Connect with us

Inspirasi

Mutasi Wakapolres hingga Kapolsek Mojo, AKBP Anggi Tekankan Integritas dan Sinergitas

Published

on

Kediriselaludihati – Upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Kediri Kota digelar di Lapangan Apel Mako Polres Kediri Kota, Jalan KDP Slamet No. 2, Selasa (10/2/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H.

Empat jabatan strategis yang diserahterimakan meliputi Wakapolres, Kasatreskrim, Kasattahti, dan Kapolsek Mojo. Sertijab tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka regenerasi serta peningkatan kinerja institusi.

Pejabat lama Wakapolres Kediri Kota Kompol Yanuar Rizal Ardianto, S.H., S.I.K. digantikan oleh Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K. Sementara itu, jabatan Kasatreskrim yang sebelumnya diemban AKP Cipto Dwi Leksana, S.Tr.K., S.I.K., M.H. diserahterimakan kepada AKP Achmad Elyasarif Martadinata, S.T.K., S.I.K.

Untuk jabatan Kasattahti, IPTU Mulia Septri Youono digantikan IPTU Bendo Setyo. Sedangkan Kapolsek Mojo yang sebelumnya dijabat AKP Karyawan Hadi, S.H., M.H. kini diemban IPTU Mahmud Satriawan, S.H.

Dalam amanatnya, AKBP Anggi Saputra Ibrahim menegaskan bahwa mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang lazim dan menjadi bagian dari pembinaan karier serta penyegaran organisasi.

“Dalam institusi Polri, mutasi jabatan adalah hal yang biasa. Ini adalah wujud regenerasi dan realisasi upaya Polri untuk menjaga dinamika organisasi agar terus bergerak maju menghadapi tuntutan tugas yang semakin kompleks,” ujar AKBP Anggi di hadapan peserta upacara.

Ia menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat baru serta berharap mereka segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru.

“Saya ucapkan selamat kepada pejabat baru. Semoga kepercayaan yang diberikan dapat dijalankan dengan amanah dan penuh rasa tanggung jawab. Tantangan tugas sudah menanti di depan mata,” katanya.

Kapolres juga menekankan pentingnya integritas dan akuntabilitas, terutama dalam pengelolaan administrasi dan keuangan. Menurutnya, tuntutan publik terhadap transparansi kinerja kepolisian semakin tinggi.

“Tuntutan publik terhadap transparansi semakin tinggi dan sistem pengawasan keuangan semakin ketat. Karena itu, integritas, ketelitian, dan kepatuhan terhadap aturan menjadi hal yang tidak dapat ditawar,” tegasnya.

Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik memastikan sistem pengendalian intern atas pelaporan keuangan (PIPK) di masing-masing subsatker berjalan sesuai standar dan tepat waktu, serta mengedepankan prinsip akuntabilitas.

Selain itu, AKBP Anggi juga mengingatkan pentingnya peningkatan keimanan sebagai pengendalian diri dalam pelaksanaan tugas, guna menghindari pelanggaran disiplin, kode etik, maupun tindak pidana.

“Terus tingkatkan sinergitas dengan TNI, instansi pemerintah maupun swasta, serta masyarakat. Berbagai isu yang berpotensi mengganggu kamtibmas harus dapat ditangani cepat dan tepat,” ujarnya.

Sementara itu, pengawasan internal terhadap pelaksanaan upacara dilakukan oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Kediri Kota melalui kegiatan pengawasan melekat (waskat) dan pengendalian (wasdal). Plt Kasipropam Polres Kediri Kota IPTU Herman Susilo bersama anggota Sipropam melakukan pengecekan personel sejak pukul 07.30 WIB untuk memastikan kesiapan dan kedisiplinan peserta upacara.

Upacara tersebut turut dihadiri Wakapolres Kediri Kota, para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, serta perwira dan personel Polres Kediri Kota. Kegiatan berlangsung khidmat dan tertib hingga selesai.

Kepada pejabat lama, Kapolres menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan capaian selama bertugas di Polres Kediri Kota. Ia berharap di tempat tugas yang baru, para pejabat tetap diberikan perlindungan dan keberhasilan.

Dengan sertijab tersebut, Polres Kediri Kota diharapkan semakin solid dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Kota Kediri dan sekitarnya. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

AKP Tutud Yudho: Keselamatan Warga Jadi Prioritas dalam Setiap Kegiatan Masyarakat

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 terkait seorang lansia yang pingsan di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Dhoho, Kota Kediri, Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban diketahui bernama Lindawati (94), warga Kelurahan Pakelan, Kota Kediri. Informasi awal menyebutkan korban sempat tertabrak pejalan kaki saat berada di area bawah videotron Jalan Dhoho yang sedang ramai aktivitas CFD.

Petugas yang pertama kali memberikan pertolongan di lokasi adalah Aipda Suryatmaji, anggota Satlantas Polres Kediri Kota. Saat kejadian, kegiatan CFD berada dalam pengamanan terpadu dengan padal kegiatan Ipda Wiwik P., melibatkan unsur Satlantas, Satsamapta, serta dukungan dari Dinas Kesehatan.

Berdasarkan keterangan anak korban, Beni (62), warga Jalan Monginsidi Gang 1 Nomor 1, Kelurahan Pakelan, ibunya belum sempat sarapan sebelum mengikuti jalan pagi di area CFD. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan korban lemas hingga akhirnya pingsan.

Mendapat laporan tersebut, petugas segera mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan pertolongan pertama, serta memanggil petugas Dinas Kesehatan untuk pemeriksaan awal. Setelah kondisi korban dinyatakan stabil, petugas kemudian mengantarkan korban ke rumah menggunakan mobil dinas ambulans milik Unit Laka Satlantas Polres Kediri Kota.

Di lokasi kediaman korban, petugas kembali memastikan kondisi kesehatan korban. Pihak kepolisian juga menawarkan agar korban dirujuk ke rumah sakit guna pemeriksaan lanjutan. Namun, keluarga menyatakan tidak berkenan dan memilih merawat korban secara mandiri di rumah.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP T. Yudho P., S.H., menyampaikan bahwa respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Kami selalu siaga, khususnya pada kegiatan masyarakat seperti CFD yang melibatkan banyak orang. Keselamatan dan kesehatan warga menjadi prioritas utama. Setiap laporan yang masuk melalui call center 110 pasti kami tindaklanjuti dengan cepat,” ujar AKP Yudho.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya warga lanjut usia, untuk memperhatikan kondisi fisik sebelum mengikuti kegiatan luar ruangan. “Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima, sudah sarapan, dan bila perlu didampingi keluarga agar kegiatan berjalan aman dan nyaman,” tambahnya.

Selama penanganan kejadian tersebut, situasi di area CFD tetap kondusif dan terkendali. Arus kegiatan masyarakat tidak terganggu dan pelayanan kepada korban berjalan lancar.

Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan rasa aman, nyaman, serta respons cepat terhadap setiap kebutuhan masyarakat di wilayah hukumnya. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Rangkaian Kegiatan Keagamaan dan Ekonomi Rakyat Digelar Selama Tiga Hari di Wilayah Grogol

Published

on

Kediriselaliudihati – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-103 di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, ditandai dengan peresmian Megengan Agung dan Pasar Santri yang digelar di Dusun Santren, Desa Cerme, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan warga sekaligus penguatan tradisi keagamaan menjelang bulan suci Ramadhan.

Megengan Agung dan Pasar Santri secara resmi dibuka sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah NU yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026. Acara tersebut diinisiasi oleh MWC NU Kecamatan Grogol dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh agama, santri, serta pelaku usaha kecil.

Sejak sore hari, warga tampak memadati lokasi kegiatan. Beragam lapak kuliner, produk UMKM, serta hasil kreasi santri berjajar di area Pasar Santri. Sementara itu, Megengan Agung diisi dengan doa bersama dan tradisi selamatan sebagai ungkapan syukur serta permohonan keselamatan menjelang Ramadhan.

Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya peran NU dalam menjaga harmoni sosial dan budaya di tengah masyarakat.

“Peringatan Harlah NU bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga wadah mempererat persatuan dan menggerakkan ekonomi warga. Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang berlangsung tertib dan kondusif,” ujar Andang.

Ia menambahkan, kehadiran aparat di lokasi kegiatan bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama acara berlangsung, mengingat tingginya antusiasme warga.

Tokoh NU setempat menyampaikan bahwa Pasar Santri diharapkan dapat menjadi ruang pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemandirian ekonomi.

“NU hadir tidak hanya dalam dakwah, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan ekonomi umat. Pasar Santri ini adalah bentuk nyata dari semangat tersebut,” kata salah satu pengurus MWC NU Grogol.

Hingga Jumat petang, seluruh rangkaian kegiatan pembukaan berjalan lancar, tertib, dan aman. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari tradisi keagamaan dan penguatan ekonomi lokal di wilayah Grogol. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Published

on

Kediriselaliudihati – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) melaksanakan kegiatan himbauan keselamatan berlalu lintas kepada para pengemudi truk di Terminal Cargo Jalan Kapten Tendean, Kota Kediri, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang digelar secara serentak.

Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 10.00 WIB dengan melibatkan Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota beserta anggota. Sasaran utama adalah para driver truk yang beraktivitas di kawasan terminal kargo, mengingat tingginya mobilitas kendaraan angkutan barang yang berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan edukasi langsung terkait safety riding dan etika berlalu lintas. Para pengemudi diingatkan untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, memperhatikan kondisi kendaraan sebelum beroperasi, serta menjaga konsentrasi dan kondisi fisik selama berkendara, terutama saat menempuh perjalanan jarak jauh.

Petugas juga menekankan pentingnya menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar kewajiban. Disiplin berlalu lintas dinilai menjadi faktor kunci dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, khususnya yang melibatkan kendaraan angkutan berat.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan menyampaikan bahwa pendekatan edukatif dan persuasif menjadi fokus utama dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026. Melalui kegiatan himbauan langsung di lapangan, diharapkan para pengemudi memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Menurutnya, pengemudi truk memiliki peran strategis dalam menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya, mengingat dimensi dan muatan kendaraan yang dibawa. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas serta sikap berkendara yang beretika harus terus ditanamkan.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di Terminal Cargo Jalan Kapten Tendean terpantau aman, tertib, dan kondusif. Para pengemudi truk menyambut positif kegiatan tersebut dan mengikuti himbauan yang disampaikan oleh petugas.

Satlantas Polres Kediri Kota menegaskan akan terus melakukan kegiatan serupa secara berkelanjutan di berbagai titik strategis sebagai upaya menciptakan kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page