Uncategorized
Penegasan Divhumas Polri Dalam Memberikan Pelayanan Penyampaian Aspirasi
Jakarta – Sejak awal dalam kegiatan kepolisian, Polri mengedepankan pendekatan humanis dan prosedural serta mensosialisasikan pelayanan penyampaian aspirasi dimuka umum pada bulan Agustus 2026. Polri menegaskan memandang perlu untuk meluruskan distorsi informasi demi tegaknya keadilan prosedural dan legitimasi hukum.
Polri menegaskan komitmennya bahwa sebagai negara hukum, wajib menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia. Polri bekerja secara prosedural atas nama hukum, dibatasi oleh hukum dan sepenuhnya memiliki akuntabilitas secara hukum.
“Polri bekerja secara prosedural atas nama hukum, dibatasi oleh hukum dan sepenuhnya memiliki akuntabilitas secara hukum,” ujar Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko Selasa (1/9).
Dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, Polri telah melakukan langkah-langkah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta perlindungan dan pelayanan masyarakat, dengan upaya Preemtif, upaya Preventif, dan upaya Penegakan hukum.
1. Upaya Preemtif : Deteksi dan sosialisasi, edukasi, serta literasi, Partisipasi Masyarakat
Deteksi Dini & Pencegahan: Pada fase awal, Polri mengedepankan pendekatan pemolisian yang humanis melalui deteksi dini, peringatan dini, dan pencegahan dini terhadap segala bentuk potensi gangguan agar tidak berkembang menjadi ambang gangguan di ruang siber maupun fisik.
“Pada fase awal, Polri mengedepankan pendekatan pemolisian yang humanis melalui deteksi dini, peringatan dini, dan pencegahan dini terhadap segala bentuk potensi gangguan agar tidak berkembang menjadi ambang gangguan di ruang siber maupun fisik,” kata Karo Penmas.
Kolaborasi Komunitas : Melalui strategi cooling system yang terencana sejak fase sosialisasi, Polri secara aktif membangun kemitraan warga (citizen partnership) dan orkestrasi multi-pihak. Polri melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, komunitas peduli HAM, serta segenap elemen sipil untuk menyuarakan perdamaian dan menjaga kondusivitas lingkungan masing-masing.
“Melalui strategi cooling system yang terencana sejak fase sosialisasi, Polri secara aktif membangun kemitraan warga (citizen partnership) dan orkestrasi multi-pihak. Polri melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, komunitas peduli HAM, serta segenap elemen sipil untuk menyuarakan perdamaian dan menjaga kondusivitas lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Edukasi & Literasi: Segenap instrumen kehumasan dikerahkan untuk menyajikan narasi edukatif, menangkal disinformasi, serta meredam ketegangan sosial sehingga publik memahami pentingnya menjaga persatuan kesatuan.
“Segenap instrumen kehumasan dikerahkan untuk menyajikan narasi edukatif, menangkal disinformasi, serta meredam ketegangan sosial sehingga publik memahami pentingnya menjaga persatuan kesatuan,” tuturnya.
2. Upaya Preventif: Kehadiran Kepolisian dalam Ruang Sosial Masyarakat
Dimulai Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (turjawali) : Pada tahap pelayanan pelaksanaan aksi, kehadiran fisik personel berseragam (seperti jajaran Samapta, Sabhara, dan Lalu Lintas) di titik-titik krusial objek vital dan rute aktivitas masyarakat guna meningkatkan efek pencegahan (deterrence effect) yang nyata.
“Pada tahap pelayanan pelaksanaan aksi, kehadiran fisik personel berseragam (seperti jajaran Samapta, Sabhara, dan Lalu Lintas) di titik-titik krusial objek vital dan rute aktivitas masyarakat guna meningkatkan efek pencegahan (deterrence effect) yang nyata,” kata Karo Penmas.
Fasilitator Demokrasi yang Humanis : Kehadiran Polri di lapangan didesain untuk memfasilitasi hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat, memastikan arus lalu lintas tetap berjalan, serta memberikan perlindungan kemanusiaan yang inklusif, termasuk melalui pendekatan persuasif seperti kehadiran Polisi humanis dan Polisi Wanita (Polwan).
“Kehadiran Polri di lapangan didesain untuk memfasilitasi hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat, memastikan arus lalu lintas tetap berjalan, serta memberikan perlindungan kemanusiaan yang inklusif, termasuk melalui pendekatan persuasif seperti kehadiran Polisi humanis dan Polisi Wanita (Polwan),” ujarnya.
3. Upaya Penegakan Hukum: Ultimum Remedium yang Terukur
Ultimum Remedium: Penegakan hukum dan tindakan represif merupakan upaya terakhir yang hanya diambil apabila situasi telah bergeser dari ambang gangguan menjadi gangguan nyata yang mengancam keselamatan jiwa, hak asasi manusia, atau fasilitas publik.
“Penegakan hukum dan tindakan represif merupakan upaya terakhir yang hanya diambil apabila situasi telah bergeser dari ambang gangguan menjadi gangguan nyata yang mengancam keselamatan jiwa, hak asasi manusia, atau fasilitas publik,” tutur Karo Penmas.
Legalitas dan Akuntabilitas Mutlak : Setiap tindakan tegas dan penegakan hukum di lapangan didasarkan secara ketat pada koridor hukum, Undang-Undang yang berlaku, serta asas proporsionalitas yang prosedural yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Setiap tindakan tegas dan penegakan hukum di lapangan didasarkan secara ketat pada koridor hukum, Undang-Undang yang berlaku, serta asas proporsionalitas yang prosedural yang dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Polri sangat mengapresiasi dan terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, sinergi seluruh elemen masyarakat khususnya hanya pada tahap preemtif dan preventif bukan pada tindakan lainnya yang dapat merugikan, serta melaporkan setiap kejadian melalui superApps Presisi Polri dan layanan Polisi 110 demi menjaga kondusivitas keamanan dan kenyamanan bersama.
“Polri sangat mengapresiasi dan terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, sinergi seluruh elemen masyarakat khususnya hanya pada tahap preemtif dan preventif bukan pada tindakan lainnya yang dapat merugikan, serta mengutamakan keselamatan seluruh masyarakat dan tetap berjalannya aktifitas sosial masyarakat lainnya. Diimbau kepada seluruh masyarakat silahkan untuk melaporkan setiap kejadian melalui superApps Presisi Polri dan layanan Polisi 110 demi menjaga kondusivitas keamanan dan kenyamanan bersama,” pungkas Karo Penmas Divhumas Polri.
Peristiwa
Patroli Kendaraan Patwal Dikerahkan di Simpang Ringinsirah dan Lonceng, Polisi Pantau Lalu Lintas serta Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota menggelar kegiatan patroli blue light dan tim urai untuk menjaga keamanan serta kelancaran arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Kediri Kota, Selasa malam (1/9/2026). Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik yang memiliki aktivitas lalu lintas cukup tinggi, di antaranya Simpang Empat Ringinsirah dan Simpang Empat Lonceng.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut melibatkan personel Patwal Satlantas Polres Kediri Kota di bawah kendali Kanit Turjawali Satlantas. Dengan menggunakan kendaraan roda empat, petugas melakukan pemantauan situasi lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan, kegiatan blue light merupakan salah satu langkah preventif kepolisian untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pada malam hari.
“Melalui kegiatan patroli dengan lampu biru atau blue light, anggota dapat melakukan pemantauan secara langsung terhadap situasi lalu lintas maupun potensi gangguan keamanan di jalan raya,” ujar AKP Septia.
Menurutnya, keberadaan personel di lapangan juga bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan, terutama pada jam-jam tertentu ketika mobilitas warga masih berlangsung.
“Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas, kegiatan ini juga menjadi bentuk kehadiran polisi untuk memberikan rasa aman dan mencegah terjadinya gangguan yang dapat menghambat aktivitas masyarakat,” katanya.
Dalam pelaksanaan kegiatan, anggota Satlantas melakukan pemantauan arus kendaraan, pengawasan situasi di sekitar persimpangan, serta melakukan tindakan pengaturan apabila ditemukan kepadatan lalu lintas.
AKP Septia menambahkan, upaya menjaga keamanan dan keselamatan berlalu lintas membutuhkan dukungan dari seluruh pengguna jalan dengan tetap mematuhi aturan lalu lintas.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu tertib berlalu lintas, menjaga keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya. Kedisiplinan di jalan merupakan bagian penting dalam menciptakan Kamseltibcarlantas,” ujarnya.
Melalui kegiatan rutin seperti blue light dan tim urai, Satlantas Polres Kediri Kota berupaya menjaga situasi lalu lintas tetap aman dan lancar sekaligus memperkuat kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat Kota Kediri.
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Mojoroto Kediri Hadir di Tengah Warga, Kawal Pembagian Beras untuk 435 KPM dan Ingatkan Bahaya Bullying di Lingkungan Pendidikan
Kediriselaludihati.com – Jajaran Bhabinkamtibmas Polres Kediri Kota terus memperkuat peran pelayanan masyarakat melalui kegiatan pendampingan sosial dan sambang kamtibmas.
Pada Selasa (1/9/2026), Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, mendampingi penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada ratusan keluarga penerima manfaat (KPM), sementara Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan melakukan kunjungan ke lingkungan sekolah untuk menyampaikan pesan pencegahan bullying.
Di Kelurahan Dermo, Bhabinkamtibmas Aiptu Suhartono bersama unsur tiga pilar melaksanakan pendampingan penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) berupa beras yang berlangsung di Aula Kelurahan Dermo.
Bantuan tersebut merupakan penyaluran yang dirapel untuk periode tiga bulan, yakni Juli hingga September, dengan jumlah bantuan sebanyak 10 kilogram per bulan. Sebanyak 435 keluarga penerima manfaat tercatat menerima bantuan tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama jajaran kelurahan turut mengatur jalannya proses pembagian agar berlangsung tertib. Warga penerima bantuan juga diberikan imbauan agar tetap mengikuti antrean dan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H. mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan sosial masyarakat merupakan bentuk dukungan kepolisian agar program bantuan dapat berjalan dengan baik.
“Bhabinkamtibmas memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran kegiatan masyarakat, termasuk dalam penyaluran bantuan sosial. Kehadiran anggota di lapangan juga untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dengan tertib dan nyaman,” ujar Kompol Rudi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Dermo, Babinsa, Sekretaris Kelurahan, Kasi Trantib beserta staf, Tim Reaksi Cepat (TRC) Kelurahan Dermo, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), serta warga penerima bantuan.
Sementara itu, di Kelurahan Dandangan, Bhabinkamtibmas Aipda Heppy Endra melaksanakan sambang dan silaturahmi ke SD Daha 1 dan SD Daha 2 di Jalan Hasanuddin, Kota Kediri.
Dalam kunjungan tersebut, Aipda Heppy bertemu dengan Wakil Kepala Sekolah Heru sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas terkait pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi para siswa.
Salah satu perhatian yang disampaikan adalah upaya pencegahan tindakan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
Menurut Aipda Heppy, lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang mendukung tumbuh kembang anak, sehingga setiap potensi konflik maupun tindakan yang dapat berdampak negatif terhadap siswa perlu diantisipasi sejak dini.
“Sekolah merupakan tempat membangun karakter generasi muda. Karena itu, penting bagi seluruh pihak untuk bersama-sama mengawasi, mencegah, dan memberikan edukasi agar tidak terjadi tindakan bullying,” ujarnya.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. menegaskan bahwa kegiatan sambang sekolah menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk tenaga pendidik.
“Polisi hadir bukan hanya ketika terjadi masalah, tetapi juga melakukan pencegahan melalui komunikasi dan edukasi. Sinergi dengan sekolah sangat penting untuk menjaga lingkungan belajar yang aman,” kata Kompol Bowo.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota terus mendorong peran aktif Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian di tingkat kelurahan, dengan mengedepankan pelayanan, pendekatan humanis, serta kerja sama bersama masyarakat. (res/an).
Peristiwa
Polisi Hadir dalam Kegiatan Keagamaan, Dorong Kebersamaan dan Ketertiban Masyarakat Mojo Kediri
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Ploso, Polsek Mojo, Polres Kediri Kota menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Dusun Kebanan, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Senin malam (31/8/2026).
Kehadiran polisi dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan silaturahmi sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB tersebut digelar di kediaman Ulin Nuha, PT Putra Mutiara Ploso, Kecamatan Mojo. Bhabinkamtibmas Desa Ploso Bripka R. Rahardian S.W hadir bersama masyarakat dalam rangka mengikuti rangkaian acara Maulid Nabi Muhammad SAW.
Peringatan tersebut menghadirkan penceramah Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kediri, KH Makmun Mahfudz Siraj.
Kapolsek Mojo Aiptu Mahmud Satriawan, S.H. mengatakan, kehadiran anggota kepolisian dalam kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan, merupakan bentuk pelayanan sekaligus pendekatan humanis kepada warga.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan bagian dari tugas untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan warga. Melalui kegiatan seperti ini, hubungan antara polisi dan masyarakat semakin kuat,” ujar Iptu Mahmud.
Menurutnya, kegiatan keagamaan memiliki nilai penting dalam mempererat persaudaraan dan menjaga kebersamaan di lingkungan masyarakat.
Selain menghadiri kegiatan, Bhabinkamtibmas juga melakukan sambang dan berinteraksi langsung dengan warga untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi membutuhkan peran serta seluruh masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan di lingkungan dapat dicegah sejak dini,” katanya.
Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Ploso tersebut berjalan dengan tertib. Kehadiran Bhabinkamtibmas diharapkan semakin memperkuat sinergi antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman serta harmonis. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
