Connect with us

Uncategorized

Tinjau Stasiun Tugu DIY, Kapolri Pastikan Puncak Arus Mudik Berjalan Aman

Published

on

DIY – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan arus mudik Lebaran di Stasiun Tugu, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ia memastikan pengamanan dan pelayanan Operasi Ketupat berjalan dengan baik dan maksimal untuk masyarakat.  

“Hari ini kami mendapatkan kesempatan untuk meninjau langsung di Stasiun Tugu Yogyakarta. Dan tadi kami meninjau beberapa titik yang merupakan pusat pelayanan ataupun sentra pelayanan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, khususnya untuk pelayanan di Stasiun Tugu Yogyakarta,” kata Sigit, Rabu (18/3/2026), malam. 

Dalam kesempatan ini, Sigit mendapatkan laporan bahwa, pada hari ini merupakan puncak arus mudik yang berlangsung di Stasiun Tugu. Ia menyebut, jumlah penumpang meningkat mencapai angka 55.000. 

“Dari laporan tadi, kita mendapatkan informasi bahwa puncak mudik untuk kedatangan ya, kereta, ini ada kurang lebih 54.000 yang datang, dan ini naik menjadi 55.000. Artinya ada kenaikan persentase,” ujar Sigit. 

Sementara, Sigit menerima laporan puncak arus balik di Stasiun Tugu terhadi pada 28 dan 29 Maret 2026. Menurut Sigit, kereta api masih menjadi salah satu transportasi favorit masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran. 

Menurutnya, masyarakat memilih kereta api untuk mudik lantaran lebih merasa aman dan nyaman serta tepat waktu. Sehingga, transportasi ini menjadi salah satu favorit pilihan dari pemudik. 

“Dan kemudian kita lihat juga tadi ada tempat pengecekan untuk masinis yang akan laksanakan tugasnya, sehingga ini juga untuk memastikan bahwa pada saat bertugas dalam kondisi sehat dan siap untuk melaksanakan tugasnya,” ucap Sigit. 

Di sisi lain, Sigit memaparkan bahwa, Polresta Yogyakarta juga menyediakan aplikasi bernama ‘Si Parjo’ yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang ingin memakirkan atau menitipkan kendaraannya selama arus mudik dan balik. 

Secara umum, Sigit menegaskan, arus mudik di Yogyakarta hingga Jakarta sampai dengan saat ini relatif berjalan aman. Sejumlah kebijakan telah dilakukan kepolisian khususnya untuk mengurai kemacetan yang terjadi akibat lonjakan volume kendaraan. 

“Secara umum tadi dilaporkan bahwa situasi di Stasiun Yogyakarta relatif masih aman, tidak ada keluhan yang berarti ya. Dan kemudian kita juga mendapatkan informasi bahwa hari ini untuk Jakarta sudah mulai dilaksanakan One Way nasional dan kemudian juga ada One Way lokal,” tegas Sigit. 

Sigit mengakui, pada hari ini terjadi lonjakan pemudik baik di transportasi kereta, kapal laut hingga kereta api. Ia memastikan masyarakat telah mendapatkan pelayanan prima oleh kepolisian dan stakeholder terkait.

“Jadi tentunya ini semua kita lakukan untuk memastikan di kegiatan yang mulai kita lihat tren peningkatan arus, baik di jalur tol maupun juga jalur kereta dan juga di penyeberangan, semuanya dalam kondisi yang betul-betul bisa diberikan pelayanan yang maksimal,” tutur Sigit. 

Dan kemudian sampai hari ini, kata Sigit, angka kecelakaan menurun 40 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ia meminta kepada seluruh jajaran untuk mempertahankan tren positif tersebut. 

Tak lupa, Sigit mengimbau kepada seluruh pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam melakukan perjalanan mudik dan balik. “Perhatikan keselamatan pribadi, bagi pengemudi perhatikan keselamatan penumpang, dan kita harapkan bahwa manfaatkan rest area yang ada,” ucap Sigit. 

“Dan kalau cape, tolong siapkan pengemudi pengganti, sehingga kemudian perjalanannya betul-betul bisa lancar, aman, dan sampai tujuan dengan selamat,” tambah Sigit menekankan. 

Dalam tinjauannya, Sigit juga menyapa langsung pemudik di Stasiun Tugu. Ia juga memberikan bingkisan kepada masyarakat yang bakal merayakan Lebaran bersama keluarganya masing-masing.

Continue Reading

Uncategorized

Gelorakan Semangat ‘Jogo Omah’, Kapolda Jatim Tekankan Polisi Bersama Masyarakat Jaga Kamtibmas

Published

on

SURABAYA – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim) Irjen Pol Dekananto Eko Purwono memberikan arahan tegas kepada jajarannya usai melaksanakan ibadah Salat Jumat di Masjid Arif Nurul Huda, Mapolda Jatim, pada Jumat (16/10/2026).

Sebagai pejabat baru yang resmi mengemban amanah sejak 9 Oktober 2026, Irjen Pol Dekananto meminta seluruh personel Polda Jatim untuk memperkuat kedekatan dengan warga, mendongkrak kualitas pelayanan, serta menjaga integritas sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Dalam arahannya, ia menekankan program “Polisi Bersama Masyarakat” yang selaras dengan instruksi Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, bahwa kehadiran plPolisi di tengah masyarakat harus memberikan manfaat nyata dan bersahabat.

Secara khusus, Kapolda Jatim mengingatkan anggotanya untuk menjaga moralitas dan melarang keras tindakan pungutan liar atau pemaksaan kepada warga.

“Saya selalu menyampaikan kepada seluruh anggota, ambil hati masyarakat, jangan ambil harta masyarakat. Artinya, dalam melaksanakan tugas, berikan pelayanan dengan tulus dan ikhlas,” ujar Irjen Pol Dekananto.

Ia menambahkan bahwa warga yang menyambangi kantor Polisi umumnya sedang menghadapi masalah atau mencari perlindungan. Oleh karena itu, personel wajib memberikan perlakuan setara tanpa memandang penampilan luar.

Pada momen tersebut,Kapolda Jatim ini juga memperkenalkan jargon “Jogo Omah” (Menjaga Rumah). Semangat ini merupakan ajakan bagi seluruh elemen untuk bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban umum (kamtibmas), mulai dari lingkungan keluarga hingga lingkup provinsi.

“Jawa Timur adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga mulai dari rumah dan keluarga kita, lingkungan tempat tinggal, RT/RW, kecamatan, sampai seluruh wilayah Jawa Timur,” tuturnya.

Guna memperbaiki kualitas institusi, Irjen Pol Dekananto menyatakan membuka diri terhadap kritik, masukan, maupun komplain masyarakat, termasuk yang beredar di media sosial.

Ia berjanji akan menindak tegas setiap pelanggaran atau penyimpangan yang dilakukan oleh oknum anggotanya.

“Mari kita bergandeng tangan dan memberikan yang terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Uncategorized

Polda Jatim Ungkap Dugaan Eksploitasi Anak di Jember, Dua Tersangka Diamankan

Published

on

SURABAYA – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPO) Polda Jawa Timur mengungkap dugaan tindak pidana eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak yang diduga terjadi di wilayah Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

Dalam pengungkapan tersebut, penyidik telah menetapkan dua orang tersangka berinisial WJ (37) dan IM (52). Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut, di antaranya satu unit telepon genggam, buku catatan, alat tes kehamilan, botol minuman kosong, dua blister pil kontrasepsi, serta hasil visum et repertum.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, pengungkapan perkara berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh kepolisian melalui serangkaian penyelidikan.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh, ditemukan adanya dugaan eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak. Anak-anak tersebut diduga dieksploitasi untuk melayani tamu dengan tarif sekitar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kamis (15/10/2026).

Dari setiap transaksi tersebut, korban diduga hanya menerima sekitar Rp50 ribu, sedangkan sebagian lainnya diduga dikuasai oleh tersangka.

“Penyidik masih terus mendalami peran masing-masing tersangka, termasuk pola perekrutan, pihak-pihak yang terlibat, serta kemungkinan adanya korban lainnya,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Pada kesempatan yang sama, Dirres PPA dan PPO Polda Jatim Kombes Pol Dr. Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., mengatakan bahwa berdasarkan hasil pengembangan sementara, penyidik telah mengidentifikasi tujuh anak perempuan yang diduga menjadi korban.

“Kami masih mengembangkan perkara ini untuk mendalami kemungkinan adanya korban lain maupun pihak lain yang diduga terlibat dalam perekrutan dan eksploitasi terhadap anak,” ujar Kombes Pol Ganis.

Polda Jatim juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jember dan instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap aspek perizinan tempat yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Menurut Kombes Pol Ganis, proses penegakan hukum juga dilakukan dengan tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Pendampingan, perlindungan, serta pemulihan terhadap para korban menjadi bagian penting dalam penanganan perkara.

Atas dugaan perbuatannya, kedua tersangka diproses berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak dan tindak pidana eksploitasi ekonomi dan seksual terhadap anak.

“Polda Jawa Timur berkomitmen menindak tegas setiap bentuk eksploitasi terhadap anak. Pada saat yang sama, kami memastikan hak, perlindungan, dan kepentingan terbaik bagi anak yang menjadi korban tetap menjadi prioritas,” pungkas Kombes Pol Ganis. (*)

Continue Reading

Uncategorized

Operasi Ops Sikat 20206 Bhabinkamtibmas Gencar Sosialisasi Kepada Warga Binaan

Published

on

Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Sikat 20206, Bhabinkamtibmas Polres Kediri Kota  terus meningkatkan intensitas patroli dialogis di wilayah binaannya, Kamis (15/10)

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya preventif dalam mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan, khususnya yang berkaitan dengan premanisme, perjudian, miras, dan tindak kriminal 3 C lainnya.

Patroli dilakukan dengan pendekatan humanis, menyasar desa-desa rawan, tempat berkumpulnya warga, warung kopi, dan pusat aktivitas masyarakat lainnya. Dalam setiap kunjungannya, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak warga untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan tetap aman dan tertib.

Kasi Humas Polres Kediri Kota AKP Sundari SH menyatakan bahwa kegiatan patroli dialogis yang dilakukan para Bhabinkamtibmas menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan di masyarakat. “Operasi Sikat ini bukan sekadar penindakan, tetapi juga edukasi. Bhabinkamtibmas kami aktif mengedukasi masyarakat agar menjauhi penyakit masyarakat seperti premanisme dan minuman keras, serta mendorong warga untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan,” ujar Kasi Humas

Selain menyampaikan imbauan, para Bhabinkamtibmas juga membangun komunikasi dua arah dengan warga untuk menggali informasi terkait situasi kamtibmas di desa masing-masing. Langkah ini dinilai efektif dalam mempererat kemitraan antara polisi dan masyarakat. Kegiatan patroli dialogis dalam rangka Operasi Sikat 20206 ini akan terus digencarkan selama masa operasi berlangsung. Harapannya, kesadaran hukum masyarakat semakin meningkat dan potensi gangguan keamanan dapat ditekan sedini mungkin.

Dengan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat, diharapkan tetap menjadi wilayah yang aman, nyaman, dan terbebas dari segala bentuk penyakit masyarakat.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page