Uncategorized
Kolaborasi MUI dan Polres Pasuruan Sadarkan Kelompok Diduga Aliran Sesat
PASURUAN – Akhirnya kelompok Mahfudijanto yang menganut pemikiran sesat di KabupatenPasuruan Jawa Timur kini telah bertobat.
Mereka mengakui kesalahan pemikirannya dalam memahami agama Islam setelah tiga orang pimpinan yang diduga menganut aliran sesat dilakukan interview tabbayun oleh MUI Kabupaten Pasuruan didampingi Kapolsek Wonorejo dan Kapolsek Purwosari Polres Pasuruan serta Camat setempat.
Dengan dibantu Haji Muzamil Syafi’i anggota DPRD Jatim dan Tokoh Agama setempat serta dihadiri oleh tiga Pilar Kecamatan Purwosari tersebut,para pimpinan yang diduga menganut aliran sesat tersebut mengakui kesalahan pemikirannya.
Peristiwa tobatnya kelompok ini disaksikan sejumlah pihak. Mulai dari MUI Pasuruan hingga Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan (Bakor Pakem) Kabupaten Pasuruan dan unsur pimpinan kecamatan setempat.
Tim dari Bakor Pakem pun memanggil Mahfudijanto ke Kantor KUA Purwosari, Kamis (19/5/2022) pukul 09.00 WIB. Selain Mahfud, hadir pula beberapa anggota kelompok yang juga warga Kecamatan Purwosari, yakni Febridijanto dan Frangki Sirojul Huda Kholil.
Sebelumnya, beberapa anggota yang beralamat di Kecamatan Wonorejo juga dipanggil ke kantor kecamatan setempat.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz melalui Kasi Humas Polres Pasuruan Ipda Bambang Sugeng Hariyadi yang juga hadir dalam memberikan assesment pemahaman syariat Islam yang benar agar tidak menyimpang dari ajaran Syariat Islam Ahli Sunnah Waljama’ah kepada kelompok Mahfudijanto.
“Tim Pakem Kabupaten Pasuruan telah melaksanakan hasil keputusan rapat Bakor Pakem. Kemarin mengundang pak Mahfudijanto, Mas Febri, dan Mas Frangki dan telah melakukan klarifikasi kepada tiga orang ini, bahwa mereka mengakui kesalahannya dalam memahami Al-Qur’an sesuai dengan pikiran mereka,” kata Ipda Bambang,Jumat (20/5/22).
Ipda Bambang juga mengatakan bahwa kelompok Mahfudijanto pun menandatangani surat pernyataan yang mengakui jika salah dalam memahami ajaran agama Islam.
Dalam surat pernyataan itu, mereka berjanji tidak akan melakukan dan menyebarkan ajaran yang bertentangan dengan ajaran Islam yang benar.
“Dengan mereka sudah bertobat, maka persoalan penodaan agama kita anggap selesai,”tegas Ipda Bambang.
Ditambahkan oleh Kasi Humas Polres Pasuruan bahwa Wakil Ketua Bakor Pakem Kabupaten Pasuruan, Jemmy Sandra sudah menegaskan bawasanya Mahfudijanto dan kelompoknya membutuhkan bimbingan dalam belajar agama.
“Dengan ini Tim Pakem menyatakan tidak ada aliran sesat di Kabupaten Pasuruan. Mereka ini belajar agama belum lengkap. Bahwa ini perlu bimbingan agama,”tambah Ipda Bambang.
Sebelumnya, aliran sesat muncul di Pasuruan dan diikuti sekelompok orang. Aliran ini dipimpin sosok Mahfudijanto, warga Kelurahan/Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.
Adanya aliran ini sempat memicu kecaman dari sejumlah pihak.Karena dianggap meresahkan, maka warga melaporkan ke MUI Kecamatan Wonorejo dan tokoh agama setempat.
Setelah berkoordinasi, kedua Ketua MUI melaporkan kepada Kapolsek Wonorejo dan Kapolsek Purwosari serta kepada Camat Wonorejo dan Camat Purwosari terkait adanya kasus yang diduga merupakan aliran sesat.
Dari hasil laporan, maka Hari Sabtu tanggal 14 Mei 2022, Kanit Intel Wonorejo turun ke lapangan bersama MUI Wonorejo dan MUI Purwosari serta Camat Wonorejo untuk mengecek langsung ke bekas warung yang digunakan untuk melakukan kegiatan yang diduga sesat.
Sesampainya di warung, Ketua MUI Wonorejo dan Ketua MUI Purwosari didampingi Kanit Intel Wonorejo bertemu langsung dengan kelompok yang diduga aliran sesat, diantaranya Makhfudianto warga Purwosari, dan Setio Utomo warga Desa Jatigunting, Kecamatan Wonorejo.
Dalam pertemuan itu, terjadilah perdebatan antara Haji Sulkhan yang didampingi Haji Halim melakukan tanya jawab dengan Makhfudianto yang dianggap sebagai Ketua aliran sesat.
Terbukti bahwa Makhfudianto disinyalir tidak mengakui Hadits dan tidak mengakui Al-Quran yang memakai bahasa Arab.
Pihak MUI maupun Makhfudianto saling serang tentang hukum-hukum Islam dan sama-sama mempertahankan pendapat masing-masing.
Oleh karena itu pertemuan tersebut dianggap tidak bisa memberikan Problem solving, sehingga Haji Halim dan Haji Sulkhan sepakat melaporkan kejadian itu kepada Haji Nurul Huda ketua MUI Kabupaten Pasuruan.
Haji Nurul Huda Setelah mendapatkan laporan adanya indikasi Aliran yang diduga sesat tersebut langsung menghubungi kerabat dekatnya yang biasa diajak koordinasi yaitu Kasi Humas Polres Pasuruan Ipda Bambang Sugeng Hariyadi.
Ipda Bambang diminta membantu turun langsung mendatangi rumah Makhfudiyanto guna menemukan solusi yang tepat yaitu dengan cara memberikan assesment pemahaman syariat Islam yang benar agar tidak menyimpang dari ajaran Syariat Islam Ahli Sunnah Waljama’ah.
Dan pada hari Kamis tanggal 19 Mei 2022 pukul 09.30 WIB, bertempat di kantor KUA Kecamatan Purwosari yang menghasilkan kelompok Makhfudianto bertobat. (**19/hms)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Campurejo Kediri Hadir di Tengah Petani, Dorong Produktivitas Pertanian Menuju Swasembada Pangan
Kediriselaludihati.com – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan melalui keterlibatan berbagai pihak hingga tingkat kelurahan. Di Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Bhabinkamtibmas bersama petani melakukan pengecekan sekaligus edukasi terkait pengelolaan tanaman jagung, pada Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di area persawahan milik H. Ansori, RT 02 RW 01 Kelurahan Campurejo tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Campurejo Aiptu Dwi Kiswanto sebagai tindak lanjut arahan Satgas Ketahanan Pangan Polda Jawa Timur.
Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Dwi Kiswanto berdialog langsung dengan petani jagung untuk mengetahui kondisi tanaman, kendala yang dihadapi, serta memberikan dukungan agar produktivitas pertanian terus meningkat.
“Kehadiran kami di tengah petani bukan hanya untuk melakukan pemantauan, tetapi juga membangun komunikasi dan memberikan dukungan terhadap program ketahanan pangan,” ujar Aiptu Dwi Kiswanto.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan. Karena itu, sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat petani perlu terus diperkuat.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H. mengatakan, pendampingan terhadap petani merupakan bagian dari peran kepolisian dalam mendukung program strategis pemerintah.
“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak di masyarakat diharapkan terus hadir memberikan pendampingan dan membangun komunikasi dengan para petani,” kata Kompol Rudi.
Kegiatan tersebut diikuti Bhabinkamtibmas Kelurahan Campurejo dan para petani jagung. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin kuat serta mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. (res/an)
Peristiwa
Semangat Kemerdekaan Menggema di SD Bina Insani Lirboyo Kediri, Tiga Pilar Dorong Kegiatan Berjalan Tertib
Kediriselaludihati.com – Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kembali terasa di lingkungan pendidikan. SD Bina Insani Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri menggelar kegiatan jalan santai yang diikuti pelajar dan masyarakat, pada Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut mendapat pengamanan dan pengaturan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Lirboyo Aiptu Hadi Suwignyo untuk memastikan rangkaian kegiatan berjalan lancar serta memberikan rasa aman kepada peserta.
Jalan santai mengambil rute dari SD Bina Insani menuju Jalan Kademangan, Jalan Siti Inggil, Jalan KH Abdul Karim, kemudian kembali menuju titik akhir di SD Bina Insani Kelurahan Lirboyo.
Sebelum kegiatan berlangsung, Bhabinkamtibmas melakukan koordinasi dengan panitia agar seluruh peserta tetap memperhatikan ketertiban selama berada di jalan raya, terutama terkait keselamatan peserta dan pengguna jalan lainnya.
“Kegiatan masyarakat seperti jalan santai dalam rangka memperingati kemerdekaan merupakan kegiatan positif yang mempererat kebersamaan. Kami mengimbau panitia dan peserta tetap menjaga ketertiban serta mengutamakan keselamatan,” ujar Aiptu Hadi Suwignyo.
Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H. mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat menjadi bagian dari pelayanan kepolisian untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman.
“Bhabinkamtibmas selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan, agar kegiatan warga dapat berjalan dengan baik,” kata Kompol Rudi.
Kegiatan jalan santai tersebut menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang melibatkan partisipasi pelajar dan masyarakat Kelurahan Lirboyo. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan hingga seluruh rangkaian selesai. (res/an)
Peristiwa
Lomba Voli, Bazar UMKM, dan Hiburan Rakyat Meriahkan Perayaan Kemerdekaan di Kecamatan Mojo Kediri
Kediriselaludihati.com – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terus berlangsung di berbagai wilayah Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Sejumlah kegiatan masyarakat digelar dengan melibatkan warga dari berbagai kalangan, mulai dari perlombaan olahraga, bazar UMKM, hingga hiburan rakyat.
Di Desa Keniten, Bhabinkamtibmas Desa Keniten Aiptu Aris Fitrianto, S.H. melakukan pemantauan dan pengamanan kegiatan lomba bola voli tingkat RW dan bazar UMKM yang berlangsung di Lapangan Desa Keniten, Dusun Keniten, pada Jumat malam (28/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar sejak 22 Agustus hingga 29 Agustus 2026.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan kegiatan berjalan tertib. Selain pertandingan olahraga, keberadaan bazar UMKM juga menjadi ruang bagi warga untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal.
Aiptu Aris Fitrianto mengajak masyarakat yang hadir untuk tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
“Kegiatan masyarakat seperti ini menjadi momentum mempererat kebersamaan. Kami mengimbau warga tetap menjaga keamanan dan kenyamanan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, di Dusun Jatiwekas, Desa Kedawung, Kecamatan Mojo, Bhabinkamtibmas Desa Kedawung Aipda Hendrik K. juga melaksanakan pengamanan kegiatan hiburan rakyat berupa pertunjukan elektone dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kegiatan tersebut dihadiri masyarakat setempat sebagai bagian dari tradisi warga dalam memeriahkan bulan kemerdekaan.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, memperhatikan keamanan diri, serta menjaga barang bawaan selama mengikuti acara.
Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H. mengatakan, kehadiran anggota Bhabinkamtibmas di tengah kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan dan upaya menjaga hubungan yang baik dengan warga.
“Kegiatan perayaan kemerdekaan merupakan bagian dari kebersamaan masyarakat. Polri hadir untuk memberikan pelayanan, memastikan kegiatan berjalan tertib, serta mendorong masyarakat tetap menjaga keamanan lingkungan,” kata Iptu Mahmud.
Rangkaian kegiatan di Desa Keniten dan Desa Kedawung tersebut menjadi bagian dari semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang berlangsung di wilayah Kecamatan Mojo dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
