Peristiwa
Ribuan Jamaah Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Pengajian Gus Lik
Kediriselaludihati.com – Ribuan jamaah memadati Langgar Kulon Pondok Pesantren Assaidi’ah Jamsaren pada Kamis malam untuk mengikuti pengajian rutin yang dipimpin oleh KH Muhamad Thoha Yahya, atau yang akrab dikenal sebagai Gus Lik, Kamis malam, 12 September 2024.
Acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme.
Sejak pukul 19.00 WIB, jamaah mulai berdatangan dan memadati area pengajian, termasuk sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Kediri. Gus Lik menyampaikan ceramahnya dengan penuh keteduhan, mengajak para hadirin untuk meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW dan memperkuat keimanan serta ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Pengajian ini juga mendapatkan pengamanan ketat dari jajaran Polsek Pesantren yang dipimpin oleh Kapolsek Pesantren, Kompol Siswandi, S.H. Sebanyak 29 personel kepolisian dari Polsek dan Polres Kediri Kota diterjunkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran acara. Selain itu, sekitar 40 anggota Banser serta tim internal pesantren turut membantu dalam mengatur parkir dan menjaga ketertiban selama acara berlangsung.
Dalam ceramahnya, Gus Lik menekankan pentingnya menjaga akhlak mulia serta persatuan di tengah masyarakat. “Perbedaan itu rahmat, namun harus diikat dengan cinta dan kebersamaan, seperti yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW,” ujar Gus Lik di hadapan ribuan jamaah yang hadir.
Acara pengajian yang dihadiri oleh sekitar 2000 jamaah ini berlangsung dengan aman dan tertib. Berkat kolaborasi yang baik antara pihak keamanan dan panitia, seluruh rangkaian acara dapat dilaksanakan tanpa hambatan. Jamaah pun merasa nyaman dan khusyuk mengikuti rangkaian pengajian hingga selesai.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi momen penting bagi masyarakat Kediri, khususnya di lingkungan Ponpes Assaidi’ah. Selain sebagai ajang memperdalam ilmu agama, acara ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antar warga dan jamaah.
Situasi selama acara berlangsung tetap kondusif, dan seluruh jamaah dapat kembali ke rumah masing-masing dengan aman. Pengamanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan Banser diakui sangat membantu kelancaran acara, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga parkir jamaah yang teratur.
Kompol Siswandi, S.H., selaku Kapolsek Pesantren, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pengajian ini. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah dan petugas yang telah menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan berakhirnya pengajian ini, diharapkan semangat kebersamaan dan cinta kepada Rasulullah SAW semakin tumbuh di kalangan masyarakat Kediri.(aro/res)
Peristiwa
Polsek Mojo Ajak Warga Utamakan Musyawarah dan Tolak Provokasi Pihak Tidak Bertanggung Jawab
Kediriselaludihati.com – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat terus diperkuat jajaran Polsek Mojo, Polres Kediri Kota melalui pendekatan humanis dan komunikasi langsung dengan warga.
Salah satu langkah konkret dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Petungroto, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, dengan menghadiri pertemuan rutin bulanan lembaga desa sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (10/5/2026) mulai pukul 18.30 WIB hingga 21.00 WIB di kediaman Ketua RT 011 RW 03 Desa Petungroto, Gianto. Hadir dalam kegiatan itu Bhabinkamtibmas Desa Petungroto AIPTU Eko Setyo Prayitno, SH bersama unsur masyarakat dan perangkat desa.
Dalam forum tersebut, Bhabinkamtibmas tidak hanya menghadiri agenda rutin kelembagaan desa, tetapi juga melakukan sambang dialogis sebagai bentuk penguatan sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga harkamtibmas.
Aiptu Eko menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada warga, mulai dari menjaga kerukunan antarwarga, memperkuat komunikasi sosial, hingga mendorong penyelesaian persoalan secara musyawarah.
Warga juga diingatkan agar segera berkoordinasi dengan perangkat desa maupun Bhabinkamtibmas apabila menemui persoalan di lingkungan sekitar.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya maupun ajakan dari pihak luar yang tidak memiliki kepentingan terhadap keamanan lingkungan.
Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, SH menegaskan, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam forum warga merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian untuk mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
“Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri di desa. Kehadiran anggota di tengah masyarakat bukan hanya untuk monitoring situasi, tetapi juga membangun kedekatan emosional dan kepercayaan publik,” ujar Mahmud, Minggu malam.
Menurut dia, pola komunikasi langsung seperti ini efektif untuk menyerap aspirasi warga sekaligus menjadi ruang edukasi hukum dan keamanan.
Ia menekankan pentingnya penyelesaian persoalan secara bijak tanpa melibatkan pihak-pihak yang tidak berkompeten.
“Setiap permasalahan sosial sebaiknya diselesaikan melalui musyawarah dan koordinasi dengan unsur terkait. Jangan mudah membawa persoalan ke pihak luar yang justru berpotensi memperkeruh keadaan,” katanya.
Mahmud juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi, terutama di era digital ketika arus berita sangat cepat dan tidak seluruhnya dapat dipertanggungjawabkan.
“Warga jangan mudah percaya pada isu atau ajakan provokatif. Saring informasi sebelum dibagikan, dan apabila ada hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas segera laporkan,” tuturnya.
Kegiatan sambang tersebut mendapat respons positif dari warga karena dinilai mempererat hubungan antara aparat keamanan dengan masyarakat desa.
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh kekeluargaan. Warga diberi kesempatan menyampaikan masukan serta kondisi lingkungan masing-masing.
Hingga kegiatan selesai, situasi di Desa Petungroto terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan seperti ini, Polsek Mojo berharap partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat, sehingga tercipta wilayah yang aman, nyaman, dan harmonis. (res/an)
Peristiwa
Edukasi Antibullying dan Penggunaan Gawai Disampaikan Bhabinkamtibmas Gayam Kediri ke Pelajar
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Aiptu Hari Purnomo menjadi pembina upacara dalam kegiatan upacara gabungan SDN Gayam 1, 2, dan 3, pada Senin (11/5/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dilaksanakan di SDN Gayam 1 dan diikuti kepala sekolah, guru, serta siswa-siswi dari tiga sekolah dasar di wilayah Kelurahan Gayam.
Dalam kesempatan itu, Aiptu Hari Purnomo menyampaikan materi bertema “Menjadi Generasi Emas” dengan penekanan pada pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah serta pentingnya pembatasan penggunaan telepon genggam pada anak.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Gayam Aiptu Hari Purnomo mengatakan pendidikan karakter dan kedisiplinan perlu ditanamkan sejak usia dini untuk membentuk generasi yang berkualitas.
“Anak-anak harus belajar saling menghargai, tidak melakukan bullying terhadap teman, serta bijak dalam menggunakan handphone agar tidak mengganggu waktu belajar maupun interaksi sosial,” ujar Hari.
Ia juga mengingatkan siswa untuk memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif, menjaga disiplin, dan menghormati guru serta orang tua.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., mengatakan keterlibatan Bhabinkamtibmas di lingkungan sekolah merupakan bagian dari program pembinaan generasi muda melalui pendekatan edukatif.
“Kehadiran anggota di sekolah tidak hanya menjaga kedekatan dengan masyarakat, tetapi juga memberikan edukasi kepada anak-anak tentang nilai disiplin, etika, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” kata Rudi.
Menurut dia, isu bullying dan penggunaan gawai pada anak menjadi perhatian penting sehingga perlu adanya edukasi berkelanjutan dari berbagai pihak.
Selama kegiatan berlangsung, suasana upacara berjalan tertib, aman, dan lancar. Materi yang disampaikan mendapat perhatian dari siswa maupun tenaga pendidik yang hadir. (res/an)
Peristiwa
Sebanyak 15 Warga Desa Kerep Kediri Terima Bantuan Tunai untuk Mei dan Juni 2026
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Kerep, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Aiptu Moh Syafiudin bersama unsur tiga pilar melaksanakan pengamanan dan pemantauan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun Anggaran 2026, pada Senin (11/5/2026).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Gedung Olahraga Desa Kerep, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah desa menyalurkan bantuan kepada 15 penerima manfaat untuk alokasi bulan Mei dan Juni 2026. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp300.000 per bulan, sehingga total bantuan yang diterima mencapai Rp600.000 per orang.
Bhabinkamtibmas Desa Kerep Aiptu Moh Syafiudin mengatakan kehadiran aparat kepolisian bertujuan memastikan proses distribusi bantuan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
“Kami melakukan pemantauan dan pengamanan agar penyaluran bantuan kepada masyarakat dapat berjalan lancar, transparan, dan kondusif,” ujar Syafiudin.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera berkoordinasi dengan aparat desa maupun kepolisian apabila terdapat kendala atau permasalahan dalam proses penyaluran bantuan.
“Jika ada persoalan terkait penyaluran atau hal lain yang membutuhkan penanganan, masyarakat dapat segera menghubungi Bhabinkamtibmas maupun Polsek Tarokan,” katanya.
Kapolsek Tarokan AKP Ibnu Sa’i, S.H., mengatakan pengawalan penyaluran bantuan sosial merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kehadiran anggota dalam kegiatan penyaluran bantuan bertujuan menjaga situasi tetap aman sekaligus memastikan bantuan tersalurkan dengan baik kepada warga yang berhak menerima,” ujar Ibnu.
Menurut dia, sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik dalam pelaksanaan program bantuan sosial.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan yang menonjol. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
