar Semen, Jln. Argo Wilis, Desa Semen, Kec. Semen, Kab. Kediri, Jatim.
Apotik Kimia Farma, Jln. Argo Wilis, Desa/Kec. Semen, Kab. Kediri, Jatim dan Toko Pakan Burung Ds./ Kec. Semen, Kab. Kediri, Kab. Kediri, Jatim. Petugas memberikan Teguran dengan cara Humanis bagi pelanggar Prokes selanjutnya diberikan Masker untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya disiplin menerapkan Prokes.
Adapun hasil Operasi Yustisi Patmor Keris pelanggar protokol kesehatan terdiri dari. Teguran lisan 4 orang. Untuk Jaga Jarak 2 orang. Pembagian masker 7 buah. “Dalam Kegiatan Operasi Yustisi Patmor Keris berlangsung aman, tertib, dan lancar,” Kata Kapolsek Semen AKP Siswandi,S.H. (res/an).
Inspirasi
Usai Upacara HUT RI ke-81, Wakapolres Kediri Kota Turun Langsung Bagikan Simbol Nasionalisme kepada Pengguna Jalan

Kediriselalaludihati – Usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, suasana di depan Markas Polres Kediri Kota berubah lebih semarak. Sejumlah personel kepolisian membagikan bendera Merah Putih kepada para pengguna jalan yang melintas sebagai bentuk ajakan menumbuhkan semangat nasionalisme, Senin (17/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB hingga 08.00 WIB tersebut dipimpin Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polres Kediri Kota.
Sebanyak 150 bendera Merah Putih dibagikan kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di depan Mako Polres Kediri Kota. Personel mendatangi pengguna jalan secara langsung dan menyerahkan bendera kecil untuk dipasang pada kendaraan masing-masing.

Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko mengatakan, pembagian bendera tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mengajak masyarakat ikut memeriahkan momentum kemerdekaan.
“Bendera Merah Putih bukan hanya simbol negara, tetapi juga pengingat atas perjuangan para pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan rasa cinta tanah air,” ujar Kompol Putu.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan menjadi bagian penting dalam menjaga semangat persatuan dan kebersamaan.
“Melalui kegiatan sederhana ini, kami berharap semangat nasionalisme semakin tumbuh di tengah masyarakat, khususnya warga Kota Kediri,” katanya.
Aksi simpatik tersebut mendapat respons positif dari pengguna jalan. Sejumlah pengendara tampak antusias menerima bendera Merah Putih yang diberikan oleh anggota kepolisian.
Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis.
Kehadiran anggota Polres Kediri Kota di tengah aktivitas warga tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga membangun komunikasi publik dengan cara yang sederhana dan dekat dengan masyarakat.
Pembagian bendera berlangsung di sela arus kendaraan yang melintas di depan Mako Polres Kediri Kota. Personel yang bertugas tetap memperhatikan kelancaran lalu lintas agar kegiatan tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota berharap semangat kemerdekaan tidak hanya dirasakan dalam kegiatan seremonial, tetapi juga hadir dalam keseharian masyarakat melalui rasa bangga terhadap simbol negara dan komitmen menjaga persatuan. (res/aro)
Inspirasi
Menjelang Detik Proklamasi, Obor Kemerdekaan Menyala di Makam Pahlawan Joyoboyo
Kediriselalaludihati – Dalam suasana khidmat menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kediri menggelar apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Joyoboyo, Jalan PK Bangsa, Kota Kediri, Minggu malam (16/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 23.40 WIB hingga tepat tengah malam tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Upacara berlangsung dalam suasana hening. Cahaya obor dan lilin yang dinyalakan menjadi simbol penghormatan serta pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat hari ini merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pendahulu bangsa.
Apel kehormatan dan renungan suci tersebut dihadiri Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn., Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin Thoha, S.H. (Gus Qowim), Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, S.Sos., M.A.P., Ketua Pengadilan Negeri Kediri Khairul, S.H., M.H., serta jajaran Forkopimda dan pejabat Pemerintah Kota Kediri.
Hadir pula Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H., perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Kediri, jajaran RS Bhayangkara Kediri, serta unsur perangkat daerah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan komandan upacara, dilanjutkan penghormatan kepada arwah para pahlawan. Suasana semakin khidmat ketika dilakukan pemadaman lampu dan penyalaan obor sebagai simbol dimulainya renungan suci.
Naskah renungan suci kemudian dibacakan sebagai bentuk penghormatan kepada seluruh pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Seluruh peserta juga mengikuti mengheningkan cipta, penyalaan lilin, pembacaan doa, hingga penghormatan terakhir kepada para pahlawan yang dimakamkan di TMP Joyoboyo.
Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto mengatakan, kegiatan renungan suci merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi generasi saat ini agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
“Momentum ini mengajarkan kepada kita semua bahwa kemerdekaan tidak diperoleh dengan mudah. Ada perjuangan, pengorbanan dan ketulusan para pahlawan yang harus terus kita hargai dan kita lanjutkan dengan menjaga persatuan serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Kresno Wisnu Putranto.
Pelaksanaan apel kehormatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel Polres Kediri Kota, Kodim 0809 Kediri, Brigif 16/Wira Yudha, ASN Pemerintah Kota Kediri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga anggota Pramuka.
Kegiatan tahunan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia itu tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi ruang refleksi bersama tentang nilai perjuangan, nasionalisme, dan tanggung jawab generasi penerus dalam mengisi kemerdekaan.
Di tengah suasana malam yang sunyi di kompleks makam para pejuang, pesan yang tersampaikan adalah bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan jasa para pahlawannya. (res/aro)
Inspirasi
Dari Balai Kota hingga Puncak Gunung Klotok, Ribuan Langkah Kebangsaan Membentangkan Simbol Persatuan
Kediriselalaludihati – Semangat nasionalisme masyarakat Kota Kediri kembali ditunjukkan melalui kegiatan Kirab Bendera Merah Putih Raksasa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bendera berukuran panjang 30 meter dan lebar 10 meter tersebut diberangkatkan dari halaman Pemerintah Kota Kediri menuju kawasan Gunung Klotok, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan pemberangkatan kirab yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut dipusatkan di halaman Pemkot Kediri, Jalan Basuki Rahmat. Ribuan peserta dari berbagai unsur masyarakat turut ambil bagian, mulai dari organisasi kepemudaan, komunitas, pelajar, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, pondok pesantren, hingga unsur TNI dan Polri.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn., Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri Rivo Chandra Makarupa Medellu, S.H., Kasdim 0809 Kediri Mayor Inf. Yuliadi Purnomo, Kasat Binmas Polres Kediri Kota AKP Cahyo Widodo, S.H., serta jajaran perangkat daerah Pemerintah Kota Kediri.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengapresiasi semangat masyarakat yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kirab bendera merah putih raksasa menjadi simbol kecintaan terhadap bangsa sekaligus bentuk nyata menjaga persatuan dan kesatuan.
“Terima kasih kepada seluruh peserta kirab. Meskipun di bawah terik matahari, teman-teman tetap semangat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Ini menunjukkan bahwa semangat nasionalisme masih kuat di tengah masyarakat Kota Kediri,” ujar Vinanda.
Ia menjelaskan, bendera merah putih raksasa tersebut akan dibawa dari Balai Kota Kediri menuju puncak Gunung Klotok dan akan dibentangkan pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Bendera ini memiliki ukuran panjang 30 meter dan lebar 10 meter. Nantinya pada tanggal 17 Agustus, bendera ini dapat kita lihat dari berbagai sudut Kota Kediri sebagai simbol semangat kebangsaan,” katanya.
Menurut Vinanda, kegiatan tersebut merupakan gagasan para pemuda Kota Kediri sebagai bentuk perwujudan nasionalisme dan upaya memperkuat rasa persatuan.
“Saya mengapresiasi para pemuda yang tetap semangat terlibat dalam gerakan seperti ini. Semoga peran serta mereka dapat memotivasi pemuda lainnya untuk ikut membangun Indonesia,” tuturnya.
Kirab tersebut, lanjutnya, selaras dengan semangat kemerdekaan tahun ini, yakni “Bersatu Berdaulat Indonesia Maju”. Pemuda Kota Kediri diharapkan terus mengambil peran dalam berbagai bidang, mulai teknologi, ekonomi, sosial, budaya hingga lingkungan.
Usai seremoni pemberangkatan, rombongan kirab bergerak melalui rute Jalan Basuki Rahmat, simpang empat Jalan Dhoho, Jalan Brawijaya, Jembatan Lama, Jalan KDP Slamet, Jalan Veteran hingga kawasan Selomangleng dengan jarak tempuh sekitar 7 kilometer.
Berbagai elemen masyarakat turut ambil bagian dalam perjalanan tersebut, di antaranya Purna Paskibraka Indonesia, Pramuka Kwarcab Kota Kediri, pecinta alam, PMI, Karang Taruna, komunitas budaya, KNPI, KONI, KORMI, Pemuda Pancasila, HIPMI, pelajar, komunitas sosial, pondok pesantren, organisasi keagamaan, hingga perwakilan kampus di Kota Kediri.
Setibanya di kawasan parkir Wisata Goa Selomangleng sekitar pukul 16.30 WIB, rombongan kemudian mempersiapkan tahapan berikutnya. Pada malam hari, tim pendakian akan membawa bendera merah putih tersebut menuju Gunung Klotok untuk dibentangkan sebagai bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan.
Kirab Bendera Merah Putih Raksasa ini menjadi lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Perjalanan panjang dari pusat pemerintahan kota menuju puncak Gunung Klotok menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan terus dijaga melalui kebersamaan seluruh lapisan masyarakat. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
