Uncategorized
Polda Jatim Bongkar Scam Investasi Kripto Internasional, Blokir 77 Rekening Senilai Rp81,5 Miliar
SURABAYA – Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Timur mengungkap dugaan jaringan penipuan daring (online scam) berkedok investasi trading saham dan mata uang kripto yang diduga melibatkan jaringan lintas negara.Dalam pengungkapan perkara tersebut, penyidik telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Berdasarkan tujuh laporan polisi yang diterima Polda Jatim, kerugian sementara para korban tercatat mencapai Rp12,9 miliar.Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto mengatakan, penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya korban maupun pihak lain yang terlibat.“Perkara ini masih terus kami kembangkan. Jumlah korban maupun pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan ini masih sangat mungkin bertambah,” ujar Irjen Pol. Nanang dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, Kamis (24/9/2026).Dalam proses penyidikan, penyidik juga melakukan langkah untuk memutus sarana pendanaan yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.Sebanyak 77 rekening bank telah dilakukan pemblokiran dan penyitaan dana dengan nilai keseluruhan mencapai Rp81,5 miliar.Irjen Pol. Nanang menjelaskan, berdasarkan hasil penyidikan sementara, para korban awalnya tertarik dengan iklan investasi yang beredar melalui media sosial.Korban kemudian diarahkan bergabung dalam grup WhatsApp yang diklaim sebagai wadah pembelajaran dan aktivitas trading saham serta mata uang kripto.Di dalam grup tersebut, korban ditawarkan potensi keuntungan berkisar 30 persen hingga 200 persen serta diyakinkan bahwa investasi tersebut aman dan tidak memiliki risiko kerugian.Selanjutnya, korban diarahkan membuat akun pada tiga platform yang diduga merupakan platform tiruan, yakni YWWSDC, INVESCOS, dan CANTVR.Korban kemudian diminta menyetorkan dana sebagai modal investasi ke rekening perusahaan nominee yang dicantumkan pada platform tersebut.“Setelah deposit dikirim, saldo pada platform terlihat bertambah secara digital. Namun, ketika korban hendak melakukan penarikan dana atau withdraw, dana tidak dapat ditarik dan korban kembali diminta melakukan pembayaran dengan alasan denda karena dianggap melanggar aturan trading,” jelas Irjen Pol. Nanang.Pada kesempatan yang sama, Dirressiber Polda Jatim Kombes Pol. Bimo Ariyanto menjelaskan bahwa tiga tersangka yang telah diamankan diduga memiliki peran berbeda dalam jaringan tersebut.Tersangka FR diduga berperan membantu pembuatan perusahaan dan rekening nominee yang kemudian digunakan untuk menampung dana. Berdasarkan hasil penyidikan, FR diduga mengetahui penggunaan rekening tersebut berkaitan dengan aktivitas jaringan.Sementara tersangka KPP diduga berperan memberikan instruksi kepada FR untuk mencari identitas pihak lain yang digunakan dalam pendirian perusahaan dan pembukaan rekening nominee.Penyidik juga mendapati KPP diduga mengirimkan lebih dari 10 unit telepon seluler yang telah dilengkapi akun trader kripto serta aplikasi internet banking ke Kuala Lumpur, Malaysia.“Total terdapat 112 akun perbankan dan bursa kripto (exchanger) yang berhasil ditelusuri berkaitan dengan pengiriman tersebut,” jelas Kombes Pol. Bimo.Sementara tersangka WH diduga berperan sebagai koordinator operasional dan keuangan serta membantu membangun lapisan (layering) rekening nominee kripto dan korporasi yang digunakan dalam jaringan tersebut.WH juga diduga mengirimkan 25 unit telepon seluler yang berkaitan dengan lebih dari 150 akun perbankan dan bursa kripto ke Ho Chi Minh, Vietnam.“Berdasarkan hasil penyidikan sementara, jaringan ini memiliki keterkaitan lintas wilayah dan lintas negara. Kelompok FR dan KPP ditelusuri memiliki keterkaitan dengan Jakarta, Palangkaraya, Malaysia, hingga Vietnam. Sedangkan kelompok WH ditelusuri memiliki keterkaitan dengan Sukabumi, Jakarta, hingga Vietnam,” ujar Kombes Pol. Bimo.Dalam pengungkapan tersebut, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain tiga unit laptop, enam unit telepon seluler, 34 dokumen legalitas perusahaan, 12 buku tabungan, dua paspor, tujuh kartu ATM, serta satu token bank.Selain mendalami dugaan tindak pidana penipuan, penyidik juga menerapkan ketentuan terkait Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan melakukan penelusuran aset (asset tracing).Untuk mendukung penelusuran transaksi dan aset, Polda Jatim berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).Berdasarkan hasil penelusuran, salah satu rekening perusahaan nominee yang diduga terafiliasi dengan jaringan tersebut tercatat memiliki mutasi transaksi mencapai Rp3,19 triliun dalam periode 5 Desember 2025 hingga 20 Mei 2026.Nilai mutasi transaksi tersebut merupakan akumulasi aktivitas transaksi pada rekening yang ditelusuri dan tidak serta-merta menunjukkan nilai kerugian korban maupun nilai keuntungan yang diperoleh para tersangka.“Penelusuran aset terus kami lakukan bersama PPATK. Penyidik juga terus mengembangkan perkara untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat, baik di dalam maupun luar negeri,” tegas Kombes Pol. Bimo.Polda Jatim juga telah berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional Polri untuk mendalami keterkaitan jaringan lintas negara, termasuk dugaan keterlibatan pihak yang berada di luar Indonesia.Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Jules Abraham Abast mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap berbagai tawaran investasi melalui media sosial maupun aplikasi komunikasi.Menurutnya, perkembangan teknologi digital memberikan berbagai kemudahan dalam transaksi keuangan dan investasi. Namun, kemudahan tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk menjalankan berbagai modus penipuan.Masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan tinggi dalam waktu singkat, memastikan legalitas platform investasi, serta tidak mentransfer dana ke rekening yang tidak dapat dipastikan keterkaitannya dengan penyelenggara investasi yang sah.“Polda Jatim akan terus mengembangkan perkara ini dengan menelusuri jaringan, memutus sarana pendanaan, serta mengejar aliran dana dan aset yang diduga berasal dari tindak pidana,” ujar Kombes Pol. Abast.“Kami tidak bekerja sendiri. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak dan instansi terkait, Polda Jatim berkomitmen melakukan penegakan hukum terhadap kejahatan siber, termasuk membongkar jaringan, memutus sarana pendanaan, serta menelusuri aliran dana dan aset yang diduga berasal dari tindak pidana,” pungkasnya. (*)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Turun ke Dandangan dan Setonopande Kediri, Sampah hingga Perbaikan Rumah Jadi Perhatian
Kediriselaludihati.com – Persoalan lingkungan dan kelayakan rumah menjadi bagian dari kegiatan pendampingan Bhabinkamtibmas Polsek Kediri Kota, Kamis (24/9/2026). Di Kelurahan Dandangan, polisi bersama tiga pilar mendampingi penilaian lingkungan Zero Waste.
Sementara di Kelurahan Setonopande, Bhabinkamtibmas menghadiri pelaksanaan Tender Rakyat terkait program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Kegiatan di Dandangan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan Aipda Heppy Endra, S.H. bersama tiga pilar mendampingi tim penilai yang turun ke lingkungan RW 01, RW 05, RW 08 dan RW 12.
Tim melakukan penilaian terhadap sejumlah aspek lingkungan, mulai kebersihan dan keasrian kawasan, pengelolaan sampah organik dan anorganik, kondisi saluran dan resapan drainase hingga keberadaan tanaman obat dan tanaman hias di rumah warga.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mendorong keterlibatan warga dalam menjaga lingkungan tempat tinggal.
“Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar mendampingi tim penilai di empat RW. Yang dilihat tidak hanya kebersihan, tetapi juga bagaimana warga mengelola sampah, drainase serta menata tanaman di lingkungan rumah,” kata Kompol Bowo.
Dalam dialog dengan warga, Bhabinkamtibmas juga mendorong agar sampah organik tidak semata-mata dibuang, tetapi mulai dimanfaatkan kembali, salah satunya menjadi pupuk.
“Warga kami ajak meningkatkan penataan lingkungan dan mengelola sampah agar memiliki manfaat kembali. Lingkungan yang nyaman tentu tidak bisa hanya mengandalkan petugas, tetapi membutuhkan kebiasaan warga dari rumah,” ujarnya.
Pada jam yang sama, kegiatan lain berlangsung di Gedung Graha Abdi Praja, Kelurahan Setonopande, Jalan Sultan Agung Nomor 55, Kota Kediri.
Bhabinkamtibmas Setonopande Aiptu Syaifudin Yuri bersama lurah dan Babinsa menghadiri pelaksanaan Tender Rakyat terkait program RTLH yang diselenggarakan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Kediri.
Program tersebut berkaitan dengan penanganan rumah tidak layak huni di Setonopande dan sejumlah kelurahan lain di wilayah Kecamatan Kota.
Menurut Bowo, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan terhadap program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Untuk Setonopande, Bhabinkamtibmas hadir bersama lurah dan Babinsa dalam kegiatan Tender Rakyat program RTLH. Kami tentu mendukung program yang bertujuan memperbaiki kondisi tempat tinggal masyarakat,” katanya.
Bowo menegaskan keterlibatan kepolisian bukan pada proses penentuan penerima maupun mekanisme teknis program RTLH. Ranah tersebut tetap menjadi kewenangan pemerintah daerah melalui perangkat yang menangani program.
“Kepolisian berada pada fungsi pendampingan dan menjaga kegiatan berjalan tertib. Untuk penetapan, anggaran maupun pelaksanaan teknis RTLH merupakan kewenangan instansi terkait,” ujarnya.
Dua kegiatan tersebut memperlihatkan persoalan lingkungan permukiman memiliki cakupan yang luas. Di satu sisi ada persoalan sampah, drainase dan penghijauan. Di sisi lain masih terdapat kebutuhan memperbaiki rumah warga agar memenuhi kelayakan sebagai tempat tinggal.
Karena itu, menurut Bowo, Bhabinkamtibmas perlu hadir dalam kegiatan masyarakat di tingkat kelurahan, tidak hanya ketika muncul persoalan keamanan.
“Bhabinkamtibmas sehari-hari berada dekat dengan warga. Kehadiran mereka juga untuk membangun komunikasi dan mengetahui apa yang sedang dikerjakan maupun dibutuhkan masyarakat di wilayah binaannya,” kata Bowo. (res/an)
Peristiwa
Polsek Kediri Kota Sambangi Pedagang, Dampingi 110 Warga Periksa Kesehatan hingga Patroli Perbankan
Kediriselaludihati.com – Aktivitas kepolisian di wilayah Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Kamis (24/9/2026), tidak hanya berkutat pada patroli keamanan. Personel Polsek Kediri Kota bergerak di sejumlah ruang aktivitas masyarakat, mulai Pasar Banjaran, kegiatan tracing Tuberkulosis (TB) di Semampir hingga kawasan perbankan dan SPBU.
Di Pasar Banjaran, Bhabinkamtibmas Kelurahan Banjaran melakukan sambang dan berdialog dengan Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Banjaran Fauzi serta Koordinator Pasar Banjaran Fuad sekitar pukul 09.00 WIB.
Pertemuan dengan pengelola dan perwakilan pedagang tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi langsung dengan masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di pasar.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan pendekatan langsung menjadi salah satu cara kepolisian mengetahui perkembangan situasi di lingkungan masyarakat.
“Bhabinkamtibmas berdialog langsung dengan paguyuban dan koordinator pasar. Kami mengajak pedagang bersama-sama menjaga keamanan lingkungan karena mereka yang setiap hari mengetahui aktivitas di pasar,” kata Kompol Bowo.
Pada waktu hampir bersamaan, kegiatan berbeda berlangsung di Balai Kelurahan Semampir, Jalan Mayor Bismo Nomor 27.
Sebanyak 110 warga mengikuti tracing Tuberkulosis yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis. Kegiatan dengan penanggung jawab dr. Hamida, Sp.P. tersebut turut didampingi Bhabinkamtibmas Semampir Aiptu Dodik Bagoes Riyadi bersama Babinsa, pemerintah kelurahan dan petugas Dinas Kesehatan Kota Kediri.
“Di Semampir, Bhabinkamtibmas mendampingi kegiatan bersama tiga pilar dan petugas kesehatan. Ada 110 warga yang mengikuti kegiatan tersebut,” ujar Bowo.
Keterlibatan kepolisian dalam kegiatan itu, menurut Bowo, berada pada aspek pendampingan dan keamanan. Sementara pemeriksaan, tracing maupun penanganan medis tetap menjadi kewenangan tenaga kesehatan.
“Untuk persoalan medis tentu menjadi ranah petugas kesehatan. Kehadiran anggota kami adalah mendampingi kegiatan masyarakat dan membantu agar pelaksanaannya berjalan tertib,” katanya.
Sementara itu, lima personel Polsek Kediri Kota juga bergerak melakukan patroli Harkamtibmas sejak pukul 09.00 WIB.
Dipimpin AKP Prayitno sebagai perwira pengawas dan Aiptu Anang S. sebagai pengendali, patroli menyasar Bank Jatim, Bank Sinarmas, GraPARI Telkomsel, Bank Syariah Indonesia, Bank Panin hingga SPBU Semampir.
Personel berdialog dengan petugas keamanan perbankan sekaligus menyampaikan pesan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal. Patroli juga diarahkan untuk mengantisipasi kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor.
Di SPBU Semampir, petugas melakukan pengecekan untuk mengetahui kondisi ketersediaan BBM.
“Patroli menyasar perbankan dan sejumlah objek yang memiliki aktivitas masyarakat. Anggota berdialog dengan petugas keamanan, mengantisipasi 3C dan melakukan pengecekan di SPBU. Berdasarkan pengecekan saat kegiatan, stok BBM dilaporkan tersedia,” kata Bowo.
Menurut dia, tiga kegiatan pada Kamis pagi tersebut memiliki pola yang berbeda, tetapi berangkat dari pendekatan yang sama, yakni menempatkan anggota di tengah aktivitas masyarakat.
“Polisi tidak harus menunggu ada kejadian. Bhabinkamtibmas bisa bertemu pedagang di pasar, mendampingi kegiatan kesehatan, sementara anggota patroli bergerak melakukan pencegahan pada lokasi yang membutuhkan pengawasan,” ujarnya.
Dari pasar tradisional, balai kelurahan hingga perbankan, personel Polsek Kediri Kota bergerak melalui pendekatan dialogis dan patroli. Kehadiran tersebut diarahkan agar persoalan di lingkungan masyarakat dapat diketahui lebih awal sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar. (res/an)
Peristiwa
Satlantas Polres Kediri Kota Tempatkan Patroli Malam di Dua Persimpangan
Kediriselaludihati.com – Satlantas Polres Kediri Kota menggelar Blue Light Patrol di dua persimpangan Kota Kediri, yakni Simpang Empat Ringin Sirah dan Simpang Empat Lonceng, pada Rabu (23/9/2026) malam.
Patroli dimulai pukul 19.00 WIB dengan melibatkan anggota Patwal Satlantas Polres Kediri Kota di bawah kendali Kanit Turjawali. Personel menggunakan kendaraan roda empat dengan menyalakan lampu rotator biru selama kegiatan.
Dua persimpangan tersebut menjadi titik pemantauan arus kendaraan sekaligus patroli untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam hari.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan Blue Light Patrol merupakan bentuk kehadiran personel di jalan ketika aktivitas masyarakat masih berlangsung.
“Anggota melaksanakan Blue Light Patrol dengan kendaraan R4 untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus memantau arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Kediri Kota,” kata AKP Septia.
Menurut Septia, patroli malam tidak hanya berorientasi pada persoalan kepadatan kendaraan. Keberadaan personel di titik-titik jalan juga menjadi langkah pencegahan terhadap potensi gangguan yang dapat muncul di ruang publik.
“Patroli dilakukan agar anggota bisa melihat langsung perkembangan situasi di lapangan. Ketika ada persoalan lalu lintas maupun potensi gangguan, personel sudah berada di wilayah yang dipantau,” ujarnya.
Simpang Empat Ringin Sirah dan Simpang Empat Lonceng bukan kali pertama menjadi sasaran patroli Satlantas. Kedua kawasan tersebut masuk dalam sejumlah titik yang secara berkala dipantau personel, terutama pada malam hari.
Lampu rotator biru yang dinyalakan pada kendaraan patroli sekaligus menjadi penanda keberadaan polisi bagi pengguna jalan.
“Kehadiran anggota di lapangan diharapkan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” kata Septia.
Blue Light Patrol malam itu menjadi kelanjutan pengawasan yang dilakukan Satlantas sejak pagi. Pada Rabu pagi, personel Patwal juga menjalankan Patroli Mahameru Quick Response menggunakan kendaraan DashCam dengan rute Jalan Brawijaya, Diponegoro, Hasanudin, Pemuda hingga Hayam Wuruk.
Dengan pola tersebut, pemantauan dilakukan pada jam aktivitas yang berbeda, mulai pagi ketika mobilitas warga meningkat hingga malam saat arus kendaraan mulai berubah dan sejumlah ruas memasuki jam yang lebih lengang. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
