Inspirasi
Semangat Kebersamaan: Ponpes Al Falah Ploso Bagikan 1.200 Paket Sembako dan 520 Hadiah Kepada Warga
Kediriselaludihati – Dalam rangka memperingati 1 Abad Pondok Pesantren Al Falah Ploso, digelar kegiatan Jalan Sehat Bersama Masyarakat yang dilanjutkan dengan pembagian 1.200 paket sembako dan pembagian doorprize.
Kegiatan yang diikuti oleh 3.000 peserta ini berlangsung meriah pada Minggu pagi, 29 Desember 2024, dimulai pukul 06.30 WIB – selesai.
Jalan sehat dimulai dari Ponpes Manhajul Qur’an Ploso sebagai titik start, dengan rute yang membawa peserta menikmati suasana pagi di kawasan Ploso, dan berakhir di Lapangan Ploso sebagai titik finish.
Acara ini tidak hanya diikuti keluarga besar Ponpes Al Falah , tetapi juga masyarakat umum dari berbagai kalangan, yang turut antusias menyemarakkan momentum bersejarah ini.
“Kegiatan ini dalam rangka 1 abad Ponpes Al Falah Ploso, maka kita melibatkan masyarakat sekitar pondok ada kurang lebih 3.000 peserta. Harapannya masyarakat bisa ambil bagian dalam kegiatan 1 abad Al Falah Ploso dan merasa menjadi bagian dari keluarga besar Al Falah Ploso,” kata KH Iffatul Lathoif atau akrab disapa Gus Thoif Pengasuh Ponpes Al Falah Ploso.
Selain pembagian sembako langsung ada pula doorprize , lanjut Gus Thoif.
“Rinciannya Dorprize jalan sehat: sepeda listrik 15, TV LED Polytron 5, mesin cuci 6, kulkas 6, magic com 5, kompor 2 tungku 13, kompor 1 tungku 5, setrika Miyako 10, setrika Maspion 31, kipas Cosmos 15, kipas Maspion 12, kipas Matsunichi 10, panci Maspion 10, blender NGY 90, blender Okayama 20, jam dinding 80, sandal 120, mangkok 12 lusin, piring 12 lusin, payung besar 5, payung kecil 10, payung 1 Abad 20, tumbler 20,” tambahnya
Semangat Kebersamaan
Dengan tema besar peringatan “Melestarikan Ngaji, Meneguhkan Khidmah Al Falah untuk Bangsa”, kegiatan ini menjadi wujud nyata khidmah Pondok Pesantren Al Falah dalam melibatkan masyarakat dalam semangat kebersamaan.
Selain memberikan manfaat kesehatan melalui jalan sehat, kegiatan ini juga menghadirkan dampak sosial kepada masyarakat sekitar
Pembagian sembako dan doorprize dilaksanakan di Lapangan Ploso seusai peserta mencapai garis finish.
Antusiasme Peserta
Peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Salah satu warga Ploso, Ibu Siti Rohmah, mengungkapkan kebahagiaannya atas acara ini.
“Selain bisa sehat dengan jalan pagi, kami juga merasa sangat terbantu dengan adanya pembagian sembako dan dooprize yang luar biasa banyaknya. Semoga Ponpes Al Falah terus menjadi berkah bagi masyarakat,” ujarnya.
Mewujudkan Khidmah untuk Bangsa
Kegiatan ini menjadi bagian dari serangkaian acara menuju puncak peringatan 1 Abad Pondok Pesantren Al Falah Ploso, yang akan jatuh pada 1 Januari 2025. Didirikan oleh KH Ahmad Djazuli Usman pada 1 Januari 1925, Ponpes Al Falah telah menjadi simbol pendidikan salaf yang tidak hanya fokus pada keilmuan, tetapi juga pengabdian kepada masyarakat.
“Alhamdulillah dengan diadakanya kegiatan ini semoga semakin mempererat warga sekitar dengan Ponpes Al Falah. Dan apa yang dipersembahkan yakni sembako dan doorprize bisa membantu dan membahagiakan masyarakat sekitar pondok. Yang paling utama ini adalah rasa matur nuwun pondok kepada masyarakat, semoga hubungan pondok dan masyarakat semakin baik,” kata Ning Jazilah Annahdliyah atau yang akrab disapa Ning Zil, istri Gus Kautsar.
Dengan kesuksesan kegiatan ini, Ponpes Al Falah Ploso kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai pelopor pendidikan Islam yang senantiasa melibatkan masyarakat dalam setiap langkah perjuangannya.
Semangat kebersamaan dan khidmah yang terjalin dalam acara ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan umat. (***)
Inspirasi
Kapolres Tekankan Pentingnya Kebugaran untuk Dukung Kinerja Kepolisian
Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota menggelar kegiatan olahraga pagi sebagai bagian dari program pengendalian indeks massa tubuh (IMT) personel, Kamis pagi, usai pelaksanaan apel di halaman Mapolres Kediri Kota, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri Kota, Anggi Saputra Ibrahim, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Yani Anggi. Turut hadir para pejabat utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta diikuti personel yang memiliki berat badan berlebih (overweight) dan bintara remaja.
Olahraga pagi tersebut menjadi langkah konkret dalam menjaga kebugaran fisik anggota sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan personel, sebagai penunjang utama pelaksanaan tugas di lapangan yang semakin dinamis.
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa kondisi fisik yang prima merupakan faktor penting dalam mendukung optimalisasi kinerja kepolisian, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kesehatan adalah faktor utama dalam menunjang kinerja. Dengan kondisi fisik yang prima, kita dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” ujar Anggi.
Ia menambahkan, program pengendalian IMT ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membentuk personel Polri yang sehat, profesional, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas.
Kegiatan diawali dengan pengecekan kondisi kesehatan peserta, dilanjutkan dengan pemanasan dan lari bersama di sekitar lingkungan Mapolres. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta.
Selain berdampak pada peningkatan kebugaran, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan soliditas antarpersonel di lingkungan Polres Kediri Kota.
Melalui program tersebut, diharapkan kesadaran anggota terhadap pentingnya pola hidup sehat semakin meningkat, sehingga mampu menjaga berat badan ideal serta menunjang performa kerja yang optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (res/aro)
Inspirasi
Sinergi TNI, Pemda, dan Masyarakat Dinilai Kunci Kelancaran Arus Mudik dan Lebaran
Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 serta kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Apresiasi tersebut ditujukan kepada unsur TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta seluruh elemen masyarakat yang dinilai telah berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Menurut Kapolres, keberhasilan pengamanan Lebaran tahun ini tidak lepas dari solidnya koordinasi dan sinergi lintas sektor. Hal itu terlihat dari kondisi arus mudik dan balik yang berjalan relatif lancar, serta minimnya gangguan keamanan selama periode operasi.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen bersama seluruh stakeholder dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Ia menambahkan, selain Operasi Ketupat Semeru, kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) juga turut berkontribusi dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Kota Kediri selama momentum Lebaran.
Kapolres berharap, sinergitas yang telah terbangun dengan baik tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang. Dengan demikian, situasi keamanan di wilayah Kota Kediri tetap terjaga dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.
“Kolaborasi ini harus terus dijaga agar ke depan kita semakin siap menghadapi berbagai tantangan kamtibmas,” katanya.
Ia juga menegaskan komitmen Polres Kediri Kota untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, serta menjaga stabilitas keamanan demi mendukung aktivitas masyarakat yang aman dan lancar. (res/aro)
Inspirasi
Silaturahmi dengan 60 Kades Jadi Momentum Perkuat Deteksi Dini dan Sinergi Kamtibmas

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H, S.IK, M.H mengajak para kepala desa untuk menghidupkan kembali pengamanan swakarsa (pam swakarsa) sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tingkat desa.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bersama paguyuban kepala desa se-Kabupaten Kediri yang digelar di kawasan Bandar Waroeng, Kecamatan Banyakan, Senin (30/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar satu jam itu dihadiri jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota, para kapolsek, lima camat wilayah hukum, serta sekitar 60 kepala desa. Turut hadir Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gede Caka Pratyaksa, Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, serta sejumlah kasat fungsi.
Dalam sambutannya, Kapolres menekankan pentingnya peran desa sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan. Menurut dia, tantangan kamtibmas ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Melalui momentum silaturahmi ini, kami mengajak seluruh kepala desa untuk kembali mengaktifkan pam swakarsa sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pam swakarsa merupakan bagian dari strategi perpolisian masyarakat (polmas) yang berbasis pada kesadaran dan partisipasi warga. Sistem ini dinilai efektif sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di tingkat akar rumput.
Menurut Kapolres, keberadaan pam swakarsa dapat menjadi penguat peran kepolisian, terutama dalam hal penyampaian informasi serta pencegahan dini terhadap konflik sosial maupun tindak kriminal.
“Pam swakarsa berfungsi sebagai ‘force multiplier’ bagi Polri. Dengan keterbatasan jumlah personel, peran masyarakat menjadi sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” katanya.
Selain itu, Kapolres juga mendorong peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan serta penguatan sistem komunikasi yang cepat dan efektif antara warga, perangkat desa, dan aparat kepolisian.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan markas kepolisian sebagai simbol kehadiran negara. Untuk itu, sinergi antara kepala desa, camat, dan kapolsek dinilai krusial dalam menjaga stabilitas wilayah.
“Kami berharap ada sistem pelaporan cepat jika muncul potensi gangguan, sehingga bisa segera ditangani sebelum berkembang,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Tarokan Suharsono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai silaturahmi antara Polri dan pemerintah desa menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan komunikasi.
“Momentum Syawal ini semoga semakin mempererat hubungan dan sinergi antara Polri dengan pemerintah desa,” katanya.
Kegiatan diawali dengan registrasi dan pembukaan, dilanjutkan sambutan, sesi tanya jawab, doa bersama, serta diakhiri dengan ramah tamah. Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan kondusif.
Polres Kediri Kota berharap sinergi yang terbangun melalui kegiatan ini dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis di wilayah Kediri. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
