Connect with us

Peristiwa

Hasil Pertandingan Berakhir Imbang, Situasi Tetap Kondusif

Published

on

Kediriselaludihati.com – Guna memastikan kelancaran dan keamanan pertandingan BRI Liga 1 2024/2025 antara Persik Kediri dan Barito Putra, Polres Kediri Kota menerapkan sistem pengamanan ketat di Stadion Brawijaya, Jumat (31/1/2025).

Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran kepolisian dan unsur pengamanan lainnya, telah mempersiapkan strategi pengamanan yang komprehensif demi menciptakan suasana kondusif selama pertandingan berlangsung.

“Kami telah menerapkan skema pengamanan yang mencakup sterilisasi stadion, pemeriksaan ketat bagi suporter yang masuk, dan penempatan personel di berbagai titik strategis. Langkah ini dilakukan agar pertandingan berjalan lancar dan aman,” ujar Kapolres.

Total sebanyak 410 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari anggota Polres Kediri Kota, Kodim 0809 Kediri, Yonif 521/DY, Brigif 16/WY, Brimob Subden C Kediri, serta tim dari Dishub, Damkar, Dinkes, dan RS Bhayangkara.

Pengamanan juga dibagi ke dalam beberapa ring, di mana personel kepolisian dan TNI ditempatkan di ring 2, sementara steward di bawah koordinasi panitia pelaksana bertanggung jawab di zona 1 atau dalam stadion. Pintu masuk penonton diperketat dengan pemeriksaan menyeluruh guna mencegah masuknya barang-barang terlarang seperti senjata tajam, petasan, minuman keras, hingga alat-alat yang dapat memicu gangguan keamanan.

“Selama ini, pertandingan di Stadion Brawijaya berjalan kondusif, tetapi kami tetap mengantisipasi segala kemungkinan dengan meningkatkan kewaspadaan. Kami juga mengimbau suporter untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan,” tambahnya.

Pertandingan yang mempertemukan Persik Kediri dan Barito Putra di Stadion Brawijaya ini berlangsung sengit. Kedua tim bermain agresif, namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor bertahan 1-1.

Adapun laga ini dipimpin oleh wasit Asep Yandis, dengan didukung perangkat pertandingan lainnya seperti asisten wasit Eko Haryadi dan Mochamad Fatlan, serta match commissioner Junardi.

Di babak pertama, Persik Kediri yang tampil di kandang sendiri mencoba menguasai permainan dengan mengandalkan serangan cepat dari lini tengah. Namun, Barito Putra yang tampil solid di lini pertahanan berhasil meredam agresivitas tuan rumah.

Pada menit ke-37, Barito Putra berhasil membuka keunggulan melalui tendangan bebas Matias Mier yang tak mampu dihalau kiper Persik Kediri, Husna Al Malik. Persik baru mampu menyamakan kedudukan di babak kedua, tepatnya di menit ke-68, melalui sundulan Ramiro Ezequiel Fergonzi yang memanfaatkan umpan silang dari Bayu Otto.

Setelah pertandingan berakhir pada pukul 17.20 WIB, penonton dengan tertib meninggalkan stadion. Pada pukul 17.40 WIB, area stadion telah steril dan situasi dinyatakan aman terkendali.

“Kami mengapresiasi para suporter yang telah mendukung timnya dengan tertib. Kami berharap pertandingan selanjutnya juga dapat berjalan aman dan kondusif seperti hari ini,” ujar Kapolres.

Dengan berakhirnya pertandingan ini, Polres Kediri Kota kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan setiap laga sepak bola di wilayahnya, serta mendukung penuh iklim kompetisi yang sehat bagi dunia olahraga di Indonesia. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Tiga Pilar Pesantren Perkuat Semangat Kebersamaan Jelang Muktamar NU Ke-35 di Jombang

Published

on

Kediriselaludihati.com – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, berbagai elemen masyarakat mulai menyampaikan dukungan dan doa agar agenda besar organisasi keagamaan tersebut berjalan lancar.

Di Kota Kediri, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren bersama tiga pilar memasang banner ucapan selamat dan sukses pelaksanaan Muktamar NU di halaman Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, pada Jumat (29/8/2026).

Pemasangan banner tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moral terhadap pelaksanaan Muktamar NU yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 atau bertepatan dengan 14-18 Rabiul Awal 1448 Hijriah.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar melaksanakan kegiatan pemasangan banner sebagai bagian dari upaya menjaga suasana kondusif serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan penghormatan terhadap pelaksanaan Muktamar NU sebagai forum penting bagi perjalanan organisasi dan kemaslahatan umat,” ujar Aiptu Siswanto.

Menurutnya, keberadaan tempat ibadah seperti Masjid Besar Al Falah juga menjadi ruang yang strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kebersamaan dan menjaga hubungan harmonis antarwarga.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan yang melibatkan unsur tiga pilar merupakan bagian dari pendekatan kemasyarakatan dalam menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.

“Sinergi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang rukun dan kondusif,” kata Kompol Siswandi.

Pemasangan banner tersebut disaksikan oleh jamaah Masjid Besar Al Falah. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan menjadi bagian dari dukungan masyarakat Kota Kediri terhadap pelaksanaan Muktamar NU 2026. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Tiga Pilar Pesantren Kota Kediri Kawal Kegiatan Sosial, 700 Porsi Makan Dibagikan untuk Jamaah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Semangat berbagi kepada masyarakat kembali mewarnai suasana Jumat di Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Melalui kegiatan Jumat Berkah, Yayasan Berkah Sholawat/YAM membagikan sekitar 700 porsi makan siang gratis kepada jamaah dan masyarakat yang hadir, pada Jumat (29/8/2026).

Kegiatan sosial tersebut mendapat pemantauan dan pengamanan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar Kelurahan Pesantren serta piket fungsi Polsek Pesantren.

Pembagian makanan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan antara lembaga keagamaan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut mengusung motto “Maksiat Minggat, Kambing Domba Sehati” sebagai bagian dari pesan kebersamaan dan kepedulian sosial.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto mengatakan, kehadiran aparat dalam kegiatan masyarakat bertujuan memberikan rasa nyaman sekaligus memastikan kegiatan sosial berjalan tertib.

“Kami bersama tiga pilar hadir untuk mendukung kegiatan positif masyarakat serta menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain jamaah Masjid Besar Al Falah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan berbagai unsur yang terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat perlu terus didukung karena menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan kebersamaan di lingkungan warga.

“Kegiatan positif seperti ini menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun kepedulian antarwarga,” kata Kompol Siswandi.

Kegiatan Jumat Berkah tersebut berlangsung di Masjid Besar Al Falah Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dengan diikuti jamaah masjid dan masyarakat sekitar. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Tiga Pilar Desa Sidomulyo Kediri Perkuat Pencegahan Stunting Melalui Musyawarah Desa

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, pendamping masyarakat, dan unsur keamanan. Di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, berbagai pihak menggelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026 sebagai forum untuk membahas persoalan kesehatan masyarakat secara partisipatif.

Kegiatan yang berlangsung Jumat (28/8/2026) di Balai Desa Sidomulyo tersebut dihadiri unsur tiga pilar desa, perangkat desa, kader kesehatan, serta sejumlah pihak terkait bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan bersama Babinsa dan pemerintah desa turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting.

Dalam forum tersebut, peserta melakukan musyawarah untuk menggali berbagai persoalan yang menjadi faktor penyebab stunting di wilayah Desa Sidomulyo. Selain itu, sejumlah usulan masyarakat juga dihimpun sebagai bahan penyusunan langkah penanganan yang lebih tepat sasaran.

Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat mengatakan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah desa tetapi juga keluarga dan masyarakat.

“Permasalahan stunting harus ditangani bersama dengan melihat akar persoalannya, mulai dari pola asuh, kesehatan ibu dan anak, hingga pemenuhan kebutuhan gizi,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial masyarakat merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga.

“Kami hadir untuk mendukung kegiatan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting melalui sinergi bersama pemerintah desa dan unsur terkait,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat, Bhabinkamtibmas Bripka Adhityatama Kurniawan, Babinsa Serka Endro Sutanto, Bidan Desa Sidomulyo Erni, Koordinator PLKB Kecamatan Semen Untari, perwakilan Puskesmas Semen Cintya, perwakilan BPD Desa Sidomulyo, pendamping kecamatan dan desa, perangkat desa, serta kader kesehatan.

Melalui forum rembug stunting ini, pemerintah desa bersama masyarakat diharapkan dapat menyusun langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan stunting sehingga kualitas kesehatan generasi mendatang dapat terus ditingkatkan. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page