Connect with us

Peristiwa

Kapolres Kediri Kota Tinjau Langsung Pelaksanaan Paskah di Sejumlah Gereja

Published

on

Kediriselaludihati.com – Aparat kepolisian di wilayah hukum Polres Kediri Kota melakukan pengamanan ketat dalam rangka perayaan Paskah, khususnya ibadah Jumat Agung, pada Jumat (3/4/2026). Pengamanan dilakukan sejak pagi hingga sore hari di sejumlah gereja guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan kondusif.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim bahkan turun langsung melakukan peninjauan ke sejumlah gereja pada siang hari, sebagai bagian dari upaya monitoring dan pengawasan situasi keamanan. Kegiatan tersebut menyasar Gereja Vincentius dan Gereja Santo Yosef untuk memastikan kesiapan personel serta kelancaran ibadah umat Kristiani.

Sementara itu, sejak pagi hari, pengamanan telah dilakukan oleh jajaran Bhabinkamtibmas dan personel kepolisian di berbagai titik gereja yang tersebar di Kota Kediri.

Di wilayah Kelurahan Semampir, Bhabinkamtibmas Aiptu Dodik Bagoes Riyadi melaksanakan pengamanan ibadah Jumat Agung di Gereja Baptis Indonesia Sahabat yang berlokasi di Jalan Mayjen Sungkono. Ibadah yang mengangkat tema “Berdaya Guna Bagi Pekerjaan Tuhan” tersebut dipimpin oleh Pendeta Yehuda Tumiran dan diikuti sekitar 100 jemaat. Kegiatan berlangsung sejak pukul 06.00 WIB dan berjalan lancar tanpa gangguan.

Pengamanan serupa juga dilakukan di Gereja Getsemani, Jalan Hasanuddin, Kelurahan Dandangan. Bhabinkamtibmas bersama personel yang dipimpin AKP Manaf melakukan sambang sekaligus pengamanan ibadah Jumat Agung yang diikuti sekitar 300 jemaat. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Ed. Merdhiriawan dengan tema “From Suffering to Salvation”. Hingga kegiatan berlangsung, situasi tetap tertib dan aman.

Di lokasi lain, pengamanan dilakukan di Gereja GBT Kristus Pengasih, Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Setonopande. Bhabinkamtibmas Aiptu Syaifudin Yuri bersama aparat TNI turut melakukan pengamanan ibadah yang dipimpin Pendeta Bambang Cornelius. Sekitar 300 jemaat mengikuti ibadah bertema “Berbahagialah Pembawa Damai” dengan situasi yang tetap kondusif.

Selain itu, aparat juga mengamankan kegiatan ibadah di Gereja Kristen Indonesia di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pakelan. Pengamanan dipimpin AKP Prayitno dengan melibatkan personel dari fungsi Samapta dan Intelkam. Ibadah yang dipimpin Pendeta Mario Gunawan tersebut diikuti sekitar 213 jemaat dan berlangsung aman serta tertib.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi menegaskan, pengamanan dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami memastikan seluruh kegiatan ibadah berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat,” ujar AKBP Anggi.

Ia menambahkan, pengamanan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Kediri.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, seluruh rangkaian ibadah Jumat Agung di berbagai gereja di Kota Kediri berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh khidmat tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti. (res/an)

Continue Reading

Inspirasi

Etika Melayani Jadi Fokus Penguatan SDM Kepolisian di Era Presisi di Polres Kediri Kota

Published

on

Kediriselaludihati- Polres Kediri Kota menggelar pelatihan etika komunikasi pelayanan publik sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan profesionalisme personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Rupatama Polres Kediri Kota dan diikuti personel yang telah ditunjuk dari berbagai satuan fungsi.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari penguatan kompetensi internal yang mengacu pada Peraturan Kapolri Nomor 19 Tahun 2010 tentang penyelenggaraan pelatihan Polri serta program Quick Wins Presisi Kapolri Tahun 2026.

Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono mengatakan kemampuan berkomunikasi menjadi elemen penting dalam pelayanan kepolisian modern, terutama saat berhadapan langsung dengan masyarakat.

“Pelayanan publik tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga bagaimana anggota mampu berkomunikasi dengan baik, santun, empatik, dan profesional. Hal-hal kecil seperti cara menyapa, mendengar, hingga memberi solusi sangat menentukan kepercayaan publik,” ujar Kompol Riko dalam sambutannya.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari sektor perbankan, yakni Reza Fanani dan Moch Ilham Risky Alfian yang berprofesi sebagai Universal Banker BRI Kediri. Keduanya membagikan materi terkait standar pelayanan prima, teknik komunikasi efektif, hingga pengelolaan interaksi dengan masyarakat.

Menurut Riko, kolaborasi dengan praktisi pelayanan dari dunia perbankan diharapkan memberi perspektif baru kepada personel tentang pentingnya membangun pengalaman pelayanan yang positif.

“Bank memiliki standar pelayanan yang kuat. Kami ingin personel juga belajar bagaimana menghadirkan pelayanan yang humanis, komunikatif, dan solutif,” katanya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa bersama, sambutan Kabag SDM, sesi foto bersama, penyampaian materi etika pelayanan publik, hingga penutupan.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan sejumlah personel aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan pelayanan di lapangan.

Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal bagi anggota dalam menghadapi dinamika tugas pelayanan, baik di ruang administrasi, lapangan, maupun saat menerima aduan masyarakat.

Polres Kediri Kota menilai peningkatan kualitas komunikasi menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang presisi, responsif, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan tertib. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di lingkungan Polres Kediri Kota. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Momentum Hari Kebangkitan Nasional Diisi Dongeng Interaktif untuk Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini

Published

on

Kediriselaludihati- Suasana berbeda terlihat di TK Kemala Bhayangkari 42 Kota Kediri saat sejumlah siswa duduk rapi menyimak cerita wayang karton yang dibawakan langsung Kapolsek Kediri Kota, KOMPOL Bowo Wicaksono, Selasa (18/5/2026).

Bukan kisah pewayangan klasik, kali ini anak-anak diajak mengikuti cerita sederhana tentang dua tokoh bernama Bili dan Andi yang gemar bermain gawai dan game tanpa mengenal waktu.

Dalam cerita tersebut, Bili dan Andi digambarkan sebagai anak-anak yang hampir setiap hari menghabiskan waktu dengan telepon genggam. Mereka kerap bermain game di depan rumah tanpa memedulikan lingkungan sekitar, bahkan mengabaikan teguran orang tua.

Kebiasaan itu kemudian membawa dampak buruk bagi Bili. Matanya diceritakan mengalami gangguan akibat terlalu lama menatap layar hingga harus dibawa ke dokter.

“Dokter menasihati agar anak-anak tidak bermain gadget terlalu lama dan harus bisa membagi waktu untuk belajar, bermain, serta berinteraksi dengan lingkungan,” kata Bowo saat mendongeng di hadapan siswa.

Cerita tersebut disampaikan dengan media wayang berbahan karton yang dirancang sederhana namun menarik perhatian anak-anak. Sesekali siswa terlihat antusias menjawab pertanyaan dan menirukan tokoh dalam cerita.

Menurut Bowo, pendekatan mendongeng dipilih agar pesan edukasi lebih mudah diterima anak-anak, terutama terkait bahaya penggunaan gadget secara berlebihan.

“Anak-anak lebih mudah memahami pesan jika disampaikan lewat cerita dan visual yang menyenangkan. Kami ingin mereka mengerti bahwa gadget boleh digunakan, tetapi harus ada batasan,” ujarnya.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118 dengan mengusung semangat perlindungan anak dan pembentukan karakter generasi muda.

Tema edukasi yang diangkat sejalan dengan semangat “Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara”, sekaligus dikaitkan dengan kebijakan pemerintah terkait perlindungan anak di ruang digital.

Tak hanya mendongeng, Bowo juga mengenalkan foto-foto pahlawan nasional kepada siswa serta mengajak mereka menyanyikan lagu kebangsaan bersama.

Momen tersebut dimanfaatkan untuk menanamkan nilai nasionalisme, persatuan, dan kecintaan terhadap bangsa sejak usia dini.

Sejumlah guru menyambut positif metode pembelajaran interaktif tersebut karena dinilai mampu menggabungkan edukasi teknologi, karakter, dan wawasan kebangsaan dalam suasana yang menyenangkan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan interaksi ringan antara siswa dengan Kapolsek. Tawa anak-anak yang memenuhi ruangan menjadi penanda bahwa pesan serius pun bisa disampaikan lewat cara sederhana dan dekat dengan dunia mereka. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Satlantas Kerahkan Dua Tim Patroli Dash Cam untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota menggelar patroli Mahameru Quick Response (MQR) menggunakan kendaraan roda empat berteknologi dash cam untuk memantau arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Senin (18/5/2026) sore.

Patroli dimulai pukul 16.00 WIB dengan dua tim personel yang menyisir sejumlah ruas jalan protokol di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Tim pertama yang diawaki personel Patwal Satlantas 45-101 bergerak melalui rute Jalan Brawijaya, Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Diponegoro, Jalan Hasanudin, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Dhoho, hingga Jalan Yos Sudarso.

Sementara tim kedua yang terdiri dari personel Patwal Satlantas 45-106 melakukan patroli melalui jalur Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Sudanco Supriyadi, Jalan Mayjend Sungkono, hingga Jalan Mayor Bismo.

Kedua patroli dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota dengan fokus pemantauan arus kendaraan pada jam-jam rawan kepadatan sore hari, sekaligus memastikan situasi keamanan di pusat aktivitas masyarakat tetap kondusif.

Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP T Yudho Prastyawan mengatakan patroli MQR merupakan bagian dari strategi pelayanan cepat dan responsif terhadap kondisi lalu lintas maupun potensi gangguan keamanan.

“Patroli ini kami laksanakan secara mobile menggunakan kendaraan dash cam agar anggota dapat melakukan pemantauan arus lalu lintas secara maksimal serta merespons cepat apabila ditemukan hambatan maupun gangguan kamtibmas,” ujar Yudho, Senin.

Menurut dia, waktu sore menjadi salah satu periode dengan mobilitas kendaraan tinggi sehingga membutuhkan pengawasan intensif di sejumlah ruas jalan utama.

Selain pemantauan lalu lintas, personel juga melakukan pengawasan di titik rawan kemacetan, potensi pelanggaran lalu lintas, dan area dengan aktivitas masyarakat cukup padat.

Kehadiran patroli mobile diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi pengguna jalan sekaligus mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas).

Hingga patroli selesai, kondisi arus lalu lintas di seluruh rute terpantau relatif lancar. Tidak ditemukan kejadian menonjol maupun gangguan keamanan yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.

Satlantas Polres Kediri Kota memastikan patroli MQR akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran arus kendaraan di wilayah Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page