Connect with us

Peristiwa

Polres Kediri Kota Amankan Aksi Paguyuban Bocah Stasiun

Published

on

Kediriselaludihati.com – Paguyuban Bosta (Bocah Stasiun) menggelar aksi damai di tiga lokasi penting di Kota Kediri pada Senin pagi. Aksi yang dimulai pukul 08.30 WIB ini menyasar Stasiun Kota Kediri, Kantor Pemerintah Kota Kediri, dan Kantor DPRD Kota Kediri. Massa aksi yang berjumlah sekitar 30 orang mengajukan sejumlah tuntutan terkait penataan area stasiun dan kesejahteraan warga sekitar.

Aksi damai ini dipimpin oleh Sdr. Nowo Doso dari Paguyuban Bosta dan Sdr. Iqbal dari Perhimpunan Anak Timur Kediri. Dalam orasinya di depan Stasiun Kediri, para peserta aksi menuntut agar PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) memberikan kepastian mengenai penataan lokasi pedagang kaki lima (PKL), penyediaan tempat untuk becak dan ojek, serta penyaluran tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) kepada masyarakat sekitar stasiun.

Selain itu, mereka juga mendesak agar PT KAI dan pemerintah Kota Kediri segera duduk bersama untuk membahas penataan kawasan stasiun secara lebih manusiawi, serta memastikan bahwa masyarakat yang menggantungkan hidup di sekitar stasiun tetap bisa mencari nafkah dengan layak.

Audiensi dengan Pemkot dan DPRD

Setelah melakukan orasi di depan Stasiun Kediri, massa aksi kemudian bergerak menuju Kantor Pemkot Kediri sekitar pukul 08.45 WIB dan menggelar aksi serupa. Para perwakilan aksi diterima untuk melakukan audiensi dengan sejumlah pejabat Pemkot Kediri, di antaranya Asisten Administrasi Umum Tanto Wijohari dan Kepala BAPPEDA Chevy Ning Suyudi. Dalam audiensi tersebut, para perwakilan masyarakat menyampaikan keluhan dan harapan mereka terkait rencana penataan stasiun yang dianggap belum mempertimbangkan aspek sosial ekonomi warga sekitar.

Selanjutnya, sekitar pukul 10.15 WIB, massa aksi melanjutkan aksinya ke Kantor DPRD Kota Kediri. Mereka diterima oleh sejumlah anggota DPRD, termasuk Ketua DPRD sementara Sdri. Firdaus dan beberapa anggota DPRD dari Fraksi PAN. Dalam pertemuan ini, pihak DPRD menyatakan siap untuk memfasilitasi dialog antara PT KAI, Pemkot Kediri, dan masyarakat terdampak.

Reaksi dan Komitmen Pemerintah

Menanggapi aksi ini, Pemkot Kediri melalui Asisten Administrasi Umum Tanto Wijohari menyatakan bahwa pemerintah akan berupaya mencari solusi terbaik bagi semua pihak. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah siap memfasilitasi pertemuan antara PT KAI dan masyarakat untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak.

Sementara itu, Ketua DPRD sementara Firdaus menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi warga di sekitar stasiun. “Kami akan memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil tidak akan merugikan masyarakat kecil yang mencari nafkah di sekitar stasiun,” ujarnya.

Aksi damai yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB ini berjalan tertib dan mendapat pengawalan dari pihak kepolisian setempat. Kapolsek Kediri Kota, Kompol Ridwan Sahara, yang hadir dalam aksi tersebut, menyatakan bahwa pihaknya siap menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung.

Catatan

Aksi damai ini merupakan tindak lanjut dari penertiban dan pembongkaran lapak yang dilakukan oleh PT KAI Daop 7 Madiun pada 28 Agustus 2024. Masyarakat menuntut adanya kejelasan terkait kompensasi dan relokasi tempat bagi para PKL yang terdampak oleh penataan stasiun.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.(res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Pengamanan Ribuan Jamaah Mujahadah Kubro Kediri Disertai Himbauan Kamtibmas, Wujud Kehadiran Polri dalam Kegiatan Keagamaan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Mujahadah Kubro – Jajaran Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota melaksanakan pengamanan kegiatan Mujahadah Kubro Gelombang II yang diikuti jamaah ibu-ibu di Pondok Pesantren Kedunglo Al Munadhdoroh, Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Sabtu (4/7/2026) malam. Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan pengamanan dipimpin langsung oleh⁶ Padal Kanit Lantas Polsek Mojoroto AKP Henry dengan melibatkan personel Polsek Mojoroto, Koramil Mojoroto, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Bandar Lor Aipda Toni Setiawan. Selain melakukan pengamanan di lokasi, petugas juga berkoordinasi dengan panitia penyelenggara sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Mujahadah Kubro tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati dan menghormati Lahirnya Sholawat Wahidiyah ke-63, Haul Hadlrotus Syech Mbah KH Moch Ma’roef QS Wa Ra ke-71, serta Haul Kanjeng Romo KH Abdul Latif Madjid QS Wa Ra ke-6 Tahun 1448 H/2026 M. Kegiatan ini dihadiri ribuan jamaah yang mengikuti rangkaian doa dan mujahadah dengan khidmat.

Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., mengatakan bahwa kehadiran personel Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga situasi keamanan agar seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan nyaman.

“Polri hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan keagamaan. Kami juga terus menjalin komunikasi dengan panitia agar pelaksanaan kegiatan berjalan tertib, lancar, serta tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban bersama,” ujar Kompol H. Rudi Purwanto.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri, TNI, panitia, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, khususnya pada kegiatan yang melibatkan banyak peserta.

“Kami mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Dengan kebersamaan dan kepedulian semua elemen masyarakat, situasi yang aman dan damai dapat terus terpelihara,” tambahnya.

Hingga kegiatan berlangsung, situasi di kawasan Pondok Pesantren Kedunglo Al Munadhdoroh terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Kediri Kota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui kehadiran personel di setiap kegiatan sosial maupun keagamaan. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Bersama TNI dan Pam Internal Kawal Kegiatan Kesenian Rogo Samboyo Putro di Desa Tiron Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Banyakan, Polres Kediri Kota melaksanakan pengamanan kegiatan pentas seni kuda lumping “Rogo Samboyo Putro” dalam rangka Tasyakuran Grebeg Suro di Dusun Ngesong, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, pada Minggu (5/7/2026). Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan budaya masyarakat berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Kegiatan pengamanan itu dipimpin oleh jajaran Polsek Banyakan dengan melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Tiron Aiptu A. Winarso bersama empat personel Polsek yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Banyakan. Sinergi pengamanan juga melibatkan Babinsa beserta tiga anggota Koramil Grogol serta 15 personel pengamanan internal panitia.

Pentas seni kuda lumping “Rogo Samboyo Putro” dari Ketami menjadi bagian dari tradisi Grebeg Suro yang digelar masyarakat sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus pelestarian budaya lokal. Selain menyuguhkan hiburan rakyat, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarwarga.

Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono, S.H. mengatakan bahwa Polri berkomitmen mendukung setiap kegiatan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pelestarian budaya, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan tradisi Grebeg Suro. Melalui pengamanan yang bersinergi dengan TNI, perangkat desa, dan panitia, kami berharap seluruh kegiatan budaya dapat berjalan tertib sehingga masyarakat dapat menikmati acara dengan nyaman,” ujar AKP Joko Purwantono.

Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan serta kedisiplinan masyarakat selama kegiatan berlangsung.

“Pelestarian budaya merupakan kekayaan bangsa yang patut dijaga bersama. Namun demikian, keamanan tetap menjadi prioritas sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum,” tambahnya.

Selama pelaksanaan pentas seni berlangsung, situasi di lokasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel Polri bersama TNI dan unsur pengamanan lainnya menjadi wujud nyata komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung pelestarian tradisi budaya di wilayah hukum Polres Kediri Kota. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Polres Kediri Kota Bangun Dialog dengan Masyarakat, Antisipasi Gangguan Keamanan di Momen Kegiatan PSHT

Published

on

Kediriselaludihati.com – Jajaran Bhabinkamtibmas Polres Kediri Kota terus mengintensifkan kegiatan sambang dan dialogis dengan masyarakat sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri dan Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (4/7/2026) malam.

Di Kelurahan Pakunden, Bhabinkamtibmas Aiptu Didik Zulianto bersama Babinsa melaksanakan sambang dan berdialog dengan warga di Lingkungan Bence mulai pukul 21.00 WIB. Dalam kesempatan tersebut, petugas mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, memperkuat kepedulian terhadap situasi sekitar, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Sementara itu di Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Bhabinkamtibmas Aiptu Beni M.P., S.H. melaksanakan sambang warga bersama pamong desa, Ali, pada pukul 22.30 WIB di Dusun Tulungrojo. Petugas berdialog dengan para pemuda setempat dan mengimbau agar mereka tidak mudah terpancing untuk berkumpul atau bergerombol di jalur utama Jalan Raya Mojo, mengingat pada malam tersebut berlangsung kegiatan tasyakuran pengesahan warga baru PSHT di wilayah Kota Kediri.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan sambang merupakan bagian dari strategi preventif Polri dalam membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.

“Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat bukan hanya untuk memberikan rasa aman, tetapi juga membangun kemitraan agar masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan tetap damai, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H. menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya saat terdapat kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak orang.

“Kami mengajak seluruh warga, khususnya para pemuda, untuk tetap menjaga ketertiban, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kamtibmas,” kata Iptu Mahmud Satriawan.

Selama pelaksanaan kegiatan di kedua wilayah tersebut, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan sambang ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat melalui pendekatan humanis serta komunikasi yang intensif dengan warga. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page