Peristiwa
Kendalikan Peredaran Miras, Polres Kediri Kota Gelar Apel Reward dan Punishment
Kediriselaludihati.com – Pada Senin, 11 November 2024, Polres Kediri Kota mengadakan Apel Reward dan Punishment di halaman Mapolres Kediri Kota untuk memberikan apresiasi kepada jajaran Polsek dan Regu Sat Samapta yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam penindakan minuman keras (miras).
Acara yang dimulai pukul 07.30 WIB ini merupakan bagian dari upaya untuk mengendalikan peredaran miras di wilayah hukum Polres Kediri Kota dan menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
Kehadiran dan Partisipasi Jajaran Polres Kediri Kota
Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., dan dihadiri Wakapolres Kediri Kota Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, S.H., S.I.K., M.I.K., seluruh pejabat utama (PJU) Polres Kediri Kota, Kapolsek jajaran, Kanit Samapta masing-masing Polsek, Danru Regu Sat Samapta, serta sejumlah anggota Polres Kediri Kota. Kehadiran jajaran pimpinan dalam apel ini menunjukkan komitmen Polres Kediri Kota dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.
Laporan dan Evaluasi Penindakan Miras di Bulan Oktober
Kasat Samapta Polres Kediri Kota, IPTU Priyo Hadistyo, S.H., dalam sambutannya menyampaikan laporan rekapitulasi penindakan miras yang dilakukan oleh berbagai unit selama periode 1 hingga 31 Oktober 2024. Kegiatan ini merupakan upaya preventif dan represif yang dilakukan Polres Kediri Kota guna mengurangi dampak negatif peredaran miras di wilayah tersebut. Dalam laporannya, Kasat Samapta merincikan kinerja penindakan miras yang dicapai oleh masing-masing regu Sat Samapta dan Polsek.
Hasil Rekapitulasi Penindakan Miras:
1. Regu Patroli Sat Samapta:
• Peringkat I: Regu 3 dengan 3 Laporan Polisi (LP) dan 62 botol miras sebagai barang bukti (BB).
• Peringkat II: Regu 1 dengan 3 LP dan 55 botol BB.
• Peringkat III: Regu 4 dengan 2 LP dan 50 botol BB.
• Peringkat IV: Regu 2 dengan 3 LP dan 38 botol BB.
2. Polsek Urban:
• Peringkat I: Polsek Kota, dengan 8 LP, 148 botol miras, dan 3 jerigen BB.
• Peringkat II: Polsek Mojoroto, dengan 8 LP dan 143 botol BB.
• Peringkat III: Polsek Pesantren, dengan 2 LP dan 38 botol BB.
3. Polsek Rural:
• Peringkat I: Polsek Semen, dengan 3 LP dan 102 botol BB.
• Peringkat II: Polsek Banyakan, dengan 5 LP dan 96 botol BB.
• Peringkat III: Polsek Tarokan, dengan 3 LP dan 77 botol BB.
• Peringkat IV: Polsek Mojo, dengan 5 LP dan 64 botol BB.
• Peringkat V: Polsek Grogol, dengan 4 LP dan 52 botol BB.
Sambutan dan Arahan dari Kapolres Kediri Kota
Dalam sambutannya, Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh personel dalam menindak peredaran miras. Kapolres menekankan pentingnya keberlanjutan dalam penegakan hukum terkait miras, mengingat dampak negatifnya terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. “Penindakan miras adalah salah satu langkah strategis untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel yang telah bekerja keras dalam tugas ini,” ujar Kapolres.
Kapolres juga berpesan agar setiap unit tetap mempertahankan komitmen tinggi dan selalu bersinergi dalam menindak segala bentuk pelanggaran yang dapat mengancam ketertiban masyarakat. Ia mengingatkan bahwa pemberian reward dan punishment ini merupakan salah satu bentuk penghargaan kepada personel yang bekerja dengan baik sekaligus evaluasi untuk meningkatkan kinerja ke depannya.
Apresiasi Bagi Polsek dan Regu Patroli Berprestasi
Dalam apel tersebut, Kapolres Kediri Kota juga memberikan penghargaan khusus kepada Polsek Kota dan Regu 3 Sat Samapta sebagai unit terbaik dalam penindakan miras selama bulan Oktober. Kapolres menyampaikan harapannya agar prestasi ini dapat menjadi contoh bagi seluruh jajaran Polres Kediri Kota untuk terus menjaga semangat dalam melaksanakan tugas.
Selain itu, ia juga berharap reward ini dapat memotivasi personel lainnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan menjaga ketertiban. “Dengan adanya reward dan punishment ini, saya berharap setiap anggota semakin bersemangat dalam menjalankan tugasnya dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kediri Kota,” tutup Kapolres.
Situasi Kondusif Selama Kegiatan
Kegiatan apel yang dihadiri lebih dari seratus personel berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Apel ini sekaligus menjadi momentum bagi seluruh jajaran Polres Kediri Kota untuk bersatu dalam komitmen menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. (res/an).
Peristiwa
Tiga Pilar Pesantren Perkuat Semangat Kebersamaan Jelang Muktamar NU Ke-35 di Jombang
Kediriselaludihati.com – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, berbagai elemen masyarakat mulai menyampaikan dukungan dan doa agar agenda besar organisasi keagamaan tersebut berjalan lancar.
Di Kota Kediri, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren bersama tiga pilar memasang banner ucapan selamat dan sukses pelaksanaan Muktamar NU di halaman Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, pada Jumat (29/8/2026).
Pemasangan banner tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moral terhadap pelaksanaan Muktamar NU yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 atau bertepatan dengan 14-18 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar melaksanakan kegiatan pemasangan banner sebagai bagian dari upaya menjaga suasana kondusif serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan penghormatan terhadap pelaksanaan Muktamar NU sebagai forum penting bagi perjalanan organisasi dan kemaslahatan umat,” ujar Aiptu Siswanto.
Menurutnya, keberadaan tempat ibadah seperti Masjid Besar Al Falah juga menjadi ruang yang strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kebersamaan dan menjaga hubungan harmonis antarwarga.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan yang melibatkan unsur tiga pilar merupakan bagian dari pendekatan kemasyarakatan dalam menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.
“Sinergi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang rukun dan kondusif,” kata Kompol Siswandi.
Pemasangan banner tersebut disaksikan oleh jamaah Masjid Besar Al Falah. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan menjadi bagian dari dukungan masyarakat Kota Kediri terhadap pelaksanaan Muktamar NU 2026. (res/an)
Peristiwa
Sinergi Tiga Pilar Pesantren Kota Kediri Kawal Kegiatan Sosial, 700 Porsi Makan Dibagikan untuk Jamaah
Kediriselaludihati.com – Semangat berbagi kepada masyarakat kembali mewarnai suasana Jumat di Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Melalui kegiatan Jumat Berkah, Yayasan Berkah Sholawat/YAM membagikan sekitar 700 porsi makan siang gratis kepada jamaah dan masyarakat yang hadir, pada Jumat (29/8/2026).
Kegiatan sosial tersebut mendapat pemantauan dan pengamanan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar Kelurahan Pesantren serta piket fungsi Polsek Pesantren.
Pembagian makanan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan antara lembaga keagamaan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut mengusung motto “Maksiat Minggat, Kambing Domba Sehati” sebagai bagian dari pesan kebersamaan dan kepedulian sosial.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto mengatakan, kehadiran aparat dalam kegiatan masyarakat bertujuan memberikan rasa nyaman sekaligus memastikan kegiatan sosial berjalan tertib.
“Kami bersama tiga pilar hadir untuk mendukung kegiatan positif masyarakat serta menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Selain jamaah Masjid Besar Al Falah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan berbagai unsur yang terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat perlu terus didukung karena menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan kebersamaan di lingkungan warga.
“Kegiatan positif seperti ini menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun kepedulian antarwarga,” kata Kompol Siswandi.
Kegiatan Jumat Berkah tersebut berlangsung di Masjid Besar Al Falah Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dengan diikuti jamaah masjid dan masyarakat sekitar. (res/an)
Peristiwa
Sinergi Tiga Pilar Desa Sidomulyo Kediri Perkuat Pencegahan Stunting Melalui Musyawarah Desa
Kediriselaludihati.com – Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, pendamping masyarakat, dan unsur keamanan. Di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, berbagai pihak menggelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026 sebagai forum untuk membahas persoalan kesehatan masyarakat secara partisipatif.
Kegiatan yang berlangsung Jumat (28/8/2026) di Balai Desa Sidomulyo tersebut dihadiri unsur tiga pilar desa, perangkat desa, kader kesehatan, serta sejumlah pihak terkait bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan bersama Babinsa dan pemerintah desa turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting.
Dalam forum tersebut, peserta melakukan musyawarah untuk menggali berbagai persoalan yang menjadi faktor penyebab stunting di wilayah Desa Sidomulyo. Selain itu, sejumlah usulan masyarakat juga dihimpun sebagai bahan penyusunan langkah penanganan yang lebih tepat sasaran.
Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat mengatakan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah desa tetapi juga keluarga dan masyarakat.
“Permasalahan stunting harus ditangani bersama dengan melihat akar persoalannya, mulai dari pola asuh, kesehatan ibu dan anak, hingga pemenuhan kebutuhan gizi,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial masyarakat merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga.
“Kami hadir untuk mendukung kegiatan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting melalui sinergi bersama pemerintah desa dan unsur terkait,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat, Bhabinkamtibmas Bripka Adhityatama Kurniawan, Babinsa Serka Endro Sutanto, Bidan Desa Sidomulyo Erni, Koordinator PLKB Kecamatan Semen Untari, perwakilan Puskesmas Semen Cintya, perwakilan BPD Desa Sidomulyo, pendamping kecamatan dan desa, perangkat desa, serta kader kesehatan.
Melalui forum rembug stunting ini, pemerintah desa bersama masyarakat diharapkan dapat menyusun langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan stunting sehingga kualitas kesehatan generasi mendatang dapat terus ditingkatkan. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
