Peristiwa
Ribuan Santri Padati Aula Al Muktamar Lirboyo, Polisi dan Ulama Nasional Hadiri Haflah Akhirussanah
Kediriselaludihati.com – Sekitar 17.000 santri menghadiri kegiatan Haul Haflah Akhirussanah 1447 Hijriah/2026 Masehi Madrasah Hidayatul Mubtadiin Pondok Pesantren Lirboyo yang digelar di Aula Al Muktamar Ponpes Lirboyo, Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Rabu (28/1/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 19.00 WIB hingga selesai tersebut merupakan agenda rutin tahunan sebagai penutup proses pembelajaran di Madrasah Hidayatul Mubtadiin serta Ma’had Aly Lirboyo. Selain sebagai momentum akademik, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi ulama, santri, dan masyarakat dari berbagai daerah.
Acara berskala besar ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, dan aparat keamanan. Dari unsur kepolisian, hadir Wakapolres Kediri Kota Kompol Yanuar Rizal Ardianto, S.H., S.I.K., didampingi Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H.
Selain itu, tampak hadir unsur TNI, di antaranya Dan Brigif 16/Wira Yudha yang diwakili Mayor Inf. Katrup (Kasi Ter Brigif 16 WY) serta Dandim 0809/Kediri yang diwakili Danramil Mojoroto Kapten CKE Mulyono. Hadir pula Bakorwil I Madiun R. Heru Wahono Santoso, S.Sos., M.M., serta Lurah Lirboyo Panji Hartawan.
Dari kalangan ulama dan pimpinan organisasi keagamaan, acara tersebut dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo KH Anwar Manshur dan KH Abdullah Kafabihi Mahrus. Turut hadir pula jajaran pengurus Nahdlatul Ulama, baik tingkat kota maupun kabupaten, di antaranya Rois Syuriah PCNU Kota Kediri KH Abdul Hamid Abdul Qodir, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil, Rois Syuriah PCNU Kabupaten Kediri KH Abdul Nasir Badrus, serta Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Kediri KH M. Makmun.
Sejumlah ulama dan kiai dari berbagai daerah di Indonesia juga tampak hadir, antara lain KH A. Kha lwani Nawawi (Purworejo), KH Ibnu Ubaidillah Syathori (Cirebon), Dr. KH Ahsin Sakho’ Muhammad (Arjawinangun), KH Mudrik Chudlori (Magelang), KH Haris Shodaqoh (Semarang), KH M. Imam Ghozaly Aro (Jember), KH Muhsin Ghozali (Tulungagung), hingga KH Ahmad Faqoth Zubair dan KH Dimyati Muhammad dari Bangkalan, Madura.
Tak hanya itu, puluhan pengasuh pondok pesantren dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga DKI Jakarta turut menghadiri kegiatan tersebut, menjadikan Haflah Akhirussanah ini sebagai pertemuan ulama berskala nasional.
Rangkaian acara dimulai dengan gema sholawat, dilanjutkan pembacaan nadzom Alfiyah, pembacaan ayat suci Al Quran, tahlil, serta sejumlah sambutan dari dzurriyah dan pengasuh pondok. Puncak acara diisi dengan mau’idzoh hasanah yang berlangsung sekitar satu jam sebelum ditutup dengan doa bersama.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto menyampaikan bahwa pihak kepolisian bersama unsur TNI dan panitia pondok melakukan pemantauan dan pengamanan selama kegiatan berlangsung.
“Dengan jumlah peserta yang cukup besar, kami melakukan pengamanan dan koordinasi bersama panitia agar kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif. Alhamdulillah seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar,” ujar Rudi.
Ia menambahkan, Haflah Akhirussanah merupakan agenda rutin tahunan Pondok Pesantren Lirboyo yang selalu dihadiri ribuan santri dan tamu undangan dari berbagai daerah, sehingga membutuhkan kesiapan pengamanan yang matang.
Berdasarkan pantauan hingga akhir acara, situasi di sekitar lokasi kegiatan terpantau aman, tertib, dan kondusif, tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti. (Res/aro)
Peristiwa
Sinergi Tiga Pilar Kawal Perencanaan Pembangunan Desa Kerep Kediri, Wujudkan Program yang Partisipatif dan Tepat Sasaran
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Kerep, Polsek Tarokan, Polres Kediri Kota bersama unsur Tiga Pilar menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) Sosialisasi dan Pembentukan Tim Penyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun Anggaran 2027 di Gedung Olahraga Desa Kerep, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, pada Rabu (1/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi langkah awal dalam penyusunan program pembangunan desa untuk tahun anggaran 2027. Kehadiran aparat kepolisian melalui Bhabinkamtibmas merupakan bentuk dukungan terhadap proses perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan kondusif.
Bhabinkamtibmas Desa Kerep Aiptu Moh Syafiudin hadir bersama Babinsa Sertu Chomaruz Zaman sebagai bagian dari sinergi Tiga Pilar dalam mendampingi jalannya musyawarah.
Musyawarah juga dihadiri Kasi Pemerintahan Kecamatan Tarokan Siswanto, S.E., Kepala Desa Kerep Herman Afandi, S.Sos., Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sutini beserta anggota, Ketua LPMD Made S. beserta anggota, perangkat desa, serta para Ketua RT dan RW se-Desa Kerep.
Dalam forum tersebut, peserta membahas sosialisasi penyusunan RKP Desa sekaligus membentuk tim yang nantinya bertugas menyusun rencana pembangunan desa berdasarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.
Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H. mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pemerintahan desa merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berlangsung aman dan mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Musyawarah desa merupakan forum penting untuk menentukan arah pembangunan desa. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Tiga Pilar bertujuan menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan aparat keamanan,” ujarnya.
AKP Priyo berharap hasil musyawarah dapat menghasilkan program-program pembangunan yang tepat sasaran dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kerep.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, mengedepankan musyawarah mufakat, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.
Selama pelaksanaan musyawarah berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama unsur Tiga Pilar mendapat apresiasi dari peserta sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung pembangunan desa sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Kediri Kota. (res/an).
Peristiwa
Polsek Mojo Kediri Kawal Musyawarah Petani, Dukung Tata Kelola Irigasi yang Transparan dan Kondusif
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Ngadi, Polsek Mojo, Polres Kediri Kota bersama Babinsa melaksanakan pendampingan dan pengamanan musyawarah pergantian ketua serta pengurus sumur bor pertanian di Balai Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Rabu (1/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri Bhabinkamtibmas Desa Ngadi Aiptu Rudi Sutanto bersama Babinsa sebagai bentuk dukungan TNI-Polri terhadap penyelenggaraan musyawarah masyarakat yang demokratis, tertib, dan kondusif.
Musyawarah digelar untuk menentukan kepengurusan baru pengelola sumur bor pertanian yang selama ini menjadi salah satu sarana vital dalam mendukung kebutuhan irigasi lahan pertanian warga Desa Ngadi. Kehadiran aparat keamanan bertujuan memastikan seluruh proses berlangsung lancar, sekaligus memberikan rasa aman kepada peserta musyawarah.
Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H. mengatakan keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan masyarakat serta penguatan sinergi dengan pemerintah desa dan kelompok tani.
“Kami mendukung setiap musyawarah masyarakat yang dilaksanakan secara terbuka dan mengedepankan mufakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Babinsa bertujuan memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, serta menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengelolaan sarana pertanian seperti sumur bor memiliki peran penting dalam menunjang produktivitas pertanian sehingga dibutuhkan kepengurusan yang mampu bekerja secara profesional, transparan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Polri akan terus hadir mendampingi berbagai kegiatan masyarakat, termasuk di sektor pertanian. Kami berharap sinergi antara pemerintah desa, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat terus terjalin sehingga mampu mendukung ketahanan pangan dan menciptakan situasi kamtibmas yang tetap aman serta kondusif,” tambah Iptu Mahmud.
Selama pelaksanaan musyawarah, kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan aman. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Babinsa mendapat apresiasi dari masyarakat sebagai bentuk komitmen TNI-Polri dalam mendukung pembangunan desa serta menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat. (res/an).
Peristiwa
16 Mahasiswa KKN Diterima di Kelurahan Jagalan Kediri, Polri Ajak Wujudkan Kamtibmas Selama Masa Pengabdian
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan, Polsek Kediri Kota, bersama unsur Tiga Pilar menghadiri kegiatan pembukaan dan penerimaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri di Gedung Serbaguna Kelurahan Jagalan, pada Rabu (1/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut menjadi awal pengabdian 16 mahasiswa KKN Kelompok 4 UIN Syekh Wasil Kediri yang akan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat selama 45 hari di Kelurahan Jagalan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Tiga Pilar Kelurahan Jagalan, Sekretaris Kelurahan Jagalan, ketua RT dan RW, Ketua Karang Taruna, dosen pembimbing lapangan, serta para mahasiswa peserta KKN.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada seluruh peserta. Ia mengajak mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkuat kepedulian terhadap lingkungan selama pelaksanaan program KKN.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya membangun kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN di Kelurahan Jagalan. Semoga program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah,” ujar Kompol Bowo.
Ia juga berharap mahasiswa dapat menjadi mitra Polri dalam mengedukasi masyarakat serta ikut berperan menjaga kondusivitas lingkungan selama menjalankan pengabdian.
“Kami mengajak seluruh mahasiswa KKN untuk bersinergi dengan pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta harmonis. Dengan kolaborasi yang baik, berbagai program pengabdian dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Tiga Pilar diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Polri, perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta menciptakan keamanan di wilayah Kelurahan Jagalan. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
