Peristiwa
Perkuat Sinergi, Polda Jatim dan Bea Cukai Tingkatkan Pengawasan Barang Ilegal
SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menerima Audiensi dari Kakanwil Dirjen Bea dan Cukai Jatim I Untung Basuki di Mapolda Jatim,Senin (8/7).
Pertemuan ini bertujuan mempererat sinergi antara dua institusi dalam rangka meningkatkan pengawasan terhadap peredaran barang ilegal, khususnya narkoba dan rokok tanpa cukai yang marak di wilayah Jawa Timur.
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., dalam sambutannya menyoroti pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menjaga profesionalisme dan efektivitas penegakan hukum.
Ia menyebut, peredaran narkoba saat ini tidak hanya melalui jalur darat, namun juga memanfaatkan jalur laut dan udara.
“Pemetaan jalur distribusi di Jawa Timur menunjukkan bahwa jalur laut, terutama wilayah Madura, menjadi titik paling rawan untuk peredaran barang ilegal,” ujar Irjen Pol Nanang.
Ia menambahkan bahwa pengungkapan kasus narkoba di Masalembu, Madura, menjadi sinyal kuat bahwa Jawa Timur merupakan target strategis jaringan peredaran gelap.
Irjen Pol Nanang menegaskan pentingnya kerja sama berkelanjutan antara Polda Jatim dan Bea Cukai.
Ia mendorong agar setiap permasalahan yang muncul dapat diselesaikan dengan komunikasi terbuka dan pertukaran data guna menjaga stabilitas keamanan dan mendukung program prioritas nasional Asta Cita Presiden.
Terkait peredaran rokok ilegal, Nanang menyebut munculnya UMKM rokok murah, baik bercukai maupun non-cukai, telah mengganggu stabilitas industri rokok nasional.
Meski demikian, pendekatan yang diambil harus seimbang antara penindakan dan pembinaan.
“Tugas kepolisian tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, karena itu, kami juga berupaya menyalurkan pelaku UMKM agar dapat berproduksi sesuai aturan,” tegas Kapolda Jatim.
Sementara itu, Kakanwil DJBC Jatim I Untung Basuki menyampaikan terima kasih atas sambutan Polda Jatim dalam pertemuan yang juga menjadi ajang perkenalan dirinya sebagai pimpinan baru.
Ia menjelaskan, wilayah kerjanya meliputi dua zona besar di Jawa Timur, Barat dan Selatan yang membawahi tujuh kantor Bea Cukai.
Menurut Untung, penerimaan nasional Bea Cukai paling besar berasal dari wilayah Jawa Timur.
Hal ini menunjukkan bahwa provinsi ini adalah kawasan strategis sekaligus rawan peredaran barang ilegal.
Untung juga menyoroti maraknya peredaran rokok ilegal di Madura, serta tingginya pelanggaran tembakau ilegal di wilayah Pasuruan, Sidoarjo, dan Bojonegoro.
Ia berharap ada penindakan hukum yang tegas dan dukungan penuh dari Polda Jatim.
Menutup sambutannya, Untung menyoroti potensi besar ekspor tembakau ke Filipina.
Jika dikelola dengan benar, hal ini bisa memberikan dampak ekonomi positif bagi daerah dan negara.
Pertemuan antara dua institusi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat pengawasan terhadap peredaran barang ilegal, menjaga stabilitas keamanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat dan legal di Jawa Timur. (*)
Peristiwa
Polisi Pastikan Keamanan Wilayah Pesantren Tetap Kondusif Pasca Lebaran
Kediriselalaludihati – Pengamanan pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kota Kediri terus diperkuat. Personel Pos Pengamanan (Pospam) II Bence, Polres Kediri Kota, mengintensifkan patroli di sejumlah titik strategis, Selasa (24/3/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut menyasar wilayah hukum Polsek Pesantren dan sekitarnya. Fokus pengamanan diarahkan pada kawasan permukiman warga, obyek vital, hingga pusat aktivitas masyarakat yang mengalami peningkatan mobilitas pasca Lebaran.
Dalam pelaksanaannya, perwira dan anggota Polres Kediri Kota yang tergabung dalam Regu II Pospam Bence melakukan patroli ke sejumlah titik, termasuk perbankan dan mesin anjungan tunai mandiri (ATM), pusat perbelanjaan, serta lokasi yang berpotensi terjadi kepadatan arus lalu lintas.
Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan di depan pos serta titik-titik rawan kemacetan guna mengantisipasi gangguan kelancaran arus kendaraan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan aman dan tertib.
Patroli dilakukan secara mobiling untuk menjangkau area yang lebih luas, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di luar rumah, baik untuk bersilaturahmi maupun berwisata selama libur Lebaran.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan situasi kamtibmas di wilayah tersebut dalam kondisi terkendali. Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan berlangsung tertib, lancar, dan tidak ditemukan gangguan menonjol.
Upaya preventif yang dilakukan melalui patroli rutin ini menjadi bagian dari strategi Polres Kediri Kota dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Kehadiran perwira dan anggota di lapangan diharapkan mampu mencegah potensi tindak kriminalitas sekaligus memperkuat rasa aman di tengah masyarakat.
Dengan pengamanan yang terus diintensifkan, situasi di wilayah Pesantren dan sekitarnya hingga saat ini tetap kondusif, seiring masih berlangsungnya aktivitas masyarakat pada masa libur Idul Fitri. (res/aro)
Inspirasi
Silaturahmi ke Ketua MUI Pusat , Perkuat Stabilitas Kamtibmas di Kota Kediri
Kediriselalaludihati – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah terus dilakukan jajaran Polres Kediri Kota. Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi dengan tokoh agama yang digelar di Pondok Pesantren Assa’idiyyah, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Selasa (24/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada pukul 10.10 WIB hingga 11.00 WIB tersebut dihadiri sejumlah tokoh agama dan pengasuh pondok pesantren. Di antaranya Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Anwar Iskandar, pengurus Ponpes Assa’idiyyah Gus Anang Darrunajah, serta pengurus Ponpes Al Amin, Gus Yosi. Turut hadir perwira dan anggota Polres Kediri Kota.
Rombongan kepolisian tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung disambut oleh pengurus pondok pesantren. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Silaturahmi ini menjadi bagian dari langkah strategis Polres Kediri Kota dalam memperkuat hubungan dengan para ulama dan tokoh agama, yang selama ini memiliki peran penting dalam menjaga kondusivitas wilayah. Interaksi langsung tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mempererat komunikasi lintas elemen masyarakat.
Dalam kesempatan itu, pihak kepolisian menyampaikan apresiasi atas kontribusi para tokoh agama, khususnya selama rangkaian perayaan Idul Fitri, yang berlangsung aman dan tertib. Peran ulama dinilai sangat strategis dalam menjaga kesejukan serta mendorong masyarakat untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan kebersamaan.
Selain itu, silaturahmi ini juga mempertegas komitmen bersama antara kepolisian dan kalangan pesantren dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Kediri Kota. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas ke depan.
Kegiatan diakhiri dengan penegasan pentingnya menjaga komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan antara aparat keamanan dan tokoh agama. Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.
Melalui pendekatan humanis seperti ini, kehadiran perwira dan anggota Polres Kediri Kota di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik serta menciptakan suasana yang harmonis di Kota Kediri. (res/aro)
Peristiwa
Patroli Intensif di Terminal, Pusat Kota, hingga Obyek Wisata, Pelayanan Pemudik Jadi Prioritas
Kediriselaludihati.com – Pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Polres Kediri Kota berlangsung intensif melalui Operasi Ketupat Semeru 2026. Sejumlah pos pengamanan (Pospam) dan pos terpadu diaktifkan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Berdasarkan laporan kegiatan di lapangan, personel gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, tenaga kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga unsur masyarakat, disiagakan di berbagai titik strategis. Di antaranya Pos Terpadu Jalan Dhoho, Pospam Terminal Tamanan, Pospam Bence, Pospam Gringging, serta Pospam Jalan Ahmad Yani.
Di Pos Terpadu Jalan Dhoho, personel melaksanakan apel kesiapan, pemantauan arus lalu lintas, serta patroli di kawasan pertokoan, stasiun, dan hotel. Aktivitas masyarakat yang meningkat selama libur Lebaran, khususnya di pusat kota, menjadi fokus pengamanan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Sementara itu, di Pospam Terminal Tamanan, petugas tidak hanya melakukan patroli dan pengaturan lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan langsung kepada pemudik. Salah satu bentuk pelayanan yang dilakukan adalah membantu seorang pemudik yang kehilangan barang bawaan dan dompet di angkutan umum hingga diantar ke tujuan.
Pengamanan juga dilakukan di wilayah Pospam Bence dengan sasaran patroli obyek vital, perbankan, pusat perbelanjaan, serta kawasan permukiman. Kegiatan serupa dilaksanakan di Pospam Gringging dan Pospam Jalan Ahmad Yani, yang turut memantau arus kendaraan dan aktivitas masyarakat di titik-titik rawan kemacetan.
Selain pengamanan statis, patroli mobile terus digelar untuk menjangkau wilayah yang lebih luas. Personel melakukan pemantauan situasi secara berkala guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kepadatan lalu lintas.
Di sisi lain, Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota turut mengintensifkan kegiatan kamseltibcarlantas melalui pengaturan dan penguraian arus kendaraan di sejumlah titik padat, seperti simpang Mrican, kawasan pusat perbelanjaan, Bundaran Sekartaji, hingga simpang empat Alun-alun.
Patroli juga menyasar lokasi wisata dan pusat aktivitas masyarakat seperti kawasan pertokoan Jalan Dhoho, Kediri Town Square, serta area wisata Pagora. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung selama libur Lebaran.
Selain itu, Satlantas bersama instansi terkait juga melakukan pendampingan dan pemantauan pengamanan di Terminal Tamanan guna memastikan kelancaran arus mudik serta keselamatan penumpang.
Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan pengamanan yang dilaksanakan sejak malam takbiran hingga hari-hari setelah Idul Fitri berjalan tertib dan lancar. Tidak ditemukan gangguan menonjol, dan situasi kamtibmas di wilayah Kediri Kota terpantau aman dan kondusif.
Kehadiran perwira dan anggota Polres Kediri Kota di berbagai titik dinilai mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat, sekaligus memastikan seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri berlangsung dengan nyaman dan tertib. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
