Peristiwa
Usai Lakukan Pengecekan Protkes di Gereja, Kapolresta Kediri Lakukan Pengecekan Pos Pengamanan
Kediriselaludihati.com – Tribratanews Polresta Kediri – Kegiatan pengecekan protokol kesehatan di gereja-gereja pada Hari Kamis, tanggal 24 Desember 2020 pukul 19.00 – selesai.
Kegiatan dipimpin lansung oleh Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana melaksanakan pengecekan protokol kesehatan di Gereja Kristen Indonesia (GKI) yang sedang melaksanakan ibadah malam natal.
Pengecekan Protokol Kesehatan persiapan melaksanakan ibadah malam natal di Gereja Santo Yosep.
Menghimbau kepada jamaah dan panitia untuk tetap menjaga protokol kesehatan pada saat melaksanakan ibadah.
Usai melakukan pengecekan gereja dilanjutkan pengecekan Pospam OPS LILIN SEMERU 2020 pada Hari Kamis, tanggal 24 Desember 2020 pukul 20.30 selesai
Pemrtama elaksanakan pengecekan Pospam A. Yani Kota Kediri dan menghimbau selalu siaga dan tidak terlena dengan perkembangan situasi dan kondisi saat ini.
Pengecekan Pospam Jalan Letjen Suprapto kota kediri terkait kelengkapan dan peralatan yang wajib disiapkan di pospam seperti jas hujan, tongkat, borgol, masker, sarung tangan, dll. Serta menghimbau kepada personil yang jaga untuk selalu waspada dengan situasi sekitar pospam.
“Kegiatan pengecekan personil dan peralatan pospam berjalan aman dan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Kompol Kamsudi, Kasubbag Humas Polresta Kediri. (res|aro)
Inspirasi
Dari TMP Joyoboyo Menuju Dishub Kabupaten Kediri, Garda Kediri Kedepankan Komunikasi dalam Penyampaian Aspirasi
Kediriselaludihati – Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Kabupaten dan Kota Kediri menggelar kegiatan doa bersama sekaligus penyampaian aspirasi dengan tujuan Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri, Rabu (26/8/2026).
Sebanyak kurang lebih 150 pengemudi ojek online yang tergabung dalam GARDA Kediri berkumpul di Taman Makam Pahlawan (TMP) Joyoboyo Kota Kediri sebelum bergerak menuju lokasi penyampaian aspirasi.
Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus GARDA, di antaranya Penasehat/Ketua DPD GARDA Jawa Timur Fikri Nurulhafid (Cak Ri), Ketua GARDA Kabupaten Kediri Kurniadi (Ardi), Sekretaris Arnod Yusfiteryananta, serta Bendahara Hengky Puswantoro (Bima Azka).
Rombongan mulai berdatangan sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah persiapan dan doa bersama, sekitar pukul 14.15 WIB peserta secara bertahap bergerak menuju Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri.
Dalam perjalanan, rombongan melalui sejumlah ruas jalan, yakni Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa, Jalan Erlangga, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Brawijaya, Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Diponegoro, Jalan Hasanuddin, Jalan Teuku Umar, Jalan Imam Bonjol, hingga Jalan Ahmad Yani menuju Kantor Dishub Kabupaten Kediri.
Pengamanan dan pemantauan dilakukan untuk memastikan aktivitas penyampaian aspirasi berjalan tertib serta tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., sebelumnya menyampaikan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara kepolisian dengan komunitas transportasi online dalam menjaga situasi wilayah tetap kondusif.
Menurut AKBP Wisnu, komunitas driver online merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki peran penting dalam aktivitas sehari-hari, sehingga ruang dialog perlu terus dibangun untuk menyampaikan berbagai persoalan secara terbuka.
“Kami menghargai setiap aspirasi masyarakat. Yang terpenting adalah penyampaian dilakukan melalui jalur yang baik, tertib, dan tetap menjaga kepentingan bersama,” ujar AKBP Wisnu.
Kegiatan GARDA tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi komunitas pengemudi transportasi online terkait berbagai persoalan yang mereka hadapi, termasuk kebutuhan kepastian regulasi dan kondisi operasional di lapangan.
Sebelumnya, dalam kegiatan silaturahmi bersama Kapolres Kediri Kota, perwakilan GARDA juga menyampaikan sejumlah masukan terkait kebutuhan ruang komunikasi, pengaturan lalu lintas, serta fasilitas pendukung bagi pengemudi transportasi online.
Kepolisian berharap penyampaian aspirasi dapat menjadi ruang komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, sehingga berbagai persoalan dapat dicarikan solusi melalui koordinasi dan dialog.
Hingga keberangkatan rombongan menuju Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri, kegiatan berlangsung tertib dengan pengawalan dan pemantauan dari petugas di lapangan. (res/aro)
Inspirasi
Kapolres Kediri Kota Ajak Komunitas Garda Bersinergi Menjaga Kondusivitas Wilayah
Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., menggelar silaturahmi dan doa bersama dengan komunitas transportasi online yang tergabung dalam Garda Kota Kediri, Rabu (26/8/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Rumah Makan Omahe Dewe, Sumber Jiput, Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, tersebut menjadi ruang dialog antara kepolisian dengan para pengemudi transportasi daring dari berbagai platform seperti Gojek, Grab, dan Maxim.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kediri Kota didampingi Wakapolres Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., serta jajaran Pejabat Utama Polres Kediri Kota. Hadir pula Penasehat/Ketua DPD Garda Jawa Timur Fikri Nurulhafid (Cak Ri), Ketua Garda Kabupaten Kediri Kurniadi (Ardi), Sekretaris Arnod Yusfiteryananta, dan Bendahara Hengky Puswantoro (Bima Azka).
Pertemuan diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan penyampaian aspirasi dari perwakilan Garda terkait berbagai persoalan yang dihadapi pekerja transportasi online.
Ketua Garda Jawa Timur Fikri Nurulhafid menyampaikan salah satu perhatian utama komunitas adalah terkait kepastian regulasi bagi pekerja transportasi online. Menurutnya, belum adanya kepastian aturan tersebut membuat sebagian pengemudi masih menunggu kejelasan mengenai perlindungan dan kepastian dalam menjalankan pekerjaan.
Selain persoalan regulasi, Garda juga menyampaikan rencana kegiatan penyampaian aspirasi yang sebelumnya dijadwalkan sore hari. Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa kegiatan akan dimajukan menjadi siang hari dengan titik kumpul di Taman Makam Pahlawan (TMP) sebelum menuju Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan para pekerja transportasi online yang dinilai memiliki peran penting dalam membantu mobilitas masyarakat.
“Rekan-rekan pekerja transportasi online merupakan sosok yang patut dihargai. Mereka menjadi bagian penting dalam membantu kebutuhan masyarakat, karena mobilitas warga dapat terpenuhi dengan cepat, aman, dan terjangkau,” ujar AKBP Wisnu.
Kapolres juga mengajak komunitas Garda untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Kediri. Ia mengingatkan agar kejadian kerusuhan yang pernah terjadi sebelumnya tidak kembali terulang.
“Kita berharap kejadian tahun lalu tidak terjadi lagi. Sebagai warga Kediri, sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga keamanan wilayah kita,” katanya.
Menurut AKBP Wisnu, kondusivitas daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi benteng utama dalam mencegah potensi gangguan keamanan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, anggota Garda Kota Kediri juga menyampaikan sejumlah persoalan lokal, salah satunya terkait kepadatan arus lalu lintas di Jalan Veteran yang menjadi kawasan sekolah.
Mereka mengusulkan adanya pengaturan kendaraan roda empat pada jam sibuk pagi, khususnya pukul 06.00 WIB hingga 07.00 WIB, untuk mengurangi kepadatan di kawasan tersebut.
Menanggapi aspirasi itu, Kapolres menyampaikan akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk sekolah dan instansi yang berwenang, untuk mencari solusi terbaik melalui rekayasa lalu lintas.
Selain persoalan lalu lintas, komunitas driver online juga menyampaikan kebutuhan lokasi berkumpul atau titik tunggu di sekitar Stasiun Kota Kediri. Hal tersebut menyusul perubahan fungsi sejumlah warung yang selama ini menjadi tempat singgah pengemudi.
Kapolres menyambut baik masukan tersebut dan mendorong adanya komunikasi bersama antara komunitas, pemerintah daerah, serta pihak terkait agar dapat ditemukan solusi yang tidak mengganggu ketertiban umum.
Kasat Binmas Polres Kediri Kota AKP Cahyo Widodo mengatakan, kegiatan silaturahmi semacam ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dua arah antara kepolisian dengan kelompok masyarakat.
“Ketika komunikasi berjalan baik, berbagai persoalan dapat dibicarakan bersama sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan,” ujarnya.
Pertemuan tersebut juga menjadi momentum memperkenalkan jajaran PJU Polres Kediri Kota kepada komunitas Garda. Kapolres berharap hubungan kemitraan antara polisi dan komunitas transportasi online terus berkembang dalam berbagai bidang.
Menurut AKBP Wisnu, komunitas driver online memiliki posisi strategis karena aktivitas mereka berada langsung di ruang publik setiap hari. Dengan komunikasi yang baik, mereka dapat menjadi mitra dalam memberikan informasi awal terkait kondisi lingkungan, keamanan jalan, maupun persoalan masyarakat.
Silaturahmi kemudian ditutup dengan doa bersama dan foto bersama. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan kepolisian yang mengedepankan komunikasi, kolaborasi, dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan Kota Kediri. (res/aro)
Peristiwa
Kapolres Tekankan Latihan Dalmas dan Penguasaan SOP untuk Hadapi Situasi Kontinjensi

Kediriselaludihati- Polres Kediri Kota menggelar apel gelar pasukan sebagai langkah meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi aksi unjuk rasa di wilayah hukum Polres Kediri Kota, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB tersebut digelar di Lapangan Apel Mapolres Kediri Kota dan dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si.
Apel diikuti oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota serta Pleton Siaga Dalmas sesuai surat perintah tugas. Kegiatan diawali dengan pengecekan kesiapan personel sebelum dilanjutkan dengan pengarahan pimpinan.
Dalam arahannya, Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu menyampaikan bahwa apel tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan anggota dalam menjalankan tugas, terutama apabila menghadapi situasi yang membutuhkan respons cepat dan terukur.
“Kegiatan apel pagi ini untuk melihat kesiapsiagaan rekan-rekan dalam menyikapi perintah pimpinan. Kami harapkan kesadaran dan kesiapan seluruh anggota dalam melaksanakan tugas dengan baik dan serius,” ujar AKBP Wisnu.
Kapolres menjelaskan, personel perlu memahami tugas dan posisi masing-masing melalui latihan yang berkelanjutan. Hal tersebut penting agar setiap anggota mampu bertindak sesuai prosedur ketika menghadapi kondisi kontinjensi yang tidak dapat diprediksi.
“Kita akan melaksanakan latihan Dalmas agar seluruh anggota memahami tugas dan posisi masing-masing manakala terjadi situasi kontinjensi,” katanya.
Menurut AKBP Wisnu, kesiapan yang dibangun berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko yang mungkin muncul saat pelaksanaan pengamanan.
“Jika kita sudah siap secara SOP, kemungkinan muncul korban maupun dampak yang timbul dapat kita minimalisir,” tegasnya.
Selain latihan Dalmas, Kapolres juga mengingatkan personel yang memiliki kewenangan menggunakan senjata api agar terus meningkatkan kemampuan melalui latihan menembak.
“Kepada anggota yang memegang senpi, kami harapkan mengikuti latihan menembak untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan,” ujar Kapolres.
Kapolres juga meminta para komandan pleton agar memahami secara mendalam SOP serta aturan penggunaan kekuatan kepolisian. Penguasaan aturan tersebut dinilai penting agar anggota memiliki kepercayaan diri dan tidak ragu dalam mengambil keputusan saat menjalankan tugas di lapangan.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) dan latihan Dalmas yang dipimpin Kabag Ops Polres Kediri Kota.
Simulasi tersebut bertujuan meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan gangguan keamanan, termasuk apabila terjadi aksi unjuk rasa yang berpotensi berlangsung di sekitar Mako Polres Kediri Kota.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota memastikan seluruh personel memahami mekanisme pengamanan, pembagian tugas, serta penggunaan kekuatan kepolisian sesuai aturan yang berlaku.
Kesiapsiagaan personel menjadi bagian dari upaya Polres Kediri Kota dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dengan tetap mengedepankan profesionalisme, proporsionalitas, dan penghormatan terhadap ketentuan hukum. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
