Connect with us

Inspirasi

Polisi Sahabat Anak di TK Balowerti Warnai Sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2026

Published

on

Kediriselaludihati – Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.H turun langsung menjadi dalang wayang dalam kegiatan Polisi Sahabat Anak yang digelar di TK Dharma Wanita, Kelurahan Balowerti, Kecamatan Kediri Kota, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2026 dengan tujuan menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Sebanyak 59 siswa TK mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Anak-anak diajak mengenal dasar-dasar keselamatan berlalu lintas melalui media cerita wayang kardus yang dibawakan langsung oleh Kompol Bowo Wicaksono.

Dalam pementasan tersebut, Kapolsek Kediri Kota menyampaikan pesan-pesan tertib berlalu lintas secara sederhana dan komunikatif. Melalui tokoh-tokoh wayang, anak-anak dikenalkan pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, berhati-hati saat berada di jalan, menyeberang di tempat yang aman, serta menggunakan helm saat dibonceng sepeda motor.

Kompol Bowo Wicaksono mengatakan, edukasi keselamatan berlalu lintas perlu dilakukan sejak dini agar tertib berlalu lintas tumbuh menjadi kebiasaan dan karakter anak-anak di kemudian hari.

“Anak-anak adalah generasi penerus. Jika sejak dini sudah dikenalkan tertib berlalu lintas dengan cara yang menyenangkan, maka nilai-nilai disiplin dan keselamatan akan lebih mudah melekat,” ujar Kompol Bowo di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, penggunaan media wayang kardus dipilih agar pesan keselamatan dapat diterima dengan baik oleh anak-anak tanpa kesan menggurui. Selain itu, keterlibatan langsung Kapolsek sebagai dalang dimaksudkan untuk membangun kedekatan emosional antara polisi dan anak-anak.

“Kami ingin anak-anak merasa dekat dengan polisi, tidak takut, dan memahami bahwa polisi hadir untuk melindungi dan mengayomi,” kata dia.

Di akhir kegiatan, Kompol Bowo Wicaksono membagikan perlengkapan sekolah berupa buku tulis, krayon, pensil, dan penghapus kepada seluruh siswa. Pembagian alat sekolah tersebut menjadi bentuk dukungan Polsek Kediri Kota terhadap semangat belajar anak-anak.

Kapolsek juga berpesan agar para siswa selalu rajin belajar, patuh kepada orang tua dan guru, serta tumbuh menjadi anak-anak yang disiplin dan peduli terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Kegiatan Polisi Sahabat Anak ini menjadi salah satu rangkaian Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Kediri.

Melalui pendekatan edukatif dan humanis sejak usia dini, Polsek Kediri Kota berharap budaya tertib berlalu lintas dapat terbentuk secara berkelanjutan dan menjadi fondasi keselamatan di masa depan. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Sinergi TNI, Pemda, dan Masyarakat Dinilai Kunci Kelancaran Arus Mudik dan Lebaran

Published

on

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 serta kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Apresiasi tersebut ditujukan kepada unsur TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta seluruh elemen masyarakat yang dinilai telah berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Menurut Kapolres, keberhasilan pengamanan Lebaran tahun ini tidak lepas dari solidnya koordinasi dan sinergi lintas sektor. Hal itu terlihat dari kondisi arus mudik dan balik yang berjalan relatif lancar, serta minimnya gangguan keamanan selama periode operasi.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen bersama seluruh stakeholder dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Ia menambahkan, selain Operasi Ketupat Semeru, kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) juga turut berkontribusi dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Kota Kediri selama momentum Lebaran.

Kapolres berharap, sinergitas yang telah terbangun dengan baik tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang. Dengan demikian, situasi keamanan di wilayah Kota Kediri tetap terjaga dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.

“Kolaborasi ini harus terus dijaga agar ke depan kita semakin siap menghadapi berbagai tantangan kamtibmas,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen Polres Kediri Kota untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, serta menjaga stabilitas keamanan demi mendukung aktivitas masyarakat yang aman dan lancar. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Silaturahmi dengan 60 Kades Jadi Momentum Perkuat Deteksi Dini dan Sinergi Kamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H, S.IK, M.H mengajak para kepala desa untuk menghidupkan kembali pengamanan swakarsa (pam swakarsa) sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tingkat desa.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bersama paguyuban kepala desa se-Kabupaten Kediri yang digelar di kawasan Bandar Waroeng, Kecamatan Banyakan, Senin (30/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar satu jam itu dihadiri jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota, para kapolsek, lima camat wilayah hukum, serta sekitar 60 kepala desa. Turut hadir Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gede Caka Pratyaksa, Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, serta sejumlah kasat fungsi.

Dalam sambutannya, Kapolres menekankan pentingnya peran desa sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan. Menurut dia, tantangan kamtibmas ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“Melalui momentum silaturahmi ini, kami mengajak seluruh kepala desa untuk kembali mengaktifkan pam swakarsa sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pam swakarsa merupakan bagian dari strategi perpolisian masyarakat (polmas) yang berbasis pada kesadaran dan partisipasi warga. Sistem ini dinilai efektif sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di tingkat akar rumput.

Menurut Kapolres, keberadaan pam swakarsa dapat menjadi penguat peran kepolisian, terutama dalam hal penyampaian informasi serta pencegahan dini terhadap konflik sosial maupun tindak kriminal.

“Pam swakarsa berfungsi sebagai ‘force multiplier’ bagi Polri. Dengan keterbatasan jumlah personel, peran masyarakat menjadi sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” katanya.

Selain itu, Kapolres juga mendorong peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan serta penguatan sistem komunikasi yang cepat dan efektif antara warga, perangkat desa, dan aparat kepolisian.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan markas kepolisian sebagai simbol kehadiran negara. Untuk itu, sinergi antara kepala desa, camat, dan kapolsek dinilai krusial dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Kami berharap ada sistem pelaporan cepat jika muncul potensi gangguan, sehingga bisa segera ditangani sebelum berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Tarokan Suharsono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai silaturahmi antara Polri dan pemerintah desa menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan komunikasi.

“Momentum Syawal ini semoga semakin mempererat hubungan dan sinergi antara Polri dengan pemerintah desa,” katanya.

Kegiatan diawali dengan registrasi dan pembukaan, dilanjutkan sambutan, sesi tanya jawab, doa bersama, serta diakhiri dengan ramah tamah. Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan kondusif.

Polres Kediri Kota berharap sinergi yang terbangun melalui kegiatan ini dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis di wilayah Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

KH Nurul Huda dan Gus Kautsar Tekankan Peran Polri Humanis serta Pentingnya Moralitas Bangsa

Published

on


Kediriselaludihati -Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., melaksanakan silaturahmi dan halal bihalal ke Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Rabu (25/3/2026) malam. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian dengan tokoh agama pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota. Turut hadir pula KH Nurul Huda Djazuli selaku pengasuh utama Pondok Pesantren Al-Falah, KH Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar (Gus Kautsar), serta para abdi dalem dan pengurus pondok pesantren.

Rombongan Kapolres tiba di kediaman KH Nurul Huda Djazuli sekitar pukul 18.46 WIB dan disambut hangat oleh keluarga besar pesantren. Kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah serta doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH Nurul Huda.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan silaturahmi ke kediaman Gus Kautsar. Suasana penuh keakraban terlihat dalam dialog yang berlangsung hingga malam hari, sebelum ditutup dengan sesi foto bersama sekitar pukul 21.35 WIB.

Kapolres Kediri Kota menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini merupakan langkah strategis dalam menjaga komunikasi yang harmonis antara Polri dan ulama. Sinergi tersebut dinilai penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

“Kami berharap hubungan baik ini terus terjaga sebagai bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas dan keharmonisan masyarakat,” ujar AKBP Anggi Saputra Ibrahim.

Dalam kesempatan tersebut, KH Nurul Huda Djazuli menyampaikan apresiasi atas kinerja Polres Kediri Kota yang dinilai berhasil menjaga kondusivitas wilayah, khususnya selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri.

Ia menegaskan pentingnya kehadiran Polri sebagai representasi negara yang humanis. Menurutnya, tanpa keberadaan aparat penegak hukum, potensi ketimpangan sosial dapat terjadi.

“Jika tidak ada Polri, bisa terjadi kekacauan. Yang kuat bisa menindas yang lemah. Karena itu, Polri harus terus hadir dengan pendekatan yang humanis,” tuturnya.

KH Nurul Huda juga menekankan bahwa stabilitas keamanan di Kediri merupakan hasil sinergi antara ulama dan umara. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga marwah wilayah sebagai kota yang aman, religius, dan toleran.

Sementara itu, Gus Kautsar dalam penyampaiannya menyoroti pentingnya kedekatan antara ulama dan pemimpin. Ia menegaskan bahwa kekuatan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekuatan fisik, tetapi juga oleh integritas dan ketulusan para pemimpinnya.

“Kekuatan sebuah bangsa bukan hanya pada senjatanya, tetapi pada ketulusan pemimpinnya dan kedalaman ilmu para ulamanya,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya harmonisasi antara TNI dan Polri sebagai fondasi stabilitas nasional, serta mengingatkan adanya tantangan moralitas di tengah masyarakat, termasuk kasus-kasus yang mencerminkan menurunnya nilai kejujuran.

Kegiatan silaturahmi ini menghasilkan kesepahaman bersama untuk terus menjaga kondusivitas wilayah melalui kolaborasi antara kepolisian dan tokoh agama. Selain itu, doa dan dukungan dari para ulama menjadi penguat moral bagi jajaran Polres Kediri Kota dalam menjalankan tugas.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Momentum Idul Fitri dimanfaatkan sebagai sarana mempererat kebersamaan serta memperkuat komitmen menjaga keamanan dan persatuan di wilayah Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page