Connect with us

Peristiwa

Acara Curhat Kamtibmas, Polsek Mojoroto jawab Pertanyaan Warga Tentang Balap Liar

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kegiatan Curhat Kamtibmas dilaksanakan oleh Polsek Mojoroto Polres Kediri Kota. Kegiatan berlangsung, pada hari Jumat 26 Januari 2024 pukul 09.30 WIB s/d selesai.

Polsek Mojoroto menggelar kegiatan Curhat Kamtibmas yang di laksanakan di RT 02/ RW 02 Jalan Gunung Agung Kel Dermo Kec Mojoroto Titip pesan dan melaksanakan Himbauan Kamtibmas tentang Kerawanan kepada masyarakat

Hadir dalam kegiatan itu, Wakapolsek Mojoroto AKP Wilu Suwandoko. Kanit Binmas Polsek Mojoroto. Kanit Lalulintas Polsek Mojoroto. Panit Lalulintas Polsek Mojoroto. Kepala Kelurahan Dermo bapak Yudi Kuncoro,S.H.6.

Bhabinkamtibmas Kel Dermo. Bhabinkamtibmas Kel Gayam. Personil Polsek Mojoroto. Babinsa Serda Hermawan. Kasi Trantib Kel Dermo bapak Simon11. Warga Kel Dermo

Sambutan. Kepala Kelurahan Dermo. “Assalamualaikum wr Wb terimakasih bapak ibu dari Kepolisian bisa hadir untuk melaksanakan Curhat Kamtibmas, saya juga menghimbau kepada warga pada acara ini untuk selalu memelihara kerukunan menjelang pemilu 2024, beda pilihan tapi tetap harus jaga kerukunan,” ujarnya.

Sambutan Kanit Binmas Polsek Mojoroto Iptu Sri Widajati. “Assalamualaikum wr Wb, terimakasih telah menerima kami untuk melaksanakan kegiatan Curhat Kamtibmas dengan warga, saya bersama pimpinan dan Kanit lainnya menyampaikan kepada bapak ibu sekalian untuk bisa menjaga kerukunan menjelang pemilu 2024, mari menjaga situasi Kamtibmas dilingkungan Dermo ini agar tetap aman dan kondusif, agar tidak terpecah belah,” katanya.

“Bila ada sesuatu hal yang yang berkaitan tentang keamanan dengan dilingkungan yang memerlukan kehadiran kami di lingkungan, bisa menyampaikan kepada bhabinkamtibmas atau bisa melaporkan bila ada kejadian di lingkungan Dermo,” tambahnya.

Sambutan Kanit Lantas Polsek Mojoroto Iptu Abdul Manaf,S.H. “Assalamualaikum wr Wb, saya sebagai Kanit lantas Polsek Mojoroto mohon maaf sebelum nya menyampaikan atau menghimbau yang mempunyai anak dibawah umur untuk tidak mengendarai sepeda motor/ kendaraan karena belum punya SIM, serta bagi warga yang lain untuk tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau pun kelengkapan kendaraan lain, agar selalu mematuhi rambu rambu lalulintas dan memakai kelengkapan kendaraan bermotor,” jelasnya.

Pertanyaan warga. Bapak Saefudin/ RT Kel Dermo. “Terkait keluhan kami yaitu ada anak anak mengendarai sepeda motor / balap liar , yang mana anak anak tersebut mungkin tahu jam jam bapak patroli, karena setelah bapak melintas saat patroli, anak anak tersebut baru muncul untuk trek trekan,” tanyanya.

Jawaban. Kanit lantas. “Terimakasih atas saran pendapat / sarannya dan kami menjawab terkait hal tersebut kami mengajak warga untuk bersinergi bersama bila ada anak anak yang balapan liar atau trek trekan bisa langsung melaporkan bila ada kejadian tersebut, kami sudah melaksanakan sosialisasi di sekolahan dan beberapa tempat lainnya tapi memang tetap saja banyak anak muda yang mengendarai motor dengan trek trekan atau pun ada beberapa anak dibawah umur yang mengendarai motor, dan motornya tidak sesuai dengan standardrisasi, namun kami tetap mengajak warga untuk bersinergi dalam menjaga kamtibmas, saling mengingatkan terkait hal tersebut kepada anak atau keluarga nya.bila ada keluarga nya yang masih dibawah umur untuk tidak mengendarai sepeda motor / kendaraan,” jawabnya.

Jawaban dari Kepala Kelurahan. “Saya menambahkan untuk hal tersebut, agar kepada bapak ibu bila mengetahui hal tersebut yaitu balap liar bisa segera melaporkan,” jawabnya.

Jawaban dari Kanit Binmas. “Saya menambahkan untuk terkait balapan liar bapak ibu bisa melaporkan ke Bhabinkamtibmas ataupun Polisi RW atau ke Polsek Mojoroto nanti agar bisa ditindaklanjuti oleh Polsek Mojoroto , terkait dengan kelayakan mengendarai Motor harus melalui uji SIM , dengan SIM tersebut kita bisa tahu terkait kelayakan atau kemahiran kita mengemudi, bila sudah mendapatkan SIM berarti dari segi umur, dari segi kemahiran dan lainya bisa mengetahui bahwa kita layak untuk mengendarai kendaraan dijalan, hal tersebut untuk menghindari terjadinya kecelakaan ataupun pelanggaran lainnya karena bila kita belum layak sangat riskan untuk mengendarai kendaraan dijalan. Dalam kegiatan ini saya menyampaikan untuk tanggal 14 Februari 2024 agar warga yang bisa memilih agar tetap menuju TPS, saya menghimbau jangan Golput,” jawabnya.

“Selama pelaksanaan Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan tertib,” ujar Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason, S.H. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Dorong Aspirasi Disampaikan Santun, Tolak Anarkisme di Kota Kediri

Published

on

Kediriselaludihati – Dalam upaya menjaga kondusifitas Kota Kediri pasca dinamika sosial yang terjadi, Satlantas Polres Kediri Kota melalui Unit Kamsel melaksanakan kegiatan pemasangan banner berisi himbauan kamtibmas di sejumlah titik strategis, Minggu (31/8/2025) sore.

Banner dipasang di Simpang 4 Alun-alun Kediri, Simpang 4 Bandar Ngalim, Simpang 3 Kantor Pos, serta Simpang 4 Nabatiyasa.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., menjelaskan bahwa pemasangan banner ini bertujuan mengajak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dengan bijak dan menghindari tindakan anarkis.

“Polres Kediri Kota mendukung kebebasan berpendapat yang dijamin undang-undang. Namun, kami mengingatkan agar aspirasi disampaikan secara santun, tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelas AKP Afandy.

Adapun sejumlah pesan moral yang terpampang dalam banner di antaranya:
• “Suarakan aspirasi dengan bijak, tanpa aksi anarkisme.”
• “Demo dengan santun, sampaikan pendapat dengan tegas, namun tetap hargai sesama.”
• “Bersama kita jaga keamanan dan kedamaian, kita sampaikan aspirasi dengan santun.”
• “Aspirasi tanpa anarkis, suara kita kehormatan kita.”

Pemasangan banner dilakukan oleh jajaran Kanit Kamsel, anggota Kamsel, serta Humas Satlantas. Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat perhatian positif dari masyarakat pengguna jalan.

Dengan adanya himbauan ini, Satlantas Polres Kediri Kota berharap masyarakat tetap menjaga kondusifitas, serta menyalurkan aspirasi dengan cara yang santun demi terciptanya keamanan dan kenyamanan di Kota Kediri. (res)

Continue Reading

Peristiwa

Kapolsek: Bahu Membahu Cegah Aksi Anarkis di Wilayah Pesantren

Published

on

Kediriselaludihati – Polsek Pesantren Polres Kediri Kota bersama Forkopimcam dan Tiga Pilar Kelurahan se-Kecamatan Pesantren menggelar rapat koordinasi (rakor) pembentukan Pengamanan Swakarsa (PAM Swakarsa). Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Kecamatan Pesantren pada Minggu (31/8/2025) sore.

Rakor dipimpin oleh Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. didampingi Camat Pesantren Widiantoro, S.E. serta diikuti jajaran Kanit Polsek Pesantren, Bhabinkamtibmas, para lurah, dan Babinsa se-Kecamatan Pesantren.

Dalam arahannya, Kompol Siswandi menegaskan pentingnya peran PAM Swakarsa untuk mendukung keamanan wilayah. “Saya harapkan kita semua saling bahu membahu menjaga wilayah agar tidak terjadi aksi unjuk rasa anarkis. Kemarin wilayah kita sudah enam kali didatangi pengunjuk rasa, tetapi berkat kerja sama masyarakat dan anggota Polsek Pesantren, situasi tetap aman,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran kelurahan apabila Bhabinkamtibmas belum maksimal mendampingi kegiatan warga, karena sebagian besar dikerahkan untuk pengamanan Mako Polsek.

Sementara itu, Camat Pesantren Widiantoro menyampaikan bahwa pembentukan PAM Swakarsa merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Kediri. “Posko akan segera dibentuk di kecamatan, dan personel PAM Swakarsa bisa melibatkan elemen masyarakat seperti Banser. Kami juga minta agar kelurahan aktif menghimbau warganya supaya tidak terprovokasi aksi demo anarkis maupun penjarahan,” jelasnya.

Dengan sinergi antara Polsek, kecamatan, lurah, dan masyarakat, diharapkan PAM Swakarsa mampu memperkuat ketertiban, mencegah gangguan kamtibmas, serta menciptakan rasa aman dan nyaman di wilayah Kecamatan Pesantren. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Kapolres: Patroli Gabungan untuk Beri Rasa Aman Warga

Published

on

Kediriselaludihati – Pasca kerusuhan yang terjadi di Kota Kediri, Pemerintah Daerah bersama TNI-Polri mengambil langkah cepat untuk menjaga kondusifitas. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyampaikan keprihatinannya sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap tenang, waspada, dan tidak terprovokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan karena perpecahan akan melemahkan kita. Pemerintah daerah berkomitmen mengawal situasi ini dengan profesional demi terciptanya ketentraman dan kenyamanan masyarakat Kota Kediri,” ujarnya, Sabtu (30/8/2025).

Vinanda menegaskan Pemkot Kediri telah meningkatkan patroli gabungan bersama TNI-Polri agar aktivitas ekonomi dan kehidupan warga tetap berjalan normal.

Sementara itu, Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa patroli gabungan dilakukan secara besar-besaran dengan melibatkan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.

“Patroli kami laksanakan mulai sore hingga malam hari di titik-titik keramaian. Kami akan datangi titik kumpul masyarakat. Kalau tidak ada kepentingan mendesak, kami imbau untuk kembali ke rumah. Namun, bagi yang sedang makan atau menikmati kuliner, silakan, tidak masalah. Masyarakat tidak perlu khawatir, patroli ini justru untuk memberikan rasa aman,” tegas Kapolres.

Selain itu, pelayanan publik di Polres Kediri Kota tetap berjalan normal, termasuk layanan pengaduan masyarakat. Hanya pelayanan SIM yang sementara terkendala karena komputer dijarah demonstran, dan segera dikoordinasikan dengan Polda Jatim serta Mabes Polri.

AKBP Anggi juga mengajak warga untuk ikut menjaga lingkungan melalui PAM swakarsa. “Keamanan bukan hanya tanggung jawab TNI-Polri, tapi juga seluruh masyarakat. Kota Kediri adalah rumah kita bersama,” tambahnya.

DPRD dan TNI Imbau Warga Tetap Tenang

Ketua DPRD Kota Kediri, Dra. Firdaus, mengajak masyarakat untuk tidak lagi terprovokasi dan segera kembali pada aktivitas normal. “Yuk kita jaga Kota Kediri agar aman, tentram, dan damai. Saatnya kita hidup normal kembali. DPRD akan terus mengawal aspirasi masyarakat, baik langsung maupun melalui rapat bersama stakeholder,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari TNI. Dandim 0809 Kediri, Letkol Inf. Ragil Jaka Utama, menegaskan bahwa kondisi saat ini bukan darurat militer, melainkan tetap dalam situasi tertib sipil.

“Tidak boleh ada tindakan anarkis di Kota Kediri. TNI siap mendukung pemerintah daerah dan Kepolisian agar roda pemerintahan tetap berjalan,” tegas Ragil.

Ia menyebut, Kodim Kediri menyiagakan 700 personel, ditambah dukungan 1.000 personel Brigif. “Kami ingatkan kepada siapa pun yang coba melakukan aksi tidak terpuji, jangan coba-coba,” tandasnya.

Dengan sinergi Pemkot, TNI-Polri, DPRD, dan masyarakat, situasi Kota Kediri diharapkan segera pulih agar roda perekonomian tetap berjalan dan kota kembali kondusif. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page