Connect with us

Peristiwa

Pengamanan Ketat di Lokasi Sound Balap untuk Mencegah Gangguan Kamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota melaksanakan apel pengecekan personel dalam rangka pengamanan kegiatan “Seduluran Sound Balap Kediri” yang diadakan pada Sabtu, 9 November 2024, pukul 16.30 WIB di Jalan Bandara RD 6, Dusun Ringinrejo, Desa Grogol, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolres Kediri Kota, Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, S.H., S.I.K., M.I.K., dan diikuti oleh sekitar 100 personel gabungan dari berbagai instansi untuk memastikan keamanan acara tersebut.

Hadir dalam apel ini antara lain:
1. Wakapolres Kediri Kota, Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, S.H., S.I.K., M.I.K.
2. Kabag Ops Polres Kediri Kota, Kompol Muklason, S.H.
3. Danramil 0809/05 Grogol, Kapten Czi M. Muklasin
4. Kapolsek Grogol, AKP Widodo
5. Kapolsek Tarokan, Iptu Ibnu Sai
6. Kasat Intelkam Polres Kediri Kota, Iptu Heryda Setia Mark Wembo, S.H., M.Kn.
7. Kasat Sabhara, Iptu Priyo
8. Kanit Pidum, Ipda Hudi
9. Koordinator Pemadam Kebakaran Kab. Kediri, Bapak Yusuf
10. Koordinator Satpol PP Kab. Kediri,Suryanto

Personel yang bertugas dalam pengamanan terdiri dari:
• TNI: 1 SST
• POLRI: 3 SST
• BRIMOB: 1 SST
• Satpol PP: 1 SSR
• Damkar: 1 SSR

Kegiatan apel dimulai pukul 16.30 WIB dengan pengarahan dari Wakapolres Kediri Kota, Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, yang menekankan pentingnya kewaspadaan selama acara. Beliau menyampaikan bahwa personel harus menjaga keamanan di sekitar lokasi, terutama di area pintu masuk dan titik rawan, untuk mencegah gangguan keamanan seperti tawuran atau konsumsi minuman keras di lokasi.

Wakapolres juga memberikan instruksi teknis kepada seluruh personel agar tetap siaga di lokasi yang telah ditentukan dan siap merespons situasi darurat. “Saya harap seluruh personel tetap berada di pos masing-masing dan menjaga ketertiban, terutama di pintu masuk untuk memfilter penonton yang tidak menggunakan helm atau membawa atribut yang berpotensi menimbulkan konflik,” ungkap Kompol Dodik.

Pengarahan Teknis dari Kabag Ops Polres Kediri Kota

Kabag Ops Polres Kediri Kota, Kompol Muklason, memberikan instruksi teknis terkait penempatan personel. Ia menjelaskan bahwa TNI akan bertugas di pintu masuk untuk pemeriksaan, sementara Brimob akan membantu dalam pengawasan terhadap kendaraan dengan knalpot brong. Satpol PP dan personel kepolisian lainnya akan merazia area tengah untuk mencegah penonton yang mengonsumsi minuman keras.

Selain itu, Kabag Ops menegaskan bahwa seluruh personel harus segera mengambil tindakan jika ada penonton yang membawa atribut perguruan silat.

“Kita semua memiliki tugas yang jelas. Jika melihat adanya potensi kericuhan, segera bertindak. Jangan ragu untuk melakukan sweeping dan menindak penonton yang membawa atribut perguruan atau mengonsumsi miras,” jelas Kompol Muklason.

Kegiatan apel berakhir pada pukul 16.50 WIB dengan suasana tertib dan aman. Pengamanan ini bertujuan untuk membagi dan mengatur secara teknis pengawasan di area kegiatan Seduluran Sound Balap Kediri, yang diperkirakan akan menarik banyak penonton.

Kegiatan Seduluran Sound Balap Kediri sendiri berpotensi mengundang kerumunan besar, sehingga pihak kepolisian menerapkan pengamanan ketat untuk memastikan acara berjalan lancar tanpa adanya gangguan. Polres Kediri Kota berharap kegiatan ini berlangsung dalam situasi aman dan kondusif, serta bebas dari gangguan yang dapat meresahkan masyarakat.

Selama pelaksanaan apel dan pengamanan, situasi di sekitar lokasi berlangsung aman, lancar, dan terkendali, berkat kerja sama dan kewaspadaan personel gabungan.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., menyatakan apresiasi atas kesiapan seluruh personel dan dukungan dari berbagai pihak dalam menjaga keamanan acara. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Tiga Pilar Pesantren Perkuat Semangat Kebersamaan Jelang Muktamar NU Ke-35 di Jombang

Published

on

Kediriselaludihati.com – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, berbagai elemen masyarakat mulai menyampaikan dukungan dan doa agar agenda besar organisasi keagamaan tersebut berjalan lancar.

Di Kota Kediri, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren bersama tiga pilar memasang banner ucapan selamat dan sukses pelaksanaan Muktamar NU di halaman Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, pada Jumat (29/8/2026).

Pemasangan banner tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moral terhadap pelaksanaan Muktamar NU yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 atau bertepatan dengan 14-18 Rabiul Awal 1448 Hijriah.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar melaksanakan kegiatan pemasangan banner sebagai bagian dari upaya menjaga suasana kondusif serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan penghormatan terhadap pelaksanaan Muktamar NU sebagai forum penting bagi perjalanan organisasi dan kemaslahatan umat,” ujar Aiptu Siswanto.

Menurutnya, keberadaan tempat ibadah seperti Masjid Besar Al Falah juga menjadi ruang yang strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kebersamaan dan menjaga hubungan harmonis antarwarga.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan yang melibatkan unsur tiga pilar merupakan bagian dari pendekatan kemasyarakatan dalam menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.

“Sinergi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang rukun dan kondusif,” kata Kompol Siswandi.

Pemasangan banner tersebut disaksikan oleh jamaah Masjid Besar Al Falah. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan menjadi bagian dari dukungan masyarakat Kota Kediri terhadap pelaksanaan Muktamar NU 2026. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Tiga Pilar Pesantren Kota Kediri Kawal Kegiatan Sosial, 700 Porsi Makan Dibagikan untuk Jamaah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Semangat berbagi kepada masyarakat kembali mewarnai suasana Jumat di Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Melalui kegiatan Jumat Berkah, Yayasan Berkah Sholawat/YAM membagikan sekitar 700 porsi makan siang gratis kepada jamaah dan masyarakat yang hadir, pada Jumat (29/8/2026).

Kegiatan sosial tersebut mendapat pemantauan dan pengamanan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar Kelurahan Pesantren serta piket fungsi Polsek Pesantren.

Pembagian makanan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan antara lembaga keagamaan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut mengusung motto “Maksiat Minggat, Kambing Domba Sehati” sebagai bagian dari pesan kebersamaan dan kepedulian sosial.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto mengatakan, kehadiran aparat dalam kegiatan masyarakat bertujuan memberikan rasa nyaman sekaligus memastikan kegiatan sosial berjalan tertib.

“Kami bersama tiga pilar hadir untuk mendukung kegiatan positif masyarakat serta menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain jamaah Masjid Besar Al Falah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan berbagai unsur yang terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat perlu terus didukung karena menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan kebersamaan di lingkungan warga.

“Kegiatan positif seperti ini menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun kepedulian antarwarga,” kata Kompol Siswandi.

Kegiatan Jumat Berkah tersebut berlangsung di Masjid Besar Al Falah Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dengan diikuti jamaah masjid dan masyarakat sekitar. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Tiga Pilar Desa Sidomulyo Kediri Perkuat Pencegahan Stunting Melalui Musyawarah Desa

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, pendamping masyarakat, dan unsur keamanan. Di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, berbagai pihak menggelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026 sebagai forum untuk membahas persoalan kesehatan masyarakat secara partisipatif.

Kegiatan yang berlangsung Jumat (28/8/2026) di Balai Desa Sidomulyo tersebut dihadiri unsur tiga pilar desa, perangkat desa, kader kesehatan, serta sejumlah pihak terkait bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan bersama Babinsa dan pemerintah desa turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting.

Dalam forum tersebut, peserta melakukan musyawarah untuk menggali berbagai persoalan yang menjadi faktor penyebab stunting di wilayah Desa Sidomulyo. Selain itu, sejumlah usulan masyarakat juga dihimpun sebagai bahan penyusunan langkah penanganan yang lebih tepat sasaran.

Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat mengatakan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah desa tetapi juga keluarga dan masyarakat.

“Permasalahan stunting harus ditangani bersama dengan melihat akar persoalannya, mulai dari pola asuh, kesehatan ibu dan anak, hingga pemenuhan kebutuhan gizi,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial masyarakat merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga.

“Kami hadir untuk mendukung kegiatan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting melalui sinergi bersama pemerintah desa dan unsur terkait,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat, Bhabinkamtibmas Bripka Adhityatama Kurniawan, Babinsa Serka Endro Sutanto, Bidan Desa Sidomulyo Erni, Koordinator PLKB Kecamatan Semen Untari, perwakilan Puskesmas Semen Cintya, perwakilan BPD Desa Sidomulyo, pendamping kecamatan dan desa, perangkat desa, serta kader kesehatan.

Melalui forum rembug stunting ini, pemerintah desa bersama masyarakat diharapkan dapat menyusun langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan stunting sehingga kualitas kesehatan generasi mendatang dapat terus ditingkatkan. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page