Connect with us

Peristiwa

Wali Kota Kediri Hadiri Puncak HUT PGRI Ke-77 di GOR Joyoboyo

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas (BKTM) Kelurahan Bandar Kidul Aiptu Sugiono,SH Polsek Mojoroto Polres Kediri Kota melaksanakan patroli sambang, pada Sabtu 07 Januari 2023. Petugas melaksanakan kegiatan GOR Joyoboyo Kelurahan Bandar Kidul.
BKTM bersama personil Polsek Mojoroto melaksanakan pemantauan dan pengamanan Puncak Peringatan HUT PGRI ke -77 dan Hari Guru Nasional 2022 di GOR Joyoboyo.

Hadir dalam kegiatan ini, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, S.E. Ketua Umum PB PGRI Prof Dr Unifah Rosyidi M.Pd. Ketua TP PKK Kota Kediri / Ibu Ferry Silviana Abu Bakar Bunda Fey.

Ketua PGRI Jawa timur Bpk Teguh Sumarno .M.M. Sekda Kota Kediri Bpk. Bagus Alit, SE.,MM. Kemenag Kota Kediri Bpk Moh Qoyyim, S.Ag, M.Fil.

Ketua PGRI Kota Kediri Bpk Drs. H. Siswanto.M.Pd. Kadisbudparpora Kota Kediri Zachrie Ahmad, S.SOS, MM. Kompol Mukhlason,SH ( Kapolsek Mojoroto ).

Rektor UNP Bpk Zaenal. Guru,Paud,TK,SD,SMP, dan SMA Se-Kota Kediri. Undangan

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengucapkan terima kasih atas perjuangan guru-guru di Kota Kediri karena sudah memajukan pendidikan di Kota Kediri. Hal itu diungkapkan saat Puncak Peringatan HUT PGRI ke-77 dan Hari Guru Nasional 2022. Acara diselenggarakan di GOR Jayabaya Kota Kediri, Sabtu (7/1) dan diikuti ribuan guru se-Kota Kediri.

“Terima kasih tak terhingga kepada panjenengan guru-guru di Kota Kediri. Saya bisa jadi Wali Kota Kediri juga berkat peran dari guru-guru. Alhamdulillah kita bisa memajukan pendidikan bahkan kalau kita lihat Kota Kediri menjadi tempat favorit untuk menuntut ilmu. Ini semua tidak mudah butuh kekompakan dari guru-guru,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifah Rosyidi bangga dan memeberikan apresiasi terhadap Puncak Peringatan HUT PGRI ke-77 dan Hari Guru Nasional tahun 2022 di Kota Kediri.

Menurutnya, dalam acara ini kolaborasi yang baik antara guru, murid, dan Pemerintah Kota Kediri terlihat begitu solid. Guru-guru memberikan penampilan terbaik dan begitu pula murid-muridnya.

Tak hanya itu, capaian pendidikan di Kota Kediri juga luar biasa karena melebihi nasional. Tentu capaian itu bisa terwujud karena jasa guru dan pemerintah yang membangun ekosistem pendidikannya dengan baik.

“Jujur saya merinding karena untuk pertama kali kolaborasi antara guru para siswa hadir di sini bersama kita semua. Penampilan guru-guru dan murid disaksikan Pak Wali Kota dan juga ibu. Hal tersebut merupakan sebuah pengakuan terhadap profesi guru. Ini jarang kita temukan untuk di level kota,” ujarnya.

Dalam acara ini juga diserahkan penghargaan kepada 7 orang atas dedikasi dan kolaborasinya. Penerima penghargaan tersebut adalah Ketua Cabang PGRI Cabang Mojoroto Dwi Sukamiati, Ketua Cabang PGRI Cabang Kota Evy Dwi, Ketua Cabang PGRI Cabang Pesantren Zainal, Ketua Cabang PGRI Khusus UNP Rony Setiawan, Ketua Cabang PGRI Khusus SMA/SMK Widayat, Ketua Cabang PGRI Khusus Kantor Kemenag Nur Salim, dan Pencipta 11 Lagu Bertema Kota Kediri Agus Suharmaji. Penghargaan diserahkan oleh WaliKota Kediri dan Ketua Pengurus Besar PGRI.

Puncak Peringatan HUT PGRI ke-77 dan Hari Guru Nasional 2022 begitu meriah dengan penampilan guru-guru dan anak-anak Kota Kediri. Dimulai dari penampilan menyanyi dari perwakilan TK. Lalu Genderang Gita Bianglala dari gabungan SMPN 1, SMPN 4, SMAN 1, SMAN 7, SMKN 1, dan MAN 2. Tari lompat tali oleh 500 guru TK dari IGTKI, tarian Harmoni Nuswantari oleh SMPN 3, Ande-ande lumut dari SMKN 2, Campur Sari dari sinden Niken Salindri dan SMPN 6, Gayengan Tumbu oleh Tutup dari SMP Pawyatan Daha I, Syair Kegembiraan dari SDN Tamanan dan Sanggar Kawidran, serta paduan suara Gita Bahana Wiyata.

Turut hadir Ketua PGRI Jawa Timur Teguh Sumarno, Ketua PGRI Kota Kediri Siswanto, Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Marsudi, Rektor UNP Zainal Afandi, Ketua dan Sekretaris PGRI se-Mataraman serta tamu undangan lainnya.

“Selama kegiatan berjalan aman, lancar dan terkendali,” kata Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang S. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Tiga Pilar Pesantren Perkuat Semangat Kebersamaan Jelang Muktamar NU Ke-35 di Jombang

Published

on

Kediriselaludihati.com – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, berbagai elemen masyarakat mulai menyampaikan dukungan dan doa agar agenda besar organisasi keagamaan tersebut berjalan lancar.

Di Kota Kediri, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren bersama tiga pilar memasang banner ucapan selamat dan sukses pelaksanaan Muktamar NU di halaman Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, pada Jumat (29/8/2026).

Pemasangan banner tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moral terhadap pelaksanaan Muktamar NU yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 atau bertepatan dengan 14-18 Rabiul Awal 1448 Hijriah.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar melaksanakan kegiatan pemasangan banner sebagai bagian dari upaya menjaga suasana kondusif serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan penghormatan terhadap pelaksanaan Muktamar NU sebagai forum penting bagi perjalanan organisasi dan kemaslahatan umat,” ujar Aiptu Siswanto.

Menurutnya, keberadaan tempat ibadah seperti Masjid Besar Al Falah juga menjadi ruang yang strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kebersamaan dan menjaga hubungan harmonis antarwarga.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan yang melibatkan unsur tiga pilar merupakan bagian dari pendekatan kemasyarakatan dalam menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.

“Sinergi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang rukun dan kondusif,” kata Kompol Siswandi.

Pemasangan banner tersebut disaksikan oleh jamaah Masjid Besar Al Falah. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan menjadi bagian dari dukungan masyarakat Kota Kediri terhadap pelaksanaan Muktamar NU 2026. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Tiga Pilar Pesantren Kota Kediri Kawal Kegiatan Sosial, 700 Porsi Makan Dibagikan untuk Jamaah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Semangat berbagi kepada masyarakat kembali mewarnai suasana Jumat di Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Melalui kegiatan Jumat Berkah, Yayasan Berkah Sholawat/YAM membagikan sekitar 700 porsi makan siang gratis kepada jamaah dan masyarakat yang hadir, pada Jumat (29/8/2026).

Kegiatan sosial tersebut mendapat pemantauan dan pengamanan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar Kelurahan Pesantren serta piket fungsi Polsek Pesantren.

Pembagian makanan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan antara lembaga keagamaan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut mengusung motto “Maksiat Minggat, Kambing Domba Sehati” sebagai bagian dari pesan kebersamaan dan kepedulian sosial.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto mengatakan, kehadiran aparat dalam kegiatan masyarakat bertujuan memberikan rasa nyaman sekaligus memastikan kegiatan sosial berjalan tertib.

“Kami bersama tiga pilar hadir untuk mendukung kegiatan positif masyarakat serta menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain jamaah Masjid Besar Al Falah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan berbagai unsur yang terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat perlu terus didukung karena menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan kebersamaan di lingkungan warga.

“Kegiatan positif seperti ini menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun kepedulian antarwarga,” kata Kompol Siswandi.

Kegiatan Jumat Berkah tersebut berlangsung di Masjid Besar Al Falah Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dengan diikuti jamaah masjid dan masyarakat sekitar. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Tiga Pilar Desa Sidomulyo Kediri Perkuat Pencegahan Stunting Melalui Musyawarah Desa

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, pendamping masyarakat, dan unsur keamanan. Di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, berbagai pihak menggelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026 sebagai forum untuk membahas persoalan kesehatan masyarakat secara partisipatif.

Kegiatan yang berlangsung Jumat (28/8/2026) di Balai Desa Sidomulyo tersebut dihadiri unsur tiga pilar desa, perangkat desa, kader kesehatan, serta sejumlah pihak terkait bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan bersama Babinsa dan pemerintah desa turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting.

Dalam forum tersebut, peserta melakukan musyawarah untuk menggali berbagai persoalan yang menjadi faktor penyebab stunting di wilayah Desa Sidomulyo. Selain itu, sejumlah usulan masyarakat juga dihimpun sebagai bahan penyusunan langkah penanganan yang lebih tepat sasaran.

Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat mengatakan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah desa tetapi juga keluarga dan masyarakat.

“Permasalahan stunting harus ditangani bersama dengan melihat akar persoalannya, mulai dari pola asuh, kesehatan ibu dan anak, hingga pemenuhan kebutuhan gizi,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial masyarakat merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga.

“Kami hadir untuk mendukung kegiatan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting melalui sinergi bersama pemerintah desa dan unsur terkait,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat, Bhabinkamtibmas Bripka Adhityatama Kurniawan, Babinsa Serka Endro Sutanto, Bidan Desa Sidomulyo Erni, Koordinator PLKB Kecamatan Semen Untari, perwakilan Puskesmas Semen Cintya, perwakilan BPD Desa Sidomulyo, pendamping kecamatan dan desa, perangkat desa, serta kader kesehatan.

Melalui forum rembug stunting ini, pemerintah desa bersama masyarakat diharapkan dapat menyusun langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan stunting sehingga kualitas kesehatan generasi mendatang dapat terus ditingkatkan. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page