Peristiwa
Polres Kediri Kota Amankan Pemberangkatan Jemaah Haji dari Aula Muktamar Ponpes Lirboyo
Kediriselaludihati.com – Pada hari Minggu, tanggal 04 Juli 2023 pukul 16.45 WIB, bertempat di Aula Muktamar Ponpes Lirboyo Mojoroto Kota Kediri telah dilaksanakan kegiatan Pemberangkatan Jama’ah Calon Haji (JCH) Kloter 23 Kota Kediri tahun 2023.
Pemberangkatan jamaah haji asal Kota Kediri yang dihadiri 900 orang ini dapat pam pengamanan dari Polres Kediri Kota.
Hadir dalam kegiatan ini, H. Abdullah Abu Bakar, SE. diwakili Bpk Bagus Alit, SE.MM (Sekda Kota Kediri). Kompol Himawan, S.I.K (Wakapolres Kediri Kota).
Dandim 0809 Kediri diwakili Lettu Czi Bibit (Danramil 0809/03 Mojoroto). Moh. Qayyim, S.Ag.M.Fil.I. (Kepala Kantor Kementerian Agama kota). Bambang Tri Lasmono, A.Md.LLAJ, SE (Camat Mojoroto).
Tjitjik Rahmawati (Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Kota Kediri). KH Anwar Mansur (Pengasuh Ponpes Lirboyo). KH Dauglas Toha Yahya /Gus Lik (Pengasuh Ponpes Assad’idiyah)
KH Abubakar Abdul Jalil /Gus Ab (Ketua PCNU Kota Kediri). Gus An’im Falaudin Makrus (Anggota DPR RI Fraksi PKB). Drs. H. Huda Salim (Ketua PAUB PK Kota Kediri). Para Jama’ah Calon Haji Kota Kediri dan Keluarga para Jama’ah Calon Haji Kota Kediri.
Jumlah Jama’ah Calon Haji Kloter 23 Kota Kediri yang berangkat sebanyak 329 orang, dengan rincian. Jama’ah Calon Haji laki-laki : orang : 148 orang. Calon Jama’ah Haji Perempuan : orang : 181 orang.
Adapun nama Jama’ah Calon Haji Kota Kediri yang tertua dan yang termuda. Jama’ah Calon Haji tertua : Munawar berusia 91th asal Kel Bawang Kec Pesantren Kota Kediri.
Jama’ah Calon Haji termuda : Muhammad Syifa Hilmi berusia 19th dari Kel Sukorame Kec Mojoroto Kota Kediri
Petugas pendamping Jama’ah Calon Haji Kota Kediri yaitu. TPHI /Tim Pemandu Haji Indonesia : Zamroni dan Gus Faris.
TKHI /Tim Kesehatan Haji Indonesia : Dr. Nilam, Eko dan Niko.
Kendaraan yang digunakan untuk mengantar Rombongan Jamaah Calon Haji Kloter 19 Kota Kediri tahun 2023 menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Jenis Kendaraan : Bus. Jumlah armada : 8 Unit, dengan keterangan :
Rombongan 1 : Bus The legend Nopol AG 7312 UP, Rombongan 2 : Bus Pariwisata Luwes Jaya Nopol AG 7405 US, Rombongan 3 : Bus Pariwisata Joko Tingkir Nopol AG 7130 US, Rombongan 4 : Bus Pariwisata Parikesit Nopol AG 7202 UV.
Rombongan 5 : Bus Pariwisata Sadhega Nopol AG 7574 US. Rombongan 6 : Bus Pariwisata ELeena Nopol AG 7107 US. Rombongan 7 : Bus Pariwisata HR Tour Nopol AG 7422 US. Rombongan 8 : Bus Pariwisata Kimmoyba Nopol AG 7505 US
Pukul 15.30 WIB. Jamaah Calon Haji Kloter 19 Kota Kediri tahun 2023 tiba di Aula Muktamar Ponpes Lirboyo Kec Mojoroto Kota Kediri.
Pukul 15.40 WIB. Jamaah Calon Haji Kloter 19 Kota Kediri tahun 2023 melaksanakan kegiatan Registrasi dan pengecekan peserta Jamaah Calon Haji oleh Panitia/Petugas Haji Kota Kediri.
Pukul 16.00 WIB. Jamaah Calon Haji Kloter 23 Kota Kediri tahun 2023 memasuki Kendaraan Bus Pemberangkatan Haji yang telah ditentukan.
Pukul 16.45 WIB. Acara pelepasan pemberangkatan Jama’ah Calon Haji Kloter 23 Kota Kediri tahun 2023, dimulai.
Pukul 16.47 WIB, Do’a dipimpin Kh Anwar Mansyur Pengasuh Ponpes Lirboyo. kumandangkan Adzan oleh
Pukul 16.50 WIB, Kumandang adzan oleh Gus Soqib santri Lirboyo.
Pukul 16.55 WIB, secara resmi Jamaah Calon Haji Kloter 23 Kota Kediri diberangkatkan oleh Bagus Alit, SE.MM (Sekda Kota Kediri).
Pukul 17.10 WIB, kegiatan pemberangkatan Jama’ah Calon Haji Kloter 23 Kota Kediri selesai selama kegiatan berlangsung aman dan lancar.
Penanggung jawab Moh. Qayyim, S.Ag.M.Fil.I. (Kepala Kantor Kementerian Agama kota Kediri)
“Catatannya adalah bahwa Jama’ah Calon Haji (JCH) Kloter 23 Kota Kediri tahun 2023 yang berangkat ke Tanah Suci (Makah – Madinah) dengan jumlah keseluruhan Jamaah Calon Haji 329 orang JCH,” kata Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang S.
Kegiatan pemberangkatan Jama’ah Calon Haji Kloter 23 Kota Kediri tahun 2023 diberangkatkan/dilepas langsung oleh H. Abdullah Abu bakar, S.E (Walikota Kediri) untuk menuju ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya menggunakan Kendaraan jenis Bus didampingi oleh Tim Pemamdu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dengan pengawalan Patwal Polres Kota Kediri. (res/an).
Peristiwa
Tiga Pilar Pesantren Perkuat Semangat Kebersamaan Jelang Muktamar NU Ke-35 di Jombang
Kediriselaludihati.com – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, berbagai elemen masyarakat mulai menyampaikan dukungan dan doa agar agenda besar organisasi keagamaan tersebut berjalan lancar.
Di Kota Kediri, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren bersama tiga pilar memasang banner ucapan selamat dan sukses pelaksanaan Muktamar NU di halaman Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, pada Jumat (29/8/2026).
Pemasangan banner tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moral terhadap pelaksanaan Muktamar NU yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 atau bertepatan dengan 14-18 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar melaksanakan kegiatan pemasangan banner sebagai bagian dari upaya menjaga suasana kondusif serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan penghormatan terhadap pelaksanaan Muktamar NU sebagai forum penting bagi perjalanan organisasi dan kemaslahatan umat,” ujar Aiptu Siswanto.
Menurutnya, keberadaan tempat ibadah seperti Masjid Besar Al Falah juga menjadi ruang yang strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kebersamaan dan menjaga hubungan harmonis antarwarga.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan yang melibatkan unsur tiga pilar merupakan bagian dari pendekatan kemasyarakatan dalam menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.
“Sinergi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang rukun dan kondusif,” kata Kompol Siswandi.
Pemasangan banner tersebut disaksikan oleh jamaah Masjid Besar Al Falah. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan menjadi bagian dari dukungan masyarakat Kota Kediri terhadap pelaksanaan Muktamar NU 2026. (res/an)
Peristiwa
Sinergi Tiga Pilar Pesantren Kota Kediri Kawal Kegiatan Sosial, 700 Porsi Makan Dibagikan untuk Jamaah
Kediriselaludihati.com – Semangat berbagi kepada masyarakat kembali mewarnai suasana Jumat di Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Melalui kegiatan Jumat Berkah, Yayasan Berkah Sholawat/YAM membagikan sekitar 700 porsi makan siang gratis kepada jamaah dan masyarakat yang hadir, pada Jumat (29/8/2026).
Kegiatan sosial tersebut mendapat pemantauan dan pengamanan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar Kelurahan Pesantren serta piket fungsi Polsek Pesantren.
Pembagian makanan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan antara lembaga keagamaan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut mengusung motto “Maksiat Minggat, Kambing Domba Sehati” sebagai bagian dari pesan kebersamaan dan kepedulian sosial.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto mengatakan, kehadiran aparat dalam kegiatan masyarakat bertujuan memberikan rasa nyaman sekaligus memastikan kegiatan sosial berjalan tertib.
“Kami bersama tiga pilar hadir untuk mendukung kegiatan positif masyarakat serta menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Selain jamaah Masjid Besar Al Falah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan berbagai unsur yang terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat perlu terus didukung karena menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan kebersamaan di lingkungan warga.
“Kegiatan positif seperti ini menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun kepedulian antarwarga,” kata Kompol Siswandi.
Kegiatan Jumat Berkah tersebut berlangsung di Masjid Besar Al Falah Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dengan diikuti jamaah masjid dan masyarakat sekitar. (res/an)
Peristiwa
Sinergi Tiga Pilar Desa Sidomulyo Kediri Perkuat Pencegahan Stunting Melalui Musyawarah Desa
Kediriselaludihati.com – Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, pendamping masyarakat, dan unsur keamanan. Di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, berbagai pihak menggelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026 sebagai forum untuk membahas persoalan kesehatan masyarakat secara partisipatif.
Kegiatan yang berlangsung Jumat (28/8/2026) di Balai Desa Sidomulyo tersebut dihadiri unsur tiga pilar desa, perangkat desa, kader kesehatan, serta sejumlah pihak terkait bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan bersama Babinsa dan pemerintah desa turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting.
Dalam forum tersebut, peserta melakukan musyawarah untuk menggali berbagai persoalan yang menjadi faktor penyebab stunting di wilayah Desa Sidomulyo. Selain itu, sejumlah usulan masyarakat juga dihimpun sebagai bahan penyusunan langkah penanganan yang lebih tepat sasaran.
Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat mengatakan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah desa tetapi juga keluarga dan masyarakat.
“Permasalahan stunting harus ditangani bersama dengan melihat akar persoalannya, mulai dari pola asuh, kesehatan ibu dan anak, hingga pemenuhan kebutuhan gizi,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial masyarakat merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga.
“Kami hadir untuk mendukung kegiatan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting melalui sinergi bersama pemerintah desa dan unsur terkait,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat, Bhabinkamtibmas Bripka Adhityatama Kurniawan, Babinsa Serka Endro Sutanto, Bidan Desa Sidomulyo Erni, Koordinator PLKB Kecamatan Semen Untari, perwakilan Puskesmas Semen Cintya, perwakilan BPD Desa Sidomulyo, pendamping kecamatan dan desa, perangkat desa, serta kader kesehatan.
Melalui forum rembug stunting ini, pemerintah desa bersama masyarakat diharapkan dapat menyusun langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan stunting sehingga kualitas kesehatan generasi mendatang dapat terus ditingkatkan. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
