Lalu Lintas
Unit Gakkum Satlantas Siapkan Gelar Perkara, Penanganan Kasus Dipastikan Profesional dan Transparan

Kediriselaludihati- Proses penanganan kasus kecelakaan lalu lintas beruntun yang menewaskan seorang mahasiswi di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Kediri, terus bergulir. Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Kediri Kota kini memasuki tahapan pemeriksaan intensif terhadap seluruh pihak yang terlibat, termasuk pengemudi mobil Hyundai Palisade yang menjadi salah satu kendaraan dalam insiden tersebut.
Kecelakaan yang terjadi pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di depan Resto O’Seafood itu melibatkan empat kendaraan dan mengakibatkan Fulan Zuleyka (19), mahasiswi asal Dusun Sendang, Desa Sendang, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, meninggal dunia. Selain korban meninggal, dua orang lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.
Sejak Minggu malam (5/7/2026) hingga Selasa (7/7/2026), penyidik Unit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota mengamankan dan melakukan pemeriksaan terhadap DWS (16), pelajar asal Kabupaten Nganjuk yang mengemudikan mobil Hyundai Palisade putih .
Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan yang kini terus dikembangkan menuju tahapan penyidikan.
Selain mendalami kronologi kecelakaan, penyidik juga mengklarifikasi berbagai informasi yang berkembang di masyarakat, termasuk terkait dugaan penggunaan plat nomor palsu pada kendaraan yang dikemudikan DWS saat peristiwa terjadi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman, S.Tr.K., mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap seluruh pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut.
“Mulai tanggal 6 hingga 7 Juli kami melakukan pemeriksaan terhadap semua pihak yang terlibat. Dalam waktu dekat kami juga akan melaksanakan gelar perkara untuk menentukan peningkatan status penanganan dari tahap penyelidikan menuju penyidikan sesuai alat bukti yang telah kami kumpulkan,” ujar Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman, Selasa (7/7/2026).
Ia menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa adanya perlakuan khusus terhadap siapa pun.
“Kami akan bertindak tegas dalam penanganan kasus ini. Semua proses berjalan sesuai prosedur hukum dan berdasarkan hasil penyidikan,” tegasnya.
Menanggapi informasi mengenai penggunaan plat nomor kendaraan, Ipda Andi Anang memastikan hasil pemeriksaan menunjukkan kendaraan Hyundai Palisade tersebut menggunakan nomor registrasi asli AG 55 SIS sebagaimana telah disampaikan kepada awak media sebelumnya.
“Plat nomor kendaraan yang asli adalah AG 55 SIS, pada saat kejadian yang bersangkutan menggunakan plat nomor gantung (palsu AG 150 . Hal tersebut sudah kami pastikan berdasarkan hasil pemeriksaan kendaraan dan dokumen yang kami miliki,” jelasnya.
Penyidik juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi, termasuk tes urine. Dari hasil pemeriksaan tersebut, DWS dinyatakan negatif dari pengaruh narkotika maupun zat terlarang lainnya.
“Hasil tes urine terhadap pengemudi menunjukkan hasil negatif. Dari keterangan awal yang bersangkutan, penyebab terjadinya kecelakaan diakuinya karena kurang berkonsentrasi saat mengemudikan kendaraan,” tambah Ipda Andi.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan bermula ketika Hyundai Palisade melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan KH Ahmad Dahlan. Di depannya melaju sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai Naura Azwa Laksono (19), dengan Fulan Zuleyka sebagai penumpang.
Diduga karena kurang berkonsentrasi, pengemudi Hyundai Palisade tidak menyadari keberadaan sepeda motor di depannya hingga akhirnya menabrak bagian belakang Honda Scoopy. Benturan tersebut menyebabkan kedua pengendara sepeda motor terjatuh.
Mobil kemudian kehilangan kendali, masuk ke jalur berlawanan arah, lalu menabrak Toyota Avanza yang datang dari arah utara ke selatan. Setelah itu kendaraan kembali menghantam Isuzu Panther yang berada tepat di belakang Avanza sehingga mengakibatkan kecelakaan beruntun.
Akibat kecelakaan tersebut, Fulan Zuleyka meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka akibat benturan keras. Sementara pengendara Honda Scoopy, Naura Azwa Laksono, mengalami memar pada dahi serta luka lecet pada tangan dan kaki kanan dan saat ini sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Penumpang Isuzu Panther, Ani Maskufah (50), juga mengalami luka di bagian dahi dan telah menjalani perawatan medis.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., M.H., mengatakan penyidik masih terus melengkapi seluruh alat bukti sebelum mengambil langkah hukum berikutnya.
“Kami memastikan proses penanganan perkara ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Seluruh alat bukti, keterangan saksi, hasil pemeriksaan kendaraan maupun pemeriksaan terhadap pengemudi akan menjadi dasar dalam menentukan proses hukum selanjutnya,” kata AKP T Yudho Prastyawan.
Ia kembali mengingatkan masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara.
“Setiap pengendara harus selalu berkonsentrasi, mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta mengutamakan keselamatan. Kelalaian sekecil apa pun dapat berakibat fatal dan merugikan banyak pihak. Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati dalam berkendara,” pungkasnya.
Hingga saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota masih melanjutkan proses pemeriksaan saksi, pengumpulan alat bukti, serta persiapan gelar perkara sebagai dasar peningkatan penanganan dari tahap penyelidikan menuju penyidikan. Polisi memastikan setiap perkembangan perkara akan disampaikan secara terbuka sesuai dengan hasil penyidikan yang berjalan. (***)
Lalu Lintas
Jembatan Kaliombo 1 Selesai, Rekayasa Lalu Lintas Dikembalikan dan Jalan Urip Sumoharjo Kembali Normal Pukul 17.00
Kediriselaludihati – Jalan Urip Sumoharjo Kota Kediri kembali dibuka untuk kendaraan setelah proses pengerjaan Jembatan Kaliombo 1 dinyatakan selesai. Pembukaan jalur tersebut dilakukan lebih cepat dari rencana awal setelah dilakukan pengecekan kesiapan oleh sejumlah instansi terkait, Sabtu (22/8/2026).
Pengecekan dilakukan oleh Satlantas Polres Kediri Kota bersama Dinas Perhubungan Kota Kediri, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur, serta pihak pengelola Jembatan Kaliombo 1.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota bersama tim melakukan pemeriksaan sejumlah aspek pendukung sebelum jalur kembali digunakan masyarakat, mulai dari kebersihan area jembatan hingga kesiapan pengaturan lalu lintas.
Dalam pengecekan tersebut, petugas memastikan material sisa pekerjaan telah dibersihkan dari sekitar jembatan. Selain itu, dilakukan pengecatan marka jalan sementara di area Jembatan Kaliombo 1 sebagai bagian dari kesiapan keselamatan pengguna jalan.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan , S.H, M.H mengatakan, pembukaan kembali Jalan Urip Sumoharjo dilakukan setelah seluruh unsur terkait memastikan kondisi jalur siap dilalui kendaraan.
“Pengecekan dilakukan bersama instansi terkait untuk memastikan aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas sebelum jalan dibuka kembali,” ujarnya.
Selain kondisi fisik jalan, Satlantas bersama Dishub juga melakukan penyesuaian kembali sistem lampu lalu lintas di sejumlah persimpangan yang sebelumnya mengalami pengaturan akibat penutupan jalur.
Normalisasi pengaturan lampu lalu lintas dilakukan pada beberapa titik, di antaranya Simpang Empat Alun-Alun, Simpang Empat Baruna, Simpang Empat Tosaren, Simpang Empat Bence, Simpang Empat Kakso, dan Simpang Empat Jetis.
Jalan Urip Sumoharjo rencananya kembali dibuka normal mulai pukul 17.00 WIB, lebih awal dari informasi sebelumnya yang telah disampaikan melalui media sosial.
Dengan dibukanya kembali jalur tersebut, masyarakat pengguna jalan diharapkan dapat kembali beraktivitas dengan lancar. Satlantas Polres Kediri Kota juga mengimbau pengendara tetap memperhatikan rambu lalu lintas dan menjaga keselamatan selama berkendara. (res/aro)
kriminal
Jaga Kondusivitas Akhir Pekan, Patroli Gabungan Polres Kediri Kota Sasar Titik Rawan Aktivitas Anak Muda
Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota meningkatkan kegiatan patroli malam melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya aktivitas anak muda, balap liar, serta penggunaan kendaraan yang tidak sesuai standar teknis.
Kegiatan patroli dan pengamanan simpul titik rawan tersebut dilaksanakan mulai Sabtu (21/8/2026) pukul 00.00 WIB dengan diawali apel kesiapan di Mapolres Kediri Kota.
Patroli dipimpin Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H., dengan melibatkan personel gabungan dari Sat Samapta, Sat Lantas, Sat Reskrim, Sat Narkoba, Sat Intelkam, serta personel Propam.
Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk menjaga situasi tetap aman, terutama pada waktu malam hingga dini hari yang menjadi perhatian terhadap potensi gangguan kamtibmas.
“Kegiatan ini merupakan upaya pencegahan. Kami hadir di lapangan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan patroli, petugas melakukan pemantauan di sejumlah titik yang menjadi simpul aktivitas masyarakat, terutama lokasi yang berpotensi digunakan untuk kegiatan anak muda pada malam hari.
Selain melakukan pengawasan situasi, petugas juga memberikan perhatian terhadap kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis, seperti penggunaan knalpot tidak sesuai standar atau kendaraan dengan perubahan spesifikasi yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat.
Menurut Kompol Iwan, pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan tersebut tetap mengedepankan tindakan humanis dan persuasif, dengan tujuan menciptakan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan.
“Kami mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tetap menjaga ketertiban. Ruang berkumpul dan berekspresi tetap ada, tetapi harus dilakukan dengan cara yang tidak mengganggu pengguna jalan maupun warga lainnya,” katanya.
Kegiatan KRYD tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Kediri Kota dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, terutama pada malam akhir pekan ketika aktivitas masyarakat meningkat. (res/aro)
kriminal
Libatkan TNI dan Instansi Terkait, Patroli Gabungan Polres Kediri Kota Sasar Titik Rawan Keamanan

Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota menggelar apel dan patroli gabungan skala besar sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya, Jumat (21/8/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut berlangsung dari halaman Mapolres Kediri Kota dan melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan fungsi kepolisian serta unsur TNI dan pemerintah daerah.
Patroli skala besar tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, seperti aksi tawuran, balap liar, konvoi kelompok perguruan, maupun aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum.
Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H. mengatakan, kegiatan patroli gabungan merupakan langkah preventif kepolisian untuk memastikan situasi wilayah tetap aman sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat.
“Patroli ini merupakan bentuk kehadiran kepolisian bersama unsur terkait di tengah masyarakat. Kami melakukan pemantauan secara langsung di sejumlah titik untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat berasal dari Sat Samapta, Sat Intelkam, Sat Lantas, Sat Reskrim, Sat Narkoba, Provost, serta personel pendukung lainnya.
Selain dari jajaran Polres Kediri Kota, kegiatan juga melibatkan unsur satuan samping, yakni Subdenpom Kediri, Kodim 0809 Kediri, dan Dinas Perhubungan Kota Kediri sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan wilayah.
Patroli menyusuri sejumlah jalur yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, mulai dari kawasan Bundaran Sekartaji, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Mataram Barat, Jalan Gatot Subroto, Simpang Empat Mrican, Simpang Empat Banyakan, kawasan Jalan Imigrasi, Pasar Gringging, PG Mrican, Semampir, Mayor Bismo, Kantor Pos, Simpang Tiga Kodim, kawasan Water Torn, Burengan, Terminal Lama, Alun-Alun Kota Kediri, Bandar Ngalim, hingga kembali ke Mapolres Kediri Kota.
Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan pemantauan situasi serta memastikan aktivitas masyarakat berjalan dengan tertib.
Kompol Iwan menambahkan, keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kepolisian terus mengajak masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan masing-masing dan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan.
“Kami berharap masyarakat tetap beraktivitas dengan tertib dan bersama-sama menjaga Kota Kediri tetap aman dan nyaman,” katanya.
Melalui kegiatan patroli rutin dan sinergi lintas sektor tersebut, Polres Kediri Kota berkomitmen menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
