Connect with us

Peristiwa

Kapolsek Kediri Kota Pimpin Apel Pengecekan Personel dan Simulasi Pengamanan TPS Pemilu 2024

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kepala Kepolisian Resor Kediri Kota AKBP Teddy Chandra, S.I.K., M.Si. memimpin langsung Apel Kesiapan Personil dan Simulasi Pengamanan TPS, Sabtu (27/01/24).

Kegiatan diikuti oleh seluruh personil yang terlibat dalam pengamanan TPS baik dari Polres Kediri Kota maupun Polsek Jajaran.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Kota Kediri Pusporini Endah Palupi berserta staf, Ketua Bawaslu Kota Kediri Yudhia Agung Nugraha, Dandim 0809 di wakli Pasi Ops Kodim 0809.

Tidak hanya pelaksanaan apel kesiapan personil, namun pada hari ini juga dilakukan “Simulasi Pengamanan TPS yang diperagakan langsung oleh Petugas dari KPU Kota Kediri, Bersama Personil Polres Kediri Kota yang terlibat Pam TPS dan Pemerintah Kota Kediri

Dalam arahannya, Kapolres Kediri Kota menyatakan bahwa kegiatan Apel ini sebagai upaya pengecekan kesiapan personil sekaligus teknis tahapan pengamanan yang perlu diketahui oleh seluruh personil yang terlibat dalam pengamanan TPS.

Memasuki tahapan kampanye rapat umum, mulai tanggal 20 Januari 2024 mendatang, Kapolres Kediri Kota mengingatkan seluruh personil untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika yang tentunya semakin meningkat. Puncaknya pada tahapan pemungutan suara dan penghitungan suara.

Melalui kegiatan Apel kesiapan ini pula diharapkan setiap personil yang terlibat mengetahui pola pengamanan dan cara bertindak pengamanan TPS yang telah ditetapkan.

Terdapat 1.669 jumlah TPS masuk kategori kurang rawan semua dengan melibatkan Personil Pam TPS 314 Pers, Padal 62 Pers, Jumlah 376 Pers.

Dalam pola pengamanan TPS, Mabes Polri sudah menetapkan pola untuk TPS yang kurang rawan dengan perbandingan 2 Polri : 12 TPS : 24 Linmas.

Agar kondusifitas kamtibmas tetap terjaga dan terpelihara, Polri dituntut untuk terus bekerja keras dan bersinergi dengan seluruh komponen masyarakat serta instansi terkait lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan peserta yang telah terlibat. Kegiatan ini merupakan wujud upaya kita bersama dalam melaksanakan Pengamanan Pemilu serentak 2024 guna menciptakan Pemilu yang Aman, Lancar, Damai dan kondusif,” pungkas AKBP Teddy

Simulasi Pengamanan TPS yang memperlihatkan tahapan pemungutan suara dan tahapan penghitungan suara lengkap dengan skenario-skenario yang telah dipersiapkan guna memberikan gambaran teknis dan cara bertindak di lapangan yang tepat yang bisa dilakukan oleh pertugas pengamanan TPS dibantu dengan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Secara keseluruhan, simulasi pengamanan TPS merupakan langkah proaktif untuk memastikan pemilihan berlangsung dengan aman, lancar, dan damai terbebas dari potensi ancaman gangguan kamtibmas.

Sementara itu Ketua KPU Kota Kediri Pusporini Endah Palupi menyampikan terimakasih atas pegelaran simulasi Pengamanan TPS oleh Polres Kediri Kota

“Semoga sinergitas antara Polri dan KPU yang sudah berjalan baik ini berlanjut hingga tahapan pemilu berakhir” pungkasnya. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Dorong Aspirasi Disampaikan Santun, Tolak Anarkisme di Kota Kediri

Published

on

Kediriselaludihati – Dalam upaya menjaga kondusifitas Kota Kediri pasca dinamika sosial yang terjadi, Satlantas Polres Kediri Kota melalui Unit Kamsel melaksanakan kegiatan pemasangan banner berisi himbauan kamtibmas di sejumlah titik strategis, Minggu (31/8/2025) sore.

Banner dipasang di Simpang 4 Alun-alun Kediri, Simpang 4 Bandar Ngalim, Simpang 3 Kantor Pos, serta Simpang 4 Nabatiyasa.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., menjelaskan bahwa pemasangan banner ini bertujuan mengajak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dengan bijak dan menghindari tindakan anarkis.

“Polres Kediri Kota mendukung kebebasan berpendapat yang dijamin undang-undang. Namun, kami mengingatkan agar aspirasi disampaikan secara santun, tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” jelas AKP Afandy.

Adapun sejumlah pesan moral yang terpampang dalam banner di antaranya:
• “Suarakan aspirasi dengan bijak, tanpa aksi anarkisme.”
• “Demo dengan santun, sampaikan pendapat dengan tegas, namun tetap hargai sesama.”
• “Bersama kita jaga keamanan dan kedamaian, kita sampaikan aspirasi dengan santun.”
• “Aspirasi tanpa anarkis, suara kita kehormatan kita.”

Pemasangan banner dilakukan oleh jajaran Kanit Kamsel, anggota Kamsel, serta Humas Satlantas. Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat perhatian positif dari masyarakat pengguna jalan.

Dengan adanya himbauan ini, Satlantas Polres Kediri Kota berharap masyarakat tetap menjaga kondusifitas, serta menyalurkan aspirasi dengan cara yang santun demi terciptanya keamanan dan kenyamanan di Kota Kediri. (res)

Continue Reading

Peristiwa

Kapolsek: Bahu Membahu Cegah Aksi Anarkis di Wilayah Pesantren

Published

on

Kediriselaludihati – Polsek Pesantren Polres Kediri Kota bersama Forkopimcam dan Tiga Pilar Kelurahan se-Kecamatan Pesantren menggelar rapat koordinasi (rakor) pembentukan Pengamanan Swakarsa (PAM Swakarsa). Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Kecamatan Pesantren pada Minggu (31/8/2025) sore.

Rakor dipimpin oleh Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. didampingi Camat Pesantren Widiantoro, S.E. serta diikuti jajaran Kanit Polsek Pesantren, Bhabinkamtibmas, para lurah, dan Babinsa se-Kecamatan Pesantren.

Dalam arahannya, Kompol Siswandi menegaskan pentingnya peran PAM Swakarsa untuk mendukung keamanan wilayah. “Saya harapkan kita semua saling bahu membahu menjaga wilayah agar tidak terjadi aksi unjuk rasa anarkis. Kemarin wilayah kita sudah enam kali didatangi pengunjuk rasa, tetapi berkat kerja sama masyarakat dan anggota Polsek Pesantren, situasi tetap aman,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran kelurahan apabila Bhabinkamtibmas belum maksimal mendampingi kegiatan warga, karena sebagian besar dikerahkan untuk pengamanan Mako Polsek.

Sementara itu, Camat Pesantren Widiantoro menyampaikan bahwa pembentukan PAM Swakarsa merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Kediri. “Posko akan segera dibentuk di kecamatan, dan personel PAM Swakarsa bisa melibatkan elemen masyarakat seperti Banser. Kami juga minta agar kelurahan aktif menghimbau warganya supaya tidak terprovokasi aksi demo anarkis maupun penjarahan,” jelasnya.

Dengan sinergi antara Polsek, kecamatan, lurah, dan masyarakat, diharapkan PAM Swakarsa mampu memperkuat ketertiban, mencegah gangguan kamtibmas, serta menciptakan rasa aman dan nyaman di wilayah Kecamatan Pesantren. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Kapolres: Patroli Gabungan untuk Beri Rasa Aman Warga

Published

on

Kediriselaludihati – Pasca kerusuhan yang terjadi di Kota Kediri, Pemerintah Daerah bersama TNI-Polri mengambil langkah cepat untuk menjaga kondusifitas. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyampaikan keprihatinannya sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap tenang, waspada, dan tidak terprovokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan karena perpecahan akan melemahkan kita. Pemerintah daerah berkomitmen mengawal situasi ini dengan profesional demi terciptanya ketentraman dan kenyamanan masyarakat Kota Kediri,” ujarnya, Sabtu (30/8/2025).

Vinanda menegaskan Pemkot Kediri telah meningkatkan patroli gabungan bersama TNI-Polri agar aktivitas ekonomi dan kehidupan warga tetap berjalan normal.

Sementara itu, Kapolres Kediri Kota, AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa patroli gabungan dilakukan secara besar-besaran dengan melibatkan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.

“Patroli kami laksanakan mulai sore hingga malam hari di titik-titik keramaian. Kami akan datangi titik kumpul masyarakat. Kalau tidak ada kepentingan mendesak, kami imbau untuk kembali ke rumah. Namun, bagi yang sedang makan atau menikmati kuliner, silakan, tidak masalah. Masyarakat tidak perlu khawatir, patroli ini justru untuk memberikan rasa aman,” tegas Kapolres.

Selain itu, pelayanan publik di Polres Kediri Kota tetap berjalan normal, termasuk layanan pengaduan masyarakat. Hanya pelayanan SIM yang sementara terkendala karena komputer dijarah demonstran, dan segera dikoordinasikan dengan Polda Jatim serta Mabes Polri.

AKBP Anggi juga mengajak warga untuk ikut menjaga lingkungan melalui PAM swakarsa. “Keamanan bukan hanya tanggung jawab TNI-Polri, tapi juga seluruh masyarakat. Kota Kediri adalah rumah kita bersama,” tambahnya.

DPRD dan TNI Imbau Warga Tetap Tenang

Ketua DPRD Kota Kediri, Dra. Firdaus, mengajak masyarakat untuk tidak lagi terprovokasi dan segera kembali pada aktivitas normal. “Yuk kita jaga Kota Kediri agar aman, tentram, dan damai. Saatnya kita hidup normal kembali. DPRD akan terus mengawal aspirasi masyarakat, baik langsung maupun melalui rapat bersama stakeholder,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari TNI. Dandim 0809 Kediri, Letkol Inf. Ragil Jaka Utama, menegaskan bahwa kondisi saat ini bukan darurat militer, melainkan tetap dalam situasi tertib sipil.

“Tidak boleh ada tindakan anarkis di Kota Kediri. TNI siap mendukung pemerintah daerah dan Kepolisian agar roda pemerintahan tetap berjalan,” tegas Ragil.

Ia menyebut, Kodim Kediri menyiagakan 700 personel, ditambah dukungan 1.000 personel Brigif. “Kami ingatkan kepada siapa pun yang coba melakukan aksi tidak terpuji, jangan coba-coba,” tandasnya.

Dengan sinergi Pemkot, TNI-Polri, DPRD, dan masyarakat, situasi Kota Kediri diharapkan segera pulih agar roda perekonomian tetap berjalan dan kota kembali kondusif. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page