Connect with us

Uncategorized

Ditlantas Polda Jatim Luncurkan Aplikasi ILMU Semeru dan Teguran Presisi

Published

on

SURABAYA – Dalam acara syukuran Hari Jadi Lalu Lintas Bhayangkara ke-68 di Gedung Mahameru Polda Jatim, Senin malam (25/09/2023), Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) meluncurkan (launching) inovasi terbaru yaitu aplikasi “ILMU Semeru” dan “Teguran Presisi”.

Peluncuran aplikasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Dr Toni Harmanto M.H., dan dihardiri Wakapolda Jatim, Pejabat Utama Polda Jatim, Kasat Lantas Jajaran Polda Jatim, serta instansi terkait yang bersinergi dengan Ditlantas Polda Jatim.

Kegiatan syukuran Hari Jadi Lalu Lintas Bhayangkara kali ini mengusung konsep digitalisasi modern dan mengusung tema “Modernisasi Pelayanan Polantas Presisi Mengawal Pemilu Damai untuk Indonesia Maju”.

Adapun rangkaian kegiatan syukuran ini diantaranya pemberian penghargaan Award Ditlantas Polda Jatim dengan kategori lomba puisi, kawasan tertib lalu lintas, kampung tertib lalu lintas, dan olah TKP terbaik yang diikuti oleh 39 Polres Jajaran Polda Jatim.

Selai itu juga pemberian penghargaan kepada personel Ditlantas dan Satlantas Jajaran Polda Jatim yang berprestasi, serta bantuan sosial kepada korban kecelakaan lalu lintas.

Kapolda Jatim Irjen Pol Dr.Toni Harmanto,M.H menyampaikan bahwa Ditlantas Polda Jatim merupakan garda terdepan pelayanan publik dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas) yang kondusif di wilayah Jawa Timur.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Jatim juga memberikan apresiasi kepada Ditlantas Polda Jatim yang telah membuat inovasi berupa aplikasi ILMU Semeru dan Teguran Presisi.

“Ke depan Ditlantas Polda Jatim diharapkan dapat selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.” tutur Irjen Pol Toni Harmanto.

Sementara itu, Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Muhammad Taslim Chairuddin S.I.K. M.H. menjelaskan bahwa aplikasi ILMU Semeru dan Teguran Presisi tersebut dikembangkan dalam rangka transformasi menuju Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan), guna menjadikan Sumber Daya Manusia (SDM) Polri yang unggul di era Police 4.0,

Selain itu, peluncuran aplikasi tersebut guna mendukung kebijakan Kapolri dalam program “Quick Wins Presisi” dalam digitalisasi penegakan hukum lalu lintas, serta guna mendukung terlaksananya program Commander Wish Kapolda Jatim, tentang membangun sistem pelayanan berbasis teknologi digital dan data, untuk mendukung kegiatan kepolisan.

“Aplikasi ini juga untuk mendukung program kerja Ditlantas Polda Jatim, agar seluruh aparat kepolisan mampu memanfaatkan teknologi digital dengan baik.” tutur Kombes Pol Muhammad Taslim Chairuddin.

Kombes Pol M Taslim menjelaskan bahwa aplikasi ILMU Semeru adalah aplikasi laporan kehilangan kendaraan bermotor yang terkoneksi dengan seluruh jajaran Polda Jatim.

Aplikasi ini juga telah terintegrasi dengan Sistem ERI (Electronic Registration and Identification) yang telah dikembangkan oleh Korlantas Polri, dalam rangka memberikan kemudahan bagi masyarakat dan kepolisian untuk melakukan pendataan dan validasi terhadap barang bukti kendaraan bermotor.

“Aplikasi ini dapat memfasilitasi masyarakat yang telah melaporkan kehilangan kendaraan bermotornya, dengan temuan kendaraan yang diamankan oleh petugas kepolisian.” kata Kombes Pol M Taslim.

Kombes Pol M Taslim mengungkapkan bahwa setiap barang bukti yang diamankan petugas, datanya akan dimasukkan dalam aplikasi ILMU Semeru, mulai dari tanda nomor kendaraan (TNKB), nomor rangka, dan nomor mesin, merek, jenis, warna, asal kendaraan, serta foto kendaraan, untuk selanjutnya dilakukan validasi dengan database kepolisian.

Menurutnya, apabila ada kecocokan data kendaraan yang dilaporkan hilang oleh masyarakat melalui aplikasi ILMU Semeru, maka petugas akan melakukan verifikasi dan validasi data.

Selanjutnya petugas akan menghubungi pelapor untuk melaksanakan proses serah terima barang bukti dengan syarat barang bukti tersebut sudah ada ketetapan penyelesaian perkara.

“Saat ini aplikasi ILMU Semeru sudah tersedia di PlayStore dan masyarakat dapat mengunduh aplikasi tersebut.” kata Kombes Pol M Taslim.

Sementara itu, aplikasi Teguran Presisi merupakan aplikasi yang bertujuan untuk memudahkan petugas kepolisian dalam memberikan teguran simpatik kepada pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas.

Dalam memberikan teguran simpatik, petugas kepolisian akan memasukkan data kendaraan, pengendara, dan jenis pelanggaran ke dalam Aplikasi Teguran Presisi.

Selanjutnya sistem secara otomatis akan mengirimkan pesan melalui aplikasi pesan WhatsApp ke pelanggar yang melakukan pelanggaran.

“Dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas anggota di lapangan dalam memberikan teguran kepada pelanggar lalu lintas, guna mewujudkan keamanan dan keselamatan dalam berlalu lintas.” kata Kombes Pol M Taslim. [*]

Continue Reading

Uncategorized

Polri Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Warga Terdampak Gempa NTT

Published

on

Jakarta – Polri terus memperkuat penanganan dan pemulihan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kali ini, Polri melalui Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri kembali mengirimkan bantuan logistik melalui jalur udara untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.Pada Rabu (19/8/2026), Polri mengirimkan sebanyak 1,44 ton logistik menggunakan pesawat CN 295 registrasi P-4501 dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya, menuju Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo.Logistik tersebut terdiri atas 14 koli obat-obatan dengan berat 94 kilogram, tujuh koli selimut seberat 586 kilogram, lima koli sarung seberat 340 kilogram, serta 120 unit kasur lipat dengan berat 420 kilogram. Secara keseluruhan, total bantuan yang diangkut mencapai 1.440 kilogram.Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengiriman bantuan melalui jalur udara menjadi salah satu langkah untuk mempercepat distribusi logistik ke wilayah terdampak bencana di NTT.“Polri terus berupaya memastikan bantuan kemanusiaan dapat segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Pengiriman melalui jalur udara ini merupakan bagian dari percepatan distribusi logistik, khususnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak dalam masa penanganan dan pemulihan pascabencana,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo, Kamis (20/8/2026).Pesawat CN 295 P-4501 yang digunakan untuk pengiriman bantuan tersebut diawaki oleh tujuh personel Polri yang bertugas memastikan proses pengiriman logistik berjalan dengan aman dan lancar.Upaya pengiriman bantuan kembali dilanjutkan pada Kamis (20/8/2026). Polri melalui penerbangan CN 295 P-4501 kembali mengangkut bantuan kemanusiaan dari Surabaya menuju Labuan Bajo dengan total berat 2.102 kilogram.Bantuan tersebut terdiri atas 130 kasur busa lipat seberat 420 kilogram yang merupakan bantuan dari Ibu Ketua Umum Bhayangkari. Selain itu, turut dikirimkan bantuan dari Bhayangkari Polda Kalimantan Barat berupa berbagai jenis pakaian yang dikemas dalam 38 karung besar dengan total berat 1.682 kilogram.Dengan adanya pengiriman lanjutan tersebut, Polri terus memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat dipenuhi secara bertahap, khususnya kebutuhan dasar selama masa penanganan dan pemulihan pascabencana.Pengiriman logistik melalui jalur udara ini melengkapi berbagai upaya kemanusiaan yang telah dilakukan Polri di wilayah terdampak gempa. Polri juga telah mengirimkan sebanyak 236 personel bantuan BKO ke Polda NTT.Personel tersebut diperkuat dengan berbagai kemampuan, mulai dari SAR dan evakuasi, pelayanan kesehatan, K9, trauma healing, pengamanan, hingga dukungan pendistribusian bantuan kepada masyarakat terdampak.Di sisi lain, dukungan logistik terus digerakkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Secara keseluruhan, Polri telah mengirimkan 247,66 ton bantuan logistik dan kemanusiaan yang berasal dari Mabes Polri dan lima Polda jajaran.Bantuan tersebut terdiri atas bahan makanan, kebutuhan sandang, perlengkapan pengungsian, obat-obatan, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya bagi masyarakat terdampak gempa.Khusus pada kegiatan Selasa (18/8/2026), Kapolri juga telah menyalurkan 3.500 paket bantuan sosial, 500 buah mainan anak-anak, 39 buah kasur, 10 buah tandon air, serta 36 boks obat-obatan kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur.Selain pengiriman logistik menggunakan pesawat CN 295, Polri juga terus menjangkau wilayah terdampak melalui jalur udara menggunakan Helikopter Bell 429 registrasi P-3202. Pada Rabu (19/8/2026), helikopter tersebut melaksanakan penerbangan dari Labuan Bajo menuju Pacuan Kuda Reo, Kabupaten Manggarai, untuk mendistribusikan bantuan logistik.Bantuan yang dibawa mencapai sekitar 100 kilogram, terdiri atas mi instan, kopi sachet, makanan dan biskuit, ember, deterjen, sikat pakaian, hanger, plastik, serta perlengkapan lainnya. Helikopter tersebut juga membawa bantuan berupa tempat tidur untuk mendukung kebutuhan di lokasi penanganan bencana.“Polri akan terus hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak, baik melalui pengerahan personel, pelayanan kemanusiaan, maupun pendistribusian bantuan logistik. Kami berharap seluruh bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu percepatan pemulihan pascabencana,” tutur Brigjen Pol. Trunoyudo.Polri berkomitmen untuk terus hadir, peduli, dan bersama masyarakat dalam menghadapi serta melewati masa pemulihan pascagempa di Nusa Tenggara Timur.

Continue Reading

Uncategorized

Wakapolri Berikan bansos 1.000 paket untuk 2 Gapoktan Bawang putih di Cianjur

Published

on

Cianjur – Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M bagikan 1.000 paket bantuan sosial untuk para petani dan masyarakat di kaki Gunung Gede Pangrango tepatnya di Kampung Maleber, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.Bantuan sosial yang dibagikan utamanya pada petani yang menjalankan program tanam serentak bawang putih itu berisikan sembako untuk pemenuhan kebutuhan pangan.Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M, mangatakan bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan dan membantu para petani selama masa tanam bawang putih.”Semoga bantuan ini bisa membantu para petani. Dengan kebutuhan yang tercukupi dapat fokus pada bertani bawang putih, sehingga hasil panennya dapat melimpah,” kata dia, Rabu (19/8/2026).Dia juga mengaku bahagia dapat memberi bantuan pada para petani. “Melihat raut bahagia dari petani dan masyarakat, tentu jadi kebagian tersendiri bagi kami. Dan juga membuktikan Polri terus hadir di tengah masyarakat,” kata dia.Di sisi lain, Wakapolri menyebut jika Cianjur menjadi salah satu dari 14 daerah di Jawa Barat yang dipilih untuk menjalankan program tanam serentak bawang putih untuk mewujudkan swasembada bawang putih di Indonesia.Menurut dia, lahan yang digunakan ialah dari PTPN, Dinas Pertanian, dan Gapoktan. Di tahap awal, total ada 44,58 hektare lahan yang sudah siap tanam.”Luasan lahan ini akan terus berkembang secara bertahap,” kata dia.Dia menjelaskan, dalam empat bulan ke depan, dari tanam serentak tersebut akan menghasilkan panen seliter lebih kurang 450 ton bawang putih.”Jumlah produksinya juga akan bertambah seiring penambahan lahan. Hingga target swasembada bawang putih terwujud,” kata dia.

Continue Reading

Uncategorized

Polri Hadirkan Kepedulian, Berikan Trauma Healing bagi Pengungsi Gempa di Maumere

Published

on


Maumere — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus ditunjukkan jajaran Polda NTT. Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT Ny. Vily Rudi Darmoko, mengunjungi langsung lokasi pengungsian korban gempa di Lapangan Gelora Samador Da Cunha, Maumere, Rabu (19/8/2026).

Kunjungan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WITA tersebut turut diikuti Wakapolda NTT, Karo SDM Polda NTT, Dirpolairud Polda NTT dan Kapolres Sikka.

Kehadiran Kapolda NTT bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana. Tidak hanya meninjau kondisi pengungsian, rombongan juga memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan anak-anak, bayi dan balita.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana merupakan bagian dari tanggung jawab Polri.

“Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah memastikan masyarakat merasa aman dan kebutuhan dasarnya terpenuhi. Polri akan terus hadir bersama seluruh unsur terkait untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat ini,” ujar Irjen Pol. Rudi Darmoko.

Kapolda NTT bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT kemudian meninjau Posko Kesehatan Polda NTT–Polres Sikka yang berada di kawasan pengungsian. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung pelayanan kesehatan yang diberikan kepada para korban gempa.

Perhatian khusus diberikan kepada anak-anak pengungsi. Kapolda NTT bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT turut memberikan trauma healing kepada anak-anak korban gempa.

Suasana pengungsian yang sebelumnya dipenuhi kekhawatiran dan kecemasan berubah menjadi lebih ceria ketika anak-anak diajak berinteraksi dan bermain.

Kapolda NTT juga menyerahkan alat-alat permainan bagi anak-anak di lokasi pengungsian. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk membantu anak-anak mengurangi rasa takut sekaligus memulihkan kondisi psikologis mereka setelah mengalami bencana.

“Anak-anak adalah kelompok yang sangat membutuhkan perhatian setelah mengalami bencana. Kita ingin mereka kembali ceria, merasa aman dan tidak terus berada dalam suasana ketakutan,” kata Kapolda NTT.

Selanjutnya, Irjen Pol. Rudi Darmoko bersama Ny. Vily Rudi Darmoko mengunjungi tenda khusus bayi dan balita.

Di lokasi tersebut, Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Daerah NTT melihat langsung kondisi bayi serta balita yang berada di pengungsian. Rombongan juga memberikan bantuan susu formula untuk mendukung kebutuhan bayi dan balita selama berada di lokasi penampungan.

“Perhatian kita juga harus diberikan kepada bayi dan balita karena mereka memiliki kebutuhan khusus. Bantuan susu formula ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka selama berada di pengungsian,” ujar Irjen Pol. Rudi Darmoko.

Usai mengunjungi tenda bayi dan balita, Kapolda NTT bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke dapur lapangan untuk melihat secara langsung pelayanan konsumsi bagi para pengungsi.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Bhayangkari Daerah NTT Ny. Vily Rudi Darmoko bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sikka turut menunjukkan kepedulian dengan menyerahkan bantuan kasur lantai kepada para pengungsi di Gelora Samador Maumere.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan warga selama harus tinggal di tenda pengungsian.

Kapolda NTT menegaskan bahwa penanganan masyarakat terdampak bencana membutuhkan sinergi seluruh pihak.

“Polri bersama Bhayangkari dan seluruh unsur terkait akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kita ingin memastikan warga yang terdampak tidak merasa sendiri menghadapi situasi ini,” tegasnya.

Seluruh rangkaian kunjungan Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT Ny. Vily Rudi Darmoko di Lapangan Gelora Samador Maumere berakhir sekitar pukul 12.10 WITA. Kegiatan berlangsung aman dan terkendali.

Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri dan Bhayangkari di tengah masyarakat, menghadirkan pelayanan, kepedulian dan harapan bagi para korban gempa Flores.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page