Connect with us

Peristiwa

Cegah Kecelakaan di Jalan, Satlantas Polres Kediri Kota Ajak Siswa SMKN 3 Jadi Pelopor Tertib Lalu Lintas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Dalam rangkaian kegiatan Operasi Zebra Semeru 2024, Polres Kediri Kota menggelar sosialisasi penting mengenai tertib berlalu lintas di SMKN 3 Kediri pada Senin (14/10/2024). Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 10.30 WIB dengan melibatkan anggota Unit Kamsel dan Dinas Perhubungan Kota Kediri.

Kegiatan ini dilakukan untuk menanamkan kesadaran tertib lalu lintas sejak dini, kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dan guru SMKN 3 dengan antusias.

Sosialisasi Berlangsung Usai Upacara Bendera

Acara dimulai dengan upacara bendera di halaman sekolah, di mana anggota Unit Kamsel Polres Kediri Kota bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam pidatonya, mereka menekankan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai siswa, sekaligus mengingatkan bahwa kedisiplinan berlalu lintas tidak hanya penting bagi keselamatan pribadi, tetapi juga bagi keselamatan masyarakat umum.

Operasi Zebra Semeru 2024 yang berlangsung dari 14 Oktober hingga 27 Oktober ini berfokus pada penegakan disiplin berlalu lintas, terutama di kalangan pengendara muda. Siswa-siswi SMKN 3 Kediri, yang sebagiannya telah memiliki izin mengemudi, diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, seperti penggunaan helm berstandar SNI, menghindari penggunaan ponsel saat berkendara, serta menghindari aksi kebut-kebutan.

Pentingnya Menjadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Selanjutnya, sosialisasi dilanjutkan dengan penjelasan dari perwakilan Dinas Perhubungan Kota Kediri, yang memberikan edukasi tentang etika berkendara dan cara menjaga keselamatan di jalan. Mereka juga menyampaikan pentingnya menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, dimulai dari lingkungan sekolah. “Menjaga keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Dengan tertib berlalu lintas, kita bisa mengurangi risiko kecelakaan yang seringkali melibatkan pengendara muda,” ujar perwakilan Dinas Perhubungan.

Dalam sosialisasi ini, para siswa juga diingatkan bahwa Operasi Zebra Semeru 2024 bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Kediri, terutama pada jalur-jalur yang sering digunakan oleh pengendara remaja. Edukasi tentang bahaya menggunakan ponsel saat berkendara dan dampak buruk berkendara dalam pengaruh alkohol juga menjadi fokus utama dari kampanye keselamatan tersebut.

Sambutan Positif dari Siswa dan Guru

Kepala Sekolah SMKN 3 Kediri menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan sosialisasi ini. Menurutnya, penting bagi siswa untuk memahami aturan dan etika berlalu lintas sedini mungkin, agar mereka tidak hanya menjadi pengendara yang baik, tetapi juga dapat membantu mengurangi angka kecelakaan di jalan. “Kami sangat mendukung upaya Polres Kediri Kota dalam mengedukasi siswa kami. Kami berharap mereka dapat menjadi contoh baik di masyarakat,” ungkapnya.

Menumbuhkan Generasi Muda yang Peduli Keselamatan

Dengan kegiatan ini, Polres Kediri Kota berharap dapat menumbuhkan kesadaran di kalangan generasi muda tentang pentingnya keselamatan di jalan. Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, menekankan bahwa generasi muda adalah aset bangsa yang harus dilindungi. “Kami ingin memastikan bahwa siswa-siswi di Kediri Kota, termasuk di SMKN 3, menjadi pelopor keselamatan di jalan raya. Tertib berlalu lintas bukan hanya soal aturan, tetapi juga tentang menjaga nyawa,” ujarnya.

Situasi selama kegiatan berlangsung aman dan kondusif, dan diharapkan sosialisasi ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi para siswa. Operasi Zebra Semeru 2024 akan terus digelar di berbagai titik di Kota Kediri hingga akhir Oktober, sebagai bagian dari upaya menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib menjelang Pilkada 2024. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Kapolsek Grogol Kediri: Sinergi Antarinstansi Jadi Kunci Pelayanan Publik yang Optimal

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Grogol, Polsek Grogol, Polres Kediri Kota Aipda Imam Sugiat, menghadiri kegiatan Tasyakuran Hari Bhakti Imigrasi ke-76 Tahun 2026 yang digelar di Graha Adi Winata, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri, Jalan Jawa No. 135, Dusun Bedrek Selatan, Desa Grogol, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, pada Senin (26/1/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan instansi vertikal, aparat penegak hukum, serta tokoh pemerintahan daerah dari wilayah Kediri dan sekitarnya. Tasyakuran ini menjadi momentum refleksi perjalanan dan pengabdian Imigrasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama 76 tahun.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Kantor Imigrasi Kediri Antonius Frisky Saniscara Cahya Putra, Bupati Kediri yang diwakili Wakil Bupati Hj. Maria Ulfa, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, Kapolres Kediri Kota yang diwakili Kasat Reskrim AKP Cipto Dwi Leksono, serta perwakilan dari Polres Nganjuk, Kodim 0809 Kediri, Kejaksaan Negeri Kediri, Pengadilan Negeri Kediri, Kementerian Agama, BNN Kabupaten dan Kota Kediri, hingga perwakilan sektor swasta.

Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., mengatakan kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap sinergi lintas sektor, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan pelayanan publik.

“Peringatan Hari Bhakti Imigrasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi. Polri siap mendukung tugas Imigrasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar AKP Andang Wastiyono.

Menurut dia, kerja sama yang solid antara Polri, Imigrasi, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor utama dalam menciptakan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Selain mengikuti rangkaian acara tasyakuran, Bhabinkamtibmas Desa Grogol juga melakukan koordinasi dan komunikasi dengan unsur Tiga Pilar Keamanan, yakni pemerintah desa dan TNI, guna memperkuat sinergitas di wilayah Kecamatan Grogol.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan dilakukan secara melekat oleh unsur kepolisian dan petugas internal Imigrasi.

Peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-76 Tahun 2026 ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi jajaran Imigrasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektoral dalam mendukung pembangunan dan stabilitas nasional. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Kapolsek Mojoroto Kediri: Pembinaan Pelajar Penting untuk Cegah Kenakalan Remaja

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Mrican, Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota Aipda Achmad Sodik, menjadi pembina upacara bendera di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Mambaul Ulum (Al-Anwar), Jalan Sersan Bachrun, Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Senin (26/1/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya Polsek Mojoroto dalam melakukan pembinaan dan pendekatan kepada dunia pendidikan guna menanamkan disiplin, semangat belajar, serta nilai karakter positif kepada para pelajar sejak usia dini.

Dalam amanatnya, Aipda Achmad Sodik memberikan motivasi kepada para siswa agar rajin belajar, patuh terhadap aturan sekolah, serta menjauhi perilaku negatif yang dapat merugikan masa depan mereka.

Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., menegaskan bahwa keterlibatan anggota Polri dalam kegiatan sekolah merupakan langkah preventif untuk membangun karakter generasi muda sekaligus mencegah kenakalan remaja.

“Melalui kegiatan seperti upacara bendera ini, kami ingin menanamkan nilai kedisiplinan, nasionalisme, dan tanggung jawab sejak dini. Ini bagian dari upaya pencegahan agar anak-anak tidak terjerumus pada perilaku menyimpang di kemudian hari,” ujar Kompol Rudi Purwanto.

Ia menambahkan, peran Bhabinkamtibmas tidak hanya sebatas menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga hadir sebagai pembina dan motivator di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan.

“Sekolah adalah fondasi pembentukan karakter. Karena itu, Polri harus hadir memberikan contoh dan dorongan positif agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi dan berakhlak baik,” imbuhnya.

Pihak sekolah menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan upacara bendera tersebut. Menurut guru dan tenaga pendidik, kehadiran aparat kepolisian memberikan dampak positif dalam meningkatkan kedisiplinan serta rasa hormat siswa terhadap aturan. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Kelurahan Gayam Kediri Bersama Tiga Pilar Dorong Sinergi Pencegahan Stunting

Published

on

Kediriselaludihati.com – Unit Binmas Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota bersama unsur Tiga Pilar Kelurahan Gayam menghadiri kegiatan Rembuk Stunting Kelurahan Gayam Tahun 2026 yang digelar di Gedung Serbaguna Kelurahan Gayam, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Senin (26/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Gayam Aiptu Hari Purnomo, Babinsa, perangkat kelurahan, serta perwakilan dinas terkait sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Kota Kediri.

Rembuk stunting ini diikuti oleh Kepala Kelurahan Gayam, Sekretaris Kelurahan Gayam, perwakilan Dinas DP3AP2KB, Dinas Kesehatan, kader kesehatan, Ketua PKK Kelurahan Gayam, kader PPA, serta unsur masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Lurah Gayam menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menurunkan angka stunting melalui perencanaan program yang terarah dan berkelanjutan, mulai dari peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak hingga penguatan peran keluarga dan masyarakat.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gayam Aiptu Hari Purnomo dalam kesempatan tersebut menyampaikan imbauan kamtibmas kepada seluruh peserta agar tetap menjaga kondusivitas lingkungan, memperkuat kepedulian sosial, serta mendukung program pemerintah demi terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera.

“Keamanan dan ketertiban lingkungan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program kesehatan masyarakat, termasuk pencegahan stunting. Karena itu, sinergi antara aparat, tenaga kesehatan, dan masyarakat harus terus diperkuat,” ujarnya.

Perwakilan dari tim kesehatan juga memaparkan gambaran kondisi stunting di wilayah Kelurahan Gayam serta langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan pada tahun 2026, termasuk edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang balita, dan pendampingan keluarga berisiko stunting.

Kegiatan rembuk stunting berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai. Polsek Mojoroto menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah daerah melalui pendekatan preventif dan pembinaan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan kondusif. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page