Uncategorized
Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo Rilis Dua Buku
JAKARTA – Di tengah tantangan era digital dan dinamika geopolitik yang kian kompleks, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan komitmennya dalam membangun Ilmu Kepolisian berbasis riset dan data melalui peluncuran dua karya literatur yakni buku ke-39 hasil karya beliau dengan judul “Rekrutmen, Meritokrasi, dan Teknologi”. Selain itu, Wakapolri bersama tokoh-tokoh besar dan akademisi kepolisian seperti Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko, hingga Komjen Pol (P) Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel menulis buku berjudul “Prosiding Pusat Studi Kepolisian”.
Sebagaimana penyampaian Wakapolri dalam acara peresmian Pusat Studi Kepolisian di PTIK Lemdiklat Polri Selasa, 10 Maret 2026
“Kedua buku ini membuktikan bahwa hasil penelitian akademik dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan kepolisian yang akurat dan berbasis data sehingga memastikan setiap langkah Polri dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah”
Buku “Rekrutmen, Meritokrasi, dan Teknologi” merupakan catatan perjalanan kedinasan yang menawarkan visi pengelolaan SDM yang maju berkaitan dengan membentuk personel Polri yang profesional dan berintegritas. Intisari buku ini menekankan pada penggunaan pendekatan saintifik dan alat modern sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu poin utamanya adalah optimalisasi ekosistem digital melalui “Satu Data SDM” guna memastikan layanan yang transparan dan accessible bagi seluruh personel.
Sementara itu, buku Prosiding Pusat Studi Kepolisian memiliki intisari sebagai sarana pengenalan Ilmu Kepolisian modern sehingga membawanya keluar dari eksklusivitas internal. Dengan begitu, Ilmu Kepolisian dapat berkembang menjad ilmu pengetahuan yang terbuka dan diakui secara nasional maupun internasional. Di dalam buku ini, terdapat penyampaian visi strategis pengembangan pusat studi kepolisian sebagai wadah pengembangan ilmu kepolisian dan evaluasi perkembangan pusat studi kepolisian
Peristiwa
Jelang Jam Masuk Sekolah, Polisi, Satpam, dan Patroli Keamanan Sekolah Bantu Pelajar di Mojoroto Kediri
Kediriselaludihati.com – Anggota Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota membantu siswa menyeberang di depan SMA Negeri 1 Kediri dan MTsN 1 di Jalan Raung, Kota Kediri, pada Selasa (3/11/2026).
Penjagaan di kedua sekolah dimulai pukul 06.00 WIB, menjelang kedatangan siswa. Pada waktu yang sama, petugas memantau arus kendaraan di Simpang Empat Terminal Tamanan.
Di SMA Negeri 1 Kediri, Kepala Unit Pembinaan Masyarakat Polsek Mojoroto Ajun Komisaris Polisi Joko Budi memimpin penjagaan bersama petugas keamanan sekolah. Mereka membantu pelajar yang hendak menyeberang menuju sekolah serta warga yang menggunakan ruas jalan tersebut.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Bandar Lor Ajun Inspektur Polisi Dua Toni Setiawan P. dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto ikut berjaga. Ajun Inspektur Polisi Satu Rr. Hesti dan Brigadir Mella dari Unit Pembinaan Masyarakat juga bertugas di lokasi.
Di depan MTsN 1 di Jalan Raung, Bhabinkamtibmas Kelurahan Banjarmlati Ajun Inspektur Polisi Satu Hendro mengatur lalu lintas. Anggota patroli keamanan sekolah turut membantu pelajar menyeberang saat mereka tiba untuk mengikuti pelajaran.
Keselamatan siswa saat menyeberang juga menjadi perhatian Kepala Kepolisian Sektor Mojoroto Komisaris Polisi H. Rudi Purwanto, S.H. Saat membahas penjagaan serupa di SMA Negeri 1 Kediri pada Senin (26/10/2026), ia mengingatkan pengendara agar memperlambat kendaraan ketika mendekati sekolah.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan dan memperhatikan keselamatan pelajar ketika melintas di depan sekolah,” ujar Kompol Rudi.
Sementara itu, di Simpang Empat Terminal Tamanan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tamanan Ajun Inspektur Polisi Dua Sigit Sutanto bertugas bersama Ajun Inspektur Polisi Satu Dwi Kiswanto. Selain memantau arus kendaraan di persimpangan, keduanya mengingatkan pengendara yang melintas agar mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan sesama pengguna jalan. (res/an)
Peristiwa
Dari Permukiman hingga SPBU, Polisi Ajak Warga Kediri Cegah Kejahatan dan Kebakaran
Kediriselaludihati.com – Anggota Polsek Kediri Kota menemui warga, karyawan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), dan petugas keamanan di empat kelurahan di Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Selasa (3/11/2026). Di Kelurahan Rejomulyo dan Ringinanom, polisi mengajak warga ikut mencegah kejahatan di lingkungan tempat tinggal mereka. Di Kelurahan Ngronggo, perhatian petugas tertuju pada bahaya kebakaran di SPBU.
Di Jalan Ngasinan Raya, Kelurahan Rejomulyo, Bhabinkamtibmas setempat menemui dua warga, Mujito dan Sugianto, sekitar pukul 10.20 WIB. Dalam percakapan itu, keduanya diajak untuk lebih peka terhadap keadaan di sekitar mereka. Petugas menggunakan ungkapan “menjadi polisi bagi diri sendiri maupun lingkungannya” untuk mengajak warga menjaga keamanan diri sekaligus mengenali potensi tindak pidana di lingkungan tempat tinggal.
Ajakan itu juga disampaikan kepada warga Rejomulyo dua hari sebelumnya, saat ibu-ibu Muslimat mengikuti lomba selawat di kawasan Sumber Jiput, pada Minggu (1/11/2026). Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Kepolisian Sektor Kediri Kota Komisaris Polisi Bowo Wicaksono, S.Sos., menyoroti peran hubungan antarwarga dalam menjaga lingkungan.
“Kebersamaan seperti ini merupakan modal penting dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar Kompol Bowo.
Di Kelurahan Ringinanom, Selasa pukul 11.00 WIB, Bhabinkamtibmas Ajun Inspektur Polisi Dua Eko Prayitno berdialog dengan warga di Jalan Panglima Sudirman Gang I. Eko mengajak mereka ikut menjaga keamanan di sekitar tempat tinggal masing-masing.
Sekitar 20 menit kemudian, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngronggo menemui karyawan SPBU di Jalan Urip Sumoharjo. Pesan kepada para pekerja itu secara khusus menyangkut keselamatan di tempat kerja. Mereka diingatkan agar mewaspadai bahaya kebakaran selama beraktivitas di area pengisian bahan bakar.
Pada pukul 14.30 WIB, Bhabinkamtibmas Kelurahan Setonopande Ajun Inspektur Polisi Satu Syaifudin Yuri mendatangi pos satuan pengamanan sebuah depot di Jalan Sultan Agung. Di pos tersebut, Syaifudin menemui petugas yang sedang berjaga dan mengingatkan mereka untuk menjaga keamanan di lingkungan depot. (res/an)
Peristiwa
Pelaporan dari Wilayah Tanpa Sinyal Jadi Bahasan Evaluasi MQR di Kediri
Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota bersama sejumlah perangkat daerah Kota Kediri membahas rencana perluasan akses sistem Mahameru Quick Response (MQR), pada Selasa (3/11/2026). Dua hal yang menjadi perhatian ialah penyediaan akun bagi instansi yang terlibat dan tata cara pelaporan ketika petugas berada di lokasi tanpa sinyal.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., mengikuti rapat evaluasi itu dari ruang rapat utama Satlantas Polres Kediri Kota. Perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Dinas Kesehatan Kota Kediri hadir bersama jajaran Unit Keamanan dan Keselamatan Satlantas. Perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Kediri mengikuti rapat secara daring.
Dalam pertemuan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 11.30 WIB itu, peserta membahas penggunaan akun MQR oleh instansi yang menjalankan kegiatan serupa. Akses yang selama ini dikaitkan dengan tingkat provinsi juga ditujukan untuk mendukung pekerjaan bersama. Pembuatan akun tambahan bagi instansi yang akan bergabung masih diupayakan.
Persoalan lain yang dibahas adalah cara mencatat kondisi jaringan saat petugas mengunggah laporan lapangan. Pada formulir laporan, petugas perlu mencentang kotak penanda apabila lokasi kegiatan berada di wilayah tanpa sinyal atau blank spot. Jika lokasi terjangkau jaringan, kotak tersebut dibiarkan kosong.
Pengembangan MQR juga mencakup rencana penambahan platform dan perubahan pada akun pemantauan. Sejumlah fitur pada akun tersebut akan ditambah, sementara fitur lainnya akan dikurangi. Jenis platform, rincian fitur, dan jadwal penerapannya belum diumumkan.
Di Kota Kediri, MQR antara lain digunakan untuk memantau kondisi lalu lintas dan merespons kejadian yang ditemukan petugas di jalan. Dalam patroli pada 3 September 2026, misalnya, Satlantas menggunakan mobil yang dilengkapi kamera untuk merekam situasi di sejumlah ruas, termasuk Jalan Brawijaya, Jalan Dhoho, dan Jalan Joyoboyo.
“Patroli ini bertujuan untuk memantau situasi lalu lintas secara langsung, mengantisipasi potensi gangguan keamanan, serta memberikan respons apabila ditemukan permasalahan di lapangan,” ujar AKP Septia saat menjelaskan pelaksanaan patroli MQR tersebut. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa4 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
