Uncategorized
Polisi Dalami Kecelakaan Kereta Api Tabrak Mobil di Ngawi
SURABAYA – Penyidik Polda Jawa Timur masih mendalami kasus kecelakaan kereta api di Desa Keras Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi.
Hal ini seperti disampaikan oleh Kapolda Jatim Dr Toni Hermanto, M.H, di Surabaya, kemarin Senin (26/12).
“Kita akan evaluasi siapa yang akan bertanggung jawab dengan pidana Pasal 359 karena kelalaian sehingga 3 orang meninggal dunia,” kata Kapolda Jawa Timur Dr Toni Hermanto, M.H., di Surabaya, Senin (27/12)
Sejauh ini, menurut Kapolda Jatim, tim penyidik telah memeriksa 15 (lima belas) saksi termasuk saksi korban.
“Masih pemeriksaan saksi, baik saksi korban, saksi yang di lokasi kejadian, dan pihak PT.KAI serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dari Kementerian Perhubungan RI,” jelas Kapolda Jatim.
Masih kata Kapolda Jatim, berdasarkan keterangan saksi dari PT. KAI dan KNKT, untuk penjaga palang pintu perlintasan kereta api seharusnya tidak ada kata lalai dalam menjaga palang pintu perlintasan kereta api.
Dimana setiap akan datangnya kereta api dari pihak PPKA (Pemimpin Perjalanan Kereta Api) selalu memberi informasi kepada pejaga palang pintu perlintasan kereta api , bahwa kereta api akan segera melewati perlintasan tersebut baik melalui telepon ataupun genta.
Namun jika alat bantu tersebut rusak atau tidak berfungsi atau mengalami gangguan, maka penjaga palang pintu perlintasan kereta api harus melakukan tindakan, yakni melapor kepada Stasiun.
“Karena fungsi telpon dan genta baik, sesuai keterangan fakta saksi, ini diduga adanya kelalaian penjaga palang pintu perlintasan sehingga palang pintu terlambat menutup, dan mengakibatkan kereta api Sancaka melaju kencang menabrak kendaraan Kuda ,”kata Irjen Toni.
Kapolda Jatim juga menyebutkan bahwa pemeriksaan sementara menunjukkan kereta tidak bermasalah, sehingga ada dugaan terjadi kesalahan pada sumber daya manusia yaitu masinis atau asisten masinis.
Namun penyelidikan sementara laporan dari Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi, mengarah ada dugaan saat itu adanya kelalaian petugas.
“Laporan yang saya terima dugaan sementara penjaga pintu palang kereta api lalai karena ketiduran sehingga terlambat membunyikan genta dan tidak menerima telpon dari PPKA,” tambah Irjen Toni.
Kapolda Jatim ini menambahkan kejadian kecelakaan menonjol di perlintasan kereta api harus diusut tuntas supaya tidak berulang yang mengakibatkan nyawa masyarakat meninggal dunia .
“Yang bersangkutan sudah dites urine hasilnya negatif, ketiduran sepertinya karena mungkin kelelahan bekerja,” pungkas IrjenToni.
Diberitakan sebelumnya, pada hari Jumat tanggal 23 Desember 2022 sekira pukul 02.30 WIB.
Di jalan raya Ngawi – Maospati KM 14-15 dari Ngawi, tepatnya Perlintasan Kereta Api berpalang, Desa Keras Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi, telah terjadi kecelakaan Kereta Api Sancaka dengan mitsubishi Kuda yang mengakibatkan 3 (tiga) orang meninggal dunia dibawa RSUD Dr Sutomo Ngawi. (*)
Uncategorized
Polri Ajak Masyarakat Bersama-sama Terus Menjaga Kondusivitas, keamanan dan ketertiban.
Jakarta — Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang saat ini dalam keadaan kondusif. Kondisi tersebut tercermin dari perkembangan situasi kamtibmas secara nasional yang menunjukkan tren penurunan jumlah gangguan keamanan.Berdasarkan Laporan Situasi Kamtibmas selama 1×24 jam pada Minggu, 23 Agustus 2026, tercatat 1.491 kejadian gangguan kamtibmas (GK) di seluruh wilayah Indonesia, yang terdiri dari 1.374 kasus kejahatan, 18 pelanggaran (tipiring), 22 kejadian bencana, dan 77 kejadian gangguan lainnya. Jumlah tersebut mengalami penurunan 29 kasus atau 1,91 persen dibandingkan hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.520 kasus.Pada kategori kejahatan, tercatat 1.374 kasus, terdiri dari 1.188 kejahatan konvensional, 174 kejahatan transnasional, dan 12 kejahatan terhadap kekayaan negara. Sementara itu, tidak terdapat kejadian kejahatan kategori kontijensi. Secara kuantitas, angka kejahatan tersebut juga mengalami penurunan 35 kasus atau 2,48 persen, dari 1.409 kasus pada Sabtu, 22 Agustus 2026 menjadi 1.374 kasus pada Minggu, 23 Agustus 2026. Data tersebut menjadi salah satu indikator dalam pemantauan Polri terhadap situasi kamtibmas secara nasional.Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Edison Isir mengatakan, kondusivitas kamtibmas yang terjaga tidak terlepas dari partisipasi dan kepedulian masyarakat. Karena itu, kondisi tersebut perlu terus dipelihara secara bersama-sama.“Situasi kamtibmas secara umum saat ini dalam keadaan kondusif. Data situasi kamtibmas yang kami pantau menunjukkan adanya penurunan gangguan keamanan maupun jumlah kejahatan. Tentu kondisi ini harus terus kita jaga bersama dengan membangun kepedulian, saling menghormati, dan menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar Irjen Pol. Johnny Edison Isir, Senin (24/8).Di tengah situasi tersebut, Polri juga mengajak seluruh masyarakat untuk menunjukkan empati dan kepedulian terhadap saudara-saudara yang saat ini menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun bencana alam di NTT. Kondisi tersebut menjadi pengingat pentingnya solidaritas dan kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan.“Saat ini ada saudara-saudara kita yang juga sedang menghadapi persoalan karhutla maupun bencana di NTT. Mari kita berikan perhatian dan kepedulian. Kita berharap masyarakat yang terdampak dapat segera mendapatkan bantuan dan melewati situasi ini dengan baik,” kata Kadiv Humas.Lebih lanjut, Polri mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan menyikapi perkembangan informasi di media sosial secara bijak. Masyarakat diharapkan menyaring setiap informasi, memastikan kebenaran sumbernya, serta tidak menyebarluaskan konten yang bersifat provokatif, menyesatkan, atau berpotensi menimbulkan keresahan.“Mari kita sama-sama menjaga kondusivitas dan ketertiban. Gunakan media sosial secara bijak. Jangan mudah percaya dan jangan mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Kalau ada perbedaan, mari kita sikapi dengan kepala dingin dan komunikasi yang baik,” jelasnya.Polri bersama masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu, Polri menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen bangsa yang selama ini telah berkontribusi menciptakan suasana aman dan kondusif.“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas partisipasi dan kolaborasinya. Terima kasih kepada rekan-rekan media, para tokoh agama, akademisi, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat yang terus bersama-sama membangun dan memelihara keamanan dan ketertiban,” pungkas Kadiv Humas.“Situasi yang kondusif ini adalah hasil dari kerja bersama. Mari kita terus rawat dengan saling menghormati, saling peduli, dan menjaga komunikasi yang baik. Dengan kebersamaan, kita dapat menjaga Indonesia tetap aman, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.
Uncategorized
Polri Kerahkan 300 Personel Brimob dari Kaltim dan Bali untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Jakarta, Senin (24/8/2026) — Polri memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dengan mengerahkan 300 personel Brimob dari Kalimantan Timur dan Bali. Pengerahan pasukan tersebut merupakan bagian dari langkah cepat Polri dalam menghadapi ancaman karhutla sekaligus memastikan penanganan di lapangan berjalan secara terpadu dan terukur.Dari Kalimantan Timur, sebanyak 190 personel Pasukan Brimob II Korbrimob Polri diberangkatkan untuk melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) ke wilayah hukum Polda Kalimantan Barat dalam rangka Satgas Operasi Aman Nusa II Penanganan Karhutla.Upacara pemberangkatan digelar di area parkir Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, dan dipimpin langsung Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro.Sebanyak 190 personel itu berada di bawah komando Kombes Pol Iwan Hidayat, selaku Danmen Penugasan. Mereka akan memperkuat jajaran Polda Kalbar dalam menghadapi ancaman karhutla yang membutuhkan respons cepat, terukur, dan terpadu.Pada waktu yang sama, Polda Bali turut mengerahkan satu satuan setingkat kompi (SSK) dengan kekuatan 110 personel Satuan Brimob Polda Bali. Pemberangkatan dipimpin langsung Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya dalam upacara yang berlangsung di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung.Pasukan yang dipimpin PS. Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Bali Kompol Nyoman Supartha tersebut selanjutnya diberangkatkan menggunakan sarana angkutan udara menuju Pontianak untuk bergabung dalam operasi penanganan karhutla di Kalimantan Barat.Pengerahan 300 personel Brimob dari dua wilayah tersebut menjadi bagian dari strategi Polri untuk memperkuat respons terhadap eskalasi kebakaran, khususnya di kawasan yang memiliki potensi titik api dan lahan gambut. Personel akan mendukung upaya pencegahan, pemadaman, respons cepat, serta perlindungan masyarakat dan lingkungan.Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan pengerahan personel tersebut merupakan bentuk respons cepat Polri dalam menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam langkah operasional di lapangan.“Polri terus memperkuat mitigasi sejak dini melalui patroli terpadu, penguatan deteksi dini, kesiapsiagaan personel, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya adalah mencegah kebakaran sebelum meluas sekaligus mengurangi dampak terhadap masyarakat,” ujar Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.Menurut Isir, penanganan karhutla tidak hanya berhenti pada upaya pemadaman ketika kebakaran terjadi, tetapi juga mencakup pencegahan, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran, hingga pemulihan pascabencana.Pemberangkatan personel dari Kaltim dan Bali sekaligus menunjukkan solidaritas dan kesiapsiagaan Polri dalam mendukung penanganan bencana lintas wilayah. Mobilisasi kekuatan Brimob ini diharapkan dapat membantu Polda Kalbar bersama TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam mengendalikan titik api serta meminimalkan dampak karhutla terhadap masyarakat dan lingkungan.Langkah tersebut juga menegaskan komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi darurat, dengan mengedepankan kecepatan respons, sinergi lintas instansi, serta upaya pencegahan agar kebakaran hutan dan lahan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.
Uncategorized
Polri dan Bhayangkari Terus Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa Flores
Jakarta – Polri terus memperkuat penanganan dan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur. Berbagai bantuan logistik dari jajaran Polri dan Bhayangkari terus dikirimkan melalui jalur laut maupun udara untuk menjangkau sejumlah wilayah terdampak.Salah satunya melalui KP BIMA-7014 Korpolairud Baharkam Polri yang mengangkut bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari serta bantuan dari Kapolda NTT. Kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Marina Labuan Bajo pada Senin (24/8/2026) pukul 00.05 WITA menuju sejumlah wilayah terdampak di Flores.Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan pengiriman bantuan dilakukan secara bertahap dengan mengoptimalkan berbagai jalur transportasi agar kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak dapat segera terpenuhi.“Polri terus mengoptimalkan seluruh kemampuan untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang terdampak gempa bumi. Baik melalui jalur laut maupun udara, bantuan dari berbagai jajaran terus dihimpun dan disalurkan ke wilayah-wilayah yang membutuhkan,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo, dalam Keterangannya di Jakarta (24/08).Melalui KP BIMA-7014, bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari dikirimkan untuk masyarakat di sejumlah wilayah, yakni Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Ende, dan Sikka. Secara keseluruhan, bantuan tersebut meliputi 205 kasur lipat, ratusan paket pakaian dan sarung, ratusan selimut, 20 unit genset, lima unit panel surya, serta enam unit kompor.Bantuan tersebut selanjutnya dibawa menuju sejumlah posko penanganan bencana di Flores melalui Pelabuhan Kedindi Reo dan Pelabuhan Maropokot, Mbay.KP BIMA-7014 tiba di Pelabuhan Kedindi Reo, Kabupaten Manggarai, pada pukul 05.30 WITA. Selanjutnya dilakukan pembongkaran bantuan untuk disalurkan ke wilayah Kabupaten Manggarai Timur. Setelah proses tersebut selesai, kapal kembali melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Maropokot, Mbay, Kabupaten Nagekeo.Selain bantuan dari Ketua Umum Bhayangkari, turut dikirimkan bantuan dari Kapolda NTT untuk masyarakat terdampak di wilayah Reo, Kabupaten Manggarai. Bantuan tersebut terdiri dari air mineral, mi instan, terpal, selimut, biskuit, tisu basah, tisu wajah, popok bayi, kasur lipat, kasur tipis, serta sarung.Di sisi lain, dukungan kemanusiaan juga datang dari Polda Sulawesi Selatan. Sebanyak 106 paket bantuan sosial telah tiba di Kabupaten Sikka pada Minggu (23/8/2026) pukul 16.30 WITA.Bantuan tersebut dikirimkan melalui jalur udara dan tiba di Bandara Frans Seda Maumere lalu selanjutnya dibawa ke Aula P. A. Tiwon Polres Sikka untuk disimpan sementara bersama bantuan logistik lainnya sebelum didistribusikan kepada masyarakat terdampak.Adapun setiap paket bantuan sosial dari Polda Sulawesi Selatan berisi kebutuhan pokok berupa beras, mi instan,minyak goreng, susu, teh celup, serta kopi toraja untuk masyarakat.Trunoyudo menegaskan, bantuan yang terus berdatangan dari berbagai jajaran merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar Polri terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.“Bantuan yang datang dari berbagai jajaran ini merupakan wujud solidaritas seluruh keluarga besar Polri untuk masyarakat terdampak. Kami memastikan bantuan yang telah tiba dapat segera dikelola dan disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak,” katanya.Ia menambahkan, Polri terus mengawal penanganan pascabencana, mulai dari evakuasi, pelayanan kesehatan, trauma healing, hingga penyaluran bantuan logistik.“Polri akan terus hadir bersama masyarakat dalam masa tanggap darurat dan pemulihan. Kami berharap bantuan yang terus berdatangan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga serta mempercepat pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Flores,” pungkas Brigjen Pol. Trunoyudo.
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
