Connect with us

Uncategorized

G20 Buat Bali Semakin Menarik Dunia

Published

on

G20 bikin Bali makin dilirik dunia sebagai destinasi wisata, ini obyek wisata yang erpotensi dikunjungi

Indonesia, tepatnya Bali, menjadi tuan rumah puncak acara Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 yang akan digelar pada 15 dan 16 November 2022.

Untuk diketahui, alasan Bali dipilih sebagai tuan rumah ialah karena Bali telah memenuhi standar MICE, yakni (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition). Pun telah memenuhi Standar Layanan Acara dari Panitia Nasional G20 dan semua kriteria serta indikator destinasi penyelenggaraan kegiatan sesuai Permenpar Nomor 5 Tahun 2017.

Pada acara puncak KTT G20 itu, akan hadir 38 pemimpin dunia dan 60 menteri negara anggota G20. Adapun total peserta yang hadir diperkirakan bisa mencapai 6.500 peserta dari negara anggota. Jumlah yang banyak, bukan?

Berangkat dari itu, acara bergengsi tingkat internasional tersebut tentunya berpotensi meningkatkan kunjungan wisata di Bali. Apalagi beberapa tempat wisata wilayah Badung siap menyambut para anggota G20. Ke depannya, tak menutup kemungkinan Bali akan semakin dilirik sebagai destinasi wisata di dunia, lo.

Nah, selain Badung, masih ada lagi lokasi di Bali yang cocok untuk dikunjungi sebagai destinasi wisata nih! Apa saja sih? Yuk, simak berikut ini!

Museum Pasifika Bali, Kuta Selatan
Kalau Kamu adalah wisatawan yang menggemari wisata edukasi, Museum Pasifika Bali di Kuta Selatan bisa jadi tempat yang cocok Kamu sambangi. Museum seni ini merupakan yang terbesar di Asia Pasifik, yang memaperkan lebih dari 600 karya seni dari 200 seniman yang berasal dari 25 negara.

Selain memahami kesejarahan museum itu sendiri, Kamu bisa menambah wawasan seni dan budaya melalui artefak budaya dari Asia Pasifik yang dipamerkan di sini. Tentu saja, yang dipamerkan termasuk keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia.

Adapun di KTT G20, Museum Pasifika digunakan sebagai salah satu venue untuk “side event” acara tersebut.

Garuda Wisnu Kencana, Kuta Selatan
Kamu juga bisa mengunjungi Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), di mana patung GWK berada. Patung ini melambangkan Dewa Wisnu yang sedang mengendarai garuda. Patung dirancang oleh I Nyoman Nuarta dan dikenal sebaga salah satu patung tertinggi di dunia.

Di Taman Budaya GWK juga kerap digelar pertunjukan budaya seperti tari kecak dan tarian tradisional Bali di Amphi theater GWK. Ada juga titik foto yang bagus seperti Lotus Pond, Garden Indraloka, dan Tirtha Agung.

Nah, di KTT G20, Taman Budaya GWK menjadi salah satu tempat untuk acara makan malam para delegasi KTT G20 di 15 dan 16 November nanti.

Pantai Pandawa, Kuta Selatan
Pantai pandawa menyuguhkan pemandangan dengan hamparan pasir putih yang begitu luas. Suasana pantai ini juga sangat khas menggambarkan Bali dengan adanya patung lima ksatria Panca Pandawa sebagai penjaga pantai. Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di pantai ini, seperti berselancar, paralayang di Timbis Flying Site, yoga dan wisata alam di Gunung Cultural Park.

Desa Wisata Carang Sari, Petang
Kamu juga bisa mengunjungi Desa Wisata Carang Sari, yang dikenal dengan akulturasi budaya Bali dan Tionghoa. Di sini, Kamu bisa menjajal tantangan arung jeram di lembah Sungai Ayung dan jalan-jalan ke perkebunan cokelat. Selain itu, kalau Kamu tertarik mempelajari sejarah desa ini, Kamu bisa mengunjungi Monumen I Gusti Ngurah Rai yang berlokasi di dalamnya.

Pulau Nusa Penida
Pulau Nusa Penida juga bisa jadi destinasi wisata Kamu. Di sini, Kamu bisa bersantai dan menelusuri pantai. Untuk diketahui, pulau ini dikenal dengan budidaya rumput laut dan cagar alam burung Jalak Bali, yang terancam punah. Pasir putih terhampar luas di pulau ini.

Pantai Ungasan
Kalau Kamu lebih suka suasana yang lebih privat, Kamu bisa kunjungi yang Pantai Ungasan sebagai tempat untuk liburan. Pemandangan di pantai ini begitu menawan, belum lagi dengan adanya pemandangan tebing pantai.

Pulau Nusa Lembongan
Kalau Kamu tertarik untuk berselancar dan suasana yang terkesan privat, Kamu bisa kunjungi Pulau Nusa Lembongan, di tenggara Pulau Bali. Suasana pantai di pulau ini tak begitu ramai. tidak terlalu ramai. Pemandangan matahari terbenam di pantai ini salah satu yang dinantikan.

Pantai Geger
Pantai Geger belum begitu ramai dikunjungi para wisatawan. Jadi, kalau Kamu berkunjung ke sini, tentu akan terkesan privat dan cenderung lebih damai serta tenang. Kabarnya, berenang di sini terbilang aman, lo. Saat mengunjungi pulau ini, Kamu akan melihat warna air laut biru kehijauan.

Pantai Amed
Pantai Amed belum banyak diketahui para wisatawan, lo. Lokasi Pantai Amed berada 78 km dari Kota Denpasar. Kamu harus menempuh perjalanan tiga jam dari Kuta.

Keindahan Pantai Amed bahkan menjadikannya seperti surga yang tersembunyi di Bali. Dengan pasir pantai vulkanis berwarna kehitaman, memberi kesan bahwa pantai eksotis. Dari panti ini, Kamu bisa memandang Gunung Agung.

Di samping itu, Kamu juga bisa melakukan snorkeling dan diving, sekaligus mengunjungi tempat proses pembuatan garam tradisional di sekitar pantai.

Nah, itu dia sejumlah destinasi wisata yang bisa Kamu kunjungi kalau menyambangi Bali. Mungkin saja, setelah KTT G20, berbagai destinasi wisata di Bali itu akan semakin ramai dikunjungi para wisatawan mancanegara. Kalau Kamu berniat menyambangi semuanya, jangan tunggu lama lagi sebelum terlalu ramai.

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Kawal Tradisi Budaya, Ajak Warga Jaga Kamtibmas Selama Pertunjukan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Tradisi Bersih Dusun Cabak di Desa Kerep, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, berlangsung semarak dengan pagelaran wayang kulit yang menjadi puncak rangkaian kegiatan budaya masyarakat, Sabtu (27/6/2026) malam. Untuk memastikan acara berjalan aman dan tertib, Bhabinkamtibmas Desa Kerep Polsek Tarokan melakukan pemantauan sekaligus pengamanan di lokasi kegiatan.

Pertunjukan wayang kulit yang digelar mulai pukul 19.00 WIB itu berlangsung di halaman rumah Tri Hendriyanto, RT 04 RW 02, Dusun Cabak, Desa Kerep. Pagelaran menghadirkan dalang R. Bachtiar Wejoseno dari Kabupaten Nganjuk dan dihadiri masyarakat Desa Kerep serta warga dari sejumlah wilayah sekitar.

Pengamanan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kerep AIPTU Moh. Syafiudin sebagai bentuk pelayanan kepolisian agar seluruh rangkaian kegiatan budaya dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memberikan rasa aman sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal.

“Wayang kulit merupakan salah satu warisan budaya bangsa yang memiliki nilai luhur. Kehadiran anggota kami dalam kegiatan ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan kondusif,” ujarnya.

Selain melakukan pengamanan, Bhabinkamtibmas juga menjalin komunikasi dengan panitia penyelenggara, tokoh masyarakat, dan warga yang hadir. Dalam kesempatan tersebut, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban, saling menghormati, dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu jalannya kegiatan. Apabila terdapat permasalahan ataupun hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan, masyarakat kami harapkan segera menghubungi Bhabinkamtibmas atau Polsek Tarokan agar dapat segera ditangani,” kata AKP Priyo.

Menurutnya, pendekatan humanis melalui kegiatan sambang menjadi salah satu upaya membangun hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat.

“Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir saat terjadi gangguan keamanan, tetapi juga mendampingi berbagai kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan. Dengan komunikasi yang baik, kepercayaan masyarakat kepada Polri akan semakin kuat dan situasi kamtibmas tetap terjaga,” jelasnya.

Pagelaran wayang kulit menjadi bagian dari tradisi Bersih Dusun yang rutin dilaksanakan masyarakat Desa Kerep sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus upaya melestarikan budaya Jawa yang diwariskan secara turun-temurun. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang memadati lokasi pertunjukan hingga malam hari.

Selama kegiatan berlangsung, personel kepolisian terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, mengatur ketertiban masyarakat, serta memastikan arus keluar masuk kendaraan tetap lancar.

Berkat sinergi antara panitia, aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti.

Melalui pengamanan kegiatan budaya tersebut, Polsek Tarokan kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus mendukung pelestarian tradisi lokal yang menjadi bagian dari identitas budaya bangsa. (res/aro)

Continue Reading

Uncategorized

Polri Gelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM Serentak di Lima Wilayah, Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80

Published

on

Jakarta, 28 Juni 2026 – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM secara serentak di lima wilayah, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Kabupaten Bekasi, dan Kota Tangerang Selatan, pada Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.

Koordinator Pasar Rakyat Wilayah Jakarta Selatan, Kombes Pol. Raden Tri Wahyu Budiyanto, S.I.K., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang bermanfaat sekaligus mempererat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan antara Polri dengan masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan menghadirkan manfaat secara langsung melalui pasar rakyat, bazar UMKM, dan berbagai hiburan yang dapat dinikmati seluruh keluarga,” ujar Kombes Pol. Raden Tri Wahyu Budiyanto.

Dalam kegiatan tersebut, Polri menghadirkan pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Di setiap lokasi disiapkan sebanyak 5.000 paket beras premium ukuran 5 kilogram, 5.000 paket gula kemasan 1 kilogram, dan 5.000 paket minyak goreng kemasan 1 liter. Dengan lima lokasi penyelenggaraan, secara keseluruhan tersedia 75.000 paket sembako bagi masyarakat.

Harga kebutuhan pokok yang ditawarkan pun jauh di bawah harga pasaran. Beras premium kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp50.000 per paket, gula kemasan 1 kilogram seharga Rp10.000 per paket, dan minyak goreng kemasan 1 liter juga seharga Rp10.000 per paket. Melalui program pasar murah tersebut, Polri berharap dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah kebutuhan sehari-hari.

Selain pasar murah, masyarakat juga dapat menikmati Bazar UMKM yang menghadirkan beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah dari berbagai pelaku usaha. Kegiatan semakin semarak dengan adanya pembagian makanan dan minuman gratis, aneka suvenir dari Polri, area permainan anak-anak, hingga kegiatan nonton bareng Piala Dunia yang menjadi hiburan bagi seluruh keluarga.

Menurut Kombes Tri Wahyu Budiyanto, penyelenggaraan Pasar Rakyat dan Bazar UMKM tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi ruang untuk mendorong pertumbuhan UMKM serta memperkuat kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polri berharap peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi perayaan institusi semata, melainkan juga menjadi momentum untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempererat hubungan yang telah terjalin selama ini.

Dengan semangat “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta hadir sebagai institusi yang semakin dicintai dan dipercaya oleh masyarakat.

Continue Reading

Uncategorized

Wakapolri Buka Pekan Olahraga Polri Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Semangat “Polri untuk Masyarakat”

Published

on

Jakarta – Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo secara resmi membuka Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud komitmen Polri dalam membangun budaya hidup sehat, memperkuat soliditas, dan mencetak atlet-atlet berprestasi.

Sebelum pembukaan, Kapolri bersama tamu undangan kementerian/lembaga, serta masyarakat mengikuti olahraga bersama dalam suasana Car Free Day dari kawasan Monas menuju Polda Metro Jaya.

Dalam sambutan Kapolri yang dibacakan oleh Wakapolri menyampaikan bahwa delapan dekade perjalanan Polri merupakan pengabdian panjang kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Oleh karena itu, momentum Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi pengingat bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Pada momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, kita perlu meneguhkan kembali komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang dekat, dipercaya, dan dicintai masyarakat,” ujar Wakapolri.

Wakapolri juga menegaskan, olahraga menjadi salah satu media untuk membangun karakter, memperkuat disiplin, sportivitas, solidaritas, serta semangat kompetisi yang sehat.

Bhayangkara Sports Day juga dirangkaikan dengan penyelenggaraan Kapolri Cup 2026 yang mempertandingkan delapan cabang olahraga, yakni basket, bulu tangkis, judo, menembak, indoor skydiving, tenis lapangan, taekwondo, dan karate. Sebanyak 6.698 atlet dari unsur Polri, TNI, dan masyarakat umum ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

“Kapolri Cup Tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan dan kompetisi bagi atlet Polri, tetapi juga membuka ruang partisipasi bagi rekan-rekan TNI dan masyarakat umum. Kegiatan ini merupakan ajang pembinaan prestasi, pencarian bibit atlet profesional, serta sarana mempererat persaudaraan,” kata Wakapolri.

Tentunya Polri berharap kompetisi tersebut dapat menjadi tahapan pembinaan menuju level yang lebih tinggi, mulai dari Kejuaraan Nasional, Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia dan Olimpiade.

“Ke depan, level kompetisi Pekan Olahraga Polri akan terus kita tingkatkan sehingga menjadi salah satu tahapan penting bagi para atlet untuk naik ke level kompetisi yang lebih tinggi seperti Kejuaraan Nasional, PON, SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia dan Olimpiade,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Polri juga memberikan apresiasi kepada para atlet Polri yang telah mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang internasional. Di antaranya dengan meraih 50 medali pada World Police and Fire Games 2025 yang terdiri dari 23 emas, 11 perak, dan 16 perunggu, serta 30 medali pada SEA Games 2025 yang terdiri dari lima emas, 15 perak, dan 10 perunggu.

Selain itu, atlet Polri juga menorehkan prestasi pada berbagai cabang olahraga lainnya, termasuk bola voli, taekwondo, karate, judo, bulu tangkis, dan menembak.

“Polri akan terus berkomitmen memperkuat pembinaan pada lebih dari 30 cabang olahraga binaan Polri serta memperkuat sinergi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, KONI, KOI, dan induk cabang olahraga untuk mendorong lahirnya atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama institusi, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Wakapolri mengajak seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas, para pelatih dan ofisial memberikan pendampingan terbaik, serta wasit dan juri menjaga integritas pertandingan agar Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026 berlangsung aman, lancar, dan sukses serta menjadi momentum lahirnya atlet-atlet berprestasi bagi Indonesia.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page