Connect with us

Peristiwa

Polisi Dukung Penguatan Tata Kelola UPT Puskesmas Wilayah Utara Kota Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Ringinanom, Polsek Kediri Kota, Aipda Eko Prayitno, menghadiri kegiatan sambang dan rapat koordinasi pembinaan tata kelola penyelenggaraan unit pelayanan kesehatan kelurahan UPT Puskesmas Kota Wilayah Utara, pada Jumat (9/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kelurahan Ringinanom, Kecamatan Kota, Kota Kediri, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari upaya sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat kelurahan. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Puskesmas Kota Wilayah Utara Susana Dewi, Camat Kota Agus Suryanto, Lurah Ringinanom Oriza Mahendra Jaya, Babinsa Serka Rokim, Bhabinkamtibmas Aipda Eko Prayitno, para ketua RT dan RW, serta kader IPL Posyandu Kelurahan Ringinanom.

Dalam kegiatan tersebut dibahas sejumlah hal terkait pembinaan dan penguatan tata kelola layanan kesehatan kelurahan, termasuk optimalisasi peran UPT Puskesmas, Posyandu, serta koordinasi antar pemangku kepentingan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Ringinanom Aipda Eko Prayitno menyampaikan dukungan Polri terhadap upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam forum-forum koordinasi kewilayahan merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Polri siap mendukung dan bersinergi dengan pemerintah kelurahan, puskesmas, serta seluruh elemen masyarakat agar pelayanan kesehatan berjalan dengan baik, aman, dan tertib. Dengan koordinasi yang solid, diharapkan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., secara terpisah menyampaikan bahwa kegiatan sambang dan rapat koordinasi yang dihadiri Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari penguatan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan Polri dalam kegiatan kewilayahan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat menjadi wujud pelayanan Polri yang humanis dan responsif. Kami berharap sinergi lintas sektor ini terus terjaga demi terciptanya lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi warga,” kata Kompol Bowo.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Seluruh peserta rapat mengikuti kegiatan dengan antusias, serta menyepakati pentingnya kolaborasi berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Kelurahan Ringinanom, Kota Kediri. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Turun ke Sawah, Dorong Petani Tingkatkan Hasil Panen Jagung

Published

on

Kediriselaludihati – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan Polres Kediri Kota melalui jajaran Bhabinkamtibmas. Kali ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Banjarmlati Polsek Mojoroto menyambangi petani jagung di wilayah setempat, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Banjarmlati AIPTU Hendro dengan mendatangi area persawahan di RT 4 RW 9, Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Dalam kegiatan tersebut, AIPTU Hendro bertemu dan berdialog langsung dengan Kasiran, salah seorang petani yang mengembangkan tanaman jagung di wilayah Banjarmlati.

Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H. mengatakan, sambang petani merupakan bagian dari upaya kepolisian mendukung program ketahanan pangan sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat di wilayah binaan.

“Bhabinkamtibmas turun langsung menemui petani untuk melihat kondisi pertanian sekaligus memberikan dukungan agar hasil tanaman jagung dapat terus ditingkatkan,” kata Rudi.

Menurut dia, peran Bhabinkamtibmas tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga diarahkan untuk mendukung berbagai program yang berkaitan dengan kesejahteraan warga.

Sektor pertanian menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian karena memiliki peran penting dalam menopang ketersediaan pangan.

“Program ketahanan pangan membutuhkan dukungan bersama. Karena itu, anggota di lapangan kami dorong untuk aktif berkomunikasi dengan petani dan mengetahui kondisi yang mereka hadapi,” ujarnya.

Dalam sambang tersebut, Bhabinkamtibmas berdialog mengenai upaya meningkatkan hasil tanaman jagung agar dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen secara maksimal.

Komunikasi langsung dengan petani juga menjadi sarana bagi kepolisian untuk mengetahui perkembangan pertanian di wilayah binaan.

Menurut Rudi, pola sambang seperti ini sekaligus memperkuat kedekatan antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat.

“Petani merupakan bagian dari masyarakat binaan kami. Melalui sambang seperti ini, komunikasi dapat terus terjaga. Ketika ada persoalan di lingkungan, masyarakat juga tidak ragu untuk berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas,” kata Rudi.

Kepolisian berharap produktivitas pertanian, termasuk komoditas jagung, dapat terus ditingkatkan sehingga mampu mendukung ketersediaan pangan di tingkat daerah maupun nasional.

Selain memberikan dukungan kepada petani, Bhabinkamtibmas tetap melakukan pemantauan situasi kamtibmas di kawasan pertanian dan lingkungan sekitarnya.

Polsek Mojoroto mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan sehingga aktivitas pertanian dapat berjalan tanpa gangguan.

“Kami berharap petani tetap bersemangat meningkatkan hasil pertaniannya. Di sisi lain, keamanan lingkungan juga harus terus dijaga karena situasi yang aman dan kondusif akan mendukung aktivitas masyarakat,” ujar Rudi.

Kegiatan sambang petani jagung di Banjarmlati tersebut berlangsung tertib dan lancar. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah tersebut terpantau aman dan terkendali. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Satlantas Polres Kediri Kota Sasar Pelanggan Warung, Ingatkan Keselamatan Jadi Kebutuhan

Published

on

Kediriselaludihati – Sosialisasi tertib berlalu lintas tidak hanya dilakukan di sekolah, kampus maupun ruang-ruang formal. Satlantas Polres Kediri Kota memilih mendatangi tempat masyarakat berkumpul untuk menyampaikan pesan keselamatan secara langsung.

Salah satunya dilakukan Tim Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota dengan menyambangi Warung Joglo di Jalan Mayor Bismo, Kota Kediri, Rabu (30/9/2026).

Di warung tersebut, petugas berdialog langsung dengan para pelanggan sekaligus memberikan pembinaan dan penyuluhan mengenai tertib berlalu lintas.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan, pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama.

“Kami ingin pesan tertib berlalu lintas bisa menjangkau masyarakat di mana pun mereka berada. Karena keselamatan bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi, tetapi harus menjadi kebutuhan setiap pengguna jalan,” kata Septia.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota. Para pelanggan Warung Joglo menjadi sasaran edukasi dengan pendekatan dialogis dan sederhana.

Menurut Septia, ruang publik seperti warung memiliki potensi menjadi tempat edukasi karena masyarakat dari berbagai latar belakang bertemu dan berinteraksi di sana.

Petugas mengajak masyarakat membangun kebiasaan tertib sejak sebelum berkendara, selama berada di jalan hingga tiba di tempat tujuan.

Salah satu pesan yang ditekankan adalah pentingnya mematuhi rambu dan ketentuan lalu lintas. Kepatuhan tersebut dinilai bukan semata-mata untuk menghindari penindakan petugas, tetapi terutama untuk mengurangi risiko kecelakaan.

“Disiplin berlalu lintas harus muncul dari kesadaran diri. Ketika seseorang mematuhi aturan, sebenarnya yang sedang dijaga bukan hanya keselamatan dirinya, tetapi juga pengguna jalan lainnya,” ujar Septia.

Satlantas juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan keberadaan polisi sebagai satu-satunya alasan untuk tertib.

Kesadaran berlalu lintas, lanjut Septia, harus tetap dilakukan meskipun tidak terdapat petugas kepolisian di jalan.

Karena itu, dalam kegiatan tersebut polisi membawa pesan “Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Jadikan Keselamatan sebagai Kebutuhan”.

Pesan tersebut diharapkan dapat diteruskan oleh masyarakat kepada keluarga maupun lingkungan terdekat.

“Harapannya masyarakat bukan hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga bisa menjadi pelopor keselamatan bagi keluarga dan lingkungan masing-masing,” kata Septia.

Pendekatan dengan mendatangi tempat masyarakat beraktivitas juga menjadi cara Satlantas untuk membuat edukasi keselamatan lalu lintas lebih dekat dan tidak berjarak.

Dengan komunikasi langsung, masyarakat dapat menerima pesan mengenai keselamatan jalan dalam suasana yang lebih santai.

Satlantas Polres Kediri Kota akan terus mengedepankan edukasi dan langkah preventif sebagai bagian dari upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di Kota Kediri.

“Keselamatan harus dimulai dari diri sendiri. Kalau setiap pengguna jalan memiliki kesadaran itu, budaya tertib berlalu lintas akan tumbuh dengan sendirinya,” ujar Septia.

Kegiatan pembinaan dan penyuluhan di Warung Joglo berlangsung aman dan lancar. Polisi berharap pesan yang disampaikan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin saat berkendara di jalan raya. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Polisi Pantau Harga Pangan di Pasar Setonobetek, Cabai hingga Tomat Mulai Naik

Published

on

Kediriselaludihati – Harga sejumlah komoditas sayuran di Pasar Tradisional Setonobetek, Kota Kediri, mengalami kenaikan pada penghujung musim kemarau. Cabai rawit tercatat menjadi salah satu komoditas dengan harga tertinggi, mencapai Rp 80.000 per kilogram.

Kondisi tersebut diketahui saat Bhabinkamtibmas Kelurahan Setonopande Polsek Kediri Kota, AIPTU Syaifudin Yuri, melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok sekaligus menyambangi pedagang di Pasar Setonobetek, Jalan Pattimura, Kota Kediri, Rabu (30/9/2026).

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan, pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga pangan sekaligus menyerap informasi langsung dari para pedagang.

“Bhabinkamtibmas turun langsung ke pasar untuk memantau harga kebutuhan pokok dan berkomunikasi dengan para pedagang. Dari hasil pemantauan, pedagang menyampaikan adanya kenaikan terutama pada sejumlah komoditas sayuran,” kata Bowo.

Berdasarkan pemantauan di pasar, cabai rawit berada di kisaran Rp 80.000 per kilogram. Sementara cabai besar dijual sekitar Rp 50.000 per kilogram.

Komoditas sayuran lainnya juga menjadi perhatian pedagang. Harga tomat tercatat sekitar Rp 14.000 per kilogram, kubis Rp 12.000 per kilogram, dan mentimun Rp 10.000 per kilogram.

Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih masing-masing berada di kisaran Rp 25.000 per kilogram.

Untuk sejumlah kebutuhan pokok lainnya, beras premium tercatat sekitar Rp 15.000 per kilogram, gula pasir Rp 17.000 per kilogram, dan minyak goreng curah Rp 21.000 per kilogram.

Harga telur berada di kisaran Rp 26.000 per kilogram. Sedangkan daging ayam dijual sekitar Rp 40.000 per kilogram dan daging sapi Rp 120.000 per kilogram.

Menurut Bowo, pemantauan tersebut menjadi salah satu cara kepolisian mengetahui kondisi yang dirasakan masyarakat dan pedagang secara langsung.

“Yang kami pantau bukan hanya angka harga di pasar, tetapi juga informasi dari pedagang mengenai komoditas apa saja yang mengalami perubahan harga,” ujarnya.

Dalam dialog dengan Bhabinkamtibmas, sejumlah pedagang mengeluhkan kenaikan harga sayuran, khususnya cabai, mentimun, kubis, dan tomat.

Kendati demikian, berdasarkan pemantauan yang dilakukan, aktivitas jual beli di Pasar Setonobetek tetap berlangsung normal dan situasi pasar terpantau aman serta kondusif.

Selain memonitor harga pangan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada para pedagang.

Pedagang diingatkan memastikan keamanan lapak sebelum meninggalkan pasar. Pintu maupun tempat penyimpanan barang diminta dipastikan dalam kondisi terkunci untuk mengurangi risiko tindak kriminalitas.

Perhatian juga diberikan terhadap potensi kebakaran di lingkungan pasar. Pedagang diminta memeriksa kembali peralatan listrik sebelum meninggalkan lapak.

“Kami mengingatkan pedagang agar memastikan lapaknya benar-benar aman ketika ditinggalkan. Penggunaan peralatan listrik juga perlu dikontrol untuk mencegah terjadinya korsleting maupun potensi kebakaran,” kata Bowo.

Menurut dia, pasar merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat sehingga aspek keamanan perlu dijaga bersama, baik oleh pedagang, pengelola pasar maupun aparat keamanan.

Polsek Kediri Kota juga mendorong pedagang segera berkoordinasi dengan petugas apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan keamanan di lingkungan pasar.

Pemantauan harga sekaligus sambang pedagang tersebut berlangsung tertib dan lancar. Hingga kegiatan berakhir, situasi keamanan di kawasan Pasar Setonobetek terpantau aman dan terkendali.

“Harapannya aktivitas perdagangan tetap berjalan dengan aman dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan nyaman,” ujar Bowo. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page