Connect with us

Peristiwa

Pelanggaran Menurun, Polisi Catat Perilaku Pengendara Kian Tertib

Published

on

Kediriselaludihati – Pemasangan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) oleh Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota mulai membawa perubahan nyata pada perilaku pengguna jalan. Sejak diterapkan pada Desember 2025, sistem tilang elektronik ini dinilai efektif menekan angka pelanggaran sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.

Berdasarkan data Laporan Harian (Laphar) ETLE Satlantas Polres Kediri Kota, pelanggaran lalu lintas sempat mencapai angka tinggi pada awal penerapan. Puncak pelanggaran tercatat pada 1 Desember 2025 dengan 169 kasus. Selanjutnya, pada 6 Desember tercatat 142 pelanggaran, disusul 24 Desember sebanyak 131 pelanggaran, dan 26 Desember dengan 123 pelanggaran.

Meski demikian, kepolisian melihat adanya tren penurunan seiring berjalannya waktu. Hal ini menjadi indikator awal bahwa kehadiran ETLE mendorong perubahan perilaku pengendara.

Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan melalui Baur Tilang Satlantas Polres Kediri Kota, Bripka Muhammad Fatkhan, menjelaskan bahwa dari hasil rekaman kamera ETLE, pelanggaran pada kendaraan roda empat masih didominasi oleh pengemudi yang tidak mengenakan sabuk pengaman. Sementara pada kendaraan roda dua, pelanggaran terbanyak adalah pengendara yang tidak menggunakan helm.

“Setiap pelanggaran yang terekam ETLE akan kami tindaklanjuti dengan mengirimkan surat konfirmasi kepada pemilik kendaraan. Setelah itu, proses penindakan dilakukan melalui mekanisme pembayaran tilang secara online,” ujar Bripka Fatkhan, Selasa (13/1).

Menurut dia, ETLE tidak semata berfungsi sebagai alat penegakan hukum, tetapi juga menjadi media edukasi publik. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa kehadiran petugas di lapangan, sehingga pengendara didorong untuk tetap patuh kapan pun dan di mana pun.

“Kami melihat adanya perubahan perilaku. Setelah ETLE berjalan, secara umum jumlah pelanggaran mulai menurun. Kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas semakin meningkat,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan ETLE membantu membangun budaya tertib berlalu lintas yang lebih berkelanjutan. Pengendara tidak lagi sekadar patuh karena ada petugas, tetapi mulai menyadari pentingnya keselamatan sebagai kebutuhan.

Bripka Fatkhan mengajak seluruh pengguna jalan di Kota Kediri untuk terus mematuhi aturan lalu lintas, mulai dari menggunakan helm dan sabuk pengaman, mematuhi rambu, hingga menjaga etika berkendara.

“Tertib berlalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi demi keselamatan diri sendiri dan orang lain. Jalan raya adalah ruang bersama yang harus kita jaga,” pungkasnya. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Banaran Kediri Aipda Edy Haryanto Ikuti Rakor Intervensi Berbasis Masyarakat

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba terus diperkuat melalui kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah kelurahan, dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Salah satunya dilakukan melalui pembentukan Satgas Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) di Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 13.30 WIB di Gedung SG Kelurahan Banaran. Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh unsur tiga pilar kelurahan, Badan Narkotika Nasional Kota Kediri, serta sejumlah calon relawan Satgas IBM.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Banaran Aipda Edy Haryanto hadir dalam kegiatan tersebut bersama unsur tiga pilar sebagai bentuk dukungan kepolisian terhadap program pencegahan penyalahgunaan narkotika berbasis masyarakat.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan pembentukan Satgas IBM merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat peran masyarakat dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, pendekatan berbasis masyarakat dinilai efektif karena melibatkan langsung warga dalam proses pencegahan, pendampingan, hingga rehabilitasi bagi masyarakat yang terindikasi terpapar penyalahgunaan narkotika.

“Melalui pembentukan Satgas Intervensi Berbasis Masyarakat ini diharapkan masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah dan memutus rantai penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing,” ujar Kompol Siswandi.

Dalam rapat koordinasi tersebut, hadir pula Kepala Bidang Rehabilitasi BNN Kota Kediri, Sekretaris Kelurahan Banaran, Kasi Transos, serta lima orang calon anggota IBM-AP yang nantinya akan menjadi bagian dari satgas di tingkat kelurahan.

Program Intervensi Berbasis Masyarakat sendiri merupakan salah satu pendekatan yang dikembangkan BNN dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam upaya deteksi dini, pendampingan, serta rehabilitasi bagi individu yang terpapar narkoba.

Melalui sinergi antara aparat pemerintah, kepolisian, BNN, serta masyarakat, diharapkan Kelurahan Banaran mampu menjadi lingkungan yang lebih tangguh dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkotika.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau tertib, aman, dan lancar. Aparat juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga lingkungan yang sehat dan bebas dari peredaran narkoba demi terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Kediri. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Patroli MQR dan Turjawali Kawal Lalu Lintas Pagi di Sejumlah Ruas Jalan Kota Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota meningkatkan kegiatan patroli pada dini hari hingga pagi hari untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya balap liar serta aktivitas sahur on the road selama bulan Ramadan.

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan pada Rabu (4/3/2026) dengan menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Kota Kediri. Patroli dini hari dimulai sekitar pukul 01.00 WIB dengan fokus pengawasan di sejumlah simpang strategis, antara lain Simpang Empat Jembatan Brawijaya, Simpang Empat Ringinsirah, dan Simpang Empat Lonceng.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., M.H., bersama Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota serta anggota Turjawali.

Patroli ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi balap liar maupun kegiatan sahur on the road yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban lalu lintas.

“Patroli sahur ini kami lakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus mengantisipasi adanya aktivitas balap liar maupun konvoi kendaraan yang dapat mengganggu ketertiban lalu lintas,” ujar AKP Tutud Yudho.

Setelah patroli dini hari, kegiatan dilanjutkan dengan patroli Mahameru Quick Response (MQR) pada pagi hari menggunakan kendaraan roda empat yang dilengkapi dashcam guna memantau kondisi lalu lintas sekaligus mengantisipasi gangguan kamtibmas di wilayah Kota Kediri.

Patroli pertama dilaksanakan mulai pukul 06.00 WIB dengan rute melintasi Jalan Brawijaya, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Dhoho, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Urip Sumoharjo, hingga Jalan Sersan Suharmaji.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota dengan melibatkan anggota Patwal Satlantas yang menggunakan kendaraan operasional patroli.

Selanjutnya, patroli MQR kembali dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB dengan rute yang meliputi Jalan Mayor Bismo, Jalan Diponegoro, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Brawijaya, Jalan Iskandar Muda, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Dr. Sahardjo, Jalan Semeru, Jalan Panglima Sudirman, hingga Jalan Yos Sudarso.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas melakukan pemantauan langsung arus lalu lintas serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan di sejumlah ruas jalan utama Kota Kediri.

AKP Tutud Yudho menjelaskan bahwa patroli MQR merupakan salah satu upaya untuk menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus memberikan respons cepat apabila terjadi gangguan di lapangan.

“Melalui patroli MQR ini kami melakukan pemantauan langsung terhadap arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama Kota Kediri sehingga situasi kamseltibcar lantas tetap aman dan lancar,” katanya.

Selama pelaksanaan kegiatan patroli tersebut, situasi di wilayah hukum Polres Kediri Kota terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol yang mengganggu ketertiban lalu lintas maupun keamanan masyarakat. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Operasi Pekat Semeru 2026 Jadi Momentum Penguatan Pengamanan di Objek Vital dan Kawasan Perdagangan Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Jajaran Polsek Kediri Kota meningkatkan kegiatan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di sejumlah titik strategis wilayah Kota Kediri sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan selama pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026.

Patroli yang dilaksanakan pada Rabu (4/3/2026) mulai pukul 09.00 WIB tersebut menyasar sejumlah lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi, antara lain kawasan SPBU Jalan Joyoboyo, SPPG Semampir, Golden Swalayan di Jalan Hayam Wuruk, kantor PT Telkomsel Kediri, ATM BRI Jalan Hayam Wuruk, serta Bank Syariah Indonesia di kawasan yang sama.

Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas AKP Abdulmanap, S.H., dengan didukung personel Aiptu Slamet Riadi selaku padal bersama anggota Aiptu Bekti Purwanto, Aiptu M. Chamson S., Aiptu Yoyo B.S., serta Aipda Nurul Huda.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan patroli tersebut merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah perkotaan, terutama selama pelaksanaan Operasi Pekat Semeru yang tengah berlangsung.

Menurutnya, operasi tersebut difokuskan pada penanggulangan berbagai bentuk penyakit masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran polisi di tengah aktivitas publik.

“Patroli ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan selama Operasi Pekat Semeru 2026. Kami ingin memastikan situasi kamtibmas di wilayah Kota Kediri tetap aman dan kondusif,” ujar Kompol Bowo Wicaksono.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli dengan berjalan kaki di sejumlah lokasi, sekaligus berdialog langsung dengan masyarakat, petugas keamanan, karyawan perbankan, pengelola swalayan, hingga juru parkir di kawasan tersebut.

Melalui pendekatan dialogis, petugas menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada aparat setempat.

Kompol Bowo menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Sinergi antara aparat keamanan, pengelola tempat usaha, serta masyarakat sangat penting untuk menciptakan situasi yang aman dan nyaman,” katanya.

Hingga patroli berakhir, situasi di sejumlah lokasi yang dipantau terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan yang menonjol.

Polsek Kediri Kota memastikan kegiatan patroli serupa akan terus dilakukan secara berkala selama pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 sebagai langkah menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah Kota Kediri. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page