Peristiwa
Tangani Positif Corona, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri Rakor dengan Forkopincam Mojo
Kediriselaludihati.com – Tribratanews Polresta Kediri – Rapat Koordinasi Team Gugus Covid-19 Kab. Kediri dengan Forcopincam Mojo dalam rangka mengambil langkah-langkah dalam Penanganan warga Ds. Petok yang positif Covid-19 di Balai Ds. Petok Kec. Mojo Kab. Kediri. Kegiatan diikuti oleh 30 orang, pada Selasa 12 Mei 2020 mulai pukul 19.30 – 23.00 WIB.
Hadir dalam Rakoord tersebut , 1.Team Gugus Covid-19 Kab. Kediri (Windarso dan dr. Yahya cs) , 2. Camat Mojo Sukemi, S.SosKapolsek Mojo beserta para Kanit dan AnggotA, 4. Kades Petok Agus Susanto
Team Gugus Covid-19 Kec. Mojo 6. Team Gugus Covid-19 Desa. Petok 7 Bhabin Kamtibmbas Bripka Sunarko 8. Babinsa Serka Ismail dan Perangkat Desa Petok
Data Identitas Positif Covid-19 merupakan santri Ponpes Temboro Magetan, berusia 15 tahun Warga Petok Mojo Kediri. Pasien positif tinggal serumah dengan keluarga dan karyawan orang tuannya beserta pembantu.
Pasien sekolah/mondok di Ponpes Temboro Magetan sudah sekitar 7 ttahun. Pulang ke Ds. Petok/datang dari Ponpes Temboro hari Selasa tanggal 21 April sekira pukul 19.30 WIB.
Hari Rabu 29 April sekira pukul 12.00 dilakukan Rapid Tes dengan hasil Reaktif (Pasien diwajibkan Isolasi Mandiri di rumah dengan pengawasan Team Gugus Covid-19 Desa. Petok)
Hari Senin 4 Mei 2020 sekira pukul 10.00 wib dilakukan Tes Swab di Puskesmas Grogol. Hari Selasa 12 Mei 2020 sekira pukul 17.00 wib hasil Tes Swab keluar dengan hasil Positif.
Direncanakan hari Kamis 14 Mei 2020 sekira pukul 09.00 wib Pasien akan dibawa ke RS. SLG untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan untuk menentukan langkah medis selanjutnya (Opname di RS. SLG atau Isolasi Mandiri di rumah).
Direncanakan hari Rabu 13 Mei 2020 sekira pukul 08.00 WIB, 2 karyawan toko emas dan 3 orang karyawan di toko emas Sambi Kabupaten Kediri (identitas menyusul) serta keponakan akan dilakukan rapid test di rumah orang tua pasien .
Direncanakan hari Jum’at tanggal 15 Mei 2020 sekira pukul 09.00 WIB Bapak, Ibu, Kakak, tukang cuci akan dilakukan tes swab di RS.SLG Kabupaten Kediri.
Rumah pasien bersebelahan dengan Ponpes Al Anwar asuhan H. Moch. Ustman (Gus Mad) . Riwayat kontak setelah pulang dari Ponpes Temboro Magetan pasien melakukan isolasi mandiri di rumah sehingga riwayat kontak pasien hanya dengan orang-orang yang tinggal satu rumah dengan pasien .
Selesai rapat team Gugus Covid-19 Kabupaten Kediri dan Forkopincam Mojo melaksanakan pengecekan kondisi pasien di rumah dan memberikan motivasi kepada pasien dan keluarganya.
Selanjutnya juga menyarankan kepada warga masyarakat di sekitar lingkungan pasien untuk memberi motivasi dan tidak mengucilkan pasien.
Langkah langkah yang dilakukan oleh Gugus Covid-19 Desa Petok adalah mulai malam ini Tgl 12 Mei 2020 jalan RT/RW 01/01 ditutup dan dilakukan penjagaan oleh Team Gugus Covid-19 Desa Petok. (Zona merah). Hari Rabu tanggal 13 Mei 2020 sekira pukul 08.00 wib akan dilakukan penyemprotan disinfektan di sekitar rumah pasien.
Sepanjang Zona Merah warga yang melintas Wajib memakai Masker, Larangan melaksanakan Sholat Tarawih, Jum’at dan Sholat berjamaah di Ponpes Al Anwar.
“Forcopincam Mojo dalam rangka mengambil langkah-langkah dalam Penanganan warga Ds. Petok yang positif Covid-19 di Balai Ds. Petok Kec. Mojo Kab. Kediri dan selanjutnya mohon petunjuk dan menjadikan periksa,” ujar Kapolsek Mojo, AKP Wahana. (res/an).
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Turun ke Sawah, Dorong Petani Tingkatkan Hasil Panen Jagung
Kediriselaludihati – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan Polres Kediri Kota melalui jajaran Bhabinkamtibmas. Kali ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Banjarmlati Polsek Mojoroto menyambangi petani jagung di wilayah setempat, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Banjarmlati AIPTU Hendro dengan mendatangi area persawahan di RT 4 RW 9, Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
Dalam kegiatan tersebut, AIPTU Hendro bertemu dan berdialog langsung dengan Kasiran, salah seorang petani yang mengembangkan tanaman jagung di wilayah Banjarmlati.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H. mengatakan, sambang petani merupakan bagian dari upaya kepolisian mendukung program ketahanan pangan sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat di wilayah binaan.
“Bhabinkamtibmas turun langsung menemui petani untuk melihat kondisi pertanian sekaligus memberikan dukungan agar hasil tanaman jagung dapat terus ditingkatkan,” kata Rudi.
Menurut dia, peran Bhabinkamtibmas tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga diarahkan untuk mendukung berbagai program yang berkaitan dengan kesejahteraan warga.
Sektor pertanian menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian karena memiliki peran penting dalam menopang ketersediaan pangan.
“Program ketahanan pangan membutuhkan dukungan bersama. Karena itu, anggota di lapangan kami dorong untuk aktif berkomunikasi dengan petani dan mengetahui kondisi yang mereka hadapi,” ujarnya.
Dalam sambang tersebut, Bhabinkamtibmas berdialog mengenai upaya meningkatkan hasil tanaman jagung agar dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen secara maksimal.
Komunikasi langsung dengan petani juga menjadi sarana bagi kepolisian untuk mengetahui perkembangan pertanian di wilayah binaan.
Menurut Rudi, pola sambang seperti ini sekaligus memperkuat kedekatan antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat.
“Petani merupakan bagian dari masyarakat binaan kami. Melalui sambang seperti ini, komunikasi dapat terus terjaga. Ketika ada persoalan di lingkungan, masyarakat juga tidak ragu untuk berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas,” kata Rudi.
Kepolisian berharap produktivitas pertanian, termasuk komoditas jagung, dapat terus ditingkatkan sehingga mampu mendukung ketersediaan pangan di tingkat daerah maupun nasional.
Selain memberikan dukungan kepada petani, Bhabinkamtibmas tetap melakukan pemantauan situasi kamtibmas di kawasan pertanian dan lingkungan sekitarnya.
Polsek Mojoroto mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan sehingga aktivitas pertanian dapat berjalan tanpa gangguan.
“Kami berharap petani tetap bersemangat meningkatkan hasil pertaniannya. Di sisi lain, keamanan lingkungan juga harus terus dijaga karena situasi yang aman dan kondusif akan mendukung aktivitas masyarakat,” ujar Rudi.
Kegiatan sambang petani jagung di Banjarmlati tersebut berlangsung tertib dan lancar. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah tersebut terpantau aman dan terkendali. (res/aro)
Peristiwa
Satlantas Polres Kediri Kota Sasar Pelanggan Warung, Ingatkan Keselamatan Jadi Kebutuhan
Kediriselaludihati – Sosialisasi tertib berlalu lintas tidak hanya dilakukan di sekolah, kampus maupun ruang-ruang formal. Satlantas Polres Kediri Kota memilih mendatangi tempat masyarakat berkumpul untuk menyampaikan pesan keselamatan secara langsung.
Salah satunya dilakukan Tim Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota dengan menyambangi Warung Joglo di Jalan Mayor Bismo, Kota Kediri, Rabu (30/9/2026).
Di warung tersebut, petugas berdialog langsung dengan para pelanggan sekaligus memberikan pembinaan dan penyuluhan mengenai tertib berlalu lintas.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan, pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama.
“Kami ingin pesan tertib berlalu lintas bisa menjangkau masyarakat di mana pun mereka berada. Karena keselamatan bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi, tetapi harus menjadi kebutuhan setiap pengguna jalan,” kata Septia.
Kegiatan tersebut dilaksanakan Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota. Para pelanggan Warung Joglo menjadi sasaran edukasi dengan pendekatan dialogis dan sederhana.
Menurut Septia, ruang publik seperti warung memiliki potensi menjadi tempat edukasi karena masyarakat dari berbagai latar belakang bertemu dan berinteraksi di sana.
Petugas mengajak masyarakat membangun kebiasaan tertib sejak sebelum berkendara, selama berada di jalan hingga tiba di tempat tujuan.
Salah satu pesan yang ditekankan adalah pentingnya mematuhi rambu dan ketentuan lalu lintas. Kepatuhan tersebut dinilai bukan semata-mata untuk menghindari penindakan petugas, tetapi terutama untuk mengurangi risiko kecelakaan.
“Disiplin berlalu lintas harus muncul dari kesadaran diri. Ketika seseorang mematuhi aturan, sebenarnya yang sedang dijaga bukan hanya keselamatan dirinya, tetapi juga pengguna jalan lainnya,” ujar Septia.
Satlantas juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan keberadaan polisi sebagai satu-satunya alasan untuk tertib.
Kesadaran berlalu lintas, lanjut Septia, harus tetap dilakukan meskipun tidak terdapat petugas kepolisian di jalan.
Karena itu, dalam kegiatan tersebut polisi membawa pesan “Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Jadikan Keselamatan sebagai Kebutuhan”.
Pesan tersebut diharapkan dapat diteruskan oleh masyarakat kepada keluarga maupun lingkungan terdekat.
“Harapannya masyarakat bukan hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga bisa menjadi pelopor keselamatan bagi keluarga dan lingkungan masing-masing,” kata Septia.
Pendekatan dengan mendatangi tempat masyarakat beraktivitas juga menjadi cara Satlantas untuk membuat edukasi keselamatan lalu lintas lebih dekat dan tidak berjarak.
Dengan komunikasi langsung, masyarakat dapat menerima pesan mengenai keselamatan jalan dalam suasana yang lebih santai.
Satlantas Polres Kediri Kota akan terus mengedepankan edukasi dan langkah preventif sebagai bagian dari upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di Kota Kediri.
“Keselamatan harus dimulai dari diri sendiri. Kalau setiap pengguna jalan memiliki kesadaran itu, budaya tertib berlalu lintas akan tumbuh dengan sendirinya,” ujar Septia.
Kegiatan pembinaan dan penyuluhan di Warung Joglo berlangsung aman dan lancar. Polisi berharap pesan yang disampaikan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin saat berkendara di jalan raya. (res/aro)
Peristiwa
Polisi Pantau Harga Pangan di Pasar Setonobetek, Cabai hingga Tomat Mulai Naik
Kediriselaludihati – Harga sejumlah komoditas sayuran di Pasar Tradisional Setonobetek, Kota Kediri, mengalami kenaikan pada penghujung musim kemarau. Cabai rawit tercatat menjadi salah satu komoditas dengan harga tertinggi, mencapai Rp 80.000 per kilogram.
Kondisi tersebut diketahui saat Bhabinkamtibmas Kelurahan Setonopande Polsek Kediri Kota, AIPTU Syaifudin Yuri, melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok sekaligus menyambangi pedagang di Pasar Setonobetek, Jalan Pattimura, Kota Kediri, Rabu (30/9/2026).
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan, pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga pangan sekaligus menyerap informasi langsung dari para pedagang.
“Bhabinkamtibmas turun langsung ke pasar untuk memantau harga kebutuhan pokok dan berkomunikasi dengan para pedagang. Dari hasil pemantauan, pedagang menyampaikan adanya kenaikan terutama pada sejumlah komoditas sayuran,” kata Bowo.
Berdasarkan pemantauan di pasar, cabai rawit berada di kisaran Rp 80.000 per kilogram. Sementara cabai besar dijual sekitar Rp 50.000 per kilogram.
Komoditas sayuran lainnya juga menjadi perhatian pedagang. Harga tomat tercatat sekitar Rp 14.000 per kilogram, kubis Rp 12.000 per kilogram, dan mentimun Rp 10.000 per kilogram.
Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih masing-masing berada di kisaran Rp 25.000 per kilogram.
Untuk sejumlah kebutuhan pokok lainnya, beras premium tercatat sekitar Rp 15.000 per kilogram, gula pasir Rp 17.000 per kilogram, dan minyak goreng curah Rp 21.000 per kilogram.
Harga telur berada di kisaran Rp 26.000 per kilogram. Sedangkan daging ayam dijual sekitar Rp 40.000 per kilogram dan daging sapi Rp 120.000 per kilogram.
Menurut Bowo, pemantauan tersebut menjadi salah satu cara kepolisian mengetahui kondisi yang dirasakan masyarakat dan pedagang secara langsung.
“Yang kami pantau bukan hanya angka harga di pasar, tetapi juga informasi dari pedagang mengenai komoditas apa saja yang mengalami perubahan harga,” ujarnya.
Dalam dialog dengan Bhabinkamtibmas, sejumlah pedagang mengeluhkan kenaikan harga sayuran, khususnya cabai, mentimun, kubis, dan tomat.
Kendati demikian, berdasarkan pemantauan yang dilakukan, aktivitas jual beli di Pasar Setonobetek tetap berlangsung normal dan situasi pasar terpantau aman serta kondusif.
Selain memonitor harga pangan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada para pedagang.
Pedagang diingatkan memastikan keamanan lapak sebelum meninggalkan pasar. Pintu maupun tempat penyimpanan barang diminta dipastikan dalam kondisi terkunci untuk mengurangi risiko tindak kriminalitas.
Perhatian juga diberikan terhadap potensi kebakaran di lingkungan pasar. Pedagang diminta memeriksa kembali peralatan listrik sebelum meninggalkan lapak.
“Kami mengingatkan pedagang agar memastikan lapaknya benar-benar aman ketika ditinggalkan. Penggunaan peralatan listrik juga perlu dikontrol untuk mencegah terjadinya korsleting maupun potensi kebakaran,” kata Bowo.
Menurut dia, pasar merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat sehingga aspek keamanan perlu dijaga bersama, baik oleh pedagang, pengelola pasar maupun aparat keamanan.
Polsek Kediri Kota juga mendorong pedagang segera berkoordinasi dengan petugas apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan keamanan di lingkungan pasar.
Pemantauan harga sekaligus sambang pedagang tersebut berlangsung tertib dan lancar. Hingga kegiatan berakhir, situasi keamanan di kawasan Pasar Setonobetek terpantau aman dan terkendali.
“Harapannya aktivitas perdagangan tetap berjalan dengan aman dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan nyaman,” ujar Bowo. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
