Peristiwa
Polsek Semen Pam Pengamanan Peneriban Tugu Silat di Dusun Bulusan
Kediriselaludihati.com – Polsek Semen melaksanakan pengamanan penertiban dan pembongkaran tugu Pencak Silat Pagar Nusa di Dsn Bulusan Desa Bulu Kec. Semen Kab. Kediri.
Kegiatan pada hari Senin tanggal 11 September 2023 mulai pukul 09.00 Wib s/d 11.00 Wib, bertempat di Balai Desa Bulu Kec. Semen Kab. Kediri.
“Telah dilaksanakan kegiatan penertiban dan pembongkaran tugu Pencak Silat yang berada di Desa Bulu Kec. Semen Kab. Kediri,” kata Kapolsek Semen AKP Ni ketut Suarningsih, S.H
Hadir dalam kegiatan ini Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Abraham, Kasat Intelkam AKP Agus Susanto. Iptu Isdiyat, S.Pd., Wakapolsek Semen.
Ipda Herman Kanit IK Semen. Ipda Sri Wahyuni Kanit Binmas Semen. Aipda Senja A. PS. Kanit Reskrim Polsek Semen.. Babinsa Desa Bulu Serda Suro Santoso.
Babinkamtibmas Desa Bulu. Camat Semen diwakili Sekcam Semen Sdr. Ari Pramono, S.H. Kades Bulu beserta perangkat. Ketua Pagar Nusa Ranting Kec. semen Sdr. Siswanto. Penasihat Pagar Nusa Ranting Kec Semen Yus Hendrik.
Pengurus Pagar Nusa Ranting Semen dan Warga masyarakat disekitar tugu. Rangkain kegiatan Pembukaan. Pembukaan Kades Bulu :
“Selamat datang Kasat Intelkam dan Kapolsek Semen beserta jajaran serta Pemilik Lahan sekitar tugu dan Perwakilan Warga Pagar Nusa. Kita berkumpul hari ini sosialisasi Perihal Intruksi Pimpinan perihal Penertiban Tugu Perguruan Silat,” jelasnya.
Kapolsek Semen. “Selamat datang Kasat Intelkam, Kades Bulu dan perangkat serta seluruh Undangan yang hadir pada hari ini. Terima kasih atas kedatangan hari ini bahwa kita tindak lanjuti penertiban Tugu berdasarkan instruksi Forpimda Jatim. Penertiban silahkan dibongkar menjadi Tugu Pancasila maupun dialih fungsikan sebagai pos kamling,” katanya.
Kasat Intelkam. “Selamat Datang seluruh hadirin bahwa kegiatan ini merupakan Instruksi dari Forpimda Jatim. Kegiatan Penertiban ini tidak hanya di wilayah Kec Semen tapi di seluruh Jatim. Kita sebagai warga negara yang baik harus mengikuti Instruksi tersebut. Salah satu menjadi Faktor gangguan Kamtibmas adanya simbol simbol Perguruan Silat yang dilakukan oleh Oknum Oknum baik dengan Pelemparan Cat pada Tugu maupun aksi perobekan pada Banner Lambang Perguruan Silat. Kita saat ini getol untuk melakukan Sosialisasi terkait Penertiban Tugu Perguruan Silat tersebut. Terimakasih atas kesadaran nya warga masyarakat yang telah legowo untuk melakukan Penertiban Tugu Perguruan Silat Pagar Nusa tersebut. Kita sebagai warga negara yang baik mendukung apa yang sudah diinstruksikan oleh Pemerintah Prop Jatim. Tapi menurut kami Doktrin maupun Nilai Luhur dari Perguruan Silat sangat baik namun yang dilakukan oleh Oknum Oknum itulah yang mencederai nama baik Perguruan Silat tersebut. Kita cermati fenomena akhir ini bahkan kejadian kemarin malam antar Perguruan Silat di GOR terdapat saling ejek hingga saling lempar batu di lokasi kegiatan dan berimbas pada pengunjung lain yang berada di lokasi GOR. Mungkin ini yang bisa kami sampaikan perihal Penertiban Tugu Perguruan Silat apabila ada hal hal yang ingin disampaikan silahkan demi kondusifitas situasi di wilayah Kec Semen umumnya di wilayah hukum Polres Kediri Kota,” jelasnya.
Pemilik Lahan didekat tugu, Budi. “Bahwa menindaklanjuti Penertiban Tugu Perguruan Silat kami pasrahkan ke Pihak Berwenang intinya kami mematuhi peraturan pemerintah,” katanya.
Ketua RW 06 Dsn Bulusan. “Kamu menyetujui hal itu untuk Penertiban Tugu Perguruan Silat Pagar Nusa di Desa Bulu dan mendukung sepenuhnya kepada Pemerintah,” jelasnya.
Perwakilan Pagar Nusa Siswanto . “Kami terkait Penertiban Tugu Perguruan Silat Pagar Nusa di Desa Bulu Dsn Bulusan kami ikhlas dan legowo. Namun adanya usulan kami untuk mengganti Lambang Perguruan Silat lebih baik dengan dirobohkan saja. Hasil komunikasi dengan rekan rekan Tugu dirobohkan tapi untuk pondasi dasar tetap ada nama Pagar Nusa bagaimana. Selain itu apabila kami di berikan kelonggaran untuk tetap disisakan pondasi yang bertuliskan Pagar Nusa sekaligus untuk meredam dari kalangan Arus Bawah. Memang yang berdiri di Fasum harus Bersih dari Simbol Perguruan Silat, untuk yang berdiri di bulusan ini seyogianya ada kelonggaran. Tapi semua kembali ke warga masyarakat sekitar tugu terkait hal tersebut. Penertiban Tugu di Bulusan kedepan nanti dari Perguruan Silat Pagar Nusa seyogianya bisa dilakukan langsung oleh Perangkat Desa dan Aparat Berwenang saja dikarenakan berdiri di bahu jalan desa,” jelasnya.
Pengurus NU/Pagar Nusa Kec Semen Sdr Yus Hendrik. “Kami titip Generasi Anak Muda kita dan menjadi tanggung jawab kita semua kedepan nya. Kami mohon Ijin Instansi Pemerintah dan Kami siap diajak bekerjasama untuk mengembalikan lagi Adab dan jangan melanggar hukum. Saya mewakili Pengurus NU dan Pagar Nusa memohon maaf apabila ada anak didik kami Pagar Nusa selama ini telah meresahkan warga masyarakat. Kami dari Pagar Nusa kedepan nya akan merubah dan menata kembali terutama Adab agar anak didik kami berubah menjadi lebih baik. Setelah melakukan pertemuan di Balai Desa Bulu Kec. Semen rombongan menuju lokasi penertiban. Adapun tugu perguruan silat Pagar Nusa di wilayah Ds. Bulu Kec. Semen Kab Kediri dirobohkan oleh warga sekitar,” jelasnya.
Tugu perguruan silat Pagar Nusa berada Dsn Bulusan DS Bulu RT 8 RW 6 Desa Bulu Kec. Semen. Ukuran 2,5 Meter X 4 Meter Didirikan pada tahun 2021.
Pelaksanaan Pembongkaran Tugu Pencak Silat dilakukan oleh warga sekitar tugu. Untuk tugu Pagar Nusa yang dirobohkan di DS. Bulu Kec. Semen Kab. Kediri berdiri di atas bahu jalan.
Selama kegiatan tersebut berjalan berlangsung tertib lancar terkendali . (res/an).
Peristiwa
Sinergi Tiga Pilar Kawal Perencanaan Pembangunan Desa Kerep Kediri, Wujudkan Program yang Partisipatif dan Tepat Sasaran
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Kerep, Polsek Tarokan, Polres Kediri Kota bersama unsur Tiga Pilar menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) Sosialisasi dan Pembentukan Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun Anggaran 2027 di Gedung Olahraga Desa Kerep, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, pada Rabu (1/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi langkah awal dalam penyusunan program pembangunan desa untuk tahun anggaran 2027. Kehadiran aparat kepolisian melalui Bhabinkamtibmas merupakan bentuk dukungan terhadap proses perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan kondusif.
Bhabinkamtibmas Desa Kerep Aiptu Moh Syafiudin hadir bersama Babinsa Sertu Chomaruz Zaman sebagai bagian dari sinergi Tiga Pilar dalam mendampingi jalannya musyawarah.
Musyawarah juga dihadiri Kasi Pemerintahan Kecamatan Tarokan Siswanto, S.E., Kepala Desa Kerep Herman Afandi, S.Sos., Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sutini beserta anggota, Ketua LPMD Made S. beserta anggota, perangkat desa, serta para Ketua RT dan RW se-Desa Kerep.
Dalam forum tersebut, peserta membahas sosialisasi penyusunan RKP Desa sekaligus membentuk tim yang nantinya bertugas menyusun rencana pembangunan desa berdasarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.
Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H. mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pemerintahan desa merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berlangsung aman dan mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Musyawarah desa merupakan forum penting untuk menentukan arah pembangunan desa. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Tiga Pilar bertujuan menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan aparat keamanan,” ujarnya.
AKP Priyo berharap hasil musyawarah dapat menghasilkan program-program pembangunan yang tepat sasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kerep.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, mengedepankan musyawarah mufakat, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.
Selama pelaksanaan musyawarah berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama unsur Tiga Pilar mendapat apresiasi dari peserta sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung pembangunan desa sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Kediri Kota. (res/an).
Peristiwa
Polsek Mojo Kediri Kawal Musyawarah Petani, Dukung Tata Kelola Irigasi yang Transparan dan Kondusif
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Ngadi, Polsek Mojo, Polres Kediri Kota bersama Babinsa melaksanakan pendampingan dan pengamanan musyawarah pergantian ketua serta pengurus sumur bor pertanian di Balai Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Rabu (1/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri Bhabinkamtibmas Desa Ngadi Aiptu Rudi Sutanto bersama Babinsa sebagai bentuk dukungan TNI-Polri terhadap penyelenggaraan musyawarah masyarakat yang demokratis, tertib, dan kondusif.
Musyawarah digelar untuk menentukan kepengurusan baru pengelola sumur bor pertanian yang selama ini menjadi salah satu sarana vital dalam mendukung kebutuhan irigasi lahan pertanian warga Desa Ngadi. Kehadiran aparat keamanan bertujuan memastikan seluruh proses berlangsung lancar, sekaligus memberikan rasa aman kepada peserta musyawarah.
Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H. mengatakan keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan masyarakat serta penguatan sinergi dengan pemerintah desa dan kelompok tani.
“Kami mendukung setiap musyawarah masyarakat yang dilaksanakan secara terbuka dan mengedepankan mufakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Babinsa bertujuan memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, serta menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengelolaan sarana pertanian seperti sumur bor memiliki peran penting dalam menunjang produktivitas pertanian sehingga dibutuhkan kepengurusan yang mampu bekerja secara profesional, transparan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Polri akan terus hadir mendampingi berbagai kegiatan masyarakat, termasuk di sektor pertanian. Kami berharap sinergi antara pemerintah desa, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat terus terjalin sehingga mampu mendukung ketahanan pangan dan menciptakan situasi kamtibmas yang tetap aman serta kondusif,” tambah Iptu Mahmud.
Selama pelaksanaan musyawarah, kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan aman. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Babinsa mendapat apresiasi dari masyarakat sebagai bentuk komitmen TNI-Polri dalam mendukung pembangunan desa serta menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat. (res/an).
Peristiwa
16 Mahasiswa KKN Diterima di Kelurahan Jagalan Kediri, Polri Ajak Wujudkan Kamtibmas Selama Masa Pengabdian
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan, Polsek Kediri Kota, bersama unsur Tiga Pilar menghadiri kegiatan pembukaan dan penerimaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri di Gedung Serbaguna Kelurahan Jagalan, pada Rabu (1/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut menjadi awal pengabdian 16 mahasiswa KKN Kelompok 4 UIN Syekh Wasil Kediri yang akan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat selama 45 hari di Kelurahan Jagalan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Tiga Pilar Kelurahan Jagalan, Sekretaris Kelurahan Jagalan, ketua RT dan RW, Ketua Karang Taruna, dosen pembimbing lapangan, serta para mahasiswa peserta KKN.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada seluruh peserta. Ia mengajak mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkuat kepedulian terhadap lingkungan selama pelaksanaan program KKN.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya membangun kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN di Kelurahan Jagalan. Semoga program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah,” ujar Kompol Bowo.
Ia juga berharap mahasiswa dapat menjadi mitra Polri dalam mengedukasi masyarakat serta ikut berperan menjaga kondusivitas lingkungan selama menjalankan pengabdian.
“Kami mengajak seluruh mahasiswa KKN untuk bersinergi dengan pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta harmonis. Dengan kolaborasi yang baik, berbagai program pengabdian dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Tiga Pilar diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Polri, perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta menciptakan keamanan di wilayah Kelurahan Jagalan. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
