Connect with us

Uncategorized

Program SIM Cak Bhabin Polrestabes Surabaya Permudah Masyarakat Mendapatkan Pelayanan SIM

Published

on

SURABAYA,,- Satlantas Polrestabes, Surabaya membuat program andalan baru dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) baru maupun perpanjang, menyasar Kecamatan Sambikerep di Jalan Beringin Indah No.81 Surabaya, Senin (8/08/22).

Kompol Arif Fahruzrahman menjelaskan, bahwa kegiatan Cak Bhabin merupakan rutin dilakukan secara acak di seluruh kecamatan sewilayah Surabaya untuk hari giat mencakup Kelurahan Lakarsantri, Benowo dan Pakal serta terlihat beberapa warga disabilitas yang ikut mengantri guna membuat sim baru.

“Warga disabilitas pun bisa mendapatkan sim ketika memenuhi syarat lulus ujian praktek maupun teori bisa memiliki sim,” jelas Kompol Arif.

Dalam agenda Sim Cak Bhabin Satlantas berkolaborasi dengan satuan Bhabinkamtibmas Polrestabes Surabaya.

Warga Kota Surabaya khususnya lebih mudah dalam melakukan pemohon sim baru serta lebih mendekatkan dengan masyarakat, Meski begitu setiap pemohon juga diharapkan lulus ujian baik ujian teori elektronik maupun ujian praktek dari pihak kecamatan juga menyediakan tempat latihan uji SIM praktek di halaman depan kecamatan.

“Masyarakat sebelum mengikuti ujian teori maupun praktek ada coaching clinic dari MPM Honda Surabaya,” terang Arif.

Kompol Arif menambahkan untuk biaya pembuatan sim D baru bagi warga disabilitas sesuai penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 100 rb

Terpisah Kasat Binmas AKBP Herlina, menyebut inovasi ini ditujukan agar warga Surabaya lebih mudah untuk mendapatan layanan sim. Bhabinkamtibmas Polrestabes, Surabaya bekerja sama dengan 130 kelurahan di Surabaya dengan perangkat kelurahan, menjaring warganya yang kemudian dimohonkan secara kolektif. (*)

Continue Reading

Uncategorized

Operasi Ketupat Semeru 2026 Polda Jatim Siagakan 16.326 Personel

Published

on

SURABAYA – Polda Jawa Timur (Jatim) resmi melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2026 pascaapel gelar pasukan di Lapangan Apel Mapolda Jatim, Kamis (12/3/26).Ditegaskan sebelumnya oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto bahwa operasi ini bukan sekedar mengatur kelancaran lalu lintas arus mudik, melainkan sebuah gelar pelayanan publik,spiritual,sosial dan pemeliharaan kamtibmas yang sifatnya fundamental di tengah masyarakat.Oleh karenanya Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi Ketupat Semeru 2026 yang akan digelar selama 13 hari (13 – 25 Maret 2026) oleh Polda Jawa Timur beserta satuan wilayah jajarannya tersebut, juga melibatkan TNI dan Instansi terkait serta Mitra Kamtibmas.Operasi Ketupat Semeru 2026 yang merupakan operasi kemanusiaan ini fokus demi terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan hingga mudik pada libur lebaran.”Kita ingin memastikan masyarakat benar-benar merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah Ramadan, merayakan Idulfitri, hingga melakukan kegiatan silaturahmi bersama keluarga,” tuturnya usai memimpin Apel Gelar Pasukan di Mapolda Jatim.Untuk mendukung operasi Ketupat Semeru 2026 ini, Polda Jatim melibatkan 16.326 personel yang terdiri dari 1.190 personel Polda Jatim, 8.419 personel Polres/tabes/ta jajaran,1.313 personel TNI dan 5.404 personel dari instansi terkait beserta Mitra Kamtibmas (Pam Swakarsa).Kapolda Jatim juga menegaskan bahwa sejumlah potensi kerawanan telah dipetakan, mulai dari ancaman terorisme, aksi sweeping oleh oknum ormas, kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok maupun BBM.Selain itu gangguan kamtibmas seperti balap liar, penyalahgunaan narkoba, penggunaan petasan, kecelakaan transportasi, serta potensi bencana hidrometeorologi juga menjadi atensi dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.“Semua potensi kerawanan tersebut sudah kami petakan dan antisipasi melalui penggelaran pasukan yang kita laksanakan hari ini,” jelasnya.Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik dan tetap menjaga ketertiban selama perayaan Idulfitri, sehingga Mudik Aman Keluarga Bahagia bisa terwujud. (*)

Continue Reading

Uncategorized

Ditlantas Polda Jatim Gelar Ramadhan Road Safety Wujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia

Published

on

SIDOARJO – Upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) terutama pada mudik dan balik lebaran, Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim menggelar Ramadhan Road Safety.

Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa wilayah selama bulan Ramadhan, yang diisi dengan sosialisasi Kamseltibcar Lantas menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026.

Kali ini kegiatan dilaksanakan di Perumahan Kemiri Kabupaten Sidoarjo yang menghadirkan ibu – ibu kelompok PKK setempat.

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi melalui Kasubdit Kamsel, AKBP Edith Yuswo Widodo mengatakan Ramadhan Road Safety merupakan bagian dari kegiatan Polantas Menyapa.

AKBP Edith menerangkan tujuan kegiatan tersebut untuk mengajak dan menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada masyarakat.

“Melalui pendekatan kepada masyarakat, Ditlantas Polda Jatim ingin mengajak warga untuk membudayakan tertib berlalu lintas,” kata AKBP Edith, Rabu (11/3/26).

Dalam kegiatan tersebut, disampaikan pula tentang tata tertib dan tata krama bagi setiap pengguna jalan baik yang berkendara maupun berjalan kaki di jalan raya.

“Terlebih ini menjelang mudik, jadi kami ingin mewujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia,”kata AKBP Edith.

Pada kegiatan tersebut Ditlantas Polda Jatim juga memberikan helm dan jas hujan gratis kepada peserta yang hadir. (*)

Continue Reading

Uncategorized

Kapolda Jatim Pimpin Apel Gelar Pasukan Pastikan Kesiapan Personel Operasi Ketupat Semeru 2026

Published

on

SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Lapangan Apel Mapolda Jatim pada Kamis (12/3/2026).

Apel yang digelar sebagai bentuk kesiapan pengamanan Hari Raya Idulfitri dan arus mudik lebaran tersebut akan berlangsung selama 13 hari mulai Jum’at, 13 Maret 2026 hingga Rabu, 25 Maret 2026.

Apel dipimpin langsung Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin diikuti oleh unsur gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, BPBD, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang didahului dengan berbagai tahapan perencanaan dan evaluasi dari operasi sebelumnya.

“Dalam proses ini tentunya ada beberapa kegiatan pendahuluan yang dilakukan, mulai dari kesiapan hingga perencanaan dengan melihat evaluasi dari kegiatan sebelumnya, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat kali ini bisa lebih baik dan lebih disempurnakan,” kata Irjen Nanang.

Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan operasi tersebut, Polda Jatim juga telah melaksanakan kegiatan Operasi Pekat Semeru untuk menekan berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.

Kapolda Jatim menuturkan bahwa rangkaian pengamanan tidak hanya fokus pada arus mudik, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan masyarakat selama bulan Ramadan hingga pasca-Lebaran, seperti takbiran, salat Idulfitri, kegiatan halal bihalal, hingga rekreasi keluarga.

“Kita ingin memastikan masyarakat benar-benar merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah Ramadan, merayakan Idulfitri, hingga melakukan kegiatan silaturahmi bersama keluarga,” tuturnya.

Dalam pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim mengerahkan total 16.326 personel gabungan. 

Jumlah tersebut terdiri dari 9.609 personel Polri, 1.313 personel TNI, serta 5.404 personel dari instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan unsur lainnya.

Selain itu, sebanyak 238 pos pengamanan telah disiapkan untuk mendukung kelancaran operasi, yang terdiri dari 172 pos pengamanan, 45 pos pelayanan, dan 21 pos terpadu guna mengamankan 20.097 titik pengamanan di seluruh wilayah Jawa Timur.

Kapolda Jatim juga menegaskan bahwa sejumlah potensi kerawanan telah dipetakan, mulai dari ancaman terorisme, aksi sweeping oleh oknum ormas, kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok maupun BBM.

Selain itu gangguan kamtibmas seperti balap liar, penyalahgunaan narkoba, penggunaan petasan, kecelakaan transportasi, serta potensi bencana hidrometeorologi juga menjadi atensi dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.

“Semua potensi kerawanan tersebut sudah kami petakan dan antisipasi melalui penggelaran pasukan yang kita laksanakan hari ini,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penggelaran pasukan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di seluruh Polres jajaran di Jawa Timur, sebagai bentuk kesiapan personel dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik dan tetap menjaga ketertiban selama perayaan Idulfitri.

“Kami berusaha semaksimal mungkin menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Kami juga mengingatkan agar keselamatan menjadi tujuan utama dalam setiap aktivitas selama mudik maupun libur Lebaran,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page