Uncategorized
Bantuan Presiden RI Disalurkan kepada Pengungsi Agisiga, Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Trauma Healing di Intan Jaya
Intan Jaya, Papua Tengah – Bantuan kemanusiaan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disalurkan kepada masyarakat terdampak konflik bersenjata di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, melalui Satgas Operasi Damai Cartenz-2026. Penyaluran bantuan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan trauma healing sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang masih berada di lokasi pengungsian.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (5/7/2026) itu dilaksanakan di posko pengungsian yang menampung warga dari empat kampung, yakni Kampung Mbamogo, Soali, Tousiga, dan Danggoa. Kegiatan dipimpin Dansektor Satgas Operasi Damai Cartenz Sektor Intan Jaya, AKP Syahrial Arditya, S.Tr.K., S.I.K., bersama personel Satgas Ops Damai Cartenz dan tokoh agama setempat.
Sebanyak 150 paket sembako disalurkan kepada para pengungsi. Setiap paket berisi beras, tepung terigu, minyak goreng, susu kaleng, gula, mi instan, dan sarden guna membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang masih terdampak konflik.
Selain menyerahkan bantuan, personel Satgas Operasi Damai Cartenz juga melaksanakan kegiatan trauma healing dan ramah tamah bersama para pengungsi. Pendekatan humanis tersebut dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak, ibu-ibu, dan lanjut usia yang terdampak situasi konflik.
Mewakili masyarakat pengungsi, Tokoh Agama Agisiga, Pdt. Ones Mirip, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah kepada warga yang terdampak konflik.
“Atas nama Pengungsi dan masyarakat yang bergabung tinggal di tempat ini, kami mengucapakn terimakasih atas bantuan bama yang telah diberikan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Kapolri atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat pengungsi. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan memberikan semangat bagi masyarakat untuk bangkit kembali,” ujarnya.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keselamatan dan pemulihan masyarakat tetap menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan operasi di Papua.
“Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Selain menjaga situasi keamanan, kami juga berkomitmen memastikan warga yang terdampak konflik memperoleh bantuan kemanusiaan, pendampingan, serta rasa aman sehingga mereka dapat kembali menjalani aktivitas secara normal,” kata Kaops.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.
“Kami akan terus mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan sosial, pelayanan kepada masyarakat, serta trauma healing. Dengan dukungan seluruh elemen, kami berharap masyarakat yang masih mengungsi dapat segera pulih dan kembali menjalankan kehidupan secara aman, damai, dan produktif,” tegas Wakaops.
Melalui kegiatan tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan komitmennya untuk terus hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung upaya pemulihan sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat Papua yang terdampak konflik.
Uncategorized
Densus 88 AT Polri Ajak Masyarakat Tolak Radikalisme dan Bullying melalui Kampanye Edukasi di Car Free Day Makassar
Makassar – Densus 88 Antiteror Polri melalui Satgaswil Sulawesi Selatan menggelar kampanye pencegahan penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) kepada masyarakat di kawasan Car Free Day Boulevard, Kota Makassar, Minggu (5/7).
Kegiatan yang dipimpin Kasatgaswil Sulawesi Selatan Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. Agung N. Masloman, S.I.K., M.H., ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan, memperkokoh toleransi, serta mencegah berkembangnya paham radikal dan perilaku bullying di lingkungan sosial.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satgaswil Sulawesi Selatan memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan, menghargai keberagaman, serta membangun lingkungan yang aman, damai, dan saling menghormati.
Masyarakat juga diajak berpartisipasi menyampaikan komitmennya melalui penandatanganan banner bertuliskan “Say No To Bullying, Intolerance, Radicalism, Terrorism” sebagai simbol dukungan terhadap terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan bebas dari paham kekerasan.
Kasatgaswil Sulawesi Selatan Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. Agung N. Masloman, mengatakan bahwa pencegahan penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
“Pencegahan harus dimulai dari kesadaran bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, terorisme, maupun bullying yang dapat merusak kehidupan bermasyarakat. Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis,” ujar Kombes Pol. Agung N. Masloman.
Ia menambahkan, ruang publik seperti Car Free Day menjadi sarana yang efektif untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kebangsaan secara humanis.
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian kampanye dan berinteraksi dengan personel Densus 88 AT Polri. Kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir.
Peristiwa
Pengamanan Ribuan Jamaah Mujahadah Kubro Kediri Disertai Himbauan Kamtibmas, Wujud Kehadiran Polri dalam Kegiatan Keagamaan
Kediriselaludihati.com – Mujahadah Kubro – Jajaran Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota melaksanakan pengamanan kegiatan Mujahadah Kubro Gelombang II yang diikuti jamaah ibu-ibu di Pondok Pesantren Kedunglo Al Munadhdoroh, Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Sabtu (4/7/2026) malam. Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan pengamanan dipimpin langsung oleh⁶ Padal Kanit Lantas Polsek Mojoroto AKP Henry dengan melibatkan personel Polsek Mojoroto, Koramil Mojoroto, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Bandar Lor Aipda Toni Setiawan. Selain melakukan pengamanan di lokasi, petugas juga berkoordinasi dengan panitia penyelenggara sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Mujahadah Kubro tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati dan menghormati Lahirnya Sholawat Wahidiyah ke-63, Haul Hadlrotus Syech Mbah KH Moch Ma’roef QS Wa Ra ke-71, serta Haul Kanjeng Romo KH Abdul Latif Madjid QS Wa Ra ke-6 Tahun 1448 H/2026 M. Kegiatan ini dihadiri ribuan jamaah yang mengikuti rangkaian doa dan mujahadah dengan khidmat.
Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., mengatakan bahwa kehadiran personel Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga situasi keamanan agar seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan nyaman.
“Polri hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan keagamaan. Kami juga terus menjalin komunikasi dengan panitia agar pelaksanaan kegiatan berjalan tertib, lancar, serta tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban bersama,” ujar Kompol H. Rudi Purwanto.
Ia menambahkan, sinergi antara Polri, TNI, panitia, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, khususnya pada kegiatan yang melibatkan banyak peserta.
“Kami mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Dengan kebersamaan dan kepedulian semua elemen masyarakat, situasi yang aman dan damai dapat terus terpelihara,” tambahnya.
Hingga kegiatan berlangsung, situasi di kawasan Pondok Pesantren Kedunglo Al Munadhdoroh terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Kediri Kota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui kehadiran personel di setiap kegiatan sosial maupun keagamaan. (res/an)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Bersama TNI dan Pam Internal Kawal Kegiatan Kesenian Rogo Samboyo Putro di Desa Tiron Kediri
Kediriselaludihati.com – Polsek Banyakan, Polres Kediri Kota melaksanakan pengamanan kegiatan pentas seni kuda lumping “Rogo Samboyo Putro” dalam rangka Tasyakuran Grebeg Suro di Dusun Ngesong, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, pada Minggu (5/7/2026). Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan budaya masyarakat berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Kegiatan pengamanan itu dipimpin oleh jajaran Polsek Banyakan dengan melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Tiron Aiptu A. Winarso bersama empat personel Polsek yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Banyakan. Sinergi pengamanan juga melibatkan Babinsa beserta tiga anggota Koramil Grogol serta 15 personel pengamanan internal panitia.
Pentas seni kuda lumping “Rogo Samboyo Putro” dari Ketami menjadi bagian dari tradisi Grebeg Suro yang digelar masyarakat sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus pelestarian budaya lokal. Selain menyuguhkan hiburan rakyat, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarwarga.
Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono, S.H. mengatakan bahwa Polri berkomitmen mendukung setiap kegiatan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pelestarian budaya, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban.
“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan tradisi Grebeg Suro. Melalui pengamanan yang bersinergi dengan TNI, perangkat desa, dan panitia, kami berharap seluruh kegiatan budaya dapat berjalan tertib sehingga masyarakat dapat menikmati acara dengan nyaman,” ujar AKP Joko Purwantono.
Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan serta kedisiplinan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
“Pelestarian budaya merupakan kekayaan bangsa yang patut dijaga bersama. Namun demikian, keamanan tetap menjadi prioritas sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum,” tambahnya.
Selama pelaksanaan pentas seni berlangsung, situasi di lokasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel Polri bersama TNI dan unsur pengamanan lainnya menjadi wujud nyata komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung pelestarian tradisi budaya di wilayah hukum Polres Kediri Kota. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
