Peristiwa
Edukasi Masyarakat Sat Lantas Polres Kediri Kota Sosialisasikan Operasi Zebra
Polres Kediri Kota melakukan edukasi tertib lalu lintas. Unit Kamsel Polres Kediri Kota juga melakukan sosialisasi di Jl. Patimura, Kota Kediri.
Hal ini dalam rangka meningkatkan kesadaran berlalu lintas dan memastikan keamanan di jalan, Unit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota melaksanakan kegiatan edukasi dan himbauan di Jl. Patimura, Kota Kediri, pada Kamis (17/10/2024).
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.30 hingga 11.00 WIB ini bertujuan untuk mendukung kelancaran Operasi Zebra Semeru 2024, yang telah dimulai sejak 14 Oktober dan akan berlangsung hingga 27 Oktober 2024.
Anggota Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota berinteraksi langsung dengan para pengguna jalan, terutama pengemudi truk dan pelaku usaha, guna memberikan edukasi terkait pentingnya tertib berlalu lintas.
Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah mengingatkan masyarakat tentang bahaya parkir sembarangan yang dapat menyebabkan kemacetan, serta memberi informasi tentang aturan-aturan penting yang harus dipatuhi selama berlangsungnya Operasi Zebra Semeru 2024.
Fokus Operasi Zebra Semeru 2024: Keselamatan Menjadi Prioritas
Operasi Zebra Semeru 2024 memiliki beberapa sasaran prioritas yang ditargetkan oleh Satlantas Polres Kediri Kota. Sasaran ini difokuskan pada pelanggaran-pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan di jalan raya, di antaranya:
• Penggunaan ponsel saat berkendara yang dapat mengganggu konsentrasi pengemudi.
• Penggunaan knalpot bising yang tidak sesuai standar (brong).
• Pengendara di bawah umur yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
• Pengemudi yang melampaui batas kecepatan dan berkendara melawan arus lalu lintas.
• Kendaraan yang overloading (berat muatan berlebih) dan over dimension (berukuran melebihi batas).
• Pengendara motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI atau sabuk pengaman (safety belt) untuk mobil.
• Pengendara yang berkendara di bawah pengaruh alkohol.
• Pelanggaran lainnya yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., Kasat Lantas Polres Kediri Kota, menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas harus menjadi kebutuhan bersama yang harus dipahami oleh semua pengguna jalan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menanamkan kesadaran pada masyarakat bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita semua. Menggunakan helm, sabuk pengaman, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, semuanya adalah langkah sederhana yang bisa menyelamatkan nyawa,” ujarnya.
Edukasi dan Himbauan Langsung untuk Pengendara
Selama kegiatan, anggota Kamsel memberikan edukasi tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan bahaya dari pelanggaran yang bisa membahayakan keselamatan. Para pengemudi truk, yang kerap menjadi pengguna jalur utama, mendapatkan himbauan khusus mengenai larangan parkir sembarangan di tepi jalan, yang sering kali menjadi salah satu penyebab utama kemacetan.
Selain itu, anggota Kamsel juga membagikan informasi mengenai aturan-aturan yang diterapkan dalam Operasi Zebra Semeru 2024.
“Pengendara harus selalu memperhatikan keselamatan dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyebabkan bahaya di jalan.
Edukasi ini penting agar kita semua bisa saling menjaga dan mematuhi peraturan, sehingga tercipta suasana berlalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman,” tambah AKP Afandy.
Operasi Zebra Semeru 2024: Mewujudkan Kamseltibcar Lantas dan Harkamtibmas
Satlantas Polres Kediri Kota terus berkomitmen untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) serta menjaga ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) melalui serangkaian kegiatan preventif, termasuk Operasi Zebra Semeru 2024.
Selain penegakan hukum, kegiatan edukasi seperti ini akan terus dilaksanakan untuk memastikan setiap pengendara memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama.
“Dengan adanya Operasi Zebra Semeru 2024 ini, kami berharap angka pelanggaran lalu lintas bisa ditekan, sehingga keselamatan di jalan bisa lebih terjaga. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program ini dan menjadikan keselamatan berkendara sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Kasat Lantas AKP Afandy Dwi Takdir.
Melalui kolaborasi antara masyarakat dan petugas di lapangan, diharapkan upaya ini dapat meningkatkan kesadaran berlalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan serta pelanggaran di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
Peristiwa
Tiga Pilar Pesantren Perkuat Semangat Kebersamaan Jelang Muktamar NU Ke-35 di Jombang
Kediriselaludihati.com – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, berbagai elemen masyarakat mulai menyampaikan dukungan dan doa agar agenda besar organisasi keagamaan tersebut berjalan lancar.
Di Kota Kediri, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren bersama tiga pilar memasang banner ucapan selamat dan sukses pelaksanaan Muktamar NU di halaman Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, pada Jumat (29/8/2026).
Pemasangan banner tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moral terhadap pelaksanaan Muktamar NU yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 atau bertepatan dengan 14-18 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar melaksanakan kegiatan pemasangan banner sebagai bagian dari upaya menjaga suasana kondusif serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan penghormatan terhadap pelaksanaan Muktamar NU sebagai forum penting bagi perjalanan organisasi dan kemaslahatan umat,” ujar Aiptu Siswanto.
Menurutnya, keberadaan tempat ibadah seperti Masjid Besar Al Falah juga menjadi ruang yang strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kebersamaan dan menjaga hubungan harmonis antarwarga.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan yang melibatkan unsur tiga pilar merupakan bagian dari pendekatan kemasyarakatan dalam menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.
“Sinergi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang rukun dan kondusif,” kata Kompol Siswandi.
Pemasangan banner tersebut disaksikan oleh jamaah Masjid Besar Al Falah. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan menjadi bagian dari dukungan masyarakat Kota Kediri terhadap pelaksanaan Muktamar NU 2026. (res/an)
Peristiwa
Sinergi Tiga Pilar Pesantren Kota Kediri Kawal Kegiatan Sosial, 700 Porsi Makan Dibagikan untuk Jamaah
Kediriselaludihati.com – Semangat berbagi kepada masyarakat kembali mewarnai suasana Jumat di Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Melalui kegiatan Jumat Berkah, Yayasan Berkah Sholawat/YAM membagikan sekitar 700 porsi makan siang gratis kepada jamaah dan masyarakat yang hadir, pada Jumat (29/8/2026).
Kegiatan sosial tersebut mendapat pemantauan dan pengamanan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar Kelurahan Pesantren serta piket fungsi Polsek Pesantren.
Pembagian makanan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan antara lembaga keagamaan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut mengusung motto “Maksiat Minggat, Kambing Domba Sehati” sebagai bagian dari pesan kebersamaan dan kepedulian sosial.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto mengatakan, kehadiran aparat dalam kegiatan masyarakat bertujuan memberikan rasa nyaman sekaligus memastikan kegiatan sosial berjalan tertib.
“Kami bersama tiga pilar hadir untuk mendukung kegiatan positif masyarakat serta menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Selain jamaah Masjid Besar Al Falah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan berbagai unsur yang terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat perlu terus didukung karena menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan kebersamaan di lingkungan warga.
“Kegiatan positif seperti ini menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun kepedulian antarwarga,” kata Kompol Siswandi.
Kegiatan Jumat Berkah tersebut berlangsung di Masjid Besar Al Falah Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dengan diikuti jamaah masjid dan masyarakat sekitar. (res/an)
Peristiwa
Sinergi Tiga Pilar Desa Sidomulyo Kediri Perkuat Pencegahan Stunting Melalui Musyawarah Desa
Kediriselaludihati.com – Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, pendamping masyarakat, dan unsur keamanan. Di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, berbagai pihak menggelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026 sebagai forum untuk membahas persoalan kesehatan masyarakat secara partisipatif.
Kegiatan yang berlangsung Jumat (28/8/2026) di Balai Desa Sidomulyo tersebut dihadiri unsur tiga pilar desa, perangkat desa, kader kesehatan, serta sejumlah pihak terkait bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan bersama Babinsa dan pemerintah desa turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting.
Dalam forum tersebut, peserta melakukan musyawarah untuk menggali berbagai persoalan yang menjadi faktor penyebab stunting di wilayah Desa Sidomulyo. Selain itu, sejumlah usulan masyarakat juga dihimpun sebagai bahan penyusunan langkah penanganan yang lebih tepat sasaran.
Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat mengatakan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah desa tetapi juga keluarga dan masyarakat.
“Permasalahan stunting harus ditangani bersama dengan melihat akar persoalannya, mulai dari pola asuh, kesehatan ibu dan anak, hingga pemenuhan kebutuhan gizi,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial masyarakat merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga.
“Kami hadir untuk mendukung kegiatan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting melalui sinergi bersama pemerintah desa dan unsur terkait,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat, Bhabinkamtibmas Bripka Adhityatama Kurniawan, Babinsa Serka Endro Sutanto, Bidan Desa Sidomulyo Erni, Koordinator PLKB Kecamatan Semen Untari, perwakilan Puskesmas Semen Cintya, perwakilan BPD Desa Sidomulyo, pendamping kecamatan dan desa, perangkat desa, serta kader kesehatan.
Melalui forum rembug stunting ini, pemerintah desa bersama masyarakat diharapkan dapat menyusun langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan stunting sehingga kualitas kesehatan generasi mendatang dapat terus ditingkatkan. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
