Connect with us

Peristiwa

Brosur Operasi Zebra Semeru 2024 Dibagikan untuk Edukasi Masyarakat di Tiga Titik Keramaian Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya keselamatan berkendara dan mendukung pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2024, Unit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota melaksanakan kegiatan pembagian brosur dan himbauan kepada masyarakat di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Kediri, pada Minggu (20/10/2024).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ketos Jl. Hasanuddin, Swalayan Golden, dan Kediri Mall Jl. Hayam Wuruk, dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.

Operasi Zebra Semeru yang berlangsung dari tanggal 14 hingga 27 Oktober 2024 ini bertujuan untuk menertibkan pelanggaran lalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Kediri Kota ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas (Kamseltibcar Lantas).

Sasaran Utama: Pelanggaran yang Membahayakan Keselamatan

Dalam kegiatan tersebut, anggota Unit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota membagikan brosur kepada para pengunjung pusat perbelanjaan dan pengendara kendaraan di sekitar lokasi.

Brosur tersebut berisi informasi penting mengenai pelanggaran-pelanggaran yang menjadi fokus utama dalam Operasi Zebra Semeru 2024, antara lain:

1.  Penggunaan ponsel saat berkendara.
2.  Knalpot bising yang tidak sesuai standar (brong).
3.  Pengendara di bawah umur tanpa SIM.
4.  Pengendara yang melebihi batas kecepatan.
5.  Melawan arus lalu lintas.
6.  Kendaraan yang overload dan over dimension.
7.  Pengendara yang tidak menggunakan helm SNI dan tidak mengenakan sabuk pengaman.
8.  Pengendara yang berada di bawah pengaruh alkohol.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., menyatakan bahwa fokus dari kegiatan ini adalah untuk mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap keselamatan di jalan raya.

“Kami berharap melalui pembagian brosur ini, masyarakat bisa lebih memahami risiko yang dihadapi jika tidak mematuhi aturan berlalu lintas.
Kami mengajak semua pihak untuk menjadikan keselamatan berkendara sebagai kebutuhan, bukan hanya kewajiban,” ujar AKP Afandy.

Tertib Berlalu Lintas Demi Keselamatan Bersama

Dalam kesempatan ini, anggota Kamsel Satlantas juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan di jalan.

“Penggunaan helm SNI dan sabuk pengaman, tidak melawan arus, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara, adalah hal-hal sederhana yang bisa menyelamatkan nyawa kita. Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya hal tersebut,” tambahnya.

Selain itu, melalui brosur yang dibagikan, masyarakat juga diingatkan untuk selalu menjaga etika berlalu lintas, tidak hanya demi keselamatan diri sendiri, tetapi juga untuk menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.

Operasi ini tidak hanya menindak pelanggaran, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian bersama terhadap keselamatan berlalu lintas.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat terlihat antusias menerima brosur dan mendengarkan himbauan yang disampaikan oleh petugas. Beberapa pengendara bahkan menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang diambil oleh Satlantas Polres Kediri Kota dalam menjaga keselamatan lalu lintas.

“Ini kegiatan yang sangat bagus. Kadang kita terlalu sibuk atau terburu-buru, jadi lupa hal-hal kecil seperti memakai helm atau tidak menggunakan ponsel. Dengan adanya brosur ini, kita diingatkan kembali betapa pentingnya keselamatan di jalan,” ujar salah seorang pengendara di lokasi.

Keselamatan di Jalan: Sebuah Kebutuhan Bersama

Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, menekankan bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama.

“Kami selalu mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya tentang mematuhi peraturan, tetapi juga tentang melindungi diri sendiri dan orang lain. Kami berharap masyarakat bisa menjadikan keselamatan di jalan sebagai kebutuhan utama, bukan hanya saat ada operasi lalu lintas, tetapi setiap hari.” Ungkanya.

Kegiatan sosialisasi dan pembagian brosur ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan menurunkan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di Kota Kediri.

Dengan adanya kerjasama antara Satlantas Polres Kediri Kota dan masyarakat, diharapkan tercipta suasana Kamseltibcar Lantas yang kondusif dan Harkamtibmas yang terjaga.

Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif. Masyarakat yang hadir di lokasi menyambut baik inisiatif ini dan diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai tempat strategis di wilayah Kota Kediri. (res/an)

Continue Reading

Lalu Lintas

Hyundai Palisade Tabrak Scoopy, Avanza, dan Panther di Jalan KH Ahmad Dahlan Kota Kediri

Published

on

Kediriselaludihati – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan KH Ahmad Dahlan, tepatnya di depan Resto O’Seafood, Kelurahan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Dalam peristiwa tersebut, seorang mahasiswi, Fulan Zuleyka (19), warga Dusun Sendang, Desa Sendang, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya ditabrak sebuah mobil Hyundai Palisade yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Selain menelan satu korban jiwa, kecelakaan itu juga mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat mobil Hyundai Palisade putih bernomor polisi AG 55 SIS yang dikemudikan DWS (16), pelajar asal Kabupaten Nganjuk, melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan KH Ahmad Dahlan.

Di depan kendaraan tersebut melaju sepeda motor Honda Scoopy putih bernomor polisi AG 6027 VCA yang dikendarai Naura Azwa Laksono (19), mahasiswi asal Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. Korban meninggal, Fulan Zuleyka, berada di jok belakang sebagai penumpang.

Sesampainya di depan Resto O’Seafood, pengemudi Hyundai Palisade diduga kurang berkonsentrasi sehingga tidak mengetahui adanya sepeda motor yang berjalan di depannya. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Bagian depan Hyundai Palisade menghantam bagian belakang Honda Scoopy hingga kedua pengendaranya terjatuh ke badan jalan.

Benturan keras membuat Hyundai Palisade kehilangan kendali, bergerak ke lajur kanan, lalu menabrak Toyota Avanza putih AG 1605 XR yang dikemudikan Mohamad Imam Nasrudin (43), warga Kelurahan Mojoroto, Kota Kediri, yang datang dari arah berlawanan.

Kendaraan tersebut kemudian kembali menghantam Isuzu Panther hitam AG 1837 EY yang dikemudikan Nana Anwar (37), warga Kabupaten Trenggalek, yang berada tepat di belakang Avanza.

Akibat kecelakaan itu, Fulan Zuleyka mengalami memar pada pinggul kiri, memar pada pinggang kiri, serta nyeri pada kaki kanan. Korban dinyatakan meninggal dunia. Sementara pengendara Honda Scoopy, Naura Azwa Laksono, mengalami memar pada dahi serta luka lecet pada tangan dan kaki kanan.
Penumpang Isuzu Panther, Ani Maskufah (50), warga Kabupaten Trenggalek, mengalami luka pada dahi sebelah kiri dan telah mendapat perawatan medis.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman, S.Tr.K. mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kecelakaan diduga dipicu kurangnya konsentrasi pengemudi Hyundai Palisade yang tidak memperhatikan kendaraan di depannya sehingga terjadi tabrakan beruntun.

“Tim Gakkum telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti kendaraan, meminta keterangan saksi-saksi, serta mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Penanganan perkara masih terus kami lakukan sesuai prosedur,” ujar Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman.

Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., M.H. mengimbau seluruh masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara. Menurutnya, kecelakaan lalu lintas hampir selalu diawali oleh kelalaian yang sebenarnya dapat dicegah.

“Keselamatan harus menjadi kebutuhan setiap pengguna jalan. Kami mengimbau masyarakat agar mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, tidak menggunakan telepon genggam saat mengemudi, serta selalu berkonsentrasi selama berkendara. Kelalaian sekecil apa pun dapat berakibat fatal dan merenggut nyawa,” tegas AKP Tutud Yudho Prastyawan.

Saat ini Unit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota masih melanjutkan proses penyelidikan dengan memeriksa para saksi, mengumpulkan alat bukti, serta melakukan pendalaman terhadap seluruh unsur penyebab kecelakaan. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah terulangnya kecelakaan serupa di kemudian hari. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Pengamanan Ribuan Jamaah Mujahadah Kubro Kediri Disertai Himbauan Kamtibmas, Wujud Kehadiran Polri dalam Kegiatan Keagamaan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Mujahadah Kubro – Jajaran Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota melaksanakan pengamanan kegiatan Mujahadah Kubro Gelombang II yang diikuti jamaah ibu-ibu di Pondok Pesantren Kedunglo Al Munadhdoroh, Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Sabtu (4/7/2026) malam. Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan pengamanan dipimpin langsung oleh⁶ Padal Kanit Lantas Polsek Mojoroto AKP Henry dengan melibatkan personel Polsek Mojoroto, Koramil Mojoroto, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Bandar Lor Aipda Toni Setiawan. Selain melakukan pengamanan di lokasi, petugas juga berkoordinasi dengan panitia penyelenggara sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Mujahadah Kubro tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati dan menghormati Lahirnya Sholawat Wahidiyah ke-63, Haul Hadlrotus Syech Mbah KH Moch Ma’roef QS Wa Ra ke-71, serta Haul Kanjeng Romo KH Abdul Latif Madjid QS Wa Ra ke-6 Tahun 1448 H/2026 M. Kegiatan ini dihadiri ribuan jamaah yang mengikuti rangkaian doa dan mujahadah dengan khidmat.

Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., mengatakan bahwa kehadiran personel Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga situasi keamanan agar seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan nyaman.

“Polri hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan keagamaan. Kami juga terus menjalin komunikasi dengan panitia agar pelaksanaan kegiatan berjalan tertib, lancar, serta tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban bersama,” ujar Kompol H. Rudi Purwanto.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri, TNI, panitia, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, khususnya pada kegiatan yang melibatkan banyak peserta.

“Kami mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Dengan kebersamaan dan kepedulian semua elemen masyarakat, situasi yang aman dan damai dapat terus terpelihara,” tambahnya.

Hingga kegiatan berlangsung, situasi di kawasan Pondok Pesantren Kedunglo Al Munadhdoroh terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Kediri Kota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui kehadiran personel di setiap kegiatan sosial maupun keagamaan. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Bersama TNI dan Pam Internal Kawal Kegiatan Kesenian Rogo Samboyo Putro di Desa Tiron Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Banyakan, Polres Kediri Kota melaksanakan pengamanan kegiatan pentas seni kuda lumping “Rogo Samboyo Putro” dalam rangka Tasyakuran Grebeg Suro di Dusun Ngesong, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, pada Minggu (5/7/2026). Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan budaya masyarakat berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Kegiatan pengamanan itu dipimpin oleh jajaran Polsek Banyakan dengan melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Tiron Aiptu A. Winarso bersama empat personel Polsek yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Banyakan. Sinergi pengamanan juga melibatkan Babinsa beserta tiga anggota Koramil Grogol serta 15 personel pengamanan internal panitia.

Pentas seni kuda lumping “Rogo Samboyo Putro” dari Ketami menjadi bagian dari tradisi Grebeg Suro yang digelar masyarakat sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus pelestarian budaya lokal. Selain menyuguhkan hiburan rakyat, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarwarga.

Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono, S.H. mengatakan bahwa Polri berkomitmen mendukung setiap kegiatan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pelestarian budaya, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan tradisi Grebeg Suro. Melalui pengamanan yang bersinergi dengan TNI, perangkat desa, dan panitia, kami berharap seluruh kegiatan budaya dapat berjalan tertib sehingga masyarakat dapat menikmati acara dengan nyaman,” ujar AKP Joko Purwantono.

Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan serta kedisiplinan masyarakat selama kegiatan berlangsung.

“Pelestarian budaya merupakan kekayaan bangsa yang patut dijaga bersama. Namun demikian, keamanan tetap menjadi prioritas sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum,” tambahnya.

Selama pelaksanaan pentas seni berlangsung, situasi di lokasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel Polri bersama TNI dan unsur pengamanan lainnya menjadi wujud nyata komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung pelestarian tradisi budaya di wilayah hukum Polres Kediri Kota. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page