Peristiwa
Polsek Grogol Bagi Masker di Jalan Raya Datengan
Kediriselaludihati.com – Polsek Banyakan, Polresta Kediri melaksanakan kegiatan update Kampung Tangguh Semeru, pada Hari Rabu 2 September 2020 Jam 09.30 WIB.
Dengan sasaran Kampung Tangguh Ds.Maron, Kampung Tangguh Ds.Sendang dan Kampung Tangguh Desa Parang
Kegiatan KTS Desa Maron : Unit Patroli dipimpin Padal Ipda Abdul Manap, S.H. sambang KTS Ds.Maron dan pengecekan sumber pangan berupa kolam Lele serta memberikan pakan ikan.
Kegiatan KTS Desa Sendang : Unit Patroli dipimpin Padal Ipda Abdul Manap, S.H. sambang pada home industri pembuatan tahu untuk mengurangi pengangguran di KTS Ds.Sendang sampaikan pesan agar selalu menjaga kebersihan.
Kegiatan KTS Desa Parang : Ipda Abdul Manap, S.H. bersama anggota melaksanakan monitoring pada Posko KTS Ds.Parang serta pengecekan stok persediaan sembako di Lumbung Pangan.
Di Polsek Grogol juga dilakukan kegiatan penertiban intruksi Presiden No. 6 Th. 2020 tentang Protokol Kesehatan Covid 19 dengan dilaksanakan penertiban. Petugas menyampaikan himbauan dan pembagian masker.
Tempat kegiatan di seputaran Jalan Raya Datengan Desa Datengan, Desa Cerme dan Pasar Gringging Desa Grogol, Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri.
Tindakan yang dilakukan oleh Polsek Grogol yakni memberikan tegoran kepada 8 orang dan membagikan masker 25 masker.
“Kami berikan himbauan dan pembagian masker. Selama kegiatan berjalan tertip dan lancar,” kata Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi. (res/an).
Peristiwa
Polisi Tingkatkan Pengawasan Malam Hari di SPBU, ATM, Pertokoan hingga Area PG Pesantren
Kediriselaludihati.com — Polsek Pesantren meningkatkan patroli harkamtibmas malam hari di sejumlah titik strategis wilayah hukum Polres Kediri Kota sebagai langkah antisipasi tindak kriminalitas 3C (curat, curas, dan curanmor).
Patroli dilaksanakan Senin (11/5/2026) mulai pukul 21.30 WIB hingga selesai dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan, meliputi SPBU Singonegaran, Swalayan Mekar, ATM Bersama, dan kawasan PG Pesantren.
Kegiatan dipimpin AKP Aris Purwanto bersama personel patroli yang terdiri dari AIPTU Supari, AIPTU Aris Tri, AIPTU Tamsirul Anam, serta AIPTU Wahyudi, SH.
Dalam patroli tersebut, petugas melakukan pemantauan di objek vital, kawasan perbankan dan ATM, pertokoan, area permukiman, serta lokasi dengan mobilitas masyarakat yang masih aktif pada malam hari.
Selain patroli mobile, personel juga melakukan dialog dengan petugas keamanan dan masyarakat sekitar untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.
Kapolsek Pesantren KOMPOL Siswandi, SH mengatakan patroli malam hari merupakan bagian dari strategi preventif untuk menekan angka kriminalitas sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat.
“Patroli kami fokuskan pada objek vital dan titik rawan guna mengantisipasi tindak pidana 3C maupun potensi gangguan keamanan lainnya. Kehadiran anggota di lapangan menjadi bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat,” ujar Siswandi, Senin malam.
Ia menjelaskan kawasan perbankan, pertokoan, dan area industri menjadi prioritas pengawasan karena memiliki aktivitas ekonomi yang cukup tinggi serta mobilitas kendaraan yang masih berlangsung hingga malam.
Menurut dia, patroli rutin sekaligus menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, memastikan kendaraan terkunci dengan aman, serta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan,” katanya.
Peristiwa
Tim Urai Disiagakan, Arus Lalu Lintas di Simpang Ringinsirah dan Lonceng Terpantau Lancar
Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota kembali menggelar patroli Bluelight dan tim urai sebagai langkah antisipasi gangguan kamtibmas serta pemantauan arus lalu lintas pada jam rawan malam hari, Senin (11/5/2026).
Kegiatan dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai dengan lokasi patroli terfokus di Simpang Empat Ringinsirah dan Simpang Empat Lonceng, dua titik yang kerap menjadi pusat mobilitas kendaraan di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
Patroli dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota bersama personel anggota Patwal Satlantas menggunakan kendaraan roda empat dinas patroli.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah sekaligus memastikan kelancaran arus kendaraan pada malam hari.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, SH, MH mengatakan patroli Bluelight menjadi agenda rutin yang diintensifkan pada jam-jam tertentu guna meminimalkan potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas.
“Patroli malam ini kami fokuskan pada titik-titik yang memiliki intensitas kendaraan cukup tinggi dan rawan aktivitas masyarakat. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas,” ujar Tutud, Senin malam.
Menurut dia, selain patroli mobile, personel juga disiagakan sebagai tim urai untuk merespons cepat apabila terjadi kepadatan kendaraan maupun hambatan arus lalu lintas.
“Kami menempatkan personel pada titik strategis agar dapat melakukan penguraian arus secara cepat apabila muncul kepadatan, khususnya pada simpang-simpang utama,” katanya.
Ia menegaskan pengawasan malam hari tetap menjadi perhatian penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat serta potensi pelanggaran lalu lintas maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Patroli Bluelight, lanjut Tutud, tidak hanya bertujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan lancar, tetapi juga membangun kehadiran polisi secara nyata di tengah masyarakat.
“Dengan patroli rutin, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman saat beraktivitas malam hari dan pengguna jalan dapat berkendara dengan nyaman,” tuturnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi patroli terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas di kawasan Simpang Empat Ringinsirah dan Simpang Empat Lonceng dilaporkan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Satlantas Polres Kediri Kota mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan berkendara, serta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Inspirasi
Polres Kediri Kota Siap Kawal Distribusi Tebu dan Antisipasi Kepadatan Arus Lalu Lintas Selama Giling

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. menerima kunjungan dan silaturahmi manajemen Pabrik Gula (PG) Mrican dan PG Pesantren di Ruang Bale Sekartaji Polres Kediri Kota, Selasa (12/5/2026). Pertemuan ini membahas kesiapan operasional musim giling 2026 sekaligus penguatan koordinasi pengamanan dan kelancaran distribusi tebu.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB dalam suasana hangat dan penuh koordinasi lintas sektor.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut General Manager PG Mrican Tites Agung Triyono, General Manager PG Pesantren Sugondo, Kapolsek Mojoroto KOMPOL Rudy Purwanto, SH, Kapolsek Pesantren KOMPOL Siswandi, SH, Kasat Intelkam Polres Kediri Kota AKP Laksono Setiawan, SH, MH, serta Kanit Pidsus Satreskrim Polres Kediri Kota.
Dalam sambutannya, General Manager PG Pesantren Sugondo menyampaikan apresiasi atas kesempatan berkoordinasi langsung dengan jajaran Polres Kediri Kota menjelang musim giling 2026.
Menurut dia, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan teknis maupun nonteknis untuk memastikan operasional berjalan optimal. Namun demikian, peningkatan mobilitas armada pengangkut tebu diperkirakan menjadi tantangan utama selama musim panen.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan bersilaturahmi dengan Bapak Kapolres Kediri Kota. Saat ini kami tengah mempersiapkan seluruh kebutuhan operasional giling 2026. Tantangan terbesar kami adalah pengelolaan kepadatan armada truk tebu agar distribusi berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Sugondo.
Ia menjelaskan, operasional giling PG Pesantren Baru dijadwalkan mulai berjalan pada 19 Mei 2026.
Pada musim giling tahun ini, PG Pesantren Baru menargetkan capaian produksi cukup tinggi, yakni tebu giling sebesar 873.299,6 ton dengan target rendemen 7,26 persen serta produksi gula mencapai 63.597,32 ton.
Sugondo menilai kelancaran jalur distribusi menjadi faktor vital bagi keberhasilan operasional industri gula, terutama pada masa puncak panen.
“Akses mobilitas yang lancar menjadi kunci efisiensi industri gula selama musim giling. Karena itu, sinergi dengan kepolisian dan seluruh stakeholder sangat kami harapkan untuk meminimalkan potensi kemacetan maupun hambatan distribusi,” katanya.
Ia juga meminta dukungan seluruh pihak agar operasional musim giling tahun ini berjalan aman dan produktif.
“Kami mohon doa restu seluruh masyarakat dan stakeholder agar musim giling tahun ini berjalan lancar dan seluruh karyawan diberikan keselamatan dalam bekerja,” tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim menegaskan kesiapan Polres Kediri Kota dalam mendukung kelancaran operasional industri gula yang memiliki peran strategis bagi perekonomian daerah.
Ia menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan distribusi tebu berlangsung aman, tertib, dan tidak menimbulkan gangguan lalu lintas yang signifikan.
“Kami menyambut baik silaturahmi dan koordinasi ini. Polres Kediri Kota akan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan distribusi tebu berjalan lancar, aman, serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar AKBP Dr. Anggi.
Menurutnya, pengamanan musim giling bukan hanya soal pengaturan arus kendaraan, tetapi juga menjaga stabilitas keamanan kawasan industri dan jalur distribusi.
“Kepolisian berkomitmen penuh melakukan pengamanan jalur distribusi serta pengaturan lalu lintas agar aktivitas industri strategis ini tetap berjalan selaras dengan ketertiban umum,” katanya.
Anggi berharap kolaborasi yang dibangun antara kepolisian dan manajemen pabrik gula dapat memberikan dampak positif bagi keberhasilan operasional musim giling tahun ini.
“Melalui kolaborasi yang solid, kami berharap operasional PG Pesantren Baru dan PG Mrican pada 2026 mampu memberikan kontribusi optimal bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional,” ucapnya.
Setelah sesi diskusi dan koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama seluruh peserta.
Musim giling di wilayah Kediri sendiri setiap tahun menjadi perhatian karena tingginya mobilitas kendaraan pengangkut tebu yang berpotensi menimbulkan kepadatan di sejumlah ruas jalan utama. Karena itu, koordinasi dini antara industri dan aparat keamanan dinilai penting untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan.
Dengan dimulainya musim giling dalam waktu dekat, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan pelaku industri diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara kelancaran aktivitas ekonomi dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
