Connect with us

kriminal

Polres Kediri Kota Sita 31,63 Gram Sabu, Jaringan Libatkan Pembesuk dan Napi

Published

on

Kediriselaludihati – Kediriselaludihati – Polreskedirikota – Satuan Reserse Narkoba Polres Kediri Kota mengungkap peredaran narkotika jenis sabu yang diduga melibatkan jaringan di dalam lembaga pemasyarakatan. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita total 31,63 gram sabu dan mengamankan tiga orang tersangka.

Kasus ini bermula dari penangkapan seorang pembesuk di Lapas Kelas 2A Kediri pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Petugas lapas mengamankan seorang perempuan berinisial S (28), warga Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, yang kedapatan membawa narkotika saat hendak melakukan kunjungan.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Narkoba AKP Endro Purwandi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa dari tangan tersangka S, petugas menemukan dua plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 22,09 gram dan berat bersih 21,07 gram.

“Petugas lapas mencurigai gerak-gerik tersangka saat proses kunjungan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan sabu yang dibawa tersangka. Selanjutnya dilakukan pengembangan oleh Satresnarkoba,” ujar AKP Endro.

Selain sabu, polisi turut mengamankan tiga unit telepon genggam berbagai merek, plastik kresek, serta kemasan kertas cokelat yang dililit solasi hitam yang diduga digunakan untuk membungkus narkotika dan alat komunikasi.

Dari hasil pengembangan, penyidik mengarah pada seorang narapidana berinisial DAP (29) yang berada di dalam lapas. Polisi mengamankan satu unit telepon genggam merek Realme warna hitam yang diduga menjadi sarana komunikasi dalam transaksi tersebut.

Sekitar pukul 13.00 WIB, kedua tersangka berikut barang bukti diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Kediri Kota untuk proses penyidikan lebih lanjut. Tim opsnal kemudian kembali melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka lain berinisial MDA (20), warga Kecamatan Plosoklaten.

Dari tangan MDA, polisi menyita sabu dengan berat kotor 9,31 gram (berat bersih 9,11 gram) serta satu plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 0,23 gram (berat bersih 0,13 gram). Selain itu, diamankan pula timbangan digital, pipet kaca, plastik klip kosong, alat sekrop dari sedotan, botol plastik, serta dua unit telepon genggam.

“Total keseluruhan barang bukti sabu yang berhasil diamankan dalam kasus ini mencapai 31,63 gram. Para tersangka memperoleh barang tersebut dengan cara membeli untuk kemudian diedarkan kembali,” kata AKP Endro.

Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto ketentuan penyesuaian pidana dalam Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 serta ketentuan dalam KUHP terbaru.

Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran narkotika, termasuk yang melibatkan jaringan di dalam lembaga pemasyarakatan. Koordinasi dan sinergi dengan pihak lapas, kata dia, akan terus diperkuat guna memutus mata rantai peredaran narkoba.

Saat ini, seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di kantor Satresnarkoba Polres Kediri Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (res/aro)

Continue Reading

kriminal

Operasi Pekat Semeru 2026 Jadi Landasan Cipta Kondisi Aman dan Tertib Selama Ramadhan

Published

on

Kediriselaludihati -Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota menggelar kegiatan sosial berupa pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di Jalan Brawijaya, Kota Kediri, Rabu (25/2/2026) sore. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Tim Subdit Kamsel Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur sebagai bagian dari pendekatan humanis Polri di bulan suci Ramadhan.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.30 WIB tersebut dipusatkan di depan Mako Satlantas Polres Kediri Kota, Jalan Brawijaya No. 25. Hadir dalam kegiatan ini Kasi Dikmas Subditkamsel Ditlantas Polda Jawa Timur AKP Harrio Bobyans Saputra, S.T., M.H., bersama anggota, KBO Satlantas Polres Kediri Kota, Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota beserta anggota, serta masyarakat umum sebagai penerima manfaat.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan bagi takjil ini tidak sekadar bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi sarana edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Di sela pembagian takjil, petugas memberikan imbauan kepada para pengendara agar selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan, khususnya saat berkendara menjelang waktu berbuka puasa.

“Kegiatan ini kami kemas dengan pendekatan persuasif dan humanis. Selain berbagi kepada sesama, kami juga menyampaikan pesan-pesan kamtibcarlantas agar masyarakat tetap aman dan selamat di jalan,” ujar AKP Tutud Yudho Prastyawan.

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 yang tengah digelar jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur. Operasi ini bertujuan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif menjelang dan selama bulan Ramadhan, dengan menekan potensi gangguan kamtibmas, termasuk pelanggaran lalu lintas dan kejahatan jalanan.

Menurutnya, meningkatnya mobilitas masyarakat pada sore hari saat Ramadhan berpotensi menimbulkan kerawanan, baik kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas. Karena itu, edukasi langsung di lapangan menjadi salah satu langkah preventif yang dinilai efektif untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Masyarakat yang menerima takjil menyambut positif kehadiran petugas dan mengapresiasi imbauan yang disampaikan. Satlantas Polres Kediri Kota memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam mendukung Operasi Pekat Semeru 2026 serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Kota Kediri selama bulan Ramadhan. (res/aro)

Continue Reading

kriminal

Patroli Objek Vital dan Parkir Liar Diperkuat, Dukung Operasi Pekat Semeru 2026

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota terus mengintensifkan langkah preventif dan pengawasan lalu lintas sebagai bagian dari cipta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Rabu (25/2/2026),

Satlantas Polres Kediri Kota melaksanakan dua kegiatan strategis, yakni live report bersama TVRI serta patroli objek vital, pusat perbelanjaan, dan penertiban parkir liar di wilayah hukum Kota Kediri.

Kegiatan live report dilaksanakan pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB di Simpang Empat Sumurbor, Kota Kediri. Unit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota menyampaikan laporan kondisi arus lalu lintas secara langsung kepada publik melalui siaran TVRI.

Dari hasil pemantauan di lapangan, situasi arus lalu lintas terpantau landai, lancar, dan terkendali, tanpa adanya hambatan berarti maupun kepadatan signifikan.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP T. Yudho Prastyawan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa live report tersebut bertujuan memberikan informasi aktual kepada masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap kinerja Polri dalam pengelolaan lalu lintas.
“Penyampaian kondisi arus lalu lintas secara langsung ini penting agar masyarakat mendapatkan gambaran nyata situasi di lapangan dan dapat merencanakan aktivitasnya dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Pada hari yang sama, sejak pukul 10.00 WIB, Satlantas Polres Kediri Kota juga menggelar patroli intensif di wilayah hukum Kota Kediri. Patroli dipimpin oleh Kanit Turjawali Satlantas Kediri Kota dengan melibatkan personel BM Turjawali cadangan.

Sasaran patroli meliputi objek vital, pusat perbelanjaan atau mal, serta titik-titik rawan parkir liar yang berpotensi menimbulkan kemacetan dan gangguan kamtibmas.
Dalam patroli tersebut, petugas melakukan pendekatan dialogis dengan juru parkir dan masyarakat, memberikan imbauan agar tertib berlalu lintas serta bersama-sama mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan jalanan, khususnya kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan, terutama di kawasan yang ramai aktivitas ekonomi.
AKP T. Yudho Prastyawan menegaskan, rangkaian kegiatan tersebut sejalan dengan pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 yang tengah digelar jajaran Polda Jawa Timur.

Operasi ini menitikberatkan pada pendekatan preventif dan represif secara terukur untuk menekan penyakit masyarakat, kejahatan jalanan, serta potensi gangguan ketertiban umum menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

“Melalui patroli rutin dan publikasi kondisi lalu lintas, kami ingin memastikan situasi Kota Kediri tetap aman, tertib, dan kondusif. Ini merupakan bagian dari komitmen Satlantas dalam mendukung Operasi Pekat Semeru 2026, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” kata dia.

Selama pelaksanaan live report dan patroli berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar. Satlantas Polres Kediri Kota memastikan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menjaga stabilitas kamtibmas dan kelancaran lalu lintas di Kota Kediri, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada momentum keagamaan. (res/aro)

Continue Reading

kriminal

Himbauan Humanis Satlantas Polres Kediri Kota Dukung Operasi Pekat Semeru 2026

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota menggelar kegiatan Polantas Menyapa yang dikemas dalam himbauan tertib dan selamat berlalu lintas kepada masyarakat, Rabu (25/2/2026) pagi. Kegiatan berlangsung di SPBU Joyoboyo, mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WIB, menyasar pengunjung SPBU yang beraktivitas menjelang bulan suci Ramadhan.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota dengan melibatkan sejumlah personel. Dalam suasana santai dan humanis, petugas menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat umum, sekaligus mengingatkan pentingnya kewaspadaan pribadi selama Ramadhan, termasuk imbauan agar tidak menggunakan perhiasan mencolok saat beraktivitas di luar rumah.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan Polantas Menyapa ini merupakan bagian dari pendekatan preventif kepolisian dalam membangun kesadaran masyarakat. Menurutnya, momentum Ramadhan identik dengan meningkatnya mobilitas warga, baik untuk aktivitas ibadah maupun kebutuhan sehari-hari, sehingga disiplin berlalu lintas menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan bersama.

“Melalui Polantas Menyapa, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kami mengajak pengunjung SPBU untuk tetap tertib berlalu lintas, mematuhi rambu dan aturan, serta menjaga keamanan diri selama Ramadhan. Ini upaya sederhana namun berdampak besar dalam mencegah kecelakaan dan gangguan kamtibmas,” ujar AKP Yudho.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga sejalan dengan pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 yang digelar jajaran Polda Jawa Timur beserta seluruh satuan wilayah. Operasi tersebut menitikberatkan pada cipta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang dan selama Ramadhan, dengan fokus pada pencegahan penyakit masyarakat, kejahatan jalanan, serta potensi gangguan keamanan akibat meningkatnya aktivitas publik.

Dalam konteks Operasi Pekat Semeru 2026, edukasi tertib lalu lintas dinilai sebagai bagian penting dari upaya preventif. Pelanggaran lalu lintas kerap beririsan dengan risiko kecelakaan, konflik sosial, hingga tindak kriminal di jalan, sehingga pendekatan persuasif melalui dialog langsung dengan masyarakat terus diperkuat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Masyarakat menyambut positif kehadiran petugas dan menyatakan memahami pesan-pesan yang disampaikan. Kegiatan Polantas Menyapa ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di Kota Kediri, sekaligus mendukung terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif selama pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 dan bulan suci Ramadhan. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page