Uncategorized
Berlakunya Operasi Sikat, Polsek Semen Pantau Aktifitas Perbankan
Dalam rangka Operasi Sikat Semeru 2023, Polsek Semen melakukan Kegiatan Kring Serse. Petugas melakukan pemantauan lokasi kring serse dan patroli gangguan kamtibmas 3C serta antisipasi kasus premanisme, prostitusi, pornografi, perjudian, handak/mercon/petasan dan produksi miras ilegal.
Kegiatan berlangsung, pada Hari senin (156/5) . Tempat kegiatan di wilayah hukum polsek Semen
Petugas melaksanakan kegiatan kring serse kring serse dan patroli gangguan kamtibmas 3C serta antisipasi kasus premanisme, prostitusi, pornografi, perjudian, handak/mercon/petasan dan produksi miras ilegal di wilayah hukum Polsek Semen
Kapolsek Semen AKP NI KETUT S, S.H menjelaskan Dalam pelaksanaan kegiatan kring serse dan patroli gangguan kamtibmas 3C serta aksi kejahatan jalanan sesuai dengan sasarn Operasi Sikat Semeru 2023
Peristiwa
Aksi Cepat Unit Turjawali Polres Kediri Kota Wujudkan Pelayanan Humanis, Pengendara Kembali Pulang dengan Aman
Kediriselaludihati.com – Kepedulian personel Satlantas Polres Kediri Kota kembali terlihat saat melaksanakan Patroli Mahameru Quick Response (MQR). Tiga anggota Unit Turjawali sigap membantu seorang pengendara sepeda motor yang mengalami musibah kehilangan kunci kendaraan sehingga terpaksa mendorong motornya di Jalan Brawijaya, Kota Kediri, pada Minggu (28/6/2026).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.50 WIB ketika personel Unit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota yang terdiri dari Aiptu Agung Broto, Aiptu Topik, dan Aipda Budi Santoso sedang melaksanakan patroli rutin di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
Saat melintas di Jalan Brawijaya, petugas melihat seorang pengendara mendorong sepeda motornya. Melihat kondisi tersebut, personel patroli langsung menghentikan kendaraan dinas dan menghampiri pengendara untuk memberikan bantuan.
Setelah dilakukan dialog, diketahui pengendara kehilangan kunci sepeda motor saat berada di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Dhoho. Akibatnya, kendaraan tidak dapat dihidupkan sehingga ia terpaksa mendorong sepeda motornya menuju rumahnya di kawasan Tamanan, Kecamatan Mojoroto.
Tanpa menunggu lama, personel Unit Turjawali kemudian menghubungi tukang kunci langganan agar dapat segera membantu membuatkan kunci pengganti di lokasi.
Proses pembuatan kunci berlangsung lancar. Setelah kendaraan berhasil dihidupkan kembali, pengendara dapat melanjutkan perjalanan pulang ke rumahnya dengan aman.
Rasa syukur dan terima kasih pun disampaikan pengendara kepada anggota Satlantas Polres Kediri Kota yang telah memberikan pertolongan dengan cepat.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., M.H. mengatakan bahwa kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk mengatur arus lalu lintas maupun melakukan penegakan hukum, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Kami selalu menekankan kepada seluruh personel agar hadir sebagai pelindung, pengayom, sekaligus penolong masyarakat. Ketika menemukan warga yang mengalami kesulitan di jalan, anggota harus segera memberikan bantuan sesuai kemampuan yang dimiliki. Itulah implementasi pelayanan Polri yang humanis dan Presisi,” ujar AKP Tutud Yudho Prastyawan.
Menurutnya, Patroli Mahameru Quick Response (MQR) tidak hanya berfungsi menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan respons cepat terhadap setiap persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan.
“Hal-hal sederhana seperti membantu pengendara yang kehilangan kunci kendaraan merupakan bagian dari tugas pelayanan. Kami berharap kehadiran polisi benar-benar memberikan rasa aman, nyaman, dan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu contoh nyata pelayanan humanis Satlantas Polres Kediri Kota yang terus mengedepankan kepedulian dan respons cepat dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat. (res/an)
Uncategorized
Sambut Hari Bhayangkara ke 80, Polda Jatim Gelar Doa Lintas Agama
SURABAYA – Polda Jawa Timur menggelar doa bersama lintas agama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Selasa (30/6/2026).Kegiatan ini menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan, kelancaran tugas, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Timur tetap aman dan kondusif. Selain itu doa bersama lintas agama menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Polda Jawa Timur sebagai bentuk refleksi spiritual sekaligus memperkuat komitmen Polri untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan Presisi kepada masyarakat sesuai tema “Polri untuk Masyarakat.”Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Pasma Royce bersama, Dirbinmas Polda Jatim, Kombes Pol Eko Santoso dan diikuti sebanyak 136 peserta yang terdiri dari tokoh agama lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jawa Timur, Ketua Dai Kamtibmas Polda Jatim beserta pengurus, serta Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur Ny. Vitha Pasma Royce bersama jajaran pengurus.Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Eko Santoso, S.H., mengatakan doa bersama lintas agama merupakan wujud rasa syukur atas pengabdian Polri yang telah memasuki usia ke-80 sekaligus memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh personel senantiasa diberi kekuatan dalam menjalankan tugas.“Doa bersama ini menjadi ikhtiar kami untuk memohon perlindungan, keselamatan, dan kelancaran kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh anggota Polri dapat menjalankan tugas secara profesional, memberikan pelayanan terbaik, serta semakin dicintai masyarakat,” ujar Kombes Eko.Menurut Kombes Eko kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian tidak hanya ditopang oleh profesionalisme, tetapi juga doa, kebersamaan, dan dukungan seluruh elemen masyarakat.“Kami berharap melalui doa lintas agama ini terjalin semakin kuat persaudaraan dan sinergi antara Polri dengan seluruh tokoh agama serta masyarakat. Semoga Jawa Timur senantiasa diberikan kedamaian, keamanan, dan seluruh personel Polri mampu terus mengabdi dengan tulus untuk masyarakat,” pungkas Kombes Eko. (*)
Uncategorized
Polda Jatim Ungkap 195 Kasus 3C Selama Juni 2026, Amankan 222 Tersangka untuk Jaga Keamanan Masyarakat
SURABAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur bersama seluruh Polres jajaran berhasil mengungkap 195 kasus tindak pidana 3C yang meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) selama periode Juni 2026. Dari hasil pengungkapan tersebut, sebanyak 222 tersangka berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti hasil kejahatan.Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan wujud komitmen Polda Jawa Timur bersama seluruh Polres jajaran dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui penindakan tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan, khususnya tindak pidana 3C.”Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polda Jawa Timur dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Kami akan terus melakukan penindakan secara tegas dan profesional terhadap setiap pelaku kejahatan jalanan, sekaligus mengedepankan langkah-langkah pencegahan melalui sinergi dengan seluruh Polres jajaran dan partisipasi masyarakat,” ujar Kombes Pol Abast saat konferensi pers di Gedung Bidhumas Polda Jatim, Selasa (30/6/2026).Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim AKBP Umar menjelaskan, pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto untuk memberantas tindak pidana jalanan melalui langkah penegakan hukum yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.”Selama Juni 2026 kami berhasil mengungkap 195 kasus dengan mengamankan 222 tersangka. Rinciannya terdiri atas 105 kasus curat, 25 kasus curas, dan 65 kasus curanmor,” kata AKBP Umar.Dalam pengungkapan tersebut, Polisi turut menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp28,154 juta, delapan unit mobil, 86 unit sepeda motor, 64 telepon genggam, 15 barang elektronik, perhiasan emas dengan berat sekitar 108,91 gram, 22 kunci letter T, 15 senjata tajam, serta hewan ternak berupa seekor sapi dan seekor kambing.”Seluruh tersangka diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Para tersangka dijerat dengan Pasal 476 KUHP tentang pencurian, Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dan Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun, disesuaikan dengan peran dan perbuatan masing-masing tersangka,” ujar AKBP Umar.Ia menambahkan, sejumlah kasus menonjol yang berhasil diungkap berasal dari Polrestabes Surabaya, Polres Blitar Kota, dan Polres Nganjuk.Di Surabaya, Polisi berhasil mengungkap dugaan tindak pidana perampasan yang diduga dilakukan oleh pasangan suami istri terhadap seorang aparatur sipil negara Badan Pertanahan Nasional (BPN).Sementara itu, Polres Blitar Kota berhasil mengungkap kasus pencurian di sejumlah gerai minimarket, sedangkan Polres Nganjuk membongkar kasus pencurian mesin diesel yang terjadi di sembilan lokasi berbeda.Di sisi lain, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengungkapkan adanya perubahan pola kejahatan yang dilakukan para pelaku curanmor.Menurutnya, pelaku kini tidak lagi semata-mata menggunakan kunci letter T, tetapi juga memanfaatkan mobil bak terbuka maupun minibus untuk mengangkut sepeda motor yang menjadi sasaran.”Pelaku mengangkat sepeda motor yang terparkir ke dalam kendaraan yang telah disiapkan. Modus ini umumnya dilakukan secara berkelompok dengan melibatkan sekitar empat orang,” jelas AKBP Arbaridi Jumhur.Polda Jawa Timur memastikan akan terus memperkuat upaya pemberantasan kejahatan jalanan melalui evaluasi rutin terhadap kinerja Ditreskrimum dan seluruh Polres jajaran, peningkatan patroli, penegakan hukum yang tegas, serta langkah-langkah preventif guna menekan angka kriminalitas di wilayah Jawa Timur.Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, menggunakan pengaman tambahan, memilih lokasi parkir yang aman, serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat semakin mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Timur tetap aman dan kondusif. (*)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
