Connect with us

Peristiwa

Kapolda Jatim Terkesima Dengan Peninggalan Belanda yang jadi Mako Polres Kediri Kota dan Rumah Dinas yang Masih Terawat

Published

on

Kediriselaludihati.com – Ada yang menarik dalam kunjungan kerja  Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Toni Harmanto MH dan PJU Polda Jatim di Polres Kediri Kota.

Setelah memberikan pengarahan kepada anggota Polres Kediri Kota dan memberikan santunan kepada anak yatim, Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Toni Harmanto MH menyempatkan menyambangi  rumah dinas Kapolres Kediri Kota  di Jl KDP Slamet 39 Kota Kediri dengan naik becak.

Kapolda Jatim naik becak dari Mako Polres Kediri Kota menuju rumah dinas kapolres yang berjarak kurang lebih 300 meter. Rumah dinas Kapolres ini ini merupakan rumah bersejarah yang dibangun tahun 1835 oleh kolonial Belanda  bebarengan dengan dibangunnya Kantor Residen Belanda dan Benteng Blokhuis ( Mako Polres Kediri Kota, Jl KDP Slamet 02 Mojoroto Kota Kediri).

Tiba di rumah dinas , Kapolda  langsung turun dari becak disambut oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Teddy Chadra dan dikenalkan dengan Imam Mubarok, budayawan Kediri .

Sambil berjalan , Imam Mubarok mengajak Kapolda Jatim untuk menuju foto-foto yang dipasang di dinding teras rumah dinas . Tidak hanya di dinding, 4 sketsel yang memajang foto bersejarah di seputaran rumah dinas Kapolres Kediri Kota juga ditampilkan.

Satu persatu dijelaskan oleh Imam Mubarok, budayawan yang meneliti banyak tempat bersejarah di Kota Kediri diantaranya Jembatan Lama  ( Brug Over den Brantas te Kediri) kepada Irjen Pol Dr. Toni Harmanto MH.

“Kalau Jendral tadi di  pintu masuk Mako Polres Kediri Kota melihat  angka  tertulis 1835, maka rumah dinas ini dibangun di tahun yang sama. Markas Polres Kediri Kota  dahulunya adalah Benteng Belanda yang dikenal dengan Benteng Blokhuis . Mako Polres Kediri Kota ini adalah masuk dalam

catatan diusulkan sebagai cagar budaya dan usianya 188 tahun pada tahun 2023 ini. Benteng Belanda yang dibangun tahun 1835 ini dimanfaatkan kepolisian sejak tahun 1945 .Sebelumnya di tahun 1942 -1945 digunakan oleh Jepang sebagai kantor administrasi. Kapolwil pertama yang menjabat pertama adalah Soediro dengan pangkat Komisaris Kelas I, menjabat selama dua tahun yakni dari tahun 1945-1947. Sedikitnya ada 28 Kapolwil yang pernah menjabat di bekas Benteng Belanda. Hingga akhirnya Polwil dihapus pada tahun 2010,” kata Imam Mubarok, kepada Kapolda Jatim

Ditambahkan , Imam Mubarok, Rumah Dinas Kapolres Kediri Kota di Jl KDP Slamet 39 Kota Kediri merupakan rumah tinggal Residen Belanda .

Saat Jepang masuk di Kediri tahun 1942 rumah dinas ini pernah digunakan sebagai tempat tinggal pejabat Jepang dan rumah tinggal Kolonel Surahmat, Komando Brigade Sikatan setelah Jepang menyerah

“Selanjutnya setelah era kemerdekaan , rumah dinas ini digunakan sebagai rumah dinas kepolisian yakni Kapolwil Kediri dari 1945 – 2010. Kemudian tahun 2010 hingga sekarang menjadi rumah dinas Kapolres Kediri Kota. Bangunan ini juga tercatat di Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IV Jawa Timur sebagai bangunan yang diduga cagar budaya, tapi belum ada penetapan” tambahnya.

Usai mendapat penjelasan dari Imam Mubarok, Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Toni Harmanto MH berharap baik Mako Polres Kediri Kota dan rumah dinas Kapolres Kediri Kota menjadi cagar budaya,” Ini harus segera menjadi cagar budaya,”  kata Irjen Pol Dr. Toni Harmanto MH.

Setelah acara selesai, Imam Mubarok langsung menyampaikan hasil komunikasi dengan Kapolda kepada  Kabag Log Polres Kediri Kota Kompol Slamet P dan Kepala Disbudaparpora Kota Kediri Zachrie Ahmad,” Insha Allah dalam tahun 2023 ini akan kita ajukan dan sebelumnya akan kita lakukan kajian,” kata Zahrie Ahmad.

Kapolda Jatim selanjutnya melakukan penanaman pohon di kebun TK Kemala Bhayangkari 41 Cabang Kediri Kota dalam rangka reboisasi dan meneruskan perjalanan kunjungan kerja ke  Polres Kediri  (***)

Continue Reading

Peristiwa

Doa Bersama Warga Datengan Kediri dan Tokoh Agama Perkuat Kebersamaan serta Kondusivitas Wilayah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Datengan menghadiri kegiatan genduri dan doa bersama dalam rangka tradisi Bersih Dusun di Dusun Balongsari, Desa Datengan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, pada Jumat (8/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut dihadiri Bhabinkamtibmas Desa Datengan Aipda Zainal Afandi bersama unsur tiga pilar, tokoh agama, serta masyarakat Dusun Balongsari.

Tradisi Bersih Dusun menjadi agenda rutin masyarakat sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus doa bersama untuk keselamatan, ketenteraman, dan keberkahan lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, warga berkumpul bersama tokoh agama dan perangkat desa untuk mengikuti doa bersama yang berlangsung khidmat.

Aipda Zainal Afandi mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan budaya dan keagamaan masyarakat merupakan bagian dari upaya memperkuat kedekatan antara polisi dan warga.

“Kami hadir untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar sekaligus mempererat komunikasi dengan warga,” ujar Zainal.

Menurut dia, tradisi lokal seperti Bersih Dusun memiliki nilai sosial yang kuat dalam menjaga kebersamaan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus menjaga kekompakan dan harmoni lingkungan,” katanya.

Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H., menyampaikan dukungan terhadap kegiatan masyarakat yang bernilai budaya, sosial, dan religius.

“Tradisi Bersih Dusun merupakan bagian dari kearifan lokal yang perlu dijaga. Selain mempererat hubungan sosial, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Andang.

Ia menambahkan, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam agenda masyarakat merupakan bentuk pelayanan dan penguatan kemitraan Polri dengan masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan Bersih Dusun tersebut, diharapkan semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial masyarakat Desa Datengan terus terjaga seiring terciptanya lingkungan yang harmonis dan aman. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Edukasi Keamanan dan Informasi Sekolah Disampaikan Bhabinkamtibmas Campurejo Kediri kepada Wali Murid PAUD Flamboyan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Campurejo bersama Satbinmas Polres Kediri Kota melaksanakan sosialisasi penerimaan peserta didik baru TK Kemala Bhayangkari di PAUD Flamboyan, Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Jumat (8/5/2026).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB dengan dihadiri Bhabinkamtibmas Kelurahan Campurejo Aiptu Dwi Kiswanto bersama Kanit Bintibsos Satbinmas Polres Kediri Kota Iptu Moh. Komaru Zaman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bripda Anggito, Kepala PAUD Flamboyan Ibu Dyah, wali murid, serta siswa-siswi PAUD Flamboyan.

Dalam kegiatan itu, petugas menyampaikan informasi terkait penerimaan siswa baru TK Kemala Bhayangkari yang berlokasi di Jalan PK Bangsa dan Jalan KDP Slamet Kediri.

Selain sosialisasi penerimaan sekolah, petugas juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada wali murid dan tenaga pendidik.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Campurejo Aiptu Dwi Kiswanto mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan informasi pendidikan sekaligus mempererat komunikasi dengan masyarakat.

“Kami menyampaikan informasi penerimaan peserta didik baru TK Kemala Bhayangkari sekaligus memberikan edukasi kamtibmas agar masyarakat tetap menjaga lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Dwi.

Ia menambahkan, kehadiran kepolisian di lingkungan pendidikan menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.

“Kegiatan di sekolah dan lingkungan anak-anak penting untuk didampingi karena berkaitan dengan pendidikan karakter, keamanan, dan komunikasi yang baik dengan wali murid,” katanya.

Kanit Bintibsos Satbinmas Polres Kediri Kota Iptu Moh. Komaru Zaman juga mengajak masyarakat untuk aktif mendukung pendidikan anak sejak usia dini.

“Pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter disiplin, sopan santun, dan tanggung jawab. Kami berharap orang tua dapat memilih pendidikan terbaik bagi anak-anaknya,” ujar Komaru.

Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., menyampaikan dukungan terhadap kegiatan kolaboratif antara kepolisian dan lembaga pendidikan.

“Kami mendukung kegiatan edukasi yang menyentuh langsung masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan pembinaan keamanan lingkungan. Kehadiran anggota di tengah masyarakat harus memberi manfaat nyata,” kata Rudi.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau tertib, aman, dan lancar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat memperoleh informasi pendidikan yang memadai sekaligus semakin sadar pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Satlantas Polres Kediri Kota Edukasi Keamanan Barang Pribadi dan Tertib Berlalu Lintas di Ruang Publik

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) melaksanakan kegiatan edukasi dan imbauan kepada pengunjung Museum Airlangga, Kota Kediri, pada Jumat (8/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota dengan menyasar pengunjung museum sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran keamanan dan keselamatan masyarakat di ruang publik.

Dalam kegiatan itu, personel Satlantas memberikan imbauan kepada pengunjung agar meningkatkan kewaspadaan terhadap barang pribadi saat berada di tempat umum.

Selain itu, petugas juga menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta disiplin dalam menerapkan aturan di jalan raya.

Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., mengatakan edukasi keselamatan perlu dilakukan secara konsisten, termasuk di lokasi wisata dan ruang publik.

“Keselamatan bukan hanya saat berada di jalan, tetapi juga saat beraktivitas di ruang publik. Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga barang pribadi dan selalu menerapkan budaya tertib berlalu lintas,” ujar Tutud.

Menurut dia, pendekatan humanis melalui dialog langsung dengan masyarakat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kesadaran publik.

“Kami ingin membangun budaya keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Dengan disiplin dan kewaspadaan, masyarakat dapat beraktivitas lebih aman dan nyaman,” katanya.

Museum Airlangga dipilih sebagai salah satu lokasi kegiatan karena menjadi titik kunjungan masyarakat dan keluarga, terutama pada akhir pekan dan hari libur.

Petugas juga mengingatkan pengunjung untuk memastikan kendaraan diparkir dengan aman serta tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan.

Beberapa pengunjung menyambut positif kegiatan tersebut karena memberikan pengingat praktis terkait keamanan pribadi dan keselamatan berkendara.

“Kegiatan seperti ini bagus karena mengingatkan hal-hal sederhana yang sering terlupakan, seperti menjaga barang bawaan dan disiplin berkendara,” ujar salah satu pengunjung.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan edukasi di ruang publik tersebut, Satlantas Polres Kediri Kota berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga keamanan diri, barang pribadi, serta keselamatan saat berkendara maupun beraktivitas sehari-hari. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page