Connect with us

Peristiwa

Pengamanan Kamis Putih hingga Sabtu Suci di Kediri Diperketat, Libatkan Tim K9 dan Polsek Jajaran

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota melalui Satuan Samapta melaksanakan sterilisasi sejumlah gereja menjelang rangkaian ibadah Paskah 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan keamanan umat kristiani dalam menjalankan ibadah Kamis Putih, Jumat Agung, hingga Sabtu Suci.

Sterilisasi dijadwalkan berlangsung, pada Rabu (1/4/2026) mulai pukul 14.00 WIB. Diawali dengan apel kesiapan di Mako Polres Kediri Kota. Kegiatan dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Kediri Kota, Priyo Hadistyo.

Dalam pelaksanaannya, sterilisasi dibagi menjadi dua tim yang menyasar wilayah timur dan barat sungai. Tim pertama yang bertugas di wilayah timur sungai akan melakukan sterilisasi di sejumlah gereja, antara lain GKJW Jalan Diponegoro, Gereja Getsemani dan Santo Yosep di Jalan Hasanudin, Gereja Setia Bakti di Kecamatan Pesantren, serta GKI di Jalan Yos Sudarso.

Sementara itu, tim kedua yang bertugas di wilayah barat sungai akan menyasar Gereja Merah di Jalan KHDP Slamet, Gereja Vincentius di Jalan Veteran Mojoroto, serta Gereja Puh Sarang di Kecamatan Semen.

Dalam kegiatan ini, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh dengan menggunakan metal detector serta melibatkan unit K9 untuk memastikan tidak adanya benda mencurigakan di area gereja. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Bhabinkamtibmas dan pengurus gereja setempat guna mendukung kelancaran pelaksanaan sterilisasi.

Kasat Samapta Polres Kediri Kota menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah Paskah.

“Sterilisasi ini bertujuan memastikan seluruh lokasi ibadah dalam kondisi aman dan steril dari potensi gangguan. Kami ingin umat dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk,” ujarnya.

Selain di tingkat Polres, kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh jajaran Polsek di wilayah hukum masing-masing. Para personel Polsek bersama Bhabinkamtibmas dan pengurus gereja diminta melakukan sterilisasi secara manual di gereja-gereja yang akan digunakan untuk ibadah.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan koordinasi, kesiapsiagaan personel, serta prosedur pengamanan yang terstandar. Hasil kegiatan akan dilaporkan secara berjenjang sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi pengamanan.

Dengan langkah ini, Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menjamin kebebasan beribadah bagi seluruh umat beragama di wilayahnya. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Pengawasan Lalu Lintas di Kota Kediri Diperkuat di Sejumlah Ruas Jalan Strategis

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota mengintensifkan patroli Mahameru Quick Response (MQR), pada Rabu sore (1/4/2026). Tujuannya untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memantau arus lalu lintas di sejumlah titik strategis.

Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB ini menyasar jalur utama perkotaan, meliputi Jalan Brawijaya, Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan KH Agus Salim, Jalan Semeru, Jalan Dr. Saharjo, Jalan Veteran, Jalan Sudanco Supriyadi, Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Diponegoro, hingga Jalan Basuki Rahmat.

Patroli dilakukan dengan menggunakan kendaraan roda empat yang dilengkapi dashcam, guna mendukung pemantauan situasi secara real time di lapangan. Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota dengan melibatkan personel Patwal.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, mengatakan bahwa patroli MQR menjadi salah satu langkah preventif dalam menjaga stabilitas lalu lintas, terutama pada jam-jam rawan kepadatan di sore hari.

Menurutnya, selain memantau arus kendaraan, petugas juga siap melakukan tindakan cepat apabila ditemukan potensi gangguan seperti kemacetan, pelanggaran lalu lintas, maupun kejadian darurat di jalan raya.

“Patroli ini kami laksanakan untuk memastikan situasi tetap aman dan arus lalu lintas berjalan lancar. Kehadiran anggota di lapangan juga diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi seperti dashcam menjadi bagian dari upaya modernisasi pelayanan kepolisian dalam mendukung pengawasan yang lebih efektif dan akuntabel.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman dan terkendali. Arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama Kota Kediri terpantau lancar tanpa adanya gangguan berarti.

Polres Kediri Kota memastikan patroli serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari komitmen mewujudkan kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah hukumnya. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Respons Publik Atas Berhentinya RWS FM Menguat di Media Sosial, Situasi Kediri Tetap Kondusif

Published

on

Kediriselaludihati.com – Radio lokal legendaris RWS FM Kediri dilaporkan menghentikan sementara siaran (off air) mulai 1 April 2026. Keputusan ini memicu beragam respons dari masyarakat, khususnya para pendengar setia yang menyampaikan keprihatinannya melalui media sosial.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Setonopande, Polsek Kediri Kota Aiptu Syaifudin Yuri melakukan kegiatan sambang dan silaturahmi ke manajemen radio yang berlokasi di Jalan Kilisuci, Kota Kediri, pada Rabu pagi (1/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, sekaligus menjalin komunikasi dengan pihak manajemen di tengah dinamika yang berkembang di masyarakat.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono menyampaikan bahwa kehadiran polisi di tengah situasi tersebut merupakan bagian dari upaya preventif dalam menjaga stabilitas lingkungan.

Menurutnya, penghentian sementara siaran radio yang memiliki basis pendengar kuat seperti RWS FM berpotensi menimbulkan reaksi publik, sehingga perlu diantisipasi melalui pendekatan humanis dan komunikasi yang baik.

“Anggota kami melakukan sambang untuk memastikan kondisi tetap aman sekaligus menjalin komunikasi dengan pihak manajemen. Hingga saat ini situasi terpantau kondusif,” ujarnya.

Di sisi lain, respons warganet menunjukkan bahwa RWS FM memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat Kediri. Banyak pendengar berharap radio tersebut dapat kembali mengudara dalam waktu dekat.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi terkait alasan penghentian sementara siaran tersebut.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lingkungan radio dilaporkan aman, tertib, dan terkendali. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Ngronggo Kediri Beri Arahan Teknis Kesiapan Lomba Apresiasi Tiga Pilar Kamtibmas tingkat Polda Jatim

Published

on

Kediriselaludihati.com – Sinergi antara aparat kepolisian dan unsur tiga pilar terus diperkuat dalam rangka menghadapi Lomba Apresiasi Tiga Pilar Kamtibmas tingkat Polda Jawa Timur tahun 2026. Koordinasi intensif dilakukan di Balai Kelurahan Ngronggo, Rabu pagi.

Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Bhabinkamtibmas Polres Kediri Kota bersama perangkat kelurahan dan unsur perlindungan masyarakat (Linmas). Dalam kesempatan itu, Kanit Bhabinkamtibmas Polres Kediri Kota, Ipda R. Rido, turun langsung melakukan sambang sekaligus memberikan arahan teknis terkait kesiapan administrasi dan kelengkapan data pendukung.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngronggo Aiptu Aris Hadi Suryanto, bersama unsur tiga pilar setempat turut mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari persiapan mewakili Polres Kediri Kota dalam ajang apresiasi tersebut.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono mengatakan bahwa kesiapan administrasi menjadi salah satu faktor penting dalam penilaian lomba. Oleh karena itu, seluruh unsur diminta untuk memastikan kelengkapan data tersusun dengan baik, sistematis, dan sesuai indikator penilaian dari Ditbinmas Polda Jatim.

Selain aspek administrasi, koordinasi ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara kepolisian, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan. Tiga pilar diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan kesiapan maksimal, baik dari sisi data maupun implementasi di lapangan. Sinergi tiga pilar menjadi kunci utama,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Koordinasi yang solid ini diharapkan mampu mengoptimalkan peran tiga pilar dalam menjaga keamanan sekaligus meningkatkan peluang meraih hasil terbaik dalam lomba tingkat provinsi tersebut. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page