Connect with us

Peristiwa

Hadiri Pelantikan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), Ini Pesan Kapolres Kediri Kota

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kepala Kepolisian Resor Kediri Kota AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si, bersama Forkopimda Kota Kediri, Ketua Bawaslu Kota Kediri, Ketua KPU Kota Kediri turut menghadiri pelantikan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), Senin (22/1/24).

Kegiatan yang berlangsung di gedung Serbaguna Sport Center IAIN Kota Kediri tersebut merupakan bagian dari persiapan menyambut Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Kapolres Kediri Kota AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. mengatakan pentingnya peran pengawas TPS dalam memastikan integritas dan keamanan pelaksanaan pemilu.

“Pengawas TPS memiliki peran strategis dalam menjaga transparansi dan keabsahan proses pemungutan suara.Polres Kediri Kota berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran penyelenggaraan pemilu,” ujarnya.

Acara pelantikan pengawas TPS se Kota Kediri diharapakan dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk menciptakan pemilu yang adil, jujur, aman dan damai, terang AKBP Teddy

Ketua Bawaslu Kota Yudia Agung Nugroho dalam sambutanya mengatakan prosesi pelantikan sudah kita lewati, setelah pelantikan ini tugas dan wewenang anda sudah melekat, tugas tugas PTPS mulai mengawasi sebelum pengut suara dimulai, saat pungut suara dan sampai mengembalikan surat suara ke Kecamatan itu harus kalian kawal, terang Yudia Agung

“Pengawas TPS tidak boleh diam, Pengawas TPS harus aktif pastikan bahwa logistik Pemilu di TPS sudah lengkap’dan siap untuk digunakan dan pastikan bahwa pelaksanaan pungut suara berjalan dengan baik sesuai perundang undangan yang ada” Jelas Ketua Bawaslu.

Sementara di tempat yang sama PJ Wali Kota Kediri Dr Ir Zanariyah Msi megucapkan selamat atas pelantikan PTPS, amanah ini merupakan tanggung jawab besar pada saudara.

“Salah satu faktor penentu pemilu 2024 berjalan transparan, akuntabel dan berintegritas dipengaruhi oleh komitmen saudara semua saat bertugas nantinya” Jelas Dr Ir Zanariyah, M.Si.

Semoga tugas yang saudara emban ini dapat berjalan lancar hingga usainya pemilu, sebagai hajat hidup rakyat Indonesia setiap lima tahun sekali, pemilu merupakan proses penting dalam kita berdemokrasi, pungkas Pj Walikota Kediri.(res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Dorong Aspirasi Disampaikan Santun, Tolak Anarkisme di Kota Kediri

Published

on

Kediriselaludihati – Dalam upaya menjaga kondusifitas Kota Kediri pasca dinamika sosial yang terjadi, Satlantas Polres Kediri Kota melalui Unit Kamsel melaksanakan kegiatan pemasangan banner berisi himbauan kamtibmas di sejumlah titik strategis, Minggu (31/8/2025) sore.

Banner dipasang di Simpang 4 Alun-alun Kediri, Simpang 4 Bandar Ngalim, Simpang 3 Kantor Pos, serta Simpang 4 Nabatiyasa.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., menjelaskan bahwa pemasangan banner ini bertujuan mengajak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dengan bijak dan menghindari tindakan anarkis.

“Polres Kediri Kota mendukung kebebasan berpendapat yang dijamin undang-undang. Namun, kami mengingatkan agar aspirasi disampaikan secara santun, tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelas AKP Afandy.

Adapun sejumlah pesan moral yang terpampang dalam banner di antaranya:
• “Suarakan aspirasi dengan bijak, tanpa aksi anarkisme.”
• “Demo dengan santun, sampaikan pendapat dengan tegas, namun tetap hargai sesama.”
• “Bersama kita jaga keamanan dan kedamaian, kita sampaikan aspirasi dengan santun.”
• “Aspirasi tanpa anarkis, suara kita kehormatan kita.”

Pemasangan banner dilakukan oleh jajaran Kanit Kamsel, anggota Kamsel, serta Humas Satlantas. Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat perhatian positif dari masyarakat pengguna jalan.

Dengan adanya himbauan ini, Satlantas Polres Kediri Kota berharap masyarakat tetap menjaga kondusifitas, serta menyalurkan aspirasi dengan cara yang santun demi terciptanya keamanan dan kenyamanan di Kota Kediri. (res)

Continue Reading

Peristiwa

Kapolsek: Bahu Membahu Cegah Aksi Anarkis di Wilayah Pesantren

Published

on

Kediriselaludihati – Polsek Pesantren Polres Kediri Kota bersama Forkopimcam dan Tiga Pilar Kelurahan se-Kecamatan Pesantren menggelar rapat koordinasi (rakor) pembentukan Pengamanan Swakarsa (PAM Swakarsa). Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Kecamatan Pesantren pada Minggu (31/8/2025) sore.

Rakor dipimpin oleh Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. didampingi Camat Pesantren Widiantoro, S.E. serta diikuti jajaran Kanit Polsek Pesantren, Bhabinkamtibmas, para lurah, dan Babinsa se-Kecamatan Pesantren.

Dalam arahannya, Kompol Siswandi menegaskan pentingnya peran PAM Swakarsa untuk mendukung keamanan wilayah. “Saya harapkan kita semua saling bahu membahu menjaga wilayah agar tidak terjadi aksi unjuk rasa anarkis. Kemarin wilayah kita sudah enam kali didatangi pengunjuk rasa, tetapi berkat kerja sama masyarakat dan anggota Polsek Pesantren, situasi tetap aman,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran kelurahan apabila Bhabinkamtibmas belum maksimal mendampingi kegiatan warga, karena sebagian besar dikerahkan untuk pengamanan Mako Polsek.

Sementara itu, Camat Pesantren Widiantoro menyampaikan bahwa pembentukan PAM Swakarsa merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Kediri. “Posko akan segera dibentuk di kecamatan, dan personel PAM Swakarsa bisa melibatkan elemen masyarakat seperti Banser. Kami juga minta agar kelurahan aktif menghimbau warganya supaya tidak terprovokasi aksi demo anarkis maupun penjarahan,” jelasnya.

Dengan sinergi antara Polsek, kecamatan, lurah, dan masyarakat, diharapkan PAM Swakarsa mampu memperkuat ketertiban, mencegah gangguan kamtibmas, serta menciptakan rasa aman dan nyaman di wilayah Kecamatan Pesantren. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Kapolres: Patroli Gabungan untuk Beri Rasa Aman Warga

Published

on

Kediriselaludihati – Pasca kerusuhan yang terjadi di Kota Kediri, Pemerintah Daerah bersama TNI-Polri mengambil langkah cepat untuk menjaga kondusifitas. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyampaikan keprihatinannya sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap tenang, waspada, dan tidak terprovokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan karena perpecahan akan melemahkan kita. Pemerintah daerah berkomitmen mengawal situasi ini dengan profesional demi terciptanya ketentraman dan kenyamanan masyarakat Kota Kediri,” ujarnya, Sabtu (30/8/2025).

Vinanda menegaskan Pemkot Kediri telah meningkatkan patroli gabungan bersama TNI-Polri agar aktivitas ekonomi dan kehidupan warga tetap berjalan normal.

Sementara itu, Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa patroli gabungan dilakukan secara besar-besaran dengan melibatkan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.

“Patroli kami laksanakan mulai sore hingga malam hari di titik-titik keramaian. Kami akan datangi titik kumpul masyarakat. Kalau tidak ada kepentingan mendesak, kami imbau untuk kembali ke rumah. Namun, bagi yang sedang makan atau menikmati kuliner, silakan, tidak masalah. Masyarakat tidak perlu khawatir, patroli ini justru untuk memberikan rasa aman,” tegas Kapolres.

Selain itu, pelayanan publik di Polres Kediri Kota tetap berjalan normal, termasuk layanan pengaduan masyarakat. Hanya pelayanan SIM yang sementara terkendala karena komputer dijarah demonstran, dan segera dikoordinasikan dengan Polda Jatim serta Mabes Polri.

AKBP Anggi juga mengajak warga untuk ikut menjaga lingkungan melalui PAM swakarsa. “Keamanan bukan hanya tanggung jawab TNI-Polri, tapi juga seluruh masyarakat. Kota Kediri adalah rumah kita bersama,” tambahnya.

DPRD dan TNI Imbau Warga Tetap Tenang

Ketua DPRD Kota Kediri, Dra. Firdaus, mengajak masyarakat untuk tidak lagi terprovokasi dan segera kembali pada aktivitas normal. “Yuk kita jaga Kota Kediri agar aman, tentram, dan damai. Saatnya kita hidup normal kembali. DPRD akan terus mengawal aspirasi masyarakat, baik langsung maupun melalui rapat bersama stakeholder,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari TNI. Dandim 0809 Kediri, Letkol Inf. Ragil Jaka Utama, menegaskan bahwa kondisi saat ini bukan darurat militer, melainkan tetap dalam situasi tertib sipil.

“Tidak boleh ada tindakan anarkis di Kota Kediri. TNI siap mendukung pemerintah daerah dan Kepolisian agar roda pemerintahan tetap berjalan,” tegas Ragil.

Ia menyebut, Kodim Kediri menyiagakan 700 personel, ditambah dukungan 1.000 personel Brigif. “Kami ingatkan kepada siapa pun yang coba melakukan aksi tidak terpuji, jangan coba-coba,” tandasnya.

Dengan sinergi Pemkot, TNI-Polri, DPRD, dan masyarakat, situasi Kota Kediri diharapkan segera pulih agar roda perekonomian tetap berjalan dan kota kembali kondusif. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page