Connect with us

Peristiwa

Kuliah Tamu di UNISKA Kediri, Zulkifli Hasan Tekankan Peran Petani dan Nelayan dalam Kedaulatan Pangan Nasional

Published

on

Kediriselaludihati – – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., mendorong penguatan ketahanan pangan nasional melalui kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, petani, dan nelayan. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan kunjungan kerja sekaligus kuliah tamu di Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kampus UNISKA Kediri, Jalan Sersan Suharmaji, Kelurahan Manisrenggo, Kecamatan Kota, Kota Kediri, tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn.,
Rektor UNISKA Prof. Dr. H. Bambang Yulianto, M.Pd., Ketua Umum MUI KH Muhammad Anwar Iskandar, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, serta jajaran Forkopimda dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan inovasi.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata melalui kerja sama antara kampus, mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah.

“Perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat mencetak sumber daya manusia unggul, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat,” ujar Vinanda.

Ia mencontohkan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik UNISKA Tahun 2026 yang diarahkan untuk menjawab berbagai persoalan strategis di tengah masyarakat, termasuk mendukung agenda pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua Umum MUI KH Muhammad Anwar Iskandar menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam keberlangsungan sebuah negara.
Menurutnya, krisis pangan dapat memberikan dampak besar terhadap kehidupan sosial masyarakat sehingga upaya mewujudkan swasembada pangan harus menjadi perhatian bersama.

“Krisis pangan merupakan salah satu krisis yang sangat berbahaya karena dapat menimbulkan berbagai persoalan di masyarakat,” ujarnya.

KH Anwar Iskandar berharap kebijakan pemerintah dalam bidang pangan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendukung upaya memperkuat kedaulatan pangan nasional.

Dalam kuliah tamunya, Menko Pangan Zulkifli Hasan menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian penting dari kedaulatan dan kehormatan bangsa.

Ia menyebut, pembangunan sektor pangan tidak dapat dilakukan tanpa meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menjadi pelaku utama, khususnya petani dan nelayan.

“Ketahanan pangan tidak akan terwujud apabila petani dan nelayan sebagai bagian penting dalam sektor pangan tidak berdaya, tidak kreatif, dan tidak produktif,” kata Zulkifli Hasan.

Ia menjelaskan, pemerintah terus mendorong berbagai kebijakan untuk meningkatkan produksi pangan nasional, termasuk reformasi tata kelola pupuk bersubsidi, peningkatan produktivitas pertanian, serta penguatan sektor perikanan.

Menurutnya, swasembada pangan merupakan bentuk kedaulatan bangsa sehingga pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan terhadap impor melalui peningkatan produksi dalam negeri.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan juga menyampaikan sejumlah capaian pemerintah, di antaranya peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) serta peningkatan ketersediaan pupuk bersubsidi untuk mendukung produktivitas pertanian.

Selain sektor pertanian, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap sektor kelautan dan perikanan melalui program Kampung Nelayan Merah Putih.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem perikanan dari hulu hingga hilir, mulai dari penyediaan sarana produksi, akses bahan bakar, fasilitas penyimpanan hasil laut, distribusi, hingga pemasaran.

“Pembangunan ketahanan pangan harus dilakukan bersama-sama dan berkelanjutan dengan menjadikan petani dan nelayan sebagai bagian utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional,” tegasnya.

Kegiatan kuliah tamu tersebut juga diisi dengan dialog bersama mahasiswa UNISKA Kediri serta pemberian cendera mata. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan semakin memahami tantangan pangan nasional sekaligus mengambil peran melalui inovasi, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat.

Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto memastikan kegiatan kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pangan tersebut berjalan dengan aman dan lancar melalui pengamanan serta pemantauan personel di lapangan.

Kegiatan tersebut menjadi ruang sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam memperkuat pemahaman serta dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Ketika Polisi Menjadi Khotib, Pesan Kamtibmas Disampaikan Lewat Nasihat Keagamaan di Masjid Baiturrohman Petungroto Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Suasana Masjid Baiturrohman di Dusun Winong, Desa Petungroto, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, terasa berbeda, pada Jumat siang (11/9/2026). Di hadapan para jamaah, seorang anggota kepolisian berdiri di mimbar bukan hanya untuk menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga mengajak masyarakat menjaga keharmonisan kehidupan bersama.

Bhabinkamtibmas Desa Petungroto, Aiptu Eko Setyo Prayitno, S.H., bertindak sebagai khotib sekaligus imam salat Jumat di masjid tersebut. Dalam khutbahnya, ia mengangkat tema tentang “Bahaya Penyakit Iri Hati”, sebuah persoalan batin yang dinilai dapat memengaruhi hubungan sosial apabila tidak dikendalikan.

Melalui pesan keagamaan tersebut, jamaah diajak untuk menjaga kebersihan hati, memperkuat rasa syukur, serta menghindari sikap yang dapat merusak persaudaraan di tengah masyarakat.

Tidak hanya menyampaikan nilai-nilai moral, Aiptu Eko juga memanfaatkan momentum tersebut untuk mengingatkan warga mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Di hadapan jamaah, ia mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Warga juga diingatkan agar tidak mudah tergoda oleh berbagai bentuk aktivitas yang dapat membawa dampak buruk bagi keluarga dan ekonomi.

Salah satu perhatian yang disampaikan adalah bahaya judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) yang saat ini banyak menyasar masyarakat melalui kemudahan akses digital.

Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk pencegahan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan, terutama terhadap tawaran yang terlihat mudah tetapi dapat menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Selain itu, Bhabinkamtibmas juga mengingatkan warga agar tidak ragu berkomunikasi dengan aparat apabila menghadapi persoalan di lingkungan maupun membutuhkan bantuan.

Kehadiran polisi di ruang-ruang sosial masyarakat seperti masjid menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian. Melalui kedekatan dengan warga, pesan keamanan tidak hanya disampaikan melalui patroli atau kegiatan formal, tetapi juga melalui ruang keagamaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Bagi Desa Petungroto, kehadiran Bhabinkamtibmas di mimbar Jumat menjadi gambaran bahwa menjaga keamanan bukan hanya berbicara tentang penegakan aturan, tetapi juga membangun karakter masyarakat melalui nilai agama, kepedulian, dan kebersamaan.

Dari masjid, pesan sederhana disampaikan: menjaga hati, menjaga hubungan dengan sesama, dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman serta harmonis. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Masjid Al-Huda Tambibendo Kediri Jadi Ruang Kebersamaan Warga, Layanan Kesehatan Gratis dan Bantuan Logistik Disalurkan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Masjid Al-Huda Dusun Sentonorejo, Desa Tambibendo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, menjadi ruang kebersamaan masyarakat dalam kegiatan sosial bertajuk Jumat Berkah, pada Jumat (11/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari optimalisasi program BAZNAS Kabupaten Kediri melalui program Kediri Taqwa dan Kediri Peduli yang menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta pembagian Paket Logistik Keluarga (PLK) bagi masyarakat.

Tiga pilar Desa Tambibendo yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan kepala desa turut hadir mendampingi jalannya kegiatan. Kehadiran unsur tiga pilar tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Bhabinkamtibmas Desa Tambibendo Aiptu Endyk Cahyo Semedi, S.H., bersama unsur terkait terlebih dahulu melaksanakan salat Jumat berjamaah di Masjid Al-Huda. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan pelaksanaan program sosial agar berjalan tertib dan memberikan pelayanan maksimal kepada warga.

Program Jumat Berkah tersebut tidak hanya menjadi momentum berbagi, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta hubungan antara lembaga, pemerintah desa, dan masyarakat.

Melalui pemeriksaan kesehatan gratis, masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan lebih mudah, sementara bantuan Paket Logistik Keluarga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang membutuhkan.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat menjadi bagian dari peran kepolisian yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga membangun kedekatan melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Sinergi tiga pilar bersama lembaga sosial seperti BAZNAS menjadi salah satu bentuk kolaborasi dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih peduli, kuat, dan saling membantu.

Kegiatan Jumat Berkah di Masjid Al-Huda tersebut berlangsung dengan melibatkan masyarakat secara langsung dan menjadi bagian dari upaya menghadirkan nilai kepedulian di tengah kehidupan warga Desa Tambibendo. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Keluhan Musik Karaoke dan Aktivitas Malam Diselesaikan Lewat Musyawarah di Kantor Kelurahan Bawang Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Keluhan warga terkait aktivitas sebuah warung kopi di tengah area persawahan Kelurahan Bawang, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, diselesaikan melalui jalur musyawarah dan mediasi, pada Jumat (11/9/2026).

Bhabinkamtibmas Kelurahan Bawang, Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota, Aiptu M.K. Musyadad bersama Kepala Kelurahan Bawang memfasilitasi pertemuan antara pihak-pihak terkait di ruang mediasi Kantor Kelurahan Bawang.

Permasalahan tersebut bermula dari adanya aduan masyarakat sekitar yang merasa terganggu dengan aktivitas Warung Kopi Irama yang berada di kawasan sawah Complang, Jalan Bawang–Betet. Warga menyampaikan keberatan terhadap suara musik karaoke yang dianggap menimbulkan kebisingan, serta aktivitas lain yang dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan.

Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan mencari solusi terbaik agar kepentingan masyarakat maupun keberlangsungan usaha dapat berjalan secara seimbang.

Melalui proses musyawarah, permasalahan tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Para pihak menyepakati beberapa poin penyelesaian sebagai bentuk komitmen bersama menjaga kenyamanan lingkungan dan hubungan baik antarwarga.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam proses penyelesaian persoalan masyarakat menjadi bagian dari upaya kepolisian mengedepankan pendekatan preventif dan dialogis. Setiap persoalan di tengah masyarakat diupayakan dapat diselesaikan melalui komunikasi sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., melalui jajaran Bhabinkamtibmas terus mendorong peran aktif tiga pilar bersama masyarakat dalam menjaga ketertiban lingkungan.

Mediasi tersebut menjadi contoh bahwa persoalan sosial di tingkat lingkungan dapat diselesaikan melalui ruang dialog, saling mendengarkan, dan mencari kesepakatan yang mengutamakan kepentingan bersama. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page