Peristiwa
Polsek Pesantren Tangani Kasus Kecelakaan Truk Tronton Saat Pindah Parkir
Kediriselaludihati.com – Pada hari Selasa, 10 September 2024, sekitar pukul 14.00 WIB, terjadi insiden di Pos Perlintasan PT KAI JPL 282 di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Setonopande, Kota Kediri.
Sebuah truk tronton jenis bok dengan nomor polisi AG 8537 UB, yang dikendarai oleh Siswanto, mengalami kecelakaan saat mencoba berpindah parkir dari barat ke timur rel kereta api.
Saat melintasi perlintasan, truk tersebut tersangkut kabel telekomunikasi milik PT KAI. Kabel yang tersangkut menyebabkan kerusakan pada palang pintu perlintasan dan tiga tiang kabel telekomunikasi. Palang pintu mengalami patah, dan tiang-tiang telekomunikasi terlihat melengkung akibat benturan tersebut.
Sopir truk diberi peringatan oleh pengguna jalan serta Hermanto, penjaga pintu perlintasan, untuk menghentikan kendaraannya. Setelah kejadian tersebut, anggota Polsuska dari Polda Jatim, yang dipimpin oleh AKP Endri, langsung menangani situasi tersebut. Diperkirakan kerugian yang dialami oleh PT KAI Daops 7 mencapai Rp 10 juta.
Hingga saat ini, pihak PT KAI masih melakukan pembenahan terhadap tiang-tiang telekomunikasi serta pemasangan kembali palang pintu yang rusak. Situasi telah ditangani dengan baik, berkat koordinasi cepat antara Bhabinkamtibmas Setonopande, PT KAI, dan Polsuska.
Kapolsek Kediri Kota, Kompol Ridwan Sahara, S.H., menyatakan bahwa insiden tersebut telah tertangani dengan aman dan proses perbaikan sedang berlangsung untuk memastikan kelancaran arus kendaraan serta perjalanan kereta api di jalur tersebut. (Res/an).
Peristiwa
Semangat Gotong Royong Terjaga, Tiga Pilar dan Warga Rawat Situs Pemakaman di Desa Datengan Kediri
Kediriselaludihati.com – Semangat gotong royong terus dipelihara masyarakat Desa Datengan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. Bersama unsur Tiga Pilar, perangkat desa, dan warga setempat, Bhabinkamtibmas Desa Datengan melaksanakan kerja bakti “Gugur Gunung” membersihkan kawasan Makam Tua Desa Datengan, pada Jumat (26/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB tersebut dipimpin Bhabinkamtibmas Desa Datengan Aipda Zainal Afandi bersama Babinsa dan pemerintah desa. Puluhan warga tampak antusias bergotong royong membersihkan rumput liar, memangkas ranting pohon, menyapu area makam, serta merapikan lingkungan pemakaman agar tetap bersih, nyaman, dan terawat.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam melestarikan budaya gotong royong yang telah menjadi tradisi masyarakat pedesaan.
Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H., mengatakan kerja bakti bersama merupakan salah satu bentuk kemitraan Polri dengan masyarakat dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah warga.
“Gotong royong adalah nilai luhur bangsa yang harus terus dipertahankan. Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.
Menurut AKP Andang, makam desa memiliki nilai historis dan sosial yang perlu dijaga bersama. Oleh karena itu, kebersihan dan kelestarian kawasan pemakaman menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
“Lingkungan yang bersih mencerminkan kepedulian masyarakat terhadap warisan leluhur sekaligus menciptakan suasana yang nyaman bagi warga yang berziarah. Kami mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Desa Datengan yang masih terpelihara dengan baik,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, Bhabinkamtibmas juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkomunikasi langsung dengan warga. Melalui dialog santai, ia menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan.
“Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan dapat diselesaikan lebih cepat sehingga keamanan lingkungan tetap terjaga,” tambah AKP Andang.
Kegiatan Gugur Gunung diikuti oleh unsur Tiga Pilar Desa Datengan, perangkat desa, serta warga sekitar makam. Kebersamaan yang terbangun dalam kerja bakti tersebut memperlihatkan kuatnya budaya saling membantu yang masih hidup di tengah masyarakat.
Suasana penuh keakraban tampak mewarnai kegiatan sejak pagi hari. Aparat kepolisian, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat bekerja bersama tanpa sekat demi menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Melalui kegiatan kerja bakti tersebut, Polsek Grogol berharap budaya gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai modal sosial untuk memperkuat persatuan, menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang tetap kondusif. (res/an)
Peristiwa
Sinergi Tiga Pilar Perkuat Perencanaan Pembangunan dan Pencegahan Stunting di Desa Mlati Kediri
Kediriselaludihati.com – Komitmen mewujudkan pembangunan desa yang partisipatif dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah desa, TNI, Polri, dan masyarakat.
Hal tersebut tampak dalam kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2027 yang dirangkaikan dengan Rembuk Stunting di Balai Desa Mlati, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Jumat (26/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu mendapat pendampingan langsung dari Bhabinkamtibmas Desa Mlati, AIPDA Yumawan, bersama Babinsa sebagai bagian dari peran aktif Tiga Pilar dalam mendukung program pembangunan desa serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Forum tersebut dihadiri Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Mojo H. Ridwan beserta pendamping kecamatan, Kepala Desa Mlati, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) beserta anggota, pendamping desa, ketua RT dan RW, bidan desa, kader Posyandu, perangkat desa, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas Desa Mlati.
Musyawarah membahas pembentukan Tim Penyusun RKP Desa Tahun 2027 sebagai langkah awal penyusunan program pembangunan desa yang akan menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan pada tahun mendatang. Selain itu, rembuk stunting juga menjadi agenda penting dalam menyusun strategi percepatan penurunan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor.
Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pembangunan yang berbasis kebutuhan masyarakat.
“Bhabinkamtibmas tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendampingi setiap proses pembangunan di desa. Kehadiran anggota di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat sinergi sekaligus memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Menurut Iptu Mahmud, penyusunan RKP Desa melalui musyawarah merupakan langkah penting agar seluruh program pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Musyawarah menjadi wadah untuk menyerap aspirasi warga sehingga pembangunan yang direncanakan memiliki manfaat nyata bagi masyarakat. Polri mendukung penuh proses tersebut agar berjalan transparan, partisipatif, dan menghasilkan keputusan yang membawa kemajuan bagi desa,” katanya.
Selain membahas pembangunan desa, forum juga memberikan perhatian terhadap upaya pencegahan stunting yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Melalui rembuk stunting, seluruh pemangku kepentingan menyatukan langkah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak, memperkuat edukasi gizi, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan sejak dini.
Bhabinkamtibmas Desa Mlati Aipda Yumawan mengatakan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, TNI, Polri, dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pembangunan desa maupun penanganan stunting.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah desa, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Demikian pula dalam pencegahan stunting, diperlukan kepedulian bersama agar anak-anak dapat tumbuh sehat dan menjadi generasi yang berkualitas,” ujarnya.
Kapolsek menambahkan bahwa Bhabinkamtibmas akan terus hadir mendampingi berbagai kegiatan masyarakat sebagai implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan, perlindungan, dan kemitraan.
“Kami ingin Polri selalu hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Pendampingan terhadap kegiatan pembangunan desa merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung terciptanya desa yang aman, maju, dan sejahtera,” tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh peserta mengikuti musyawarah dengan antusias dan aktif menyampaikan berbagai masukan untuk penyusunan RKP Desa Tahun 2027 serta strategi percepatan penanganan stunting.
Melalui sinergi yang terus dibangun antara pemerintah desa, masyarakat, TNI, dan Polri, diharapkan berbagai program pembangunan yang direncanakan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Mlati secara berkelanjutan. (res/an)
Peristiwa
Wujud Kepedulian Polri untuk Masyarakat, Bhabinkamtibmas Dermo Kediri Sambangi Warga Sakit dan Lansia Sekaligus Sampaikan Pesan Kamtibmas
Kediriselaludihati.com – Kepedulian terhadap masyarakat terus diwujudkan jajaran Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, melalui program JUMARI (Jumat Berkah Berbagi). Jumat (26/6/2026), Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo, Aiptu Suhartono, menyalurkan bantuan beras kepada dua warga lanjut usia di Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, sebagai bentuk empati sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di dua lokasi berbeda. Penerima bantuan pertama adalah Sri Sunarmi (68), warga RT 01 RW 02, Kelurahan Dermo, yang saat ini tengah menjalani perawatan akibat penyakit stroke. Selanjutnya, bantuan disalurkan kepada Sutiyo (85), warga RT 05 RW 02, Kelurahan Dermo.
Dalam kunjungannya, Aiptu Suhartono tidak hanya menyerahkan bantuan beras, tetapi juga memberikan perhatian dan dukungan moril kepada kedua warga lanjut usia tersebut. Kehadiran Bhabinkamtibmas disambut hangat oleh keluarga maupun masyarakat sekitar.
Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., mengatakan kegiatan JUMARI merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan, kepedulian sosial, dan kedekatan dengan masyarakat.
“Program Jumat Berkah Berbagi ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan perhatian. Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran polisi bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir untuk membantu dan memberikan semangat kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain menyerahkan bantuan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada warga. Di antaranya mengimbau agar para lansia aktif mengikuti kegiatan Posyandu Lansia guna memantau kondisi kesehatan secara berkala.
Aiptu Suhartono juga mengajak masyarakat untuk terus menjalin komunikasi dengan Bhabinkamtibmas apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan maupun persoalan sosial di lingkungan tempat tinggal.
“Kami berharap masyarakat tidak ragu berkomunikasi dengan Bhabinkamtibmas. Apabila ada informasi yang berkaitan dengan keamanan lingkungan atau membutuhkan bantuan kepolisian, segera sampaikan agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” katanya.
Menurut Kompol Rudi, pendekatan humanis seperti ini menjadi salah satu strategi Polri dalam membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat kemitraan antara polisi dan warga.
“Silaturahmi yang dibangun melalui kegiatan sosial akan mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat. Dengan kedekatan tersebut, upaya menjaga keamanan lingkungan juga akan semakin mudah karena masyarakat merasa memiliki polisi sebagai mitra,” jelasnya.
Program JUMARI secara rutin dilaksanakan oleh jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Mojoroto sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Tidak hanya memberikan bantuan sosial, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menyerap aspirasi warga, mengetahui kondisi sosial di lingkungan binaan, serta memberikan edukasi mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kegiatan mendapat apresiasi dari warga yang merasa terbantu dengan perhatian yang diberikan aparat kepolisian. Kehadiran Bhabinkamtibmas dinilai tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan semangat dan kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Melalui program JUMARI, Polsek Mojoroto kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan Polri yang humanis, peduli, dan bermanfaat bagi masyarakat, sejalan dengan semangat “Polri untuk Masyarakat.” (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
