Connect with us

Peristiwa

Begini Sambutan Kapolsek Tarokan Dalam Acara Amankan Penandatanganan Kesepakatan Bersama PSHT dan PSNU

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Tarokan, Polres Kediri Kota melaksanakan pengamanan Kegiatan Penandatanganan Kesepakatan Bersama Perguruan Pencak Silat Setia Hati (PSHT) dan Perguruan Pencak Silat Nadhlatul Ulama Pagar Nusa (PSNU) Wilayah Kecamatan Tarokan Kab. Kediri.

Kegiatan berlangsung pada hari Sabtu tanggal 12 Nopember 2022 mulai pukul 14.00 s/d 15.30 wib bertempat di pendopo kecamatan Tarokan kab. Kediri telah berlangsung Kegiatan Penandatanganan Kesepakatan Bersama Perguruan Pencak Silat Setia Hati (PSHT) dan Perguruan Pencak Silat Nadhlatul Ulama Pagar Nusa (PSNU) Wilayah Kecamatan Tarokan Kab. Kediri.

Hadir dalam kegiatan. Camat Tarokan Bpk. Drs. Suharsono, M.Pdi. Kapolsek Tarokan AKP Karyawan Hadi, SH, MH. Danramil 0809/05 Grogol Kapten Czi Moh. Muchlasin.

Wakapolsek Tarokan IPTU IMPRON. Kanit Intelkam IPDA Jarot Dodik A beserta anggota. Kanit Provos Aipda Danang M.P. Kanit Reskrim Aipda Edy Suwito, SH. Kasi Pemerintahan Kecamatan Tarokan Bpk. Siswanto.

Ketua Ranting PSHT Kecamatan Tarokan Bpk. Sugiono. Ketua Ranting Pagar Nusa Kecamatan Tarokan Bpk. M. Habib Fawaida. Perwakilan rayon PSHT wilayah Tarokan 9 orang dan Perwakilan rayon Pagar Nusa Wilayah Tarokan 23 orang.

Kegiatan diawali Pembukaan, Menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sambutan Kapolsek Tarokan, yang intinya “Karena ada fenomena2 perguruan yang sering teejadi bentrokan. apabila sudah tidak bisa di bina maka yang melakukan tindak pidana akan di proses sesuai hukum yang berlaku. kedepan harus ada tindakan/sanksi dri perguruan apabila ada anggotanya yg melakukan kesalahan. Jangan sampai kesalahan yg sedikit merugikan kita semua.. kalau ada sah sahan harus ada perijinan/pemberitahuan dari pihak desa lalu ke Kecamatan dan ke Polsek atau Polres setelah itu baru di adakan rakor. kalau mengadakan kegiatan hanya pada setingkat Ranting. Apabila kesepakan rakor tidak di penuhi yg mengakibatkan korban panitia bisa di proses sesuai hukum yg berlaku. akan di buatkan kesepakatan agar bisa membuat aman dan tertib,” katanya.

Sambutan Camat Tarokan, yang intinya. “Pada prinsipnya kita bersama-sama menciptakan situasi di Kecamatan Tarokan dan khususnya perguruan di Tarokan jangan sampai terhasut dari daerah lain. jangan sampai di tarokan ada gesekan antar perguruan dan seharusnya kita semua ikut serta menjaga keamanan memberikan aspirasi kpd polsek yg telah bisa mengguyupkan perguruan pencak silat di tatrokan. dan sebagai camat mengajak selalu hidup tentram dan damai. Kalu ada kegiatan harus menghubungi desa dan nanti akan berjenjang sampai ke tingkat yg lebih tinggi.Selaku Camat mengapreaiasi bukti bahwa perguruan di Tatokan pengin damai pengen aman karena kedatangan pada siang hari ini,” terangnya.

Sambutan Danramil Grogol, yang intinya “Puji syukur kita bisa silaturokhim di pendopo kecamatan tarokan. saya melihat tempat di kecamatan tarokan perkembangan sangat luar biasa. saya yakin saya salut kepada semua perguruan dimana di Tarokan sangat baik guyup dan rukun.. mari bersama kita wujudkan situasi di Tarokan menjadi situasi yang aman, guyup dan rukun.,” ucapnya.

Pembacaan Draf kesepakatan. Sesi Tanya Jawab. Pertanyaan dari Bpk. Sugiono ketua ranting PSHT Tarokan. Terkait dengan perijinan dalam tingkat kapasitas organisasi dalan unit.

Meminta wadah silaturahi di Kecamatan Tarokan. Bahwa PSHT banyak di ranting tarokan ada 10 unit yg masuk data ada sekitar 800 unit. Mari kita merawat perguruan kita masing2 agar tidak terjadi gesekan dan menjaga sitkamtibmas di Tarokan.

Tanggapan dari Camat Tarokan. Sebagai camat senang untuk mewadahi dan yg saya minta kerukunannya dan saya meminta data dari perguruan masing2. Selaku Camat dengan hati yg ikhlas unutuk mewadahi memfasilitasi kita atur jadwal bersama2. Kami dari pemerintahan hanya menginginkan situasi dan kondisi yg kondusif.

Penandatanganan Draf kesepakatan. menyanyikan lagu padamu negeri dipimpin oleh sdr. Beni dari Pagar Nusa. Doa penutup oleh Bpk. Sugiono dari PSHT Tarokan. Foto bersama muspika kecamatan Tarokan.

Kegiatan tersebut dimaksud untuk memberikan pembinaan kepada kedua perguruan pencak silat (PSHT dan Pagar Nusa) di wilayah Kecamatan Tarokan yang memiliki jumlah basis massa cukup banyak sehingga dapat tercipta kerukunan antar kedua perguruan tersebut serta guna tercipta situasi yang aman dan kondusif khususnya di wilayah Kecamatan Tarokan.

Untuk acara perkumpulan silaturahmi kedua perguruan pencak silat di wilayah tarokan akan diagendakan menunggu data anggota nama2 kedua perguruan pencak silat sehingga untuk Muspika Tarokan dapat menyedikan fasilitas kegiatan dimaksud.

“Selama kegiatan berjalan lancar dan kondusif,” kata Kapolsek Tarokan AKP Karyawan Hadi. (res/an).

Continue Reading

Lalu Lintas

Pengasuh Ponpes Mahrusiyah Soroti Keluhan Kemacetan Wali Santri, Harapkan Solusi Pengaturan Lalu Lintas

Published

on

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan silaturahmi sekaligus halal bihalal di Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah 3, Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Selasa (24/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan tokoh agama pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Rombongan Kapolres tiba di lokasi sekitar pukul 14.20 WIB dan disambut langsung oleh pengasuh pondok, Dr. KH. Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A., beserta jajaran pengurus. Suasana pertemuan berlangsung hangat dalam nuansa kekeluargaan, dilanjutkan dengan dialog santai membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres Kediri Kota menegaskan pentingnya sinergi antara Polri dan kalangan pesantren dalam menjaga stabilitas wilayah. Menurutnya, komunikasi yang terjalin baik dengan tokoh agama menjadi kunci dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

“Kami berharap silaturahmi ini semakin memperkuat kerja sama dan komunikasi antara Polri dan para ulama dalam menjaga kamtibmas di Kota Kediri,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, KH Reza Ahmad Zahid menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres beserta jajaran. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk perhatian dan komitmen Polri dalam menjalin hubungan harmonis dengan lingkungan pesantren.

Ia juga menyampaikan sejumlah masukan, terutama terkait kondisi lalu lintas saat kunjungan wali santri. Menurutnya, pada momen tertentu, banyak wali santri dari luar daerah seperti Bandung, Pangandaran, dan wilayah Jawa Barat yang mengalami kemacetan saat menuju pondok.

“Kami berharap ada skema pelayanan terbaik, seperti pengalihan arus atau pengaturan titik rawan, sehingga kunjungan wali santri bisa lebih lancar,” ungkapnya.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa sebagian santri memilih tetap tinggal di pondok selama masa libur Lebaran. Tercatat sekitar 200 santriwati dan 75 santri tidak mudik, dengan alasan menjaga konsistensi dalam menuntut ilmu.

“Mereka meyakini bahwa istiqamah belajar selama tiga tahun di pondok akan membawa keberkahan ilmu yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara,” jelasnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 15.27 WIB tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar. Silaturahmi ini diharapkan semakin memperkuat hubungan antara Polres Kediri Kota dan Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah 3 dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya pasca perayaan Idul Fitri.

Momentum halal bihalal ini juga menjadi ruang dialog konstruktif antara aparat keamanan dan tokoh agama, sekaligus mempertegas peran bersama dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

KH Abdullah Kafabihi Mahrus Tekankan Polisi Amanah dan Kamtibmas sebagai Ibadah

Published

on


Kediriselaludihati – Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa dalam kunjungan silaturahmi Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., ke Pondok Pesantren Haji Mahrus (PPHM) Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Selasa (24/3/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian mempererat hubungan antara kepolisian dan tokoh agama pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Rombongan Kapolres tiba sekitar pukul 13.00 WIB dan disambut langsung oleh KH Abdullah Kafabihi Mahrus beserta jajaran pengurus pondok. Pertemuan berlangsung dalam suasana ramah tamah yang sarat nilai kebersamaan, mencerminkan hubungan harmonis antara institusi Polri dan kalangan pesantren di Kota Kediri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan apresiasi atas peran aktif ulama dan pesantren dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia juga memperkenalkan para pejabat utama Polres Kediri Kota yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

“Silaturahmi ini menjadi bagian penting untuk memperkuat sinergi antara Polri dan tokoh agama dalam menjaga kondusivitas wilayah,” ujar AKBP Anggi Saputra Ibrahim.

Sementara itu, KH Abdullah Kafabihi Mahrus dalam tausiyahnya menekankan bahwa kekuatan sebuah negara tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, tetapi juga pada keadilan dan kualitas moral aparatnya.

Menurutnya, dalam perspektif Islam, ketaatan kepada pemimpin bersifat mengikat selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai keadilan dan ajaran agama. Ia juga mengingatkan pentingnya integritas dalam menjalankan amanah.

“Negara yang kuat berdiri di atas keadilan. Jika pemimpin dan aparatnya amanah, maka masyarakat akan merasakan keadilan dan ketenangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyebut tugas kepolisian dalam menjaga keamanan bukan sekadar profesi, melainkan bagian dari ibadah. Menjamin rasa aman bagi masyarakat, termasuk dalam beribadah, merupakan bentuk pengabdian yang bernilai spiritual.

“Polri itu ibadahnya menjaga keamanan. Ketika masyarakat merasa aman, itu menjadi amal yang besar,” tuturnya.

KH Abdullah juga menyoroti pentingnya karakter yang harus dimiliki anggota Polri, yakni amanah, fathonah (cerdas dan bijaksana), serta didukung sifat shiddiq (jujur) dan tabligh (komunikatif). Menurutnya, keempat sifat tersebut menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan publik.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 14.00 WIB tersebut berjalan lancar, aman, dan penuh keakraban. Silaturahmi ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Polres Kediri Kota dan para tokoh agama dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

Momentum Idul Fitri pun menjadi ruang refleksi bersama untuk terus menumbuhkan nilai kebersamaan, saling menghargai, dan memperkuat komitmen menjaga keamanan serta ketertiban di Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Upaya Preventif Ditingkatkan untuk Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Published

on

Kediriselalaludihati – Polsek Kediri Kota mengintensifkan patroli harkamtibmas pada malam hari dengan menyasar sejumlah titik rawan di wilayah perkotaan. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Senin (23/3/2026) malam.

Patroli yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut dipimpin oleh perwira pengawas bersama anggota Polsek Kediri Kota. Sasaran patroli meliputi lokasi-lokasi yang memiliki potensi kerawanan, seperti mesin anjungan tunai mandiri (ATM), stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), pusat perbelanjaan, hingga kawasan permukiman warga.

Beberapa titik yang menjadi fokus pengamanan di antaranya ATM Bank BCA dan ATM BRI di wilayah Kecamatan Kota, SPBU di Jalan Joyoboyo, serta toko swalayan di kawasan perkotaan. Selain itu, petugas juga melakukan patroli ke dapur SPPG dan perumahan di wilayah GG Permai.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan situasi sekaligus berkoordinasi dengan petugas keamanan setempat. Di kawasan permukiman, petugas berdialog dengan petugas keamanan lingkungan guna memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.

Patroli dilakukan secara mobile untuk menjangkau lebih banyak lokasi serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari. Langkah ini juga bertujuan mengantisipasi potensi tindak kriminalitas, terutama di lokasi-lokasi yang rawan.

Hasil patroli menunjukkan bahwa seluruh titik yang dipantau berada dalam kondisi aman dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan menonjol selama kegiatan berlangsung.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi Polsek Kediri Kota dalam menjaga stabilitas kamtibmas, khususnya pada masa pasca Lebaran yang masih diwarnai peningkatan aktivitas masyarakat. Kehadiran perwira dan anggota Polres Kediri Kota di lapangan diharapkan mampu memperkuat rasa aman serta menjaga situasi tetap terkendali. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page