Uncategorized
Polres Kediri Kota Ambil Bagian Dalam Forum Diskusi Pembaharuan KUHP dan KUHAP
kediriselaludihati.com.-Polres Kediri Kota ambil bagian dalam pelaksanaan Forum Diskusi Pembaharuan KUHP dan KUHAP yang diselenggarakan oleh PERADI Kediri di Hotel Grand Surya Kota Kediri! Jum’at 06 Maret 2026. Sebagai bentuk menghadapi dan penerapan adanya Pembaharuan Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Hukum Undang Undang Acara Pidana (KUHAP) Nasional PERADI Kediri gelar Forum diskusi di Bulan Suci Ramadhan. Dengan menghadirkan Ketua Pengadilan Negeri Kediri dan Polres Kediri serta Dewan Kehormatan DPD PERADI Jatim.
Kegiatan yang juga untuk memperkuat sinergi advokat dengan aparat penegak hukum dalam menghadapi regulasi perubahan tersebut.
Mengangkat tema “Membangun Sinergitas Peran Advokat dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Nasional.”
Dalam kegiatan itu tiga narasumber, yakni, Ketua Pengadilan Negeri Kota Kediri Khairul, S.H., MH., KBO Reskrim Polres Kediri Kota Ipda Iwan Sulaiman SH , serta Anggota Dewan Kehormatan DPD Peradi Jawa Timur Dr. H. Nurbaedah, SH., S.Ag., MH., MH.
Selain menjadi agenda rutin tahunan PERADI Kediri yang digelar setiap bulan Ramadan, sekaligus dirangkai dengan kegiatan buka bersama untuk mempererat hubungan antara advokat dan aparat penegak hukum di wilayah Kediri.
Anggota Dewan Kehormatan DPD Peradi Jawa Timur Dr. H. Nurbaedah menegaskan bahwa pembaruan KUHAP tidak menghapus peran advokat, melainkan memperjelas posisi advokat sebagai bagian dari penegak hukum
“Dengan pembaruan KUHAP baru itu tidak mengeliminir tugas pokok fungsi advokat. Justru memperjelas tugas pokok fungsi advokat sebagai penegak hukum. Pasal 149 dan juga disitu advokat dijamin oleh Undang-undang,” tandasnyaPak Nur panggilan akrab Pengacara Senior ini juga menjelaskan bahwasannya forum diskusi ini juga menjadi ruang penyamaan persepsi di antara lembaga penegak hukum agar masing-masing pihak memahami posisi dan kewenangannya dalam proses hukum.“Sehingga dengan adanya acara ini agar sinergi antara penegak hukum, mulai kepolisian, kejaksaan agar sama-sama termasuk advokat sama memahami posisi masing-masing dan tugas pokok fungsi masing-masing. Harapan kita tidak ada advokat yang mengaku advokat,”jelasnyaSementara itu Ketua Pengadilan Negeri Kota Kediri Khairul, S.H., MH., menyampaikan apresiasi kepada PERADI Kediri atas penyelenggaraan forum diskusi tersebut yang dinilai penting dalam memperkuat pemahaman bersama terkait penerapan KUHP dan KUHAP yang baru.“Saya berterima kasih atas undangan dari Peradi dalam acara ini semakin menegaskan bagaimana peran advokat dengan pemberlakuan KUHP maupun KUHAP yang baru perlu sinergitas dengan lembaga-lembaga lain,” paparnyaSejauh ini peran advokat sangat strategis dalam sistem peradilan pidana, termasuk dalam proses pengakuan bersalah, penerapan restorative justice, hingga berbagai tahapan proses hukum lainnya.“Peran advokat sangat berpengaruh sangat penting karena ujung tombak penegakan hukum juga sekarang adalah di tangan advokat mulai dari proses pengakuan bersalah proses restorative justice dan proses-proses hukum lainnya,” ujar Khairul
Disamping itu kegiatan seperti ini dapat memperkuat kesepahaman antara pengadilan, kepolisian, dan advokat dalam menjalankan fungsi masing-masing dalam penegakan hukum.“Dengan acara ini kesepahaman kita baik dari pengadilan, kepolisian, maupun teman-teman advokat menjadi satu bahwa peran advokat tidak bisa di nafikan begitu saja tetapi menjadi peran fundamental dalam penegakan hukum,” tambahnya.Dalam kesempatan yang sama, KBO Reskrim Polres Kediri Kota Ipda Iwan Sulaiman menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus membangun kemitraan yang solid dengan advokat agar proses penegakan hukum berjalan adil dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.“Peran-peran hukum antara APH, Kepolisian, Kejaksaan, dan dari Pengadilan serta advokat mempunyai kesepakatan di dalam proses penegakan hukum dan kami merupakan mitra dalam penegakan hukum sehingga dalam hal ini kami harus selalu sinergis untuk memberikan rasa keadilan dan kepastian hukum kepada masyarakat,” ujarnya.Dirinya juga berharap agar seluruh penegak hukum tetap menjaga soliditas meski memiliki peran yang berbeda dalam sistem peradilan pidana.“Pesannya kita selalu minta ke depannya kita mempunya kesamaan walaupun dalam peran yang berbeda. Di sini tetap kita jalin soliditas antar sesama penegak hukum,” katanya.Kegiatan Forum Diskusi tersebut diakhiri dengan Ramah Tamah Buka Bersama antara Narasumber dan Ratusan Advokat yang tergabung dalam PERADI Kediri yang selanjutnya Sholat Magrib Berjamaah
Uncategorized
Polisi Tapal Batas dan Pedalaman Hoegeng Awards 2026 Diraih Iptu Motalip Litiloly, Bukti Pengabdian Humanis di Nduga
Jakarta, 31 Juli 2026 – Iptu Motalip Litiloly berhasil meraih Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Motalip dalam menjaga keamanan serta membangun kepercayaan masyarakat di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, melalui pendekatan humanis dan kekeluargaan.
Iptu Motalip telah bertugas di Nduga sejak 2012, saat Pospol Kenyam mulai dibentuk. Di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan dinamika keamanan yang kompleks, ia memilih mengedepankan pendekatan persuasif dengan mendatangi rumah-rumah warga, berdialog, hingga mengajak masyarakat berkumpul di pos polisi untuk membangun komunikasi dan kepercayaan.
Pendekatan tersebut perlahan mengubah hubungan antara polisi dan masyarakat. Sosok Motalip kini dikenal luas oleh warga Nduga dengan panggilan akrab “Pak Salib”, sebagai bentuk penghormatan atas kedekatan dan pengabdiannya kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
Selama bertugas, Iptu Motalip juga berulang kali hadir di tengah konflik antarkelompok masyarakat untuk mendorong perdamaian. Keberaniannya turun langsung ke lokasi konflik, serta konsistensinya menjalin komunikasi dengan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat, menjadikan dirinya sebagai sosok yang dipercaya dan dihormati oleh berbagai kalangan di Nduga.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, penghargaan Hoegeng Awards merupakan bentuk apresiasi terhadap anggota Polri yang menunjukkan keteladanan, integritas, dan pengabdian nyata kepada masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan keteladanan anggota Polri yang bekerja dengan hati, mengedepankan pendekatan kemanusiaan, serta menghadirkan rasa aman bagi masyarakat, termasuk di wilayah tapal batas dan pedalaman. Sosok Iptu Motalip Litiloly menunjukkan bahwa kehadiran Polri dapat diterima melalui kepercayaan, kepedulian, dan pelayanan yang tulus,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.
Hoegeng Awards merupakan ajang penghargaan bagi anggota Polri yang dinilai memiliki integritas, dedikasi, inovasi, dan kepedulian tinggi dalam menjalankan tugasnya. Penghargaan ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh personel Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di daerah terpencil, perbatasan, dan pedalaman.
Uncategorized
Brigadir Renita Rismayanti Raih Hoegeng Awards 2026 Kategori Polisi Inovatif Berkat Inovasi Digitalisasi Data Kriminal Misi PBB
Jakarta, 31 Juli 2026 – Anggota Divisi Hubungan Internasional Polri Brigadir Renita Rismayanti meraih Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Inovatif atas kontribusinya menghadirkan inovasi digitalisasi pendataan kriminal saat bertugas sebagai personel United Nations Police (UNPOL) dalam Misi Stabilisasi Terintegrasi Multidimensi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Republik Afrika Tengah (MINUSCA).Penghargaan tersebut diberikan pada malam puncak Hoegeng Awards 2026 yang berlangsung di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta, Jumat (31/7). Acara tersebut dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., jajaran pejabat negara, serta tokoh masyarakat.Brigadir Renita menjalankan penugasan dalam misi MINUSCA pada 2023–2024 sebagai Crime Database Officer. Dalam penugasannya, ia melihat proses pendataan tindak pidana di Republik Afrika Tengah masih dilakukan secara manual. Melalui inovasi yang dikembangkannya, sistem pendataan kemudian dimigrasikan ke platform digital sehingga pencatatan kasus kriminal menjadi lebih efektif, terintegrasi, dan terhubung langsung dengan Markas UNPOL.Atas inovasi tersebut, Brigadir Renita memperoleh apresiasi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa karena dinilai mampu meningkatkan kualitas pengelolaan data kriminal dalam mendukung pelaksanaan misi perdamaian internasional.Hoegeng Awards merupakan bentuk penghargaan kepada anggota Polri yang mampu menghadirkan inovasi dan memberikan kontribusi nyata, baik di tingkat nasional maupun internasional.Dalam keterangannya, Brigadir Renita Rismayanti mengaku tantangan terbesar saat menjalankan misi di Republik Afrika Tengah adalah kondisi negara yang masih dilanda konflik serta sistem pendataan kriminal yang masih dilakukan secara manual.“Sebagai officer di unit database kriminal, pekerjaan saya sehari-hari melakukan registrasi seluruh tindak pidana kriminal yang ada di negara tersebut. Saat melihat proses pendataan masih manual, saya berupaya melakukan migrasi data ke sistem digital agar lebih efektif dan dapat terhubung langsung dengan Markas UNPOL,” ujar Brigadir Renita Rismayanti.Hoegeng Awards merupakan ajang penghargaan bagi anggota Polri yang dinilai memiliki integritas, dedikasi, inovasi, dan kepedulian tinggi dalam menjalankan tugas. Penghargaan ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh personel Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik sekaligus menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan dunia internasional.
Uncategorized
3 Anggota Polri Masuk Nominasi Kategori Polisi Berintegritas Hoegeng Awards 2026
Jakarta – Kategori Polisi Berintegritas menjadi salah satu kategori dalam Hoegeng Awards 2026. Tiga perwira Polri terpilih sebagai nominator setelah dinilai memiliki rekam jejak dalam menjunjung kejujuran, profesionalisme, serta konsisten menolak praktik penyimpangan selama menjalankan tugas.Ketiga nominator tersebut adalah Kombes Pol. Muhammad Arsal Sahban, Kombes Pol. Norul Hidayat, dan Kombes Pol. Yimmy Kurniawan. Mereka dipilih Dewan Pakar melalui proses seleksi berjenjang berdasarkan rekam jejak pengabdian, integritas, dan dampak positif yang diberikan kepada institusi maupun masyarakat. Kombes Pol. Muhammad Arsal Sahban dikenal saat memimpin Polres Lumajang dengan membentuk Tim Cobra untuk memberantas begal, pencurian, hingga peredaran narkoba. Di bawah kepemimpinannya, angka kriminalitas di Lumajang turun signifikan dengan tingkat penyelesaian perkara mencapai 88,46 persen. Ia juga dikenal sebagai sosok yang tegas dan tidak pandang bulu dalam penegakan hukum.Sementara itu, Kombes Pol. Norul Hidayat yang kini menjabat Kepala SPN Polda Bangka Belitung dikenal sebagai pemimpin yang menanamkan budaya antigratifikasi, transparansi anggaran, serta penolakan terhadap segala bentuk pungutan liar di lingkungan pendidikan kepolisian. Kesederhanaannya juga menjadi teladan, bahkan saat bertugas di SPN ia kerap turun langsung berkebun bersama personel dan siswa. Adapun Kombes Pol. Yimmy Kurniawan merupakan peraih Adhi Makayasa yang dikenal memiliki integritas tinggi, rendah hati, dan profesional sepanjang kariernya. Rekan-rekannya menilai Yimmy tidak pernah mengejar jabatan, melainkan selalu berfokus memberikan kinerja terbaik dalam setiap penugasan yang diemban. Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, kategori Polisi Berintegritas merupakan bentuk apresiasi kepada anggota Polri yang mampu menjaga kepercayaan masyarakat melalui kejujuran, profesionalisme, dan keteladanan dalam menjalankan tugas.“Integritas merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Ketiga nominator ini menunjukkan bahwa kejujuran, profesionalisme, dan keberanian menegakkan aturan harus menjadi budaya kerja setiap anggota Polri. Melalui Hoegeng Awards, kami ingin menghadirkan lebih banyak teladan yang dapat menginspirasi seluruh personel untuk terus menjaga marwah institusi dan memperkuat kepercayaan masyarakat,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, Jumat (31/7).Kategori Polisi Berintegritas pada Hoegeng Awards 2026 diberikan kepada anggota Polri yang menunjukkan sikap jujur, profesional, antigratifikasi, memiliki kewajaran harta, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun status sosial.
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
