Peristiwa
Bhabinkamtibmas Pakelan Kediri Ajak Warga Jaga Ketertiban, Kearifan Lokal Tetap Berjalan Aman dan Kondusif
Kediriselaludihati.com – Tradisi budaya masyarakat Kelurahan Pakelan, Kota Kediri, berlangsung dengan aman dan tertib. Pagelaran seni jaranan Putro Kusumo Trunojoyo pimpinan Bopo Pujiono digelar dalam rangka kegiatan bersih desa atau Suroan, pada Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Trunojoyo RT 10 RW 2 Kelurahan Pakelan tersebut mendapat pengamanan dan pemantauan dari jajaran Polsek Kediri Kota. Personel kepolisian hadir untuk memastikan rangkaian kegiatan budaya masyarakat berjalan lancar tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pakelan Aiptu Hendrik K Dewangga bersama anggota Polsek Kediri Kota yang terseprin melakukan pemantauan langsung di lokasi kegiatan. Pengamanan dipimpin oleh AKP Prayitno guna memastikan situasi tetap aman selama pagelaran berlangsung.
Kegiatan bersih desa yang dikemas melalui pertunjukan seni jaranan tersebut menjadi bagian dari tradisi masyarakat yang masih dipertahankan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.
Aiptu Hendrik K Dewangga menyampaikan bahwa kehadiran kepolisian dalam kegiatan masyarakat bukan hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan imbauan agar seluruh pihak ikut menjaga ketertiban.
“Kami mengajak masyarakat, panitia, dan seluruh pihak yang hadir untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Tradisi budaya harus tetap berjalan, namun situasi lingkungan juga harus tetap aman dan nyaman,” ujar Aiptu Hendrik.
Menurutnya, kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak warga membutuhkan kesadaran bersama agar tidak terjadi gangguan kamtibmas. Kepolisian juga mengingatkan agar masyarakat tetap mengedepankan sikap tertib dan saling menghormati selama acara berlangsung.
“Kami berharap seluruh warga Kelurahan Pakelan dapat terus menjaga kebersamaan dan menciptakan lingkungan yang kondusif,” tambahnya.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan, pengamanan kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan dan rasa aman kepada warga.
“Kami selalu berupaya hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam kegiatan budaya dan tradisi lokal. Kehadiran anggota di lapangan bertujuan memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,” kata Kompol Bowo.
Ia menambahkan, keberadaan tradisi budaya seperti bersih desa memiliki nilai penting dalam menjaga kebersamaan masyarakat. Karena itu, Polri mendukung kegiatan positif masyarakat selama tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban.
“Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Pagelaran jaranan Putro Kusumo Trunojoyo berjalan sesuai rencana. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar tanpa adanya gangguan keamanan. (res/an)
Peristiwa
Musyawarah Pemberdayaan Masyarakat Digelar, Polsek Mojoroto Kediri Imbau Warga Jaga Keamanan dan Ketertiban Selama Perayaan Kemerdekaan
Kediriselaludihati.com – Persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mulai dilakukan masyarakat Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Melalui Musyawarah Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan, berbagai agenda kegiatan untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan tahun 2026 mulai disusun bersama.
Musyawarah tersebut berlangsung di Gedung Pertemuan Kelurahan Mojoroto, pada Jumat (10/7/2026) malam. Kegiatan dihadiri unsur tiga pilar, perangkat kelurahan, organisasi masyarakat, serta perwakilan warga dari seluruh lingkungan RT/RW.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto Aiptu Andri Jatmiko bersama tiga pilar menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan sekaligus memastikan persiapan kegiatan masyarakat berjalan dengan baik.
Dalam musyawarah tersebut dibahas sejumlah rencana kegiatan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81. Beberapa kegiatan yang direncanakan antara lain lomba kebersihan dan keindahan lingkungan tingkat RW yang akan dilaksanakan pada 18-19 Agustus 2026 serta kegiatan jalan santai yang dijadwalkan pada 30 Agustus 2026.
Aiptu Andri Jatmiko mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan kegiatan.
“Kegiatan peringatan kemerdekaan merupakan momentum untuk memperkuat kebersamaan warga. Kami mengimbau agar seluruh rangkaian kegiatan tetap memperhatikan keamanan dan ketertiban lingkungan,” ujar Aiptu Andri.
Menurutnya, keberhasilan sebuah kegiatan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh kesiapan panitia, tetapi juga keterlibatan seluruh warga dalam menjaga suasana tetap aman dan nyaman.
“Sinergi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan aparat keamanan sangat penting agar setiap kegiatan dapat berjalan lancar,” tambahnya.
Musyawarah tersebut dihadiri Lurah Mojoroto Yahya Budiono, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto Aiptu Andri Jatmiko, Babinsa Serka Parik Susanto, perwakilan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Kediri, Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri, Ketua LPMK, Ketua RT/RW se-Kelurahan Mojoroto, Karang Taruna Mandiri, serta PKK.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H. mengatakan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari tugas Polri untuk terus hadir dan membangun komunikasi dengan warga.
“Melalui kehadiran Bhabinkamtibmas, kami ingin memastikan setiap kegiatan masyarakat mendapatkan pendampingan dan berjalan dalam suasana yang aman serta kondusif,” kata Kompol Rudi.
Ia menambahkan, kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI merupakan agenda positif yang dapat mempererat hubungan sosial masyarakat.
“Kami berharap seluruh warga dapat berpartisipasi dengan semangat kebersamaan, tetap menjaga ketertiban, dan menjadikan momentum kemerdekaan sebagai sarana memperkuat persatuan,” ujarnya. (res/an)
Peristiwa
Jaga Kearifan Lokal, Bhabinkamtibmas Hadir Pastikan Rangkaian Budaya Masyarakat Berjalan Aman
Kediriselaludihati.com – Tradisi bersih desa yang menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat Kabupaten Kediri berlangsung meriah di wilayah Kecamatan Grogol. Dua kegiatan budaya masyarakat, yakni pagelaran Campursari dan Wayang Kulit, mendapat pengamanan dari jajaran Polsek Grogol guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan tertib.
Kegiatan pertama berlangsung di Dusun Kalinanas, Desa Kalipang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jumat (10/7/2026) malam. Bhabinkamtibmas Desa Kalipang Aiptu Sugeng Sampir melaksanakan pengamanan kegiatan masyarakat berupa pertunjukan kesenian Campursari Laras Wilis dari Kediri dalam rangka Bersih Dusun Kalinanas.
Kehadiran anggota kepolisian di tengah kegiatan masyarakat tersebut sebagai bentuk pelayanan sekaligus upaya menjaga keamanan dan kenyamanan warga yang mengikuti kegiatan budaya.
Aiptu Sugeng Sampir bersama unsur terkait melakukan pemantauan situasi selama kegiatan berlangsung serta menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban.
“Kegiatan budaya masyarakat merupakan bagian dari tradisi yang harus kita jaga bersama. Kami mengimbau warga untuk tetap tertib sehingga acara dapat berlangsung aman dan nyaman,” ujar Aiptu Sugeng.
Selain pengamanan kegiatan Campursari, jajaran Polsek Grogol juga melakukan pengamanan pagelaran Wayang Kulit di Desa Datengan, Kecamatan Grogol.
Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut menghadirkan dalang Ki Rudi Gareng dalam rangka Bersih Desa Datengan. Pengamanan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Datengan Aiptu Zainal Afandi bersama tiga pilar desa dan perangkat Desa Datengan.
Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H. mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat menjadi bagian dari tugas Polri untuk memberikan rasa aman sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal.
“Kami selalu berupaya hadir dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan budaya seperti bersih desa. Kehadiran anggota di lapangan bertujuan memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar,” kata AKP Andang.
Menurutnya, kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar membutuhkan sinergi antara panitia, pemerintah desa, masyarakat, dan aparat keamanan.
“Kami berharap masyarakat tetap menjaga kebersamaan, menghormati tradisi, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Tradisi bersih desa di wilayah Kecamatan Grogol tersebut menjadi bukti bahwa nilai budaya dan kebersamaan masyarakat masih terus terjaga. Dengan dukungan pengamanan dari Polri, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan. (res/an)
Peristiwa
1 Ton Lebih Benih Jagung Disalurkan untuk Petani Kediri, Polisi Pastikan Distribusi Berjalan Tepat dan Kondusif
Kediriselaludihati.com – Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan melalui sinergi antara pemerintah daerah, kelompok tani, dan kepolisian.
Bhabinkamtibmas Desa Cerme, Polsek Grogol, Polres Kediri Kota melakukan pemantauan pendistribusian bantuan benih jagung dari Dinas Pertanian Kabupaten Kediri kepada sejumlah kelompok tani di wilayah Desa Cerme, pada Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan pemantauan dilakukan oleh Aipda Agus SBW di Kelompok Tani Dusun Glatik, Desa Cerme, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. Kehadiran Bhabinkamtibmas tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan proses distribusi bantuan pertanian berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Agus SBW melakukan sambang sekaligus memantau penyaluran bantuan benih jagung merek Bisi dengan total jumlah mencapai 1.025 kilogram.
Bantuan benih tersebut diperuntukkan bagi beberapa kelompok tani dengan rincian pendistribusian, yakni:
Kelompok Tani Dusun Glatik sebanyak 375 kilogram
Kelompok Tani Dusun Sugihan sebanyak 225 kilogram
Kelompok Tani Dusun Ngolakan sebanyak 225 kilogram
Kelompok Tani Dusun Santren sebanyak 150 kilogram
Aipda Agus SBW mengatakan, pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan pertanian dapat diterima oleh para petani sesuai dengan peruntukannya.
“Kami hadir untuk memastikan kegiatan pendistribusian bantuan berjalan lancar dan tertib. Bantuan benih ini diharapkan dapat mendukung produktivitas petani serta membantu program ketahanan pangan,” ujar Aipda Agus.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat. Karena itu, kepolisian terus mendukung berbagai program pemerintah yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.
Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan positif yang berdampak langsung kepada warga.
“Kami mendorong anggota Bhabinkamtibmas untuk selalu hadir dan bersinergi dengan masyarakat, termasuk dalam mendukung program ketahanan pangan serta memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman dan kondusif,” kata AKP Andang.
Ia menambahkan, pendampingan dan pemantauan kegiatan masyarakat menjadi salah satu bentuk pelayanan kepolisian untuk menciptakan situasi yang aman serta memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
