Connect with us

Peristiwa

Kesiapan Perlintasan Menjelang Idul Fitri, Satlantas Polres Kediri Kota Perketat Pengawasan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Keselamatan di jalur perlintasan kereta api menjadi perhatian utama Polres Kediri Kota menjelang arus mudik Lebaran 1446 H. Untuk memastikan keamanan dan kelayakan jalur, Unit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota melakukan pendataan dan pengecekan kondisi rambu serta sarana di sejumlah perlintasan kereta api yang ada di wilayah Kelurahan Balowerti, Kamis (13/3/2025).

Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB di beberapa titik perlintasan, yakni JPL 286A km 187+8/9 Jalan Singasari, JPL 286 km 187+5/6 Jalan Hasanuddin, JPL 285 km 187+2 Jalan Hayam Wuruk, dan JPL 284 km 186+5/6 Jalan Sriwijaya.

Kanit Kamsel Ipda Arifin beserta anggota Satlantas Polres Kediri Kota turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kelayakan rambu-rambu dan memastikan kesiapan para penjaga palang pintu dalam menghadapi lonjakan frekuensi perjalanan kereta api selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi kecelakaan di perlintasan sebidang. Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa patroli dan pengecekan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan serta memastikan kesiapan petugas di lapangan.

“Kami ingin memastikan bahwa semua perlintasan dalam kondisi aman dan terkendali, terutama menjelang arus mudik Lebaran. Dengan meningkatnya jumlah perjalanan kereta api, kami meminta penjaga palang pintu untuk lebih waspada dan sigap dalam bertugas,” ujar AKP Afandy.

Selain itu, pihak kepolisian juga memberikan edukasi kepada penjaga palang pintu mengenai pentingnya koordinasi dengan operator kereta api dan pengguna jalan. Mereka dihimbau untuk selalu berhati-hati serta mengikuti prosedur keamanan guna mencegah insiden di perlintasan.

“Keselamatan bukan hanya tanggung jawab penjaga palang pintu, tetapi juga para pengguna jalan. Kami mengingatkan agar masyarakat selalu mendahulukan perjalanan kereta api dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas saat melintasi perlintasan sebidang,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Unit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota juga memberikan sosialisasi kepada pengendara dan warga sekitar agar lebih disiplin saat melintasi jalur kereta api. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan yang kerap terjadi akibat kelalaian pengemudi yang menerobos perlintasan saat palang pintu sudah ditutup.

Selain itu, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan fasilitas keselamatan di perlintasan sebidang tetap berfungsi optimal. Jika ditemukan adanya rambu atau sarana yang kurang layak, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan PT KAI untuk segera melakukan perbaikan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh titik perlintasan terpantau aman, tertib, dan terkendali. Tidak ditemukan adanya perlintasan liar atau rambu yang tidak layak. Pihak kepolisian berharap, dengan adanya langkah proaktif ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan saat melintasi jalur kereta api, sehingga potensi kecelakaan dapat diminimalisir.

Polres Kediri Kota mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan mengutamakan keselamatan. Jika menemukan kendala atau keadaan darurat di perlintasan kereta api, diharapkan segera melapor kepada pihak terkait agar dapat segera ditangani.

“Mari bersama-sama menjaga keselamatan di jalan. Patuhilah aturan lalu lintas, utamakan keselamatan, dan jadilah pengendara yang bertanggung jawab,” pungkas AKP Afandy Dwi Takdir. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Tiga Pilar Pesantren Perkuat Semangat Kebersamaan Jelang Muktamar NU Ke-35 di Jombang

Published

on

Kediriselaludihati.com – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, berbagai elemen masyarakat mulai menyampaikan dukungan dan doa agar agenda besar organisasi keagamaan tersebut berjalan lancar.

Di Kota Kediri, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren bersama tiga pilar memasang banner ucapan selamat dan sukses pelaksanaan Muktamar NU di halaman Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, pada Jumat (29/8/2026).

Pemasangan banner tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moral terhadap pelaksanaan Muktamar NU yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 atau bertepatan dengan 14-18 Rabiul Awal 1448 Hijriah.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar melaksanakan kegiatan pemasangan banner sebagai bagian dari upaya menjaga suasana kondusif serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan penghormatan terhadap pelaksanaan Muktamar NU sebagai forum penting bagi perjalanan organisasi dan kemaslahatan umat,” ujar Aiptu Siswanto.

Menurutnya, keberadaan tempat ibadah seperti Masjid Besar Al Falah juga menjadi ruang yang strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kebersamaan dan menjaga hubungan harmonis antarwarga.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan yang melibatkan unsur tiga pilar merupakan bagian dari pendekatan kemasyarakatan dalam menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.

“Sinergi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang rukun dan kondusif,” kata Kompol Siswandi.

Pemasangan banner tersebut disaksikan oleh jamaah Masjid Besar Al Falah. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan menjadi bagian dari dukungan masyarakat Kota Kediri terhadap pelaksanaan Muktamar NU 2026. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Tiga Pilar Pesantren Kota Kediri Kawal Kegiatan Sosial, 700 Porsi Makan Dibagikan untuk Jamaah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Semangat berbagi kepada masyarakat kembali mewarnai suasana Jumat di Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Melalui kegiatan Jumat Berkah, Yayasan Berkah Sholawat/YAM membagikan sekitar 700 porsi makan siang gratis kepada jamaah dan masyarakat yang hadir, pada Jumat (29/8/2026).

Kegiatan sosial tersebut mendapat pemantauan dan pengamanan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar Kelurahan Pesantren serta piket fungsi Polsek Pesantren.

Pembagian makanan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan antara lembaga keagamaan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut mengusung motto “Maksiat Minggat, Kambing Domba Sehati” sebagai bagian dari pesan kebersamaan dan kepedulian sosial.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto mengatakan, kehadiran aparat dalam kegiatan masyarakat bertujuan memberikan rasa nyaman sekaligus memastikan kegiatan sosial berjalan tertib.

“Kami bersama tiga pilar hadir untuk mendukung kegiatan positif masyarakat serta menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain jamaah Masjid Besar Al Falah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan berbagai unsur yang terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat perlu terus didukung karena menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan kebersamaan di lingkungan warga.

“Kegiatan positif seperti ini menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun kepedulian antarwarga,” kata Kompol Siswandi.

Kegiatan Jumat Berkah tersebut berlangsung di Masjid Besar Al Falah Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dengan diikuti jamaah masjid dan masyarakat sekitar. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Tiga Pilar Desa Sidomulyo Kediri Perkuat Pencegahan Stunting Melalui Musyawarah Desa

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, pendamping masyarakat, dan unsur keamanan. Di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, berbagai pihak menggelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026 sebagai forum untuk membahas persoalan kesehatan masyarakat secara partisipatif.

Kegiatan yang berlangsung Jumat (28/8/2026) di Balai Desa Sidomulyo tersebut dihadiri unsur tiga pilar desa, perangkat desa, kader kesehatan, serta sejumlah pihak terkait bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan bersama Babinsa dan pemerintah desa turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting.

Dalam forum tersebut, peserta melakukan musyawarah untuk menggali berbagai persoalan yang menjadi faktor penyebab stunting di wilayah Desa Sidomulyo. Selain itu, sejumlah usulan masyarakat juga dihimpun sebagai bahan penyusunan langkah penanganan yang lebih tepat sasaran.

Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat mengatakan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah desa tetapi juga keluarga dan masyarakat.

“Permasalahan stunting harus ditangani bersama dengan melihat akar persoalannya, mulai dari pola asuh, kesehatan ibu dan anak, hingga pemenuhan kebutuhan gizi,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial masyarakat merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga.

“Kami hadir untuk mendukung kegiatan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting melalui sinergi bersama pemerintah desa dan unsur terkait,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat, Bhabinkamtibmas Bripka Adhityatama Kurniawan, Babinsa Serka Endro Sutanto, Bidan Desa Sidomulyo Erni, Koordinator PLKB Kecamatan Semen Untari, perwakilan Puskesmas Semen Cintya, perwakilan BPD Desa Sidomulyo, pendamping kecamatan dan desa, perangkat desa, serta kader kesehatan.

Melalui forum rembug stunting ini, pemerintah desa bersama masyarakat diharapkan dapat menyusun langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan stunting sehingga kualitas kesehatan generasi mendatang dapat terus ditingkatkan. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page