Connect with us

Peristiwa

Polisi Amankan Pertandingan Deltras FC Vs Persipal Palu di Stadion Brawijaya Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Pada Kamis (19/9/2024) pukul 15.00 WIB, laga sengit Liga 2 antara Deltras FC dan Persipal Palu digelar di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Pertandingan ini mendapat perhatian besar dari berbagai pihak, terutama dalam hal pengamanan, mengingat tingginya animo suporter kedua tim. Untuk memastikan jalannya pertandingan berlangsung aman dan kondusif, pengamanan ketat diterapkan oleh Polres Kediri Kota.

Dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri Kota dan Wakapolres, pengamanan ini melibatkan berbagai unsur kepolisian, termasuk Kabagops, Kasatintelkam, Kasatlantas, Kasatbinmas, Kasatsamapta, Kasiwas, Kasipropam, Kasihumas, Kasi TIK, Kasidokkes, dan Kapolsek Kediri Kota. Dengan pakaian dinas lapangan (PDL II), seluruh petugas siap mengawal jalannya pertandingan dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi.

Deltras FC vs Persipal Palu: Rivalitas Sengit di Liga 2

Deltras FC, yang berasal dari Sidoarjo, dikenal sebagai salah satu tim kuat di Liga 2 Indonesia. Dengan suporter fanatik yang dikenal sebagai Deltamania, tim ini datang ke Kediri dengan harapan meraih kemenangan untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara. Di sisi lain, Persipal Palu, tim dari Sulawesi Tengah, juga tidak kalah ambisius. Mereka membawa misi penting untuk mencuri poin di kandang lawan demi memperkuat posisi di papan tengah.

Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi para pemain, tetapi juga menjadi ujian bagi kedua tim untuk menjaga konsistensi performa di tengah kompetisi yang ketat. Deltras FC dengan gaya permainan cepat dan agresif akan berhadapan dengan Persipal Palu yang dikenal dengan pertahanan kokoh dan serangan balik yang mematikan.

Pengamanan Maksimal untuk Kondusivitas Pertandingan

Kapolres Kediri Kota menegaskan bahwa pengamanan pertandingan ini dilakukan dengan maksimal, mengingat potensi gesekan antara suporter yang bisa saja terjadi. Pengamanan di sekitar stadion, termasuk di area parkir dan pintu masuk, dilakukan dengan sangat ketat. Personel dari berbagai satuan dikerahkan untuk menjaga ketertiban dan memastikan pertandingan berjalan lancar tanpa gangguan.

“Kami menerapkan pengamanan berlapis, mulai dari pemeriksaan tiket hingga pengawasan di sekitar stadion. Semua dilakukan untuk menjamin keselamatan suporter, pemain, dan ofisial,” ujar Kabagops Polres Kediri Kota Kompol Mukhlason.

Selain pengamanan fisik, tim medis dari Kasidokkes juga bersiaga untuk memberikan pertolongan jika terjadi keadaan darurat, baik di antara penonton maupun pemain. Dalam pertandingan besar seperti ini, kesiapan tim medis sangat penting untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Komitmen Polres Kediri Kota dalam Menjaga Keamanan

Dengan kehadiran seluruh pejabat utama Polres Kediri Kota, pengamanan pertandingan ini menjadi salah satu prioritas utama. Kapolres Kediri Kota menekankan bahwa pertandingan sepak bola harus menjadi ajang yang aman dan nyaman bagi seluruh pihak yang terlibat, termasuk penonton yang datang untuk mendukung tim kesayangan mereka.

“Kami berkomitmen untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama pertandingan. Kami berharap semua pihak dapat menikmati pertandingan ini dengan tertib dan sportif,” tambah Kapolres.

Pertandingan ini menjadi salah satu sorotan dalam kalender Liga 2 Indonesia, tidak hanya dari sisi permainan di lapangan, tetapi juga dari aspek pengamanan dan ketertiban yang menjadi tanggung jawab Polres Kediri Kota.(res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Koordinasi Penertiban Pasar Dilakukan Bhabinkamtibmas Setonopande Kediri untuk Penataan Kawasan Sam Ratulangi

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Setonopande, Polsek Kediri Kota melakukan sambang dan pemantauan kegiatan sosialisasi rencana penertiban serta relokasi pedagang di kawasan Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Setonopande, Kota Kediri, pada Kamis (7/5/2026).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di area Pasar Setonobetek dan dihadiri unsur Satpol PP Kota Kediri, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag), PD Pasar Joyoboyo, serta Bhabinkamtibmas.

Sosialisasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan penataan kawasan Jalan Sam Ratulangi melalui rencana penertiban dan relokasi pedagang agar aktivitas perdagangan lebih tertib serta mendukung kelancaran fungsi ruang publik.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Setonopande Aiptu Syaifudin Yuri mengatakan kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan ini bertujuan memastikan proses sosialisasi berjalan aman dan kondusif.

“Kami melaksanakan pemantauan dan pendampingan agar proses penyampaian informasi kepada pedagang dapat berjalan lancar, tertib, dan tidak menimbulkan gangguan keamanan,” ujar Syaifudin.

Menurut dia, komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan pedagang menjadi faktor penting dalam pelaksanaan penataan kawasan.

“Harapannya seluruh pihak dapat memahami tujuan penataan ini demi kepentingan bersama, baik dari sisi kenyamanan, ketertiban, maupun kelancaran aktivitas masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Satpol PP dan dinas terkait memberikan penjelasan mengenai rencana teknis penertiban serta relokasi pedagang yang selama ini beraktivitas di kawasan Jalan Sam Ratulangi.

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari kebijakan penataan lingkungan perdagangan agar area pasar dan sekitarnya lebih tertib serta mendukung mobilitas masyarakat.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menegaskan kepolisian siap mendukung seluruh tahapan penataan wilayah selama dilakukan melalui pendekatan persuasif dan komunikasi yang baik.

“Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah daerah sekaligus menjaga agar seluruh proses berjalan aman, tertib, dan humanis,” ujar Bowo.

Ia juga mengimbau masyarakat dan pedagang untuk tetap menjaga situasi kondusif serta mengedepankan dialog dalam menyikapi kebijakan penataan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan terkendali tanpa adanya gangguan kamtibmas.

Melalui koordinasi lintas instansi ini, penataan kawasan Jalan Sam Ratulangi diharapkan dapat berjalan efektif serta menciptakan lingkungan perdagangan yang lebih tertib, nyaman, dan representatif bagi masyarakat Kota Kediri. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Kolaborasi Kelurahan dan Dinsos Kota Kediri Bantu Warga Penyandang Disabilitas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, mendampingi penyaluran bantuan sosial berupa kursi roda kepada warga penyandang disabilitas fisik di RT 27 RW 07 Kelurahan Singonegaran, pada Kamis (7/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB itu dilaksanakan Bripka Mohamad Rifai bersama Kepala Kelurahan Singonegaran dengan mendampingi petugas Dinas Sosial Kota Kediri dalam proses penyaluran bantuan.

Bantuan kursi roda diberikan kepada Rini Afianti, warga penyandang disabilitas fisik, sebagai bentuk dukungan pemenuhan kebutuhan mobilitas dan peningkatan kualitas hidup penerima manfaat.

Bripka Mohamad Rifai mengatakan pendampingan tersebut merupakan bagian dari peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung kegiatan sosial dan memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.

“Kami hadir untuk mendampingi penyaluran bantuan agar berjalan lancar serta memastikan bantuan sosial dapat diterima langsung oleh warga yang membutuhkan,” ujar Rifai.

Ia berharap bantuan kursi roda tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Semoga kursi roda ini bisa membantu mobilitas Ibu Rini sehingga lebih mudah beraktivitas dan meningkatkan kemandirian,” katanya.

Kegiatan penyaluran bantuan juga menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah kelurahan, kepolisian, dan Dinas Sosial dalam memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat rentan.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., menyatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan sosial merupakan bentuk pelayanan Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat.

“Bhabinkamtibmas tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan keamanan, tetapi juga hadir dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Ini bagian dari upaya membangun kedekatan serta kepedulian terhadap warga,” ujar Siswandi.

Menurut dia, sinergi lintas instansi sangat penting untuk memastikan program bantuan sosial berjalan efektif dan tepat sasaran.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan bantuan yang diberikan mampu meringankan kebutuhan warga penyandang disabilitas sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Program Polisi Sahabat Anak Digelar Satlantas Polres Kediri Kota Bersama Siswa TKIT Al-Azhar

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (POLSANAK) bersama siswa-siswi KB/TKIT Al-Azhar Kediri di Markas Satlantas Polres Kediri Kota, pada Kamis (7/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB itu diikuti guru pendamping dan para siswa KB/TKIT Al-Azhar Kediri. Hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota.

Program POLSANAK merupakan agenda edukasi yang bertujuan mengenalkan budaya tertib berlalu lintas kepada anak sejak usia dini melalui pendekatan interaktif dan menyenangkan.

Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan materi mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, pengenalan profesi kepolisian, serta pemahaman dasar tentang alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) dan rambu-rambu jalan.

Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., mengatakan pendidikan lalu lintas sejak dini menjadi langkah strategis dalam membentuk karakter disiplin anak.

“Kesadaran tertib berlalu lintas harus ditanamkan sejak usia dini. Melalui program Polisi Sahabat Anak, kami ingin anak-anak mengenal aturan dasar lalu lintas sekaligus memahami pentingnya keselamatan di jalan,” ujar Tutud.

Selain edukasi lalu lintas, kegiatan juga mengenalkan tugas dan peran Polri kepada anak-anak agar terbangun kedekatan positif antara kepolisian dan masyarakat sejak usia dini.

Menurut Tutud, pendekatan edukatif kepada anak-anak penting untuk membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan.

“Anak-anak adalah generasi penerus. Dengan mengenalkan disiplin, keselamatan, dan profesi kepolisian sejak kecil, diharapkan mereka tumbuh menjadi pribadi yang tertib dan memiliki kepedulian terhadap keselamatan bersama,” katanya.

Para siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, termasuk sesi pengenalan rambu lalu lintas dan interaksi langsung bersama personel kepolisian.

Guru pendamping KB/TKIT Al-Azhar Kediri menyambut positif kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman belajar yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi peserta didik.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena anak-anak belajar langsung tentang aturan lalu lintas dan mengenal polisi secara lebih dekat dalam suasana yang ramah,” ujar salah satu guru pendamping.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Melalui program Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Kediri Kota berharap edukasi keselamatan lalu lintas dapat tertanam sejak dini sehingga membentuk budaya tertib dan aman berlalu lintas di masa mendatang. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page